Home » » Bulan Puasa, Pemadaman PLN di Prabumulih Seperti Minum Obat Demam

Bulan Puasa, Pemadaman PLN di Prabumulih Seperti Minum Obat Demam

Written By Posmetro Prabu on 11/07/14 | 11.7.14

PRABUMULIH, PP - Entah ini cobaan di bulan ramadhan atau pihak PLN yang seoalah cari kesempatan ditengah umat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa dan mengira tidak bakal terjadi sesuatu dengan pemadaman listrik yang tidak beraturan, namun yang pasti tidak sedikit warga yang geram dengan pemadaman listrik di Bumi Seinggok Sepemunyian ini.

Ironis memang. Dimana pihak PLN sebelum memasuki bulan puasa menegaskan pemadaman yang dilakukan untuk membersihkan dan memperbaiki seluruh jaringan guna mengantisipasi agar di bulan puasa tidak terjadi pemadaman. Nyatanya memasuki bulan puasa janji tersebut justru berbalik 90 derajat. 

Dimana pemadaman yang dijanjikan tidak terulang justru semakin parah. Selain tanpa adanya pemberitahuan, pemadaman yang dilakukan juga mengancam barang-barang elektronik dari kerusakan. Pasalnya pemadaman yang dilkukan tidak hanya sekali. Bahkan seperti kemarin ada yang sampai lima kali. Di Kelurahan Karang Raja, peristiwa pemadaman ini berakibat kepada banyaknya warga yang tidak sahur lantaran Adzan subuh dimasjid tidak kedengaran. Kebanyakan warga di Kelurahan ini masih mengandalkan Adzan dimasjid untuk melaksanakan sahur dan Sholat Subuh.

Pemadaman ini pun mengundang sejuta pertanyaan di benak masyarakat, apakah sebenarnya yang terjadi. Salah satunya Suhaimi (38) ,warga yang beralamat di Perum Vina Sejahtera III Kelurahaan Gunung Ibul Prabumulih Timur ini mengaku  sangat menyayangkan terkait sering padamnya listrik yang tiba-tiba dan tanpa mengenal waktu.


"Katek ujan ,katek angin listrik mati.apo lagi ini bulan puaso,kadang nak buko dan sahur be sampe teganggu"ujar pria dua anak ini geram.



Selain menganggu kenyamanan lanjutnya,pemadaman listrik yang tanpa pemberitahuan terlebih dulu ini mengakibatkan juga kerugian materi rusaknya barang -barang elektronik warga dan membengkaknya beban tagihan rekening yang akan dibayar.



"Barang elektronik seperti kulkas,mesin cuci,tv ,komputer sering rusak,belum lagi beban rekening listrik galak naik",ujarnya lebih jauh.

Sementara itu,terkait masalah ini  salah seorang anggota DPRD Kota Prabumulih Adi Susanto SE ,melalui handpone gengamnya (11/7) menilai PLN telah merugikan masyarakat selaku konsumen,dan selain itu kejadian seperti ini sering mengakibatkan barang-barang elektronik.



"Apalagi saat ini bulan puaso,masyarakat sering terganggu kenyamanannya saat persiapan buka dan sahur",tegasnya.



Politisi PKB ini berharap agar PLN memberikan informasi terlebih dulu dan secepatnya melakukan pemulihan."biar masyarakat dak bingung dan biso melakukan persiapan,dan yang paleng peteng kalu biso jangan terulang lagi",pintanya.



Demi menghadirkan keseimbangan pemberitaan,wartawan media ini mencoba mengkonfirmasi pihak terkait dalam hal ini PLN yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Prabumulih Timur,namun sayang,Kepala PLN Rayon Prabumulih Edy Budianto dan SPU Teknik Edwardus tidak ada ditempat.menurut salah seorang  staf,kepala PLN lagi ke Palembang. "bapak lagi rapat di kantor wilayah di palembang,pak Edwardus lagi keluar",kata nya.


Menurut salah satu sumber yang namanya tidak mau disebutkan,ada kerusakan di kabel bawah tanah di Gardu Induk yang sampai saat titik kerusakannya belum diketahui."sekarang lagi diperbaiki,namun kapan selesainya tidak diketahui.paling nanti dilakukan pemadaman secara bergilir'",.ujarnya. (pp/adit)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu