Home » , , » Harga Karet Anjlok, Ridho Minta Warga Tidak Terpaku Hasil Karet Semata

Harga Karet Anjlok, Ridho Minta Warga Tidak Terpaku Hasil Karet Semata

Written By Posmetro Prabu on 25/06/14 | 25.6.14

PRABUMULIH, PP - Turunnya harga karet 6 bulan belakangan ini, membuat sejumlah petani karet dikota Prabumulih resah. Pasalnya, hingga sekarang belum ada tanda tanda akan naiknya harga karet tersebut.

Tak hanya petani karet saja yang dipusingkan, sejumlah pedagang dipasar inpres Kota Prabumulih pun terkena imbasnya. Para pedagang mengaku, sejak merosotnya harga karet tersebut, aktifitas perdagangan dipasar menjadi sepi.

Salah satunya Siti, warga kelurahan wonosari kecamatan prabumulih timur. Wanita yang sehari hari berjualan sayuran dipasar inpres ini mengaku kalau biasanya menjelang bulan puasa, jumlah pembeli meningkat.
"Untuk tahun ini sepi nian. Biasonyo cak tahun lalu, sebulan nak puaso itu la rame yang beli. Tapi tahun ini, kami cuma biso diem be. Liat dewek bae, sepi nian," ungkapnya.

Hal serupa diungkapkan Wawan (42), pria yang sehari hari berjualan pakaian ini mengklaim kalau sepinya pembeli ini dirasakannya sejak setahun yang lalu. Dan hal ini menurutnya karena merosotnya harga karet setahun terakhir.

"La setahun ini kito ni lagi krisis dek. Gara gara karet turun, sawit turun, sepi galo dagangan ini ni," keluhnya.
Wawan berharap siapa pun presiden yang terpilih nantinya bisa dapat menstabilkan kembali harga karet yang setahun belakangan mengalami penurunan.

"Aku idak nak minta apo apo, cuma aku beharap hargo karet samo sawit biso stabil lagi. Aku cuma minta duo ikok itu bae," terangnya.

Walikota Prabumulih, Ir Ridho Yahya MM, disela sela pembukaan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-XI dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-42 tingkat Kota Prabumulih tahun 2014, menghimbau seluruh masyarakat Kota Prabumulih khususnya para petani karet, agar menambah usaha dibidang lain untuk meningkatkan perekonomian keluarga yang saat ini sedang dilanda krisis karena turunnya harga karet.

"Karena saat ini harga karet lagi turun, walikota sendiri saja tidak bisa menaikkan harga karet. Jadi saya harapkan masyarakat tidak terpaku pada hasil karet saja," ungkapnya.

Ridho mengatakan jika untuk meningkatkan ekonomi ditengah tengah krisis tersebut. Dirinya menyarankan agar warga masyarakat kota Prabumulih untuk bekerja sampingan.

"Harus ada pekerjaan lain disamping bertani karet, seperti membuat ternak ikan, atau berjualan. Jadi kalau karet turun seperti ini, kebutuhan rumah tangga bisa ditopang dari ternak ikan atau berjualan," ujarnya.
Orang nomor satu di Prabumulih ini juga menegaskan jika dirinya siap untuk memfasilitasi bagi warga masyarakat Kota Prabumulih yang mau meningkatkan perekonomiannya.

"Kalau yang malas, saya menyerah, tapi bagi masyarakat yang mempunyai keinginan untuk meningkatkan kesejahteraannya, saya orang terdepan yang siap membantu," tegasnya. (dsd)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu