Home » » Tugu Air Mancur Lapak Baru Dishub Prabumulih Lakukan Pungli

Tugu Air Mancur Lapak Baru Dishub Prabumulih Lakukan Pungli

Written By Posmetro Prabu on 18/12/13 | 18.12.13

PRABUMULIH,PP - Seperti yang terlihat dikawasan Tugu air mancur persimpangan Jalan Lingkar, setiap hari tak kurang dari empat petugas berseragam Dinas Perhubungan nongkrong ditempat mereka beroperasi. Namun sayangnya, meski sudah sering kali diingatkan mereka tetap beroperasi karena tidak ada penertiban dari dinas terkait.

Tak hanya bus-bus angkutan penumpang yang dimintai retribusi oleh oknum petugas Dishub itu, truk-truk angkutan kayu maupun mobil batubara juga sepertinya diwajibkan bayar retribusi yang masuk kantong-kantong pribadi itu.

Salah satu pengemudi truk, Armadi mengaku, setiap hari dirinya tak kurang mengeluarkan uang lebih dari Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu hanya untuk saweran para oknum dishub ini.

"Di jalan lingkar Prabumulih saja sudah ada dua pos, yakni yang di persimpangan Tugu Nanas Patih Galung dengan Tugu air mancur Gunung Ibul. Setiap kali ingin lewat saya biasa sudah siapkan uang Rp 10-20 ribu," ujar Armadi, Selasa (18/12/2013).

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Lingkungan dan Pembangunan (PLP), Ariantono, mengatakan oknum petugas Dishub sudah meresahkan para pengemudi angkutan yang lewat.

"Oknum dishub ini sudah tidak mengenal waktu lagi, kadang dari pagi sampai ke pagi lagi, mereka (oknum dishub -red) meminta retribusi alias pungli dari kendaraan yang melintas dijalan," terangnya.

Menurut Tono para oknum ini sering kali memberhentikan mobil angkutan tanpa basa basi dan mereka pun ngumpet jika ada mobil plat merah yang melintas. Tapi sesudahnya mereka tetap saja beroperasi.

"Kondisi ini sudah terjadi semenjak akitifitas batubara, tapi sepertinya tidak ada upaya penertiban dari dinas terkait. Kami minta pihak Dishub Prabumulih untuk memanggil oknum-oknum tersebut yang berkeliaran dilapangan itu ditertibkan dan menindak tegas karena sudah merusak citra dimasyarakat, bilamana perlu DPRD Prabumulih pun harus memanggil pihak Dinas Perhubungan melalui hearing DPRD untuk mempertanyakan aturan pungutan tengah jalan itu," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika kota Prabumulih, Drs H Syarifuddin Ak MM ketika hendak dikonfirmasi terkait hal ini, Selasa, (18/12) pukul 14.30 WIB sedang tidak ada di kantor, salah satu stafnya mengatakan kepala dinas (kadin) dan sekretaris sedang mengadiri acara arisan Dishub di terminal. "Pak kadinnya lagi di terminal mas, menghadiri cara arisan dishub," tandasnya. (dn)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu