Home » » Hanya SPBU Simpang Relly Yang Batasi Solar Bersubsidi

Hanya SPBU Simpang Relly Yang Batasi Solar Bersubsidi

Written By Posmetro Prabu on 03/08/14 | 3.8.14

PRABUMULIH – Kebijakan Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang membatasi waktu penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar pada 1 Agustus kemarin di seluruh SPBU wilayah Jakarta Pusat, kini mulai di uji coba di wilayah Jawa, Kalimatan, Bali, dan termasuk Sumatera.

Bahkan, kebijakan yang tertuang dalam surat edaran Kepala BPH Migas No. 937/07/KaBPH/2014 tanggal 24 Juli 2014 ini, akan diberlakukan di beberapa wilayah tersebut mulai besok (hari ini, red). Berdasarkan surat pemberitahuan Badan Usaha pelaksana penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau Pertamina II Plaju, baru tercatat 6 SPBU di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) yang akan mulai membatasi penjualan BBM jenis solar tersebut.

Satu diantaranya SPBU 24.311.41 Jalan Jenderal Sudirman, Prabumulih atau SPBU Relly Prabujaya. Sementara limanya yakni, SPBU 21.302.04 Plaju, SPBU 21.301.01 Kenten, SPBU 24.306.30 wilayah OKI, SPBU 24.321.62 OKU Selatan, dan SPBU 24.321.61 OKU.

Manager SPBU 24.311.41 Relly Prabumulih, Ilham Hilalia mengatakan, pihaknya sebelumnya telah mendapat pemberitahuan dari pihak Pertamina untuk membatasi penjualan solar bersubsidi dari pukul 08.00 WIB s/d pukul 18.00 WIB, terhitung tanggal 4 Agustus 2014 (hari ini, red).

“Selebaran pengumumannya dan spanduknya juga sudah kita terima, rencananya sesuai petunjuk itu akan dipasang pada pukul 00.00 WIB malam nanti,” ujar Ilham, kepada wartawan, Minggu (3/8).

Menurut Ilham, dari sejumlah SPBU di wilayah Prabumulih, baru SPBU mereka yang ditunjuk Pertamina membatasi penjualan solar bersubsidi. “Kita juga tidak tahu alasan penilaian penunjukannya, kita hanya menjalankan saja,” sebut Ilham, ketika disinggung SPBU 24.311.41 masuk dalam uji coba yang membatasi penyaluran BBM jenis solar di wilayah Sumsel.

Ilham menyebutkan, quota BBM solar bersubsidi per hari di SPBU nya mencapai 8.000 KL (kiloliter). Pihaknya juga beberapa bulan ini sudah menjual BBM jenis solar non subsidi atau Pertamina Dex yang dijual dalam bentuk kemasan derigen. “Pertamina Dex kita sudah jual, satu derigennya berisi 20 liter dengan harga Rp 350.000,” tandasnya.

Sementara itu, diberlakukannya pengurangan atau pembatasan penjualan solar bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) oleh Pemerintah, mulai menimbulkan kekhawatiran pengelola SPBU. Salah satunya, seperti di SPBU 24.311.143 yang berada di Jalan Raya Prabumulih - Lembak, Muara Enim. Selain dikhawatirkan memicu kericuhan dilapangan, juga berdampak pada pemangkasan jumlah pegawai.

“Tak bisa dihindari lagi itu, pasti ada pengurangan pegawai akibat kebijakan itu. Karena ada pengurangan jam operasional,” jelas Manager SPBU 24.311.143 Lembak, Susanti, saat dibincangi Koran ini, kemarin.

Diakui Susanti, jika kebijakan tersebut mulai berlaku, pihaknya terpaksa memberhentikan beberapa operator yang bekerja di SPBU tersebut. “Dari jumlah 12 operator sekarang, setidaknya 1-2 nya terpaksa kita berhentikan karena adanya pengurangan jam operasional. Bahkan sebelumnya ada 15 orang operator, dan 3 sudah diberhentikan,” sebut Susanti.

Ia pun menyayangkan kebijakan tersebut. Pemerintah dinilainya seharusnya menaikan harga BBM jenis solar bersubsidi tersebut, bukan dengan membatasi penyalurannya. “Sebab kebijakan yang lama saja masih carut marut, dan sulit dilaksanakan seperti saat ini masih banyak mobil pemerintah yang menggunakan premium bersubsidi, bahkan ada yang mengganti platnya dengan plat hitam. Jadi dikhawatirkan kebijakan tersebut tidak akan jalan, jika semua pihak tidak saling mendukung,” pungkasnya.

Seperti diketahui diberlakukannya kebijakan atau pengendalian penyaluran BBM jenis solar bersubsidi yakni untuk merespons penetapan kuota BBM bersubsidi di APBNP 2014, yang turun dari 48 juta kiloliter (KL). Sehingga Pemerintah, pada per 1 Agustus menghapus layanan minyak solar di wilayah Jakarta pusat.(don)





Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu