Home » » Giliran PKL Eks Terminal Menolak Relokasi

Giliran PKL Eks Terminal Menolak Relokasi

Written By Posmetro Prabu on 23/01/14 | 23.1.14

PRABUMULIH – Rencana Pemerintah kota Prabumulih membangun Pasar Modern Tradisional (PTM) kembali menuai pro dan kontra, jika sebelumnya Pedagang Kaki Lima (PKL) menolak direlokasi ke lapangan samping Mapolsek Prabumulih Timur, kini penolakan relokasi disampaikan oleh PKL di Eks Terminal.
Pemerintah kota awalnya berencana membangun PTM di lokasi Pasar Inpres, namun karena sebagian besar PKL di Pasar Inpres menolak direlokasi ke lapangan samping Mapolsek Timur maka untuk sementara pembangunan PTM dipindahkan ke lahan eks terminal sehingga PKL di eks terminal yang direlokasi ke samping Mapolsek.

Namun kemarin berdasarkan hasil penyerapan aspirasi oleh Ketua DPRD Prabumulih, ternyata para PKL yang selama ini berjualan di pasar Eks terminal menyatakan mereka juga menolak jika direlokasi di lapangan samping Mapolsek Prabumulih Timur dan beranggapan seyogyanya rencana pembangunan PTM di Pasar Inpres tidak diubah-ubah.

Ketua DPRD Prabumulih, Ir Dipe Anom saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hasil penyerapan aspirasi yang dilakukannya beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa PKL yang berjualan di eks terminal juga menolak jika pembangunan PTM didahulukan di lahan eks terminal karena tidak ingin direlokasi ke lapangan samping Mapolsek Timur.

“Alasan penolakan PKL di eks terminal sama dengan penolakan PKL di Pasar Inpres yaitu jarak lapangan samping Mapolsek Prabumulih Timur dinilai terlalu jauh dengan Pasar Inpres dan eks terminal, untuk itu kami sebagai wakil rakyat akan segera memanggil pihak-pihak terkait dalam realisasi rencana pembangunan PTM,” katanya.

Dipe Anom menjelaskan, sebagai wakil rakyat pihaknya akan menampung seluruh aspirasi yang masuk dan mencari solusi yang menguntungkan berbagai pihak jangan sampai permasalahan rencana pembangunan PTM tersebut berlarut-larut, ke depan pihaknya akan memfasilitas pertemuan antara PKL dan Pemerintah.

“Seyogyanya sosialisasi rencana pembangunan PTM dari Pemerintah kota selalu dilakukan agar informasi yang didapat para PKL di Pasar Inpres maupun di eks terminal tidak simpang siur, selain itu sosialisasi yang dilakukan harus juga disertai dengan pemberian pengertian tentang besarnya manfaat pembangunan PTM bagi para PKL,” jelasnya.

Salah seorang PKL di eks terminal mengaku bernama Aminah (43) saat dimintai komentarnya berpendapat, rencana pertama pembangunan PTM dilakukan di Pasar Inpres ternyata setelah menuai beberapa penolakan PKL Pasar Inpres Pemerintah kota mengalihkannya ke lahan eks terminal, tentunya pengalihan tersebut akan merugikan PKL di eks terminal.

“Jika rencana pertama di Pasar Inpres ya dibangun di Pasar Inpres bukannya di bangun di eks terminal, sebagai sesame pedagang pemikiran PKL di Pasar Inpres sama dengan pemikiran PKL di eks terminal, jika mereka menolak direlokasi ke Lapangan Samping Mapolsek Prabumulih Timur tentu kami juga menolak,” akunya.

Aminah menambahkan, dirinya dan para PKL di eks terminal pada dasarnya tidak keberatan PKL di Pasar Inpres berjualan di Eks Terminal jika tidak bersedia direlokasi ke lapangan samping Mapolsek Prabumulih Timur, akan tetapi jangan karena PKL Pasar Inpres menolak malah PKL di eks terminal yang direlokasi. (nov)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu