Home » , » Wahyu : Siap Merubah Pandangan Pemuda Terhadap Politik

Wahyu : Siap Merubah Pandangan Pemuda Terhadap Politik

Written By Posmetro Prabu on 15/12/17 | 15.12.17

PRABUMULIH, PP - Pergeseran dinamika politik di Kota Prabumulih belakangan ini menjadi perbincangan hangat di tengah Masyarakat. Terlebih pimpinan Partai serta organisasi sayap partai politik di tingkat Kota sebahagian besar mulai di isi kalangan pemuda. Perlahan tapi pasti, pemuda Kota Prabumulih mulai berani tampil di panggung politik menggeser para orang tua yang telah lama malang melintang di dunia Politik.

Sedikit mengulas sejarah, sesungguhnya pemuda tidak terpisahkan dari dunia Politik. Pemuda juga bukan komunitas yang asing atau buta terhadap persoalan politik. Realitas yang berkembang bahkan menunjukkan betapa pemuda baik mahasiswa sangat peduli terhadap riuhnya pergeseran-pergeseran politik yang terjadi.

Serangkaian aksi dan pernyataan politik pemuda dalam merespon berbagai peristiwa politik belakangan  juga menunjukkan bahwa pemuda tak mau berpangku tangan, sekaligus ingin melibatkan diri dalam dinamika politik diluar dirinya.

Hal ini jugalah yang membuat Wahyu Budi Pratama (22) Mahasiswa YPP Prabumulih semakin yakin untuk terjun ke panggung Politik sebagai Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Prabumulih periode 2017-2022.

Saat disambangi Posmetro Prabu kemarin, Rabu (14/12/2017) pria yang hobby dengan olahraga Off Road ini mengaku bahwa pilihannya untuk terjun ke dunia politik juga banyak mendapat dukungan terlebih keluarga besar.

"Intinya saya pikir dukungan keluarga dulu. Alhamdulillah Keluarga besar sangat support dan mendukung penuh langkah saya menakhodai Barisan Muda (BM) PAN Kota Prabumulih. Yang kedua tentunya dukungan sahabat-sahabat terdekat dan teman-teman di berbagai organisasi yang membuat saya semakin yakin dan percaya diri terjun ke dunia politik" ujar Wahyu.

Meski tergolong masih baru di dunia Politik, Wahyu justru banyak menguasai ilmu politik. Sebelum mendapatkan mandat sebagai Ketua Demisioner BM PAN Kota Prabumulih, Wahyu mengaku selama ini tinggal di lingkungan politik dan banyak berteman dengan para pelaku politik baik di tingkat Provinsi maupun Kota.

Bahkan tidak sedikit para tokoh Politik di Kota Prabumulih mengucapkan selamat kepada Wahyu usai menggelar acara serah terima jabatan Ketua Demisioner BM PAN Kota Prabumulih dari Taufik Kurniawan 26 November 2017 lalu. Dalam kesempatan tersebut Taufik juga mengungkapkan bahwa adanya keinginan pemuda untuk beegabung dalam politik adalah bagian dari regenerasi kepengurusan di dalam tubuh BM PAN. "Semoga dengan kepemimpinan yang muda, BM PAN bisa eksis dan aktif membantu tugas-tugas dan program kepartaian PAN kedepan" pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh sentral Partai Golkar Kota Prabumulih H Daud Rotasi, S.Sos. Di sela-sela acara pelantikan jajaran pengurus kecamatan Partai Golkar dan Pelantikan kepengurusan AMPG Kota Prabumulih, Bung Daud (sapaan akrabnya-red) saat dimintai tanggapannya mengaku sangat setuju kalangan muda terjun ke dunia politik.

"Secara pribadi maupun kelembagaan saya sangat mendukung ketika pemuda terjun ke dunia Politik. Bahkan saya pikir pemuda perlu masuk ke kancah politik untuk melakukan perubahan. Politik itu tidak seluruhnya buruk. Kita perlu masuk di dalamnya agar dapat menciptakan perubahan" ujar Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih ini menjawab Posmetro Prabu.

Bung Daud menambahkan, politik pada perinsipnya bermuara pada kesejahteraan rakyat. "Maka dari itu, politik menjadi mulia ketika kita memaknainya dengan mulia. Dan sebaliknya, politik akan jahat, kalau dimaknai dengan jahat," tegasnya.

Kembali pada Wahyu, menurutnya sebelum bergabung ke PAN ia banyak mendapatkan tawaran bergabung masuk ke Partai Politik yang ada di Kota Prabumulih. Lantas apa yang menyebabkan Wahyu menjatuhkan pilihan pada BM PAN?

Yang pertama menurutnya adalah keyakinan. Ia meyakini bahwa PAN dan dirinya secara pribadi sama-sama saling membutuhkan. Yang kedua lanjutnya ada peluang. Peluang pemuda sebagai agen perubahan lanjut Wahyu ada di PAN. "Makanya saya lebih memilih PAN ketimbang partai lain sebab peluang sebagai agen perubahan ada di PAN" paparnya.

Tidak lupa Wahyu menyampaikan bahwa tujuan utama dirinya terjun ke dunia politik adalah untuk merubah pemikiran para kalangan muda yang selama ini telah jenuh dengan persoalan Politik. Terlebih belakangan ini pemuda kerap disajikan dengan berita politik tak sehat, yang sarat dengan praktik manipulatif dan perilaku politik yang tidak bertanggung jawab. Atmosfir perpolitikan praktis kerap diwarnai dengan permainan yang kasar terlebih banyaknya kader partai yang terlibat dan tersandung kasus korupsi.

"Setidaknya pada titik ini, potensi golput berpeluang besar dikalangan muda dan komunitas mahasiswa pada pemilu 2019 mendatang. Dimana persoalan ini juga tidak didukung dengan perbaikan yang berarti terhadap kondisi politik yang penuh ironi. Ketika kekecewaan pemuda tidak  mendapat respon yang memadai, maka yang berkembang kemudian adalah sikap apatis terhadap persoalan politik" jelas Wahyu.

Maka dari itu lanjutnya, ia ingin mengajak para pemuda menjadi agen perubahan perpolitikan nasional. Setidaknya dengan adanya pemuda dalam lingkaran politik, maka kedepan pemuda akan mampu melakukan perubahan baru dalam kancah politik nasional.

"Utamanya ialah mengubah sikap apatis pemuda terhadap politik. Dengan demikian langkah kedepan untuk merangkul mereka akan lebih mudah. Insya Allah pemuda bisa" Pungkasnya.
Share this article :

+ komentar + 6 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu