Home » » Sarana Olahraga SDN 63 Karang Bindu Tampak Tidak Terawat

Sarana Olahraga SDN 63 Karang Bindu Tampak Tidak Terawat

Written By Posmetro Prabu on 02/09/14 | 2.9.14


KARANG BINDU, PP - SDN 63 Prabumulih diduga kurang memanfaatkan bantuan sarana olahraga yang didapatkan dari Pemerintah pusat melalui dana bantuan sosial (Bansos) belum lama ini. Hal ini dilihat dari beberapa sarana olahraga yang tidak terawat sebagaimana semestinya.

Seperti kolam pasir tempat siswa latihan bidang altetik sudah ditumbuhi rumput menandakan kolam tersebut tidak dimanfaatkan sebagaimana fungsinya. Ring basket juga tampak tidak ada dipasang dilapangan sekolah, pantauan hanya terpasang tiang net bolla volly mini saja.

Hal ini menunjukkan wajar kalau SDn 63 belum berhasil menjadi juara dievent olahraga seperti olimipade olaheaga siswa nasional (O2SN) dan event lainnya.

Beberapa orang siswa kelas V SDN 63 saat dibincangi koran ini menuturkan bahwa mereka memang jarang latihan atau olahraga bidang altetik seperti lombat jauh, lompat tinggi dan rangkaian atletik lainnya, padahal alat sudah lengkap disekolah, begitu juga dengan maen basket, para siswa mengaku jarang menggunakan basket.

"Kami olahraga Dulu perna maen volly, kalau lanang-lanang maen bola kaki. tapi kalau atletik memang tidak pernah dipakai. Alat olahraga jarang dikeluarkan. Karena alat olahraga baru dikeluarkan pada saat jam olahraga saja seminggu sekali,"tutur gadis manis ini.

Guru olahraga SDN 63 salyadi Susanto saat dibincangi menuturkan, jam olahraga di Sekolah dasar hanya satu kali pertemuan setiap satu minggu, di sini juga tidak ada guru Pegawai Negeri. Sehingga dari kelas 1 sampai enam semuanya dia yang mengajar.

Ayah dari satu orang anak ini menuturkan hal sama, mengeluarkan alat olahraga sesuai dengan jadwal saja. "Apalagi sekarang ini dikurikulum 2013 sudah beda dengan kurikulum tingkat satuan pembelajaran, kebutuhan penggunaan alat olahraga akan dikeluarkan jika dibutuhkan,dan itu bervariasi sesuai kebutuhan, seperti tenis meja, volly, bola kaki dan lainnya. Tapi kalau altetik memang jarang digunakan, "tandasnya.

Kepala SDN 63 Maryati SPd saat dikonfirmasi mengakui ukuran kolam pasir yang kecil dan tak terawat memang belum sempat dibersihakan. menurutnya sarana  olahraga memang dibuat sesuai kebutuhan, karena siswa SD sehinngga ukurannya mini. masih tertutup karena belum digunakan. "Memang seukuran itu, kolam akan dibersihkan jika akan digunakan,"tandasnya
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu