Home » , » BNN Prabumulih Korupsi?

BNN Prabumulih Korupsi?

Written By Posmetro Prabu on 10/08/14 | 10.8.14

PRABUMULIH, PP - Isu tidak sedap kembali melanda Badan Narkotika Negara (BNN) Prabumulih. Jika beberapa waktu lalu isu ada oknum mengatasnamakan BNN dalam melakukan percobaan pemerasaan terhadap salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang hasil tes urinenya dinyatakan positif mengandung zat aditif, kali ini BNN Prabumulih dilanda isu korupsi. 

Dimana menurut informasi yang didapat, Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Prabumulih, tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa kegiatan-kegiatan operasional, serta perjalanan dinas yang diduga fiktif dilingkungan BNN Kota Prabumulih tahun anggaran 2012 dan 2013.

Terkait penyelidikan itu, informasinya sejumlah arsip yang berhubungan dengan penyelidikan telah diamankan. Bahkan, sejumlah pejabat dilingkungan BNN Kota Prabumulih, kabarnya juga telah dimintai keterangan. Isu penyelidikan itu terkuak setelah sejumlah wartawan di Kota Prabumulih mendapat kiriman foto diduga surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) melalui email, mengenai kasus tersebut.

Dimana dalam surat tertanggal 15 Juni 2014 No. Pol: SP2HP/16/VI/2014/Polres Prabumulih yang ditandatangani langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Denny Yono Putro SIk itu menerangkan, bahwa saat ini kasus dugaan korupsi tersebut belum ditingkatkan ke penyidikan, karena penyidik belum menemukan bukti-bukti yang bisa dijadikan alat bukti, dan belum ditemukan unsur pidana korupsi dalam perkara tersebut.

Kemudian, dalam surat itu juga menjelaskan, apabila dikemudian hari ditemukan fakta-fakta serta bukti-bukti yang mendukung penyelidikan perkara, maka perkara tersebut kembali akan diproses lebih lanjut. Tak hanya itu saja, dalam surat itu juga dituliskan nama penyidik yang memegang perkara tersebut yakni Aipda Haryoni Amin SH, berikut nomor kontak person jika pihak BNN hendak menanyakan mengenai perkara tersebut.

Namun sayang, ketika wartawan mencoba mengetahui kebenarannya mengenai beredarnya surat SP2HP tersebut, belum membuahkan hasil. Kapolres Prabumulih AKBP Denny Yono Putro SIk, yang dikonfirmasi melalui pesan singkat BBM-nya tak kunjung dibalas. Begitu juga ketika coba dihubungi langsung melalui telepon genggamnya, meskipun nada sambung terdengar, namun tak diangkat.

Sama halnya ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi langsung perihal itu ke Kepala BNN Kota Prabumulih Kompol Edi Nugroho SE, tak juga membuahkan hasil. Telepon dari wartawan yang menghubungi Edi Nugroho, tak kunjung diangkat. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Khalid Zulkarnaen SIk, ketika dikonfirmasi wartawan belum lama ini mengaku, belum menerima laporan dari personelnya terkait masalah itu. “Belum tahu saya ada apa tidak, tapi setahu saya gak ada,” ucapnya singkat.











sumber : palpos
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu