Home » » Penetapan Tersangka GM Pertamina : Kapolda dan Kapolres Tidak Sejalan

Penetapan Tersangka GM Pertamina : Kapolda dan Kapolres Tidak Sejalan

Written By Posmetro Prabu on 10/05/14 | 5/10/2014

PLAJU, PP -  Direktur  PT Vero Baja Utama H Achmad (58), mengaku kecewa dengan sikap penyidik Polda Sumsel yang tiba-tiba mengambil alih (menarik, red) penyidikan kasus dugaan   pencurian pipa eks Hindia-Belanda yang dilakukan oleh Pertamina pada Desember 2013 lalu.

Kekecewaannya itu lantaran kata H Achmad, sebelumnya dia sudah sekitar tigakali melaporkan kasus dugaan pencurian itu ke Polda Sumsel, namun tidak pernah di gubris.  Tetapi tiba-tiba setelah penyidik  Polres Ogan Ilir yang menangani kasus ini menetapkan dua tersangka,  yakni General Manager (GM) Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Ir Tubagus Nasiruddin (53) dan H Ibrahim Hamid (52) sebagai pemborong Pertamina, tiba-tiba penyidik Polda mengambil alih penyidikan kasus itu. 

“Sudah berulang kali saya laporkan kasus pencurian pipa ini ke Polda, tapi tidak ada tindak lanjut. Sekarang, saat penyidik dari Polres OI sudah menetapkan tersangka, tiba-tiba kasus ini ditarik oleh Polda Sumsel,” ungkap warga DI Panjaitan, Lorong Pribadi, No 16, RT51, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II itu. 

Dikatakannya, yang membuat dirinya sangat kesal, surat dari Mabes Polri dan Kompolnas juga sudah keluar, mestinya Polda Sumsel segera menyelesaikan kasusnya yang berlarut-larut itu. “Polres Ogan Ilir itu dianggap hansip, sekarang ini giliran ditetapkan dua tersangka kasusnya malah ditarik ke Polda, padahal Polda selama ini membiarkan saja. 

Menurut Achmad, dengan ditariknya kasus itu ke Polda, penyidikan kasusnya  bisa jadi mentah lagi bahkan bisa-bisa di SP3. “Kalau kasus ini kembali mentah, Senin nanti kami siap terbang ke Jakarta untuk melapor ke Mabes Polri,” tukasnya.  

Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution ketika dikonfirmasi terkait pengambil alihan penyidikan kasus itu mengatakan jika kasus tersebut masih harus didalami. Sebab menurut dia, tidak sembarangan untuk menetapkan orang sebagai tersangka. “Jadi kasus masih kita dalami lagi dan harus dilakukan penyelidikan lagi,” ungkap Saud. 

Bahkan menurut dia, status tersangka GM Pertamina pun harus kembali ditinjau ulang.





sumber : Palpos
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu