Home » » DPO Investasi Bodong Prabumulih Menyerahkan Diri

DPO Investasi Bodong Prabumulih Menyerahkan Diri

Written By Posmetro Prabu on 09/09/14 | 9.9.14

PRABUMULIH – Sarkeni (45), warga Dusun III, Desa Muara Sungai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih yang masuk dalam Daptar Pencarian Orang (DPO) Polres Prabumulih yang melakukan penipuan dengan modus investasi rental mobil, Selasa (9/9) akhirnya menyerahkan diri ke Polres Prabumulih.

Selama pelariannya, ternyata Sarkeni alias Keni kabur ke provinsi kepulauan riau kota Batam dan bekerja sebagai tukang cuci mobil. Dihadapan penyidik Keni mengakui kabur ke Batam lantaran takut diamuk massa korbannya. Selama di Batam Keni tinggal mengontrak rumah dikawasan Perumnas baru Sagulung Kota Batam, dengan biaya Rp 300 ribu perbulannya. "Selama pelarian aku bekerja sebagai tukang cuci mobil. Hasil jerih payahnya digunakan untuk makan dan bayar kontrakan rumah," katanya, Selasa (9/9) kepada awak media.

Keni menjelaskan, aksi penipuan rental mobil ini adalah ide dari istrinya bernama Desi, yang sudah ditangkap Satreskrim Polres Prabumulih terlebih dahulu. Uang hasil sewa mobil digunakan untuk menutupi sewa mobil lainnya. "Asalnya akau tidak mau. Yang punya ide itu istri aku Desi, aku nurut saja. Ada sekitar 40 unit mobil yang direntalnya, dengan total mencapai Rp500 juta. Aku nyesal pak takutnya semua korban menghakimi saya," katanya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Khalid Zulkarnaen mengatakan pelaku Sarkeni alias Keni menyerahkan diri. Sebelumnya anggota kita menjemputnya di rumah makan tahu semedang Lembak, lantara Keni minta dijemput disana untuk menyerahkan diri. "Ya pelaku Keni menyerahkan diri. Saat ini sedang dimintai keterangan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tergiur dengan investasi rental mobil dengan harga sewa menjanjikan, sedikitnya 60 orang warga Kota Prabumulih, Muara Enim, Palembang, Pagar Alam justru tertipu. Jangankan mendapatkan untung seperti dijanjikan, mobil kesayangan mereka justru dibawa kabur penyewa. Latar belakang korban juga cukup beragam, ada yang berwiraswasta, ada juga aparat kepolisian. Akibat aksi penipuan itu, total kerugian dialami seluruh korban, diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Menurut H Agus Said (42), warga Jalan Dul Hak, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, terlapor sangat piawai memikat calon korbannya. Dimana terlapor terlebih dahulu membayar separuh dari uang sewa sebesar Rp 4-6 juta kepada para korban. “Mobil kami disewa seharga Rp 4 juta untuk pickup, sedangkan minibus seperti Avanza dan Innova disewa seharga Rp 6 juta perbulan. Saat negosiasi, pelaku lebih dahulu memberikan uang panjar separuh dari uang sewa perbulannya,” ungkap H Agus ketika dibincangi wartawan.

Senada diungkapkan Jhoni (53), warga Jalan Anak Paye, Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Untuk meyakini para korbannya, Keni tak sungkan-sungkan mengantarkan sendiri uang sewa ke rumah para korbannya, berikut uang denda, apabila pembayaran dilakukan lewat dari jatuh tempo.

“Cak mano kito dak tegoda Pak, sebulan kito dijanjikan dibayar sewa Rp 4 juta. Untuk bulan pertamo kito langsung terimo separuh dari duit sewa, seterusnyo pembayaran dak pernah terlambat,” ujarnya seraya mengatakan dirinya baru dua kali menerima uang pembayaran sewa mobil.

Terungkapnya kasus penipuan itu sendiri, kata korban bermula dari isu mengatakan Keni ribut dengan istri tuanya, sehingga dirinya lari dari rumah. “Dengar isu itu, aku samo kawan-kawan yang lain langsung datangi rumah dio. Waktu kami tiba di rumahnya, rumah sudah dalam keadaan terkunci. Kata tetanggonyo, dia (Keni,red) sudah seminggu tak terlihat di rumah,” pungkasnya. (pp/dn/01)
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu