Home » , » Disuap Puluhan Juta Rupiah, LSM Buat Laporan ke Kejaksaan Prabumulih

Disuap Puluhan Juta Rupiah, LSM Buat Laporan ke Kejaksaan Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 28/10/14 | 28.10.14

PRABUMULIH, PP – Belasan  aktivis penggiat anti Korupsi di Kota Prabumulih kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Selasa (28/10/2014). Kedatangan rombongan 3 LSM ini diketahui untuk melaporkan dugaan upaya penyuapan yang dilakukan oleh Kontraktor  mega proyek Taman Kota Prabujaya yakni PT Nawa Sakti Karya terhadap pihak LSM. 

Informasi yang dapat dihimpun posmetroprabu.com, pihak kontraktor mencoba melakukan penyuapan terhadap LSM sebesar puluhan juta rupiah terkait laporan pengaduan  dugaan tindak pidana Korupsi pada proyek taman Kota Prabujaya. Uang tunai sejumlah Rp.20.000.000 yang diberikan kepada pihak LSM diduga berkaitan dengan pengaduan dugaan penyimpangan keuangan Negara pada proyek tersebut.

“Ada dugaan pihak kontraktor mencoba melakukan pengaburan laporan kasus penyimpangan keuangan Negara yang diadukan aktivis ke Kejaksaan dengan memberikan uang tunai sebesar Rp.20.000.000 untuk mencabut pengaduan tersebut. Mengingat ini berupa gratifikasi yang masuk ke ranah kasus Korupsi, kita sepakat untuk melaporkannya ke pihak Kejaksaan”ujar Mulwadi.

Pria yang akrab disapa Kemong ini menambahkan bahwa uang tunai sebesar Rp.20.000.000 itu diberikan oleh pihak kontraktor kepada salah seorang anggota LSM di lingkungan perkantoran Pemkot Prabumulih Senin (27/10/2014). Pemberian uang tersebut diduga kuat sebagai imbalan untuk mencabut pengaduan LSM pada Mega Proyek Taman Kota Prabumulih.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Pihak LSM sepakat untuk mengadukan upaya suap tersebut ke Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih untuk diproses sesuai hokum yang berlaku, tegas Kemong.

Hal senada juga disampaikan oleh Jun Manurung SH. Aktivis LSM Gema Bhakti Rakyat (Gebrak) Prabumulih ini mengungkapkan bahwa langkah yang ditempuh oleh aktivis LSM Prabumulih dengan menyerahkan uang tunai yang diduga upaya suap terhadap kasus yang sedang diproses Kejaksaan membuktikan bahwa pelaksanaan proyek taman Prabujaya itu sarat dengan penyimpangan.

Selain itu lanjutnya, upaya pengaduan ke dua kalinya ini setidaknya bisa membantu pihak kejaksaan untuk melakukan proses penyidikan selanjutnya. Dimana alat bukti berupa uang tunai Rp.20.000.000 yang diduga sebagai upaya suap bisa menjadi tambahan data atau bukti baru bagi kejaksaan melakukan langkah penyidikan, ujar Jun.

Pantauan Posmetroprabu.com dilapangan, pengaduan aktivis LSM diterima langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih. Kajari Mahmudi SH, M,Hum yang sebenarnya menjadi tujuan pengaduan tidak berada ditempat. Namun demikian, kasi pidana umum (Pidum) Revi SH bersama beberapa Jaksa penyidik lainnya berjanji akan melakukan langkah-langkah hukum terkait dengan laporan dugaan penyuapan oleh pihak Kontraktor terhadap Aktivis LSM.

“Mengingat Kepala Kejaksaan dan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) sedang tidak berada ditempat, maka kami saat ini hanya bisa menerima laporannya saja. Untuk tindakan selanjutnya berhubung laporan awal telah diserahkan ke Pidsus maka yang berhak memberikan statement adalah Kasi Pidsus. Silahkan teman-teman datang lagi besok ke Kejaksaan karna Kasi Pidus besok sudah ada ditempat” ujar Revi seraya menerima laporan dugaan penyuapan berikut alat bukti berupa uang tunai sebesar Rp.20.000.000 dari pihak LSM untuk ditindaklanjuti oleh penyidik Kejaksaan. (pp/adit)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu