Home » » Pemekaran Gelumbang jadi DOB Dikaji Ulang

Pemekaran Gelumbang jadi DOB Dikaji Ulang

Written By Posmetro Prabu on 20/02/14 | 20.2.14

GELUMBANG, PS - Rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Gelumbang untuk dimekarkan dari kabupaten induknya yakni Kabupaten Muara Enim, tampaknya harus perlu dikaji ulang kembali.

Pasalnya, Tim kaji Pemekaran Gelumbang dari Unsri Palembang, beberapa hari lalu pada wartawan menyatakan tiga dari empat indikator bahwa Gelumbang belum layak dimekarkan karena memiliki skor di bawah batas yang ditentukan.

“Iya, syarat untuk pemekaran daerah otonomi baru kan potensi kependudukan skor minimal 80, potensi ekonomi skor minimal 60, potensi pendapatan ekonomi skor 60 dan potensi keuangan skor 60. Nah, dari keempat faktor tersebut, Gelumbang baru lulus potensi kependudukan, sedangkan tiga potensi lainnya skornya belum tercapai," ujar Ketua Tim Pengkajian Pemekaran Kabupaten Gelumbang dari Unsri, DR Febrian, belum lama ini.

Dikatakannya,  secara umum Gelumbang layak dan mampu untuk dimekarkan. Namun perlu diperbaiki dengan data-data terbaru karena data-data yang digunakan oleh timnya adalah data pada tahun 2011-2012.
“Mungkin dengan data terbaru akan ada perubahan skor penilaian yang lebih baik, karena Kabupaten Gelumbang memang berpotensi untuk di mekarkan,” imbuhnya.

Menyikapi itu, anggota DPRD dapil 3 Muara Enim, Dwi Oktiasari, ketika berhasil dikonfirmasi, Kamis (20/2/2014) mengatakan hasil analisis tim kajian Unsri ini belum menuju titik final, akan tetapi hanya sebagai gambaran dan kekurangan serta masih bisa dilengkapi.

"Selaku anggota dewan dapil 3, saya sangat mendukung pemekaran tersebut, iya secara geografis, dalam pemekaran ini juga kita juga sangat mengharapkan dukungan dari berbagai komponen masyarakat dengan kerjasamanya juga,” tuturnya.

Disinggung banyaknya anggota dewan yang tak hadir dalam pertemuan dengan tim kaji dari tim unsri beberapa hari lalu, dirinya membantah jika anggota dewan dapil 3 tak mendukung dalam pemekaran tersebut.
“Enggak lah disini kita sangat memperjuangkan untuk Gelumbang ini menjadi Kabupaten, kalau pertemuan di Muara Enim kemarin itu kan, teman-teman kita anggota dewan yang lain iya ada yang lagi Dinas luar, ada yang sudah dua hari dinas, pertemuan baru mulai kemarin itu, jadi kita bukannya tidak peduli,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Presedium Gelumbang, Rani Kodim didampingi Adi Suranto, mengaku senang dengan adanya paparan tersebut. Menurutnya, pihaknya dan instansi terkait dapat mengetahui kekurangan dan kelemahannya sebelum melangkah lebih jauh. “Yang kita harapkan untuk kedepannya ini akan ada titik terangnya dalam pemekaran ini,” katanya.

Namun tetap, lanjut Rani, bahwa pihaknya sangat mengecewakan atas ketidakhadirannya para anggota DPRD Muaraenim terutama dari Dapil III dalam pertemuan bersama tim kaji di Muara Enim.

"Iya sangat tetap sangat kecewa sekali, saya tidak mau dibilang kalau dalam proses pemekaran ini dikait-kaitkan dalam hal politik, saya jadi berfikiran bahwa anggota dewan yang ada di Muara Enim khususnya dapil 3 tidak benar-benar memperdulikan pemekaran ini, iya lihat saja dari 17 dewan hanya ibu Dwi saja yang hadir sedangkan yang lainnya tidak ada, bukannya mereka itu wakil kami,” tukasnya.(bmg)




Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu