HEADLINE NEWS

Tak Terima Diberitakan, Kontraktor Ajak Wartawan Bekapakan

PRABUMULIH, PP - Merasa tidak terima proyeknya diberitakan di media dengan berbagai tindak kecurangan pada pelaksanaannya dilapangan, salah seorang oknum kontraktor di Kota Prabumulih berang dan lantas mengajak oknum wartawan bekapakan (saling kapak -red). Peristiwa ini bermula saat oknum wartawan Sumatra Deadline melakukan tugas jurnalistiknya di salah satu kegiatan pembangunan pemerintah Kota Prabumulih yakni pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Sungai Medang Kota Prabumulih.

Menurut wartawan berinisial AR ini, dalam investigasi yang dilakukan pihaknya ada salah satu proyek tanpa plang nama yang diduga bersumber dari APBD Kota Prabumulih di Kelurahan sungai medang dengan kondisi proyek yang sangat memprihatinkan. Dimana lanjut AR kepada posmetroprabu.com, pengerjaan proyek tersebut diduga telah terjadi tindak pidana korupsi. Hal ini menurutnya, pada bagian proyek banyak didapati data yang sangat mengejutkan.

Kualitas proyek diduga tidak sesuai dengan bestek lantaran pada bangunan secara kasat mata saja sudah kelihatan bahwa bangunan dikerjakan asal-asalan. Nah untuk menindaklanjuti temuannya itu, AR bersama rekannya lantas mencoba menghubungi Dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih untuk sekedar pembenaran bahwa proyek tersebut bersumber dari APBD.

Dikatakan AR, saat mereka tiba di Gedung Pemerintah Kota Prabumulih pihaknya tidak berhasil menemui Kepala Dinas dan mencoba melakukan konfirmasi secara tertulis pada hasil investigasinya itu. Hal ini dilakukan mengingat waktu yang kadang tidak sempat untuk melakukan konfirmasi secara langsung dengan Kepala Dinas dikarenakan kesibukan Kepala Dinas dalam pekerjaannya sehingga sangat sulit untuk dijadwalkan bisa melakukan wawancara secara langsung.

Namun entah mengapa lanjut AR, dalam kurun waktu satu bulan lebih pihaknya tidak mendapati tanggapan atas konfirmasi tertulis yang diajukan kepada Kepala Dinas PU sehingga mau tidak mau pihaknya melakukan tindaklanjut secara langsung. Usut punya usut ternyata surat tersebut telah sampai kepada tangan PPTK Proyek yang dimaksud dan PPTK kepada AR dan rekannya mengakui jika Proyek pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Sungai Medang adalah proyek Pemerintah Kota Prabumulih.

Setelah sempat melakukan wawancara, PPTK lantas memanggil kontraktor pelaksana kegiatan berinisial UJ.  Namun tak disangka, tak ada angin tak ada hujan apalagi petir, baru saja sedikit berargumentasi UJ langsung berang dan mengajak wartawan itu untuk saling bekapakan. 

"Aku ni mantan wartawan jugo, nak bekapakan aku idak takut. Aku ni baru nak benar. Sekarang ni aku nak mencari duit caro bener" ketus UJ.

Perdebatan di Kantor Dinas PU antara Kontraktor dan wartawan itupun berlangsung cukup alot dan mengundang perhatian para pegawai Dinas PU, wartawan dan kontraktor lainnya yang sedang melakukan pengurusan dokumen kontrak dan lain sebagainya di tempat itu. 

Merasa tidak etis berargumentasi di tempat ramai, AR mencoba memberikan penjelasan secara gamblang. Dan untuk tidak memperpanjang permasalahan, AR dan rekannya set tim itu kepada portal ini mengungkapkan memilih untuk mengambil jalur hukum saja. Pihaknya mengaku akan menempuh jalur hukum serta temuannya dilapangan itu akan diserahkan kepada pihak Penegak Hukum untuk ditindaklanjuti menurut UU yang berlaku. 

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments
2 komentar:
Tulis Komentar
  1. Lanjutke baik ke proses hukum...supayo jelas dan tidak ada yang merasa dirugikan.

    BalasHapus
  2. JANGAN.......!!!???? JANGAN URONG. BILA DATA KUAT DAN BENAR YA LAPORKAN SAJA KE KPK..... SELESAI ITU BARANG......MASUK ITU BARANG......

    BalasHapus

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *