Home » » Dinas PU Dilaporkan Terkait Kasus Dugaan Korupsi

Dinas PU Dilaporkan Terkait Kasus Dugaan Korupsi

Written By Posmetro Prabu on 01/11/14 | 11/01/2014

PALI, PP - Kordinator Relawan Salam Tiga Jari wilayah Kabupaten PALI, Pati Mulya Ag, sudah melayangkan surat kepada  kepala Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Sumatera Selatan (Sumsel), Kejati Sumsel, dan Kapolda Sumsel, terkait dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU)  Kabupaten PALI yang merugikan uang negara puluhan milyar.

"Perihal surat tersebut yaitu laporan dugaan tindak pidana Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta penggelapan dana Agaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten PALI tahun 2014, oleh oknum Kepala Dinas PU Kabupaten PALI Ir Ferri Holly MM, dan rekannya," kata Pati ketika dibincangi awak media, Kamis (30/10/2014).

Lanjut Pati, surat berisi delapan lembar tersebut tersebut dikirim melalui pengirim jasa kilat pada tanggal 20 Oktober 2014 lalu yang ditujukan kepada tiga instansi yang berwajib di Provinsi Sumsel.

"Surat isi delapan lembar  berisi 16 butir daftar PU tahun anggaran 2014 yang diduga merugikan uang negara sekitar Rp 21 Miliar, dari anggaran yang dikucurkan oleh APBD Kabupaten PALI melalui Dinas PU  dengan besar anggaran  Rp 171 Milyar," ungkap Pati seraya mengatakan PALI harus bersih dari korupsi.

Ia menjelaskan, hasil dari survey lapanga terhada 16 daftar pekerjaan Dinas PU tahun anggaran 2014, banyak kejanggalan diantaranya tiga pembangun tidak dilaksanakan sama sekali padahal daftar sudah tertulis.

"Dari 16 daftar tersebut, ada tiga pekerjaan yang tidak dilaksanakan yaitu, peningkatan jalan simpang raja- simpang rasau Dusun jeramba besi, pelaksana CP Sinar Terang, dan peningkatan jalan simpang babat, sungai langgan, sungai Ibul, pelaksana PT AA Bersaudara, dan pelajaran jalan simpang rasau - Tanang Abang, pelaksana PT Gajah Mada Sarana, semua proyek tersebut tidak dilaksanakan sama sekali," ungkapnya.

Kata Pati, sementara itu masih banyak Mark up harga satuan dan mengurangi volume proyek di Kabupaten PALI, yang lebih mencolok pemasangan lampu jalan yang menghabiskan dana sekitar Rp 10 Milyar, juga syarat korupsi.
"Janjinya lampu jalan tersebut akan dipasang sebanyak 1000 lampu jalan, namun setelah kami turun ke lapangan dan dikroscek hanya sekitar 600 lampu penerangan jalan, artinya terjadi penyimpangan di Dinas PU," ujar Pati ketika dihubungi.















sumber : tribunsumsel
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu