Home » , » Prostitusi Online, Anunya Pelajar Dibandrol Rp. 2 Juta

Prostitusi Online, Anunya Pelajar Dibandrol Rp. 2 Juta

Written By Posmetro Prabu on 05/04/14 | 4/05/2014

KARAWANG, PP - Info tentang prostitusi pelajar Karawang di dunia maya sangat mudah diperoleh. Hasil penelusuran yang dilakukan ternyata tak sulit untuk menemukan laman yang berisikan bisnis esek-esek di dunia maya. Cukup mengetikkan kata kunci “cewek Karawang” atau “ABG Karawang” di mesin pencari facebook, dalam hitungan detik halaman yang menjajakan cewek-cewek nakal itu pun bermunculan.

Bukan itu saja, untuk mempermudah transaksi esek-esek, di halaman tersebut tercantum nomor handphone khusus calon pelanggan yang serius memuaskan sahwatnya.

Untuk memastikan kebenarannya, Wartawan mencoba mengirim SMS ke salah satu nomor handphone 087893491xxx. Tidak lama menunggu, pemilik handphone tersebut menawarkan beberapa ABG, setelah sebelumnya meminta dikirimi pulsa sebesar Rp 50 ribu. "Pokoknya mantap. Ok," tulisnya.

Cara yang sama juga dilakukan oleh pemilik nomor handphone 08569157xxx. Tanpa basa basi langsung menawarkan perempuan berusia remaja.  "Ada yang Rp 300 ribu, ada juga yang Rp 2 juta bang," ujar Abay, yang mengaku memiliki beberapa cabe-cabean (istilah PSK ABG) di Karawang. Pertemuan pun terjadi di sekitar GOR Panatayudha. Ia menceritakan, para cabe binaannya ini adalah teman satu kost dirinya di kawasan pengairan sekitar Johar Karawang. “Ada yang masih sekolah, ada yang jadi PL karaoke bang,” katanya.

Meski tidak menyebutkan berapa cabe yang ia bina, namun ia mencoba meyakinkan bahwa cabe yang ia bawa nanti akan memuaskan. “Pokoknya mantap lah, ini juga mantep,” kata Abay sambil menunjukan salah satu cabe yang ia bawa saat itu.

Abay menceritakan, cabe di Karawang yang ia kenal mayoritas sudah tidak lagi perawan. Bahkan teman satu kostnya yang juga menjadi cabe yang saat ini sekolah di salah satu SMK di Karawang, sudah tidak perawan sejak duduk di bangku SMP.

“Kalau yang perawan ya di atas tiga juta, kalau yang 300 atau 500 sama juga anak sekolah tapi udah gak perawan,” jelasnya.

Cabe yang saat itu datang berbarengan dengan Abay yang meminta dipanggil Gadis, mengaku melakoni profesinya sejak satu tahun terakhir. Saat itu ia frustasi setelah diputuskan hubungan dengan pacarnya yang sudah kuliah di Bandung. Padahal hubungan mereka sudah berjalan dua tahun dan kegadisannya sudah ia berikan kepada sang pacar saat itu. Saking frustasi, ia memilih untuk menjadi cabe dan meminta kepada Abay untuk menjual dirinya ke tamu kenalannya.

“Waktu pertama emang takut, waktu itu dibayar 700 ribu satu kali main di hotel. Tapi kalau sekarang paling dikasih 300-500 ribu,” jelasnya.

Gadis menjelaskan, tarif cabe yang ia ketahui di Karawang berkisar antara Rp 300-Rp 2 Juta dalam satu kali kencan di hotel. Itupun harus dipotong uang calo sebesar 20 persen. Jika dirinya mendapatkan harga Rp 500 ribu, maka harus menyerahkan uang calo Rp 150 ribu ke Abay yang menjadi calo dirinya.
Ia mengungkapkan, uang yang didapat hasil cabe-cabean itu ia pakai untuk hura-hura bersama teman-temannya. Namun, sebagian ia pakai untuk membeli kebutuhan make up dan pakaian serta jajan sehari-hari di sekolah.

“Kalau yang masih SMA gak bisa diboking lewat jam 12 bang. Kalau hanya sekadar mau minum ditemani cabe juga bisa tapi harus di kosan kita bang, paling sejam 50 ribu,” tutup Gadis yang mengaku masih duduk di bangku kelas XI (sebelas) di salah satu SMK di Karawang, dan sering nongkrong di kawasan GOR Panatayudha.

Di Rengasdengklok, cabe-cabean mudah terlihat di warung-warung menuju Tugu Rengasdengklok. Salah satu mucikari yang mengaku bernama Uwa J mengatakan, kencan dengan cabe-cabean di Rengasdengklok tidak susah.

"Ibarat makanan siap saji, jika konsumen datang lalu pesen seperti apa maunya? Lalu dikontek tidak begitu lama datang," ucap Uwa.

Ia melanjutkan, pelanggan cukup meminta kriteria cabe-cabean yang diinginkan, tidak berapa lama pesanan sudah siap diajak kencan.  "Kebanyakan ABG yang iseng karena sudah tidak lagi perawan, sambil menunggu nikah," terang lelaki setengah baya tersebut.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu