Home » » Travel Jurusan Pendopo - Palembang Dibajak Penumpang Gelap

Travel Jurusan Pendopo - Palembang Dibajak Penumpang Gelap

Written By Posmetro Prabu on 12/06/14 | 12.6.14

PALEMBANG PP, - Tiga orang penumpang travel Mitsubishi nopol BG 7777 VA jurusan Palembang-Pendopo Muara Enim, pagi kemarin (12/6) dibuat terkejut.

Ketika travel yang mereka tumpangi hendak merapat ke sekitar Pasar 16 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) 1 Palembang, pukul 10.30 WIB, salah seorang penumpang bernama Mudari alias Dei mengamuk.

Rupanya Deri mengamuk karena dia tidak punya uang untuk bayar travel sehingga nekat memukuli penumpang lain dan merampok uang mereka.

Deri (30), warga Desa Panta Dewa, Pendopo Muara Enim  ini memukuli tiga penumpang lainnya secara membabi buta menggunakan kunci pas ukuran 30.  Dua penumpang, Afrizal (38), warga Lrg Asrama, Desa Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim mengalami bocor di kepala belakang. Sementara Kimok (30), warga Pendopo Muara Enim mengalami luka bagian pelipis kanan.

"Ada satu lagi penumpang namanya Ronal ikut diserang. Cuma dia tidak luka," jelas Afrizal saat melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Informasi dihimpun , travel yang dikemudikan Sukamto (50), warga Pendopo Desa Talang Ubi, mengangkut pelaku di kawasan Timbangan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Tiba di lokasi kejadian, saat Sukamto hendak memarkirkan mobil dan menurunkan penumpang, Musdari tiba-tiba mengamuk.

Pelaku Musdari yang duduk di bangku paling belakang pertama memukul Kimok, menantu dari Sukamto yang juga bertugas sebagai kenek travel. Mendapat pukulan kunci pas ukuran 30 yang cukup besar,  pelipis kanan Kimok pun langsung mengucurkan darah segar.

"Kimok langsung keluar. Terus dia (Musdari) memukul  Ronal disebelah aku. Terakhir aku juga dipukulinya pakai kunci," ungkap Afrizal.

Afrizal mengaku, pertama sempat menangkis serangan pelaku dengan tangan dan menyerang dengan kedua kakinya. Namun, saat ia hendak membuka pintu, i a terkena pukulan dibagian kepala belakang. Darahnya pun mengucur terkana pukulan besi berukuran besar itu.

Beruntung, warga berada di sekitaran lokasi, dibantu seorang anggota TNI segera mengamankan pelaku. Sempat jadi bulan-bulanan warga, pelaku kemudian diamankan ke SPKT Polresta Palembang.

Akibat serangan mendadak dan kerumunan massa, Afrizal harus kehilangan kacamata biasa dikenakan. Membuat penglihatannya sedikit kabur. Ia juga kehilangan satu tas kulit kecil dari pinggangnya, berisi uang Rp 2 juta lebih, rencana digunakan untuk membeli aksesoris di Pasar 16 Ilir serta Handphone (HP) Nokia.

Sementara pengakuan Musdari, ia rencananya hendak mencari pekerjaan di Palembang untuk menghidupi anak istrinya. Karena tidak memiliki cukup uang ia turun naik menumpang mobil hingga tiba di Timbangan, OI.

Setelah naik travel disupiri Sukamto, ia mengaku kebingungan membayar ongkos travel. Ditambah perutnya kelaparan, pikiran panik setelah ribut dengan istri dan harga karet tengah jatuh, petani karet ini mengaku mengambil kunci pas dari jok mobil.

rmol
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu