Home » , » Limbah Pertamina Field Adera Cemari Kebun Warga

Limbah Pertamina Field Adera Cemari Kebun Warga

Written By Posmetro Prabu on 12/02/14 | 12.2.14

PALI, PP - Limbah air asin bercampur butiran minyak yang dibuang dari boster pengempul stasiun Dewa milik manajemen Pertamina Aset II Field Adera Pengabuan, telah mencemari dan merusak kebun karet dan kolam ikan warga Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Limbah air asin bercampur butiran minyak tersebut, langsung dibuang melalui pipa pembuang ke lahan milik A Nurdin, tanpa melalui kolam retensi atau kolam pengendapan. Tak ayal, limbah tersebut membuat tanaman kebun karet warga menjadi mati, dan sebagian pohon terlihat mengering. Begitu juga kolam ikan yang hendak dibukanya kembali sama sekali tidak bisa dipergunakan.
Pemilik kebun, Nurdin mengaku baru mengetahui adanya limbah milik Pertamina Aset II Field Adera Pengabuan.

“Tanggal 3 Januari lalu saya mengetahui adanya limbah itu. Kalau dilihat dari tanaman yang mati, pembuangan limbah itu sudah cukup lama," ujarnya.
Dengan demikian, dirinya telah dirugikan karena limbah tersebut. "Kolam ikan yang hendak kami buka sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi akibat terkena limbah. Begitu juga tanam kebun kami menjadi mati," tegasnya.

Dijelaskan dia, limbah air asin tersebut berasal dari lokasi boster yang telah dibuatkan bak penampungan. Namun, dari bak penampungan tersebut limbah ternyata langsung dibuang melalui pipa ke kebunnya.

"Permasalahan ini kami meminta perusahaan supaya bertanggung jawab. Kami juga meminta instansi terkait baik Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk melakukan pengusutan atas tindakan yang dilakukan perusahaan,” tegasnya.

Sementara itu, Humas PT Pertamina Aset II Field Adera, Gofur yang berhasil dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya telah mendapatkan laporan. "Kami sudah memerintahkan bagian lingkungan untuk melakukan pengecekan ke lapangan,” jelas Gofur yang berhasil dihubungi melalui ponselnya.

Dikatakan dia, limbah air asin itu dibuang melalui sumur bukan  ke kebun warga. “Lokasi itu merupakan rawa rawa bukan kebun milik masyarakat. Rawa-rawa yang rusak itu bukan akibat terkena limbah air asin melainkan akibat terkena air hujan yang mengalir dari badan jalan,” kilahnya. (ne)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu