Home » , » Oknum Polisi Prabumulih Diduga Lakukan Pelanggaran HAM

Oknum Polisi Prabumulih Diduga Lakukan Pelanggaran HAM

Written By Posmetro Prabu on 13/12/13 | 13.12.13

PRABUMULIH, PP - Salah seorang oknum Polisi Polres Prabumulih berinisial Brigadir NP serta oknum anggota Badan Narkotika Propinsi (BNP) Palembang diduga telah melakukan pelanggaran HAM terhadap warga Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih bernama Ripo Wihado (26).

Peristiwa dugaan pelanggaran HAM ini terjadi pada tanggal 8 November 2013 lalu. Saat itu Ripo yang sedang menggelar acara sedekah memperingati 7 hari meninggalnya orang tuanya ditelepon seseorang dan memintanya untuk menemui sipenelepon ke Jalan Arimbi yang tidak jauh dari rumahnya. Saat ditemui, si penelpon tersebutpun langsung memberinya sejumlah uang dan sejalan dengan itu tiba-tiba dari arah belakang, Ripo dihajar dengan senjata laras panjang tepat dibagian kepalanya.

Tak Cukup sampai disitu, meski Ripo telah berteriak minta tolong ke warga sekitar, Ripo terus saja dihujami dengan pukulan menggunakan senjata dibagian kepalanya hingga bocor sebanyak 5 lubang. Darah segarpun mengalir dari kepala dan telinganya. Spontan puluhan warga sekitar langsung mendekati tempat kejadian perkara (TKP).

Warga yang mencoba menolong Ripo langsung dihalangi oleh Oknum Polisi NP yang mengaku anggota Polres Prabumulih dan menembakkan senjata keatas seraya berteriak "jangan mendekat, ini kasus narkoba" ujarnya dan memaksa Korban untuk masuk kedalam Mobil. Meski Korban menolak, Oknum Polisi dan beberapa Oknum Anggota BNP tersebut tetap memaksa Korban masuk kedalam Mobil.

Dikira penculikan, Warga bersama adik korban berusaha mengejar Mobil petugas tersebut. Tak ada bukti untuk menjerat korban, Akhirnya oknum Polisi tersebut meninggalkan korban ditengah jalan tepatnya di Jalan Pandean Kota Prabumulih.

Adik dan kerabat korban yang membuntuti Mobil petugas tersebutpun akhirnya menemukan korban tergeletak dijalan dan langsung melarikannya ke rumah sakit RS Bunda untuk mendapatkan pertolongan. Beruntung korban masih dapat diselamatkan meski kini korban mengalami gangguan dan trauma yang mendalam akibat peristiwa tersebut.

Selang beberapa hari dari peristiwa itu tepatnya tanggal 11 November 2013 Korban didampingi keluarganya melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Prabumulih. Dalam laporannya yang diterima langsung oleh Petugas SPK Polres Prabumulih Brigadir Dian Eka Safutra SH dengan nomor pengaduan STPL/3/XI/2013 berbunyi Perkara Penganiayaan oleh Oknum Polisi Polres Prabumulih berinisial NP.

Sayangnya menurut keterangan korban, Hingga kini laporan tersebut belum ditindaklanjuti. Korban sendiri sejak laporan disampaikan belum pernah dipanggil untuk memberikan keterangan lebihlanjut seputar peristiwa kasus yang dialaminya. (pp/01)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu