Home » , » Kapolda Sumsel : Ada Yang Tidak Jelas Soal Penetapan Tersangka GM Pertamina Prabumulih

Kapolda Sumsel : Ada Yang Tidak Jelas Soal Penetapan Tersangka GM Pertamina Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 19/06/14 | 19.6.14

PRABUMULIH, PP - Kisruh kasus besi tua yang menyeret nama GM. Pertamina Asset 2 Prabumulih Tubagus Nasiruddin karna ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resort Ogan Ilir terkait kasus sengketa pencurian pipa eks Hindia Belanda senilai Rp 30 Miliar, atas pengaduan H Ahmad selaku kontraktor ditanggapi langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution SH, MH.

Kasus yang sempat menjadi perbincangan hangat dikalangan masayarakat Sumsel khususnya Kota Prabumulih terlebih kasus tersebut diambil alih oleh Polda Sumsel dari Polres OI dalam penyidikannya membuat kalangan masyarakat bertanya-tanya ada apa Polisi dengan Pertamina.

Kapolda Sumsel seusai pemaparan kesiapan pengamanan Pilpres 2014 Kamis (19/06/2014) di Pendopoan Rumah Dinas Walikota siang tadi kepada Posmetro Prabu menjelaskan bahwa kini kasus tersebut masih dalam pendalaman di penyidik Polda Sumsel.

Kapolda menjelaskan bahwa, setiap permasalahan yang dilaporkan ke Polda akan segera ditanggapi, dicek selanjutnya dilakukan gelar perkara. Menyangkut kasus besi tua menurut Jenderal bintang dua itu pada intinya adalah adanya kebijakan menteri keuangan kepada pribadi atau person untuk diberikan hak kelola dalam rangka untuk mengelola besi tua, serta adanya peraturan di Pertamina yang menentukan mana pipa besi yang merupakan inventaris daripada pertamina atau barang milik negara.

"Disini Polda mencium ada sesuatu yang tidak jelas. Dimana dalam permasalahan tersebut ada jenis-jenis besi yang bisa dikelola oleh person dan ada yang tidak sebagaimana yang diatur oleh peraturan menteri keuangan. Disini penyidik perlu banyak berkoordinasi dengan departemen keuangan sebagai pemilik aset agar nantinya bisa kita lihat jelas apakah besi tua yang di kelola oleh H.Ahmad ini besi tua sebagaimana yang dimaksudkan menteri keuangan atau besi yang merupakan inventaris dari Pertamina yang merupakan barang milik negara" ujarnya.

Sementara, penarikan kasus dari Polres OI ke Polda Sumsel menurut Saud Usman, penyidikan kasus besi tua yang sempat menyeret nama General Manager PT. Asset 2 Pertamina Prabumulih Tubagus Nasiruddin pihak Polda sumsel akan banyak berkoordinasi dengan departemen keuangan. Kalau Polres biarlah dia menangani tugas di wilayahnya dan Polda sendiri akan melengkapi dan mengevaluasi apakah dalam kasus tersebut ada unsur tindak pidana atau tidak. Terkait status tersangka GM Pertamina Prabumulih, Kapolda mengungkapkan untuk saat ini masih dalam pengembangan. (pp/jun)
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu