Home » » Maling ini Ternyata Jual Sapi Curian ke Prabumulih

Maling ini Ternyata Jual Sapi Curian ke Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 25/08/14 | 25.8.14

INDRALAYA, PP - Dua spesialis pencuri sapi ditembak anggota Satreskrim Polres OI, lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap, setelah terendus akan melancarkan aksinya kembali di Desa Segayam, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten OI, Sabtu (23/8), sekitar pukul 02.00 WIB.

Kedua tersangka yakni Rusadi (38), warga Dusun 3, Desa Ulak Bedil, Kecamatan Inderalaya, dan Heri Irawan (33), warga Desa Sakatiga, Inderalaya, Ogan Ilir. Sementara satu pelaku lain JO, berhasil kabur saat hendak ditangkap. Dari para tersangka disita barang bukti tali tambang yang diduga untuk menjerat sapi, dua bilah pisau dan putas untuk meracuni sapi.

Informasinya, malam itu, polisi mendapat kabar jika tersangka Rusadi, berada tak jauh dari kafe di Desa Segayam bersama teman-temannya. Tanpa buang waktu, polisi dipimpin Kasatreskrim AKP David Sidiq, dan Kanit Pidum Ipda Marwan  meluncur ke lokasi.

Petugas yang mengenali tersangka lantaran kerap lolos saat ditangkap langsung melakukan penggerebekan, hingga dua tersangka diamankan, dan satu komplotannya berhasil meloloskan diri dari sergapan. Selanjutnya, kedua tersangka beserta barang bukti digelandang ke Mapolres OI.

Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat, melalui Kasatreskrim AKP David Sidiq, didampingi Kanit Pidum Ipda Marwan mengatakan, tersangka Rusadi merupakan target operasi dalam kasus pencurian sapi. “Tersangka Rusadi dikenal licin, dan sudah banyak laporan kehilangan. Dia (Rusadi), pemain spesialis pencurian sapi,” ungkap kasat.

Kasat menambahkan, modusnya, jika sapi berada diluar kandang, maka tersangka menggunakan racun putas. “Setelah mati, sapi diseret lalu dipotong menjadi beberapa bagian, lalu dijual ke pasar. Kalau sapi ada di kandang, maka sapi itu akan dijeratnya, lalu dipotong. Tersangka diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara,” bebernya.

Sementara itu, terangka Rusadi mengaku, dirinya kerap melakukan pencurian sapi diberbagai tempat. “Ya, saya yang maling sapi di Desa Tanjung Baru 2 ekor, Desa Tanjung Tambak 2 ekor, dan Desa Transat 2 ekor. Total ada enam ekor. Sapi saya jual Rp 40 ribu perkilogram di Prabumulih,” akunya.

















palpos
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu