Home » , » Membangunkan Aparat Penegak Hukum Prabumulih Dari Tidur Lelap

Membangunkan Aparat Penegak Hukum Prabumulih Dari Tidur Lelap

Written By Posmetro Prabu on 05/10/14 | 5.10.14

Jun Manurung Pemimpin Redaksi Posmetro Prabu

PRABUMULIH, PP - Dunia hukum di Bumi Seinggok Sepemunyian Pehabung Uleh tengah mendapat sorotan yang amat tajam dari seluruh lapisan masyarakat, Khususnya dalam negeri beberapa hari terakhir. Mengapa tidak, aparat yang katanya penegak hukum itu sepertinya tertidur pulas ditengah maraknya kasus penyimpangan anggaran yang terjadi di Kota berjuluk Kota Nanas ini. 

Kendati marak pemberitaan dimedia massa dan laporan dugaan korupsi yang disampaikan baik secara langsung maupun yang dituangkan melalui media massa kepada lembaga penegakan hukum namun, belum terlihat aksi nyata untuk melakukan pemeriksaan atau tindaklanjut pengaduan. Atau jangan-jangan mereka juga terlibat menggerogoti APBD yang diperuntukkan mensejahterakan rakyat itu.

Khusus di Kota Prabumulih, bidang hukum yang paling disorot adalah hukum tindak pidana korupsi. Hukum ini menempati peringkat pertama yang paling disorot dan juga mendapat celaan yang luar biasa oleh masyarakat Prabumulih dibandingkan dengan bidang hukum lainnya. 

Pasalnya, hukum yang satu ini merupakan bidang hukum yang tepat dijadikan indikator reformasi hukum yang sedang dijalankan di Indonesia. Bukan karna tentang putusan pengadilan atas penanganan perkara pidana, tetapi juga meliputi semua proses dan sistem peradilan pidana. Dimana sangat sulit ditemukan di tingkat pengadilan negeri Kota Prabumulih yang menyidangkan kasus Korupsi.

Dengan tidak terlihatnya aksi aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan korupsi di Kota Prabumulih tentu hal ini membuktikan kalau Prabumulih ini bersih dari dugaan tindak pidana korupsi atau sebaliknya aparat penegak hukum sedang di nina bobokkan oleh Penguasa. Mereka tampak asik dengan lakon dan peran masing-masing yang dilebur dengan singkatan FKPD atau Forum Komunikasi Pimpinan daerah yang dulunya disebut Muspida sebagai penyelenggara Negara. Dimana dalam forum tersebut terdiri dari Walikota, DPRD, Kajari, Ketua Pengadilan, Kapolres dan lainnya.

Saat upaya pemberantasan korupsi melemah, ada dugaan bahwa FKPD telah kebagian jatah APBD. Buktinya, sepanjang Tahun 2014 belum satu pun kasus Korupsi yang masuk ke meja hijau. Padahal jika berbicara jujur banyak tindak pidana korupsi yang layak untuk dipidanakan di Kota Prabumulih. Salah satu contohnya adalah kegiatan pelaksanaan pembangunan yang tidak transparan dan proses pelaksanaanya dilapangan yang jauh dari kata sempurna. 

Selain itu, beberapa proyek yang bersumber dari APBD juga banyak yang tidak tepat sasaran dan terkesan sarat dengan kepentingan politis. Jika aparat penegak hukum tidak ikut-ikutan bermain, lantas kata apa lagi yang layak ditempatkan dengan tidak adanya aksi nyata dalam upaya pemberantasan korupsi. Setuju maupun tidak yang pasti kinerja aparat penegak hukum di Kota Prabumulih banyak mendapat sorotan dari masyarakat karena kinerjanya, atau perilaku aparatnya yang jauh dari kata baik.

Ironis memang ketika aparat penegak hukum yang seharusnya menegakkan hukum terlibat dalam praktek korupsi, sehingga sulit diharapkan bisa ikut menciptakan pemerintahan yang baik atau good governance. Masyarakat pun kian gerah dengan keberadaan mereka yang seolah bagai pajangan dan pelengkap pemerintahan semata dan mengabaikan tupoksi lembaga yang menaunginya. Lantas sampai kapan Hukum hanya tajam kebawah dan giliran ke atas hukum seolah tak bernyali?. 

Proses penegakan hukum di Prabumulih pada intinya belum memiliki warna tersendiri dan masih biasa-biasa saja. Hal ini mengacu pada Lembaga pemasyarakatan di Kota ini yang masih dipenuhi oleh Narapidana dengan kasus narkoba, pencurian biasa, kekerasan dalam rumah tangga dan sebahagian kecilnya pembunuhan. Padahal jika dikaji mendalam, mereka yang melakukan tindak pidana pelanggaran hukum adalah akibat dari ulah korupsi pejabat yang tidak adil dalam pengelolaan anggaran. 

Bangunlah aparat penegak hukum prabumulih, waktu sudah siang. Tahu atau tidak, kinerja anda sedang diperbincangkan oleh masyarakat Kota ini. Bergeraklah sebelum digerakkan oleh masyarakat atau didahului oleh lembaga hukum lainnya seperti KPK. (Redaksi)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu