Home » , » Buntut Peristiwa Kecelakaan, Warga Prabumulih Kembali Setop Truk Batubara

Buntut Peristiwa Kecelakaan, Warga Prabumulih Kembali Setop Truk Batubara

Written By Posmetro Prabu on 13/08/14 | 13.8.14

PRABUMULIH – Puluhan warga, Selasa (12/8) malam kemarin, kembali turun ke jalan dan memaksa ratusan truk batu bara memutar arah kembali ke Lahat. Dari pantauan, aksi penyetopan dilakukan warga hingga pagi harinya, Rabu (13/8). Aksi spontanitas warga yang dipusatkan tidak jauh dari Mapolsek Prabumulih Timur ini juga sempat menimbulkan kemacetan jalan akibat antrian kendaraan truk batu bara yang kembali memutar arah laju kendaraannya.


Bahkan sejumlah warga lain yang ikut bergabung dalam aksi tersebut, turut melakukan sweeping terhadap sejumlah kendaraan truk yang melintas di kawasan tersebut. Salah satu koordinator aksi, Meyer Rambang, ketika ditemui di sela-selanya memimpin aksi menyebutkan, tindakan penyetopan armada angkutan truk batu bara tersebut akan terus mereka lakukan sampai angkutan emas hitam itu tidak lagi melintasi jalan umum.

Tak hanya itu, pria yang juga menjabat Ketua LSM KAPAK mengatakan, menuntut gubernur Sumatera Selatan, agar turun ke jalan dan menuntaskan masalah angkutan truk batu bara karena banyak merugikan masyarakat. Apalagi menurutnya, larangan bagi truk batu bara untuk melintas di jalan umum sudah jelas diatur dalam Undang Undang Minerba nomor 4 tahun 2009 dan dipertegas melalui SK Gubernur Sumsel.

“Mereka (angkutan batubara,red) kan sudah dilarang. Tapi sampai sekarang masih melintas. Makanya kita suruh putar balik. Aksi ini bukan untuk mencari uang seperti yang minta jatah pertitik, tapi ini bentuk kepedulian kita terhadap Prabumulih. Prabumulih ini hanya dapat imbasnya saja dan tidak ada kontribusi kepada kota Prabumulih. Kami disini bukan mencari uang, dan untuk cukong batu bara jangan seenaknya saja,” tegasnya, kemarin malam.

Meyer menambahkan, akibat konvoi angkutan batubara tersebut, arus lalu lintas di dalam kota kerap mengalami kemacetan. Bahkan tak jarang kerap menimbulkan kecelakaan akibat ulah sopir batubara yang ugal-ugalan. Akibatnya yang jadi korban warga Pranumulih sendiri.

“Ketika melintas truk sering berkonvoi. Akibatnya, masyarakat kerap kesulitan saat melintasi jalan. Keresahan kami ini sudah memuncak, apalagi dengan adanya nyawa yang melayang akibat truk batubara. Andai saja yang jadi korban warga Prabumulih, bisa-bisa jadi anarkis terhadap truk batubara,” tegasnya.

Senada, Ketua LSM Rambang Lubay Bersatu Prabumulih - Muara Enim, Sastra Amidi mengatakan, aksi mereka kali ini merupakan buntut kecelakaan maut yang melibatkan truk batubara dan menewaskan satu keluarga, yakni ibu beserta 3 orang anaknya. “Sudah cukup korbannya. Kami tidak ingin ada korban jiwa lagi di wilayah kami,” tandas Sastra.

Masih kata Sastra menegaskan, pihaknya akan terus melanjutkan aksi blokade serta sweeping ini hingga instansi terkait menindak tegas angkutan batubara "nakal" yang masih melewati jalan umum. Selain itu, pihaknya juga tidak akan komproni dengan meminta uang jatah apapun misalnya minta jatah pertitik.

"Malam ini (kemarin,red) baru dua elemen yang bergerak. Ke depan kekuatan kita akan lebih besar lagi hingga pemerintah memberikan bukti nyata dalam hal menindak angkutan batu bara yang melintasi jalan umum," ungkapnya.

Pantauan di lapangan, aksi pemblokiran tersebut sudah dimulai sejak pukul 21.00 WIB. Massa menghadang truk yang melintas di depan lapangan Polsek Prabumulih Timur, Kelurahan Tugu Kecil. Hingga pukul 04.00 WIB pagi massa masih terus berlanjut. Sementara para sopir angkutan batubara yang dipaksa putar balik memilih untuk memarkirkan kendaraannya di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman mulai dari depan Pasar Inpres hingga depan kantor DPRD kota Prabumulih.

Para sopir ini menunggu aksi massa bubar untuk kembali melanjutkan perjalanannya menuju kota Palembang. Bahkan, pagi harinya sekitar pukul 07.00 WIB, antrian truk sudah tidak terlihat lagi. Selama aksi berlangsung, tidak ada satupun aparat kepolisian berseragam yang terlihat mengawal.(pp/dn)
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu