Home » , » Pembunuh Khairul Divonis 19 Tahun Penjara

Pembunuh Khairul Divonis 19 Tahun Penjara

Written By Posmetro Prabu on 31/01/14 | 31.1.14

PRABUMULIH, PP - Memasuki sidang putusan dua terdakwa pembunuhan sadis terhadap korban Khairul Saputra (16), warga Jalan Taman Murni, Keluarahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur yang berlangsung di Pengadilan Negeri Prabumulih, kemarin (30/01), hakim menjatuhkan vonis berbeda kepada kedua terdakwa.

Terdakwa Muhammad Reza Pahlevi (19), warga Jalan Tri Sukses, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara dijatuhi hukuman selama 16 tahun penjara. Sementara itu, terdakwa Ilham Maulana (19), warga Jalan Prof M Yamin, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Barat dijatuhi hukuman selama 10 tahun penjara.

Dalam sidang putusan yang dijaga ketat aparat kepolisian itu bertindak sebagai Ketua Majelis Hakim Fatimah SH MH serta Hakim Anggota Aline Oktavia Kurnia SH MKn dan Nugraha Medica Prakasa SH MH. Duduk sebagai penasehat hukum kedua terdakwa yakni Marshal Fransturdi SH.

Sidang vonis terhadap kedua terdakwa dilakukan terpisah yang pertama dilakukan terhadap terdakwa Ilham Maulana. Dalam pembacaan amar putusannya, hakim menyatakan terdakwa Ilham Maulana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang mengakibatkan kematian.

“Dari keterangan saksi disertai dengan abrang bukti yang ada, terdakwa Ilham Maulana terbukti secara sah dan meyakinkan turut serta melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang mengakibatkan kematian. Dengan ini menjatuhkan vonis kepada terdakwa selama 10 tahun penjara sebagaiaman tertera dalam pasal 365 ayat 4 KUHP Undang-undang nomor 8 tahun 1981,” ujar Hakim Ketua Fatimah SH MH di persidangan.

Mendengar vonis yang dibacakan oleh majelis hakim tersebut, terdakwa Ilham Maulana terlihat pasrah. Terdakwa tidak kuasa menyembunyikan ratapannya dan hanya tertunduk lesu hingga digiring keluar persidangan setelah menyatakan fikir-fikir terhadap vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim jauh lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni Revi Handayani SH, Harry Novian SH, dan Novrin Maladi SH yang pada persidangan sebelumnya menuntut kedua terdakwa masing-masing 20 tahun penjara.
Sementara itu, pembacaan vonis lanjutan pun dilangsungkan terhadap terdakwa Muhammad Reza Pahlevi yang menjatuhkan vonis 16 tahun penjara terhadap terdakwa.

“Terdakwa Muhammad Reza Pahlevi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang mengakibatkan kematian. Dengan ini menjatuhkan vonis kepada terdakwa selama 16 tahun penjara sebagaimana tertera dalam pasal 365 ayat 4 KUHP Undang-undang nomor 8 tahun 1981,” ungkap hakim.

Pemandangan serupa pun juga tampak dari raut muka terdakwa Muhammad Reza Pahlevi. Ia hanya tertunduk lesu seray menyatakan fikir-fikir terhadap vonis yang diterimanya. Kesedihan semakin terpancar dari wajahnya saat mengetahui tidak seorang pun keluarganya yang datang menyaksikan persidangannya.

Meskipun sidang vonis telah dijatuhkan kepada kedua terdakwa, keluarga korban mengaku kecewa dengan vonis tersebut. Meskipun demikian, orang tua korban yakni Januwirsyah mengaku sudah pasrah meskipun vonis tersebut dinilai tidak sebanding dengan kenyataan yang harus mereka terima.

“Kita hanya bisa pasrah, ini sudah merupakan keputusan dari Majelis Hakim. Kita menghargai keputusan yang diambil oleh hakim untuk kedua terdakwa. Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi, puas tidak puasnya kita tetap terima dan kami akan berusaha untuk tetap ikhlas. Saya yakin tuhan pasti punya rencana yang lebih baik di balik semua kejadian ini,” ucap Januwirsyah yang seolah tidak kuasa menahan kesedihannya.

Terkait vonis terhadap kedua terdakwa, Humas Pengadilan Negeri Prabumulih sekaligus hakim anggota dalam perkara tersebut Nugraha mengatakan, vonis yang dijatuhkan terhadap kedua terdakwa sudah sesuai dengan keputusan rapat permusyawaratan Majelis Hakim PN Prabumulih.

“Perbedaan vonis ini sudah terlihat jelas dari peran masing-masing terdakwa saat melakukan tindak pidana yang mereka lakukan terhadap korban. Vonis ini sudah sesuai dan sebanding dengan peranan mereka masing-masing,” ungkap Nugraha usai persidangan.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu