Home » » Warga Segayam Keluhkan Pungutan Portal Oleh Pjs Kades

Warga Segayam Keluhkan Pungutan Portal Oleh Pjs Kades

Written By Posmetro Prabu on 06/10/14 | 6.10.14


SEGAYAM, PP - Akses jalan penghubung di desa Segayam , Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, sejak beberapa bulan terakhir ini terhalang portal yang dipasang oleh Pjs Kepala Desa Segayam. Akibatnya, hanya kendaraan kecil dan roda dua yang bisa masuk, sementara bagi kendaraan besar seperti truk bahkan bus sekolah untuk mengantar pelajar harus menunggu perangkat desa untuk membuka portal yang terkunci itu.

Hal ini pun memicu konflik sosial bagi warga dan pengendara yang kerap menjalankan aktifitasnya menjadi terhambat lantaran saat melintas portal dijalan tersebut terkunci dan harus menunggu pihak desa untuk mengambil kunci di kediaman Kades hingga 1 jam lebih.

“Sejak dipasang portal seukuran mobil kijang maka mobil truck dan bus jadi terhambat jika akan melintas, sebab untuk membuka kunci portal jalan itu harus minta di kades Segayam yang jaraknya dari portal ke rumah kades hampir empat kilometer,” ujar Andi (40),dan Jupri [35]  warga setempat, kemarin (29/9).

Bukan itu saja, warga lainnya pun, mengatakan jika bagi pengendara truk dari luar untuk melintas jalan tersebut, diduga sejauh ini memang ada retribusi dan penarikan terlebih dahulu yang diberikan kepada Pjs Kades itu, tak jarang jika hal tersebut pun banyak warga yang mengetahuinya.

“Kalau ada mobil besar yang masuk jalan itu, waktu mengambil kunci itu sopir selalu menyetor dulu uang baru bisa lewat, iya alasannya untuk uang kas desa, yanng ditariknya kalau ada orang yang tidak dikenalnya saja, tapi kan kalau seperti ini jalan itu bisa menghambat warga sendiri untuk melewati jalan itu, semua warga disini sudah tau,” kata pria berkumis ini seraya meminta namanya tak dituliskan. 
   
Senada disampaikan, Ridhan (35), supir Bus Sekolah Kabupaten Muara Enim, mengeluhkan bila dirinya selalu mengantar dan jemput para pelajar yang berada di desa tersebut selalu terlambat.

“Makanya saya sering terlambat antar jemput budak sekolah ini. Saya heran dengan Pjs Kades Segayam ini berani memasang portal, apa lagi memungut uang kepada supir yang melintas,” ucapnya.
Kuat dugaan, warga merasa dirugikan dengan aktivitas jalan ini. Apalagi juga banyak kendaraan besar masuk harus menunggu waktu yang tak sebentar untuk membuka portal tersebut agar bisa dilewati.

Sementara, Pjs Kades Segayam, Gelumbang, M Rum, ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin (29/9) terkait penarikan retribusi tersebut beralasan jika tujuan dirinya untuk memasang portal dijalan yang berada dalam wilayahnya tersebut hanya sekedar untuk memudahkan melakukan cek poin hasil bumi yang ada di desa itu.

“Iya memang benar saya memasang portal itu, tujuan saya hanya bagi truk dan mobil besar yang lewat bisa terawasi sehingga diketahui barang-barang yang akan dibawa keluar desa maupun masuk, selain itu juga guna menentukan besarnya kontribusi masuk ke kas desa,” imbuh Kades.

Terpisah, Camat Gelumbang, AM Musadeq SIP MSi, melalui Sekcam, Syarkowi S Sos mengaku belum mengetahui terkait pemasangan portal dan penarikan retribusi tersebut. Namun, pihaknya berjanji dalam waktu dekat ini akan segera memanggil Pjs Kades tersebut.

“Kita belum tau itu, apa iya?, nanti akan kita panggil dia ke kantor Camat, nanti saya mau tanya dulu tujuan dia apa untuk memasang portal itu apalagi sampai berani menarik uang,” pungkasnya.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu