Home » » Sejumlah Pihak Menyayangkan Ketidaktegasan Diknas Kota Prabumulih

Sejumlah Pihak Menyayangkan Ketidaktegasan Diknas Kota Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 14/09/14 | 14.9.14



Ironis! seharusnya pada jam belajar, para siswa fokus menuntut ilmu. Namun tidak bagi ketiga oknum pelajar ini, tak hanya bolos sekolah, ketiganya malah asik menenggak minuman keras disebuah semak semak dekat gerbang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Prabumulih. Akibatnya, karena pengaruh minuman tersebut, para oknum pelajar ini nekat membuat onar disekolah tersebut.

Hal ini juga mengundang tanda tanya besar untuk petinggi di Dinas Pendidikan Kota Prabumulih. Apakah serius dalam menempah para generasi bangsa ini menjadi pemimpin pemimpin yang handal dalam mengisi pembangunan dimasa mendatang?

Ataukah ada kasta kasta tertentu bagi siswa pintar, siswa bodoh, siswa kaya dan siswa miskin, sehingga membuat petinggi dinas pendidikan tersebut terkesan tebang pilih dan cuek untuk membenahi para pelajar yang sedang mencari jati diri ini?

Tak berkaca dari kejadian yang sudah sudah, dimana sebelumnya terjadi human traficking yang melibatkan pelajar, sejumlah kasus pemerkosaan menimpa sejumlah pelajar dan yang baru baru ini tiga pelajar dengan kondisi mabuk membuat onar disekolah. Namun, petinggi diknas, tetap diam membisu.

Hal ini membuat sejumlah pihak menyayangkan sikap cuek petinggi diknas tersebut. Salah satunya diungkapkan oleh Kepala SMK PGRI 1 Prabumulih, M Rizal S SPd, Menurutnya seharusnya dinas terkait cepat tanggap dalam mengatasi masalah tersebut.

"Hal ini kan sudah dari dulu. Seharusnya pihak terkait menangkap dan memberikan sangsi kepada siswa yang membolos pada jam belajar itu," ungkapnya.

Rizal berharap dinas terkait membuat tim khusus untuk menangani siswa siswa yang bolos sekolah tersebut. Karena sering kali berkumpul dikantin sekolah ditempatnya mengajar.

"Harus ditindak. Bila perlu diknas itu bekerjasama dengan satpol PP untuk menangkapi siswa yang bolos sekolah. Sehingga ada efek jera bagi siswa tersebut. Kalau kami yang menindak dak lemak, biar pihak luar yang menindak pelajar tersebut," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Siti, warga kelurahan Cambai, menurutnya hal tersebut harus cepat dicarikan solusinya. Sebelum terjadi hal yang tak diinginkan.

"Anak SMK PGRI 1 kan mayoritas perempuan, ditakutkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Hal ini harus cepat direspon, karena cukup meresahkan".(dsd)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu