Home » » Sempat Setop, Truk Batubara Kini Jalan Lagi. Apa Pasal?

Sempat Setop, Truk Batubara Kini Jalan Lagi. Apa Pasal?

Written By Posmetro Prabu on 18/08/14 | 18.8.14

PRABUMULIH, PP - Belakangan ini warga Kota Prabumulih seolah dibuat bingung dengan aktivitas yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Aktivis Gabungan LSM yang beberapa waktu lalu sempat dipuji-puji oleh warga karena aksinya berhasil menghentikan truk angkutan Batubara melintas dari Kota Prabumulih.

Jalan protokol sempat bersih dari kebisingan dan debu yang disebabkan oleh laju kenderaan truk Batubara. Ribuan warga Prabumulih maupun pengguna jalan merasa nyaman sejenak lantaran truk bermuatan arang itu tidak satupun yang kelihatan melintasi jalanan Jendral Sudirman Prabumulih menuju Kota Palembang.

Namun sangat disayangkan manakala penyetopan truk Batubara hanya sesaat dan kini mulai beraktifitas kembali tanpa adanya alasan yang jelas. Debu dan asap serta suara bising yang dikeluarkan dari cerobong kenalpot mesin Truk mulai ramai menggelegar di Bumi Seinggok Sepemunyian disaat mentari mulai terbenam.

Apa sebenarnya yang terjadi sehingga truk batubara ini bisa leluasa melintasi jalan umum? Padahal kemarin sudah sempat berhenti kok sekarang bisa jalan lagi? Demikian pertanyaan warga melihat situasi yang kian tak pasti dari gerakan-gerakan yang dilakoni oleh Aktifis LSM di Kota Nanas. Mengapa tidak, kegiatan penyetopan truk Batubara yang kerap dilakukan oleh kelompok LSM di Kota Prabumulih selalu berujung pada kegagalan. 

Artinya, aksi yang dilakukan tidak pernah total dan selalu berujung pada kegagalan alias setengah-setengah. Warga juga berharap konfirmasi yang jelas penyebab aksi penyetopan batubara tersebut gagal ditengah jalan. Jika kendalanya pada kurangnya kekuatan, warga Prabumulih siap turun ke jalan dengan catatan tidak pakai kompromi dibelakang. Demikian disampaikan pengamat sosial di Bumi Seinggok Sepemuyian.

Ditempat terpisah, Ketua LSM Kapak selaku Koordinator aksi penyetopan Truk Batubara kepada sejumlah wartawan mengungkapkan bahwa, berhentinya aksi penyetopan beberapa hari terakhir ini disebabkan adanya intimidasi, teror dan ancaman dari sekelompok orang tak dikenal terhadap kelompoknya yang melakukan aksi penyetopan truk. 

Ketua LSM KAPAK, Syamsul Mayer menuturkan, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, sementara waktu, pihaknya sengaja menghentikan aksi penghadangan terhadap angkutan batu bara. "Jujur selama melakukan aksi penyetopan, kita sering mendapatkan teror dan ancaman dari orang tak dikenal. Bahkan di TKP orang-orang kita ada yang kena gebuki oleh oknum yang diduga dari Kepolisian karna melakukan penghadangan angkutan batubara" jelasnya.

Lantas apa upaya selanjutnya agar Truk Angkutan Batubara tidak melintas di Kota Prabumulih? Mayer sapaan akrabnya mengungkapkan akan membawa kasus ini ke DPRD Kota Prabumulih. Pihaknya mendesak Dewan melakukan sejumlah upaya untuk menangani agar angkutan truk batubara tak lagi melintas di kota Prabumulih.

Sementara itu, menanggapi permasalahan yang dialami oleh aktivis LSM yang melakukan aksi penyetopan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, Ir Dipe Anom menyambut baik upaya tersebut. Menurut Anom, pihaknya akan segera mengundang pihak-pihak terkait melintasnya truk batubara di kota Prabumulih.

Dikatakan, pihaknya akan segera melayangkan surat
 kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan untuk menindaklanjuti keluhan warga kota Prabumulih terhadap truk angkutan Batubara untuk segera dihentikan dalam waktu dekat. Semoga.....!! (pp/01)


Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu