Home » » SPK Sudah Keluar, Proyek Jembatan Pasar Inpres Prabumulih Belum Dikerjakan

SPK Sudah Keluar, Proyek Jembatan Pasar Inpres Prabumulih Belum Dikerjakan

Written By Posmetro Prabu on 18/07/14 | 18.7.14

PRABUMULIH, PP - Warga Kota Prabumulih terlebih pengamat pembangunan belakangan ini mulai mempertanyakan rencana pembangunan jembatan penyeberangan di Jalan Jendral Sudirman yakni jembatan yang menghubungkan pasar inpres dan pasar eks terminal. Dimana sejauh ini rencana pembangunan yang digadang-gadangkan bakal menjadi salah satu icon baru di Bumi seinggok sepemunyian belum ada tanda-tanda bakal dikerjakan. 

Sorotan lain juga datang dari para pedagang yang mengalami penggusuran akibat rehabilitasi pasar. Selama Pasar dalam masa proses pembangunan ratusan pedagang baik itu pedagang kaki lima maupun yang memiliki kios banyak sudah yang beralih profesi. Hal ini diakibatkan lahan relokasi sementara yang disediakan oleh pemerintah tidak berpengaruh banyak terhadap peningkatan perekonomian pedagang. Malah sebaliknya ekonomi para pedagang kian menurun, dimana pasar relokasi sementara yang disediakan oleh pemerintah tidak sedikitpun dilirik oleh pengunjung. 

Ketentuan angkutan kota maupun angkutan desa wajib memasuki pasar relokasi belakangan hanya sebatas aturan yang tidak pernah ditegakkan. Alhasil, daripada terus merugi ratusan pedagang itupun terpaksa beralih profesi menunggu pasar yang disebut-sebut berubah nama menjadi pasar tradisional modern itu selesai dibangun. 

Tidak cukup sampai disitu, para pedagang serta warga kota Prabumulih lainnya juga mendesak agar pemerintah Kota Prabumulih segera menyelesaikan proses pembangunan pasar agar mereka dapat berektifitas seperti sediakala.

Menyorot soal pembangunan jembatan penyebarangan yang berhubungan langsung dengan pembangunan pasar eks terminal kini semakin dipertanyakan. Dimana paket proyek yang bersumber dari APBD Kota Prabumulih ini diketahui sudah mendapat surat perintah kerja (SPK) dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih tertanggal 2 Juni 2014. Dengan demikian, kontrak kerja Proyek bernilai Rp. 3 Miliar yang dimenangkan oleh rekanan Kontraktor PT Krida Utama Mandiri ini sudah mulai berjalan. Namun hingga memasuki minggu ke 4 tanda-tanda proyek bakal dikerjakan belum terlihat di lapangan.

Aktifis LSM di Kota Prabumulih kepada posmetroprabu.com Jumat (18/07/2014) di sekretariat Posmetro Prabu Jl Bukit Lebar Karang Raja Kota Prabumulih menghibau kepada Pemerintah melalui dinas terkait untuk lebih bijaksana dalam melakukan pelelangan kegiatan. Dimana lanjut Ketua LSM Masyarakat Rambang Lubai Bersatu (MRLB) itu menegaskan bahwa, seharusnya Dinas terkait lebih cermat dalam menentukan pemenang pada paket kegiatan yang dilelang.

Dikatakan, melihat kondisi dilapangan terlebih paket proyek sudah mendapat SPK namun hingga memasuki minggu kedua sejak SPK dikeluarkan belum ada tanda-tanda proyek akan dikerjakan bisa berakibat fatal. Semisal batas waktu pelaksanaan proyek yang mepet bisa berakibat pada kualitas bangunan yang tidak sempurna serta tidak sesuai dengan bestek. Hal ini adalah pelanggaran yang perlu dikaji ulang oleh dinas terkait, ujarnya.

Selain itu lanjutnya, Jaminan pelaksanaan kegiatan sudah berlaku sejak kontrak kerja ditandatangani. Hal ini juga menurutnya adalah pelanggaran. Indikasi lain adalah, anggaran untuk proyek jembatan penyeberangan pasar tradisional modern ini ditakutkan sudah berkurang dan perlu mendapatkan perhatian khusus, tandasnya. (pp/rd)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu