Home » » Soal Keluhan Pasien VIP, Walikota Panggil Direktur RSUD Prabumulih

Soal Keluhan Pasien VIP, Walikota Panggil Direktur RSUD Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 29/01/14 | 29.1.14

PRABUMULIH, PP - Terkait kondisi keruhnya air yang dinikmati pasien Rumah Sakit Daerah ( RSUD ) Prabumulih dua minggu terakhir ini, membuat Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, angkat bicara dan berjanji akan secepatnya memanggil pihak RSUD untuk segera memperbaikinya.

"Pelayanan prima terhadap pasien Rumah Sakit baik itu kalangan kelas bawah maupun menengah sudah menjadi kewajiban seluruh petugas dari perawat, dokter hingga atasan. Ini tidak bisa dibiarkan, secepatnya Direktur RSUD akan kita panggil dan mempertanyakan sejauh mana pertanggungjawabannya" tegas Walikota.

Bahkan Ridho Yahya juga sangat menyayangkan kejadian ini berlangsung selama dua minggu dan meminta agar secepatnya kondisi tersebut dipulihkan, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut."Diperintahkan kepada pihak RSUD Prabumulih secepatnya memperbaiki mesin yang rusak, kasihan pasien kalau dibiarkan berlama-lama,"ujarnya.

Berita sebelumnya di Posmetro Prabu, pihak keluarga pasien VIP RSUD Prabumulih mengeluhkan layanan air bersih di Kamar VIP RSUD. Saat dikonfirmasi kepada pihak RSUD Prabumulih melalui Kabag Tata Usaha RSUD Prabumulih Hj Risma Sumarni SKm mengaku,  sudah dua minggu terakhir ini air jarang mengalir dan air nya kurang bersih alias keruh. Hal ini dipicu oleh tidak berfungsinya mesin penyedot dari dua sumber mata air RSUD.

"Memang la duo minggu ini mesin penyedot kito (RSUD-red ) rusak dan sekarang mesin tersebut lagi di pesan dan mudah-mudahan secepatnya sudah bisa dipasang kembali" ujarnya.

Untuk menyiasati permasalahan yang ada, Risma mengatakan saat ini pihaknya membeli air dari PDAM. Permintaan air juga tergantung kondisi dilapangan. Bahkan lanjutnya, pemesanan air bersih dari PDAM kadang mencapai tiga tanki untuk kebutuhan di RSUD, jelasnya.

Mengenai kabar yang beredar bahwa beberapa pasien di RSUD diminta menggunakan air galon untuk mandi karna keterbatasan air bersih, Risma membantah. Menurut pengamatannya, tidak pernah pasien diwajibkan mandi air galon di RSUD meski pada kondisi kekeringan sekalipun. 

"Itu tidak benar, Setahu kami katek yang mandi pake banyu galon,"tegasnya.

Soal rencana pihak management RSUD yang terpaksa melakukan pembelian air karna masalah kerusakan mesin penyedot air di Rumah Sakit Plat Merah tersebut, Walikota menyambut baik. Untuk sementara ini langkah tersebut menjadi kewajiban RSUD menunggu mesin air diperbaiki atau diganti. Bila perlu saya akan  berkoordinasi dengan PDAM Prabumulih agar tetap menyuplai air ke RSUD sementara mesin dapat difungsikan kembali, tegasnya. (adit)


Berita Terkait :
- Pasien VIP Nikmati Air Keruh di RSUD Prabumulih

Share this article :

+ komentar + 1 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu