Home » » Edi Rianto : Kotak Suara Berbahan Kardus Rawan Kecurangan

Edi Rianto : Kotak Suara Berbahan Kardus Rawan Kecurangan

Written By Posmetro Prabu on 06/01/14 | 6.1.14

PRABUMULIH, PP - Mengingat bahannya yang sedikit agak aneh dari biasanya, KPU Kota Prabumulih pun menghimbau kepada kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk hati-hati memperlakukan Kotak Suara yang terbuat dari bahan Kardus tersebut.

Selain mudah rusak, Kardus-Kardus ini juga cukup rawan dengan kecurangan sehingga butuh perhatian serius lantaran mudah sobek dan lain sebagainya. Demikian pesan Komisioner KPU yang diwawancarai portal ini melalui sekretaris KPU Yacub BN seputar permasalahan kotak Suara Pemilu Legislatif yang terbuat dari bahan kardus dan banyak dikeluhkan para calon legislatif (Caleg) peserta pemilu 2014.

Kotak suara dari kardus yang sudah diterima oleh KPU Kota Prabumulih pada Desember 2013 Lalu oleh beberapa kalangan dinilai tidak sesuai standar, gampang rusak serta berpeluang rawan kecurangan.Dengan kondisinya yang sedemikian rupa rasanya mudah diakali, rawan kecurangan dan lain-lain. Beberapa Caleg untuk Kota Prabumulih berharap KPU Pusat meninjau kembali kebijakan pembuatan kotak suara dari bahan kardus.

Caleg DPRD Propinsi Sumatera Selatan Dapil Prabumulih - Muara Enim dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Edi Rianto ketika diminta tanggapannya seputar permasalahan tersebut diatas sangat menyayangkan kebijakan KPU Pusat menerbitkan Kotak suara berbahan Kardus ini. "Negara yang sekaya Indonesia untuk mengambil arah kebijakan Republik ini kedepan rasanya tak masuk akal jika hanya sekedar menyediakan kotak suara yang layak saja tidak mampu" ujarnya.

Dikatakan, yang terbuat dari bahan kaleng saja masih ada ditemukan kecurangan apalagi dari Kardus. Jangan salah dengan kejadian ini jelas menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu terkait pengamanan surat suara di dalam kotak suara kardus tersebut. Karena itu, Jika masih ada waktu kita berharap KPU bisa membuat kotak suara yang lebih aman dan dapat dipercaya. “Bagaimanapun juga kotak suara tersebut adalah mutlak sebagai bentuk kedaulatan rakyat,” tegasnya.

KPU Kota Prabumulih sendiri menerima kotak suara sebanyak 485 pcs dan 632 bilik suara untuk disebarkan di 394 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Kota Prabumulih. Sebagai bahan pertimbangan KPU atas penolakan caleg maupun warga dengan kondisi kotak suara dari bahan kardus yang dinilai tidak sesuai standart maka KPU Prabumulih kembali menggunakan logistik pemilu yang lama yang berbahan kaleng.

"Kemungkinan kita akan menggunakan kotak suara logistik pemilu yang lama karna pada dasarnya kualitas kotak suara bahan kardus ini sangat diragukan. Namun demikian sebahagian bahan kotak suara yang baru atau berbahan kardus akan tetap digunakan mengingat jumlah TPS di Kota Prabumulih mengalami pertamabahan dari 307 menjadi 394. Untuk penempatannya sendiri nantinya KPPS dihimbau menggunakan Kotak Suara dari Bahan Kardus untuk Caleg DPD saja. Kotak suara yang lama untuk menampung surat suara DPRD Mapun DPR RI mungkin cukup" ujar Yacub BN.(pp/01)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu