Home » » Kawasan Padat Karya Kian Diminati Investor

Kawasan Padat Karya Kian Diminati Investor

Written By Posmetro Prabu on 04/09/14 | 4.9.14

PRABUMULIH, PP - Berbicara soal peluang investasi di Bumi Seinggok Sepemunyian Kawasan Jalan Padat Karya mungkin adalah pilihan yang tepat untuk saat ini. Mengapa demikian? Setidaknya kawasan kecil ini jelas kemajuannya lebih cepat dibanding kawasan lainnya di Kota prabumulih. Mengapa tidak, dalam kurun waktu dua Tahun belakangan kawasan padat karya seperti disulap menjadi kawasan bisnis baru di Kota Nanas.

Deretan ruko berbaris memanjang dari mulai Simpang Muara Dua hingga perempatan Gunung Ibul. Pemanfaatannya sendirpun kian beragam mulai dari bisnis kecil hingga menengah serta kantor membuat kawasan ini semakin layak untuk diperhitungkan.

Selain itu, harga lahan di kawasan padat karya tiap tahunnya mengalami kenaikan yang cukup pesat. Hal ini disebabkan banyak investor yang berminat berinvestasi dikawasan yang satu ini. 

Tidak dipungkiri memang, sebagai kota perdagangan dan jasa dalam kurun waktu yang cukup singkat Kota Prabumulih mengalami kemajuan pesat. Terlebih lagi dari segi perekonomian kota ini terus mengalami Peningkatan yang signifikan baik infrastruktur maupun investasinya.

Sayangnya peran pemerintah masih minim dalam kontrol terkait penentuan harga lahan. Tidak adanya andil pemerintah dalam penentuan harga lahan membuat para investor enggan untuk berinvestasi untuk akhir-akhir ini. Tarif atau harga lahan di Kota Prabumulih masih bergantung pada kesepakatan antara pemilik lahan dengan pembeli.

Demikian juga dengan harga kontrak bangunan, semisal kontrak Ruko yang sifatnya tidak permanen dan kadang berubah drastis sehingga menimbulkan kebimbangan pada pengusaha.

Salah seorang Investor asal Jawa Timur Hasan Subagya kepada posmetro prabu mengeluhkan melambungnya harga lahan di kota Prabumulih sehingga menyulitkan rencana pembangunan perumahan sederhana di kawasan Padat Karya.

Belum lama ini hasan mengaku baru dari Prabumulih melakukan survey lahan untuk membangun perumahan di kawasan Padat Karya. Hasil pengamatannya di Prabumulih harga lahan menjadi penyebab Dirinya mengurungkan niat untuk berinvestasi di daerah ini

"Kalau harga lahannya begitu, tidak mungkin kami bisa membangun perumahan sederhana di kawasan padat karya," ujarnya.

Menurut dia, selain harga lahan yang tinggi, proses perizinan dari pemerintah di setiap daerah berbeda-beda dan menyulitkan pengembang dalam merealisasikan proyek tersebut.

Ditempat terpisah, salah seorang pengusaha bisnis HP Seluler Angel cell Handi (26) di kawasan Padat Karya saat dibincangi posmetroprabu.com mengaku optimis jika kawasan tersebut kedepannya bakal menjadi pusat bisnis di Kota Prabumulih. Hal tersebut menurutnya kian didukung dengan pertumbuhan pembangunan perumahan di areal tersebut. 

"Dulu sekitar Tahun 2011 nilai kontrak ruko satu pintu di sini masih terjangkau yakni sekitar Rp.22.500.000,- pertahunnya. Namun kini naik menjadi Rp. 27.500.000,- itu kita maklumi lantaran perkembangan kawasan ini cukup pesat jadi harga pun mulai bersaing,"ujarnya.
       
Dalam membuat rencana bisnis,pemilihan lokasi usaha adalah hal utama yang perlu dipertimbangan.lokasi strategis menjadi salah satu faktor penting dan sangat menentukan keberhasilan suatu usaha.(pp/Arey)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu