Home » » LSM Sesalkan Kesbang Linmas Kota Prabumulih Tak Libatkan Masyarakat

LSM Sesalkan Kesbang Linmas Kota Prabumulih Tak Libatkan Masyarakat

Written By Posmetro Prabu on 19/12/13 | 19.12.13

PRABUMULIH, PP - Guna memperoleh pemahaman tentang permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam masyarakat terkait dengan masalah wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan bangsa sesama warga negara, Pemerintah Kota Prabumulih melalui Kesbang Linmas menggelar sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan. Acara ini digelar di aula serbaguna rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Prabumulih Kamis (19/12).

Sayangnya acara ini disinyalir hanya formalitas semata demi pemenuhan anggaran akhir tahun agar tidak masuk sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) lantaran Kesbang Linmas Kota Prabumulih dalam kegiatan tersebut tidak melibatkan seluruh elemen masyarakat, diantaranya, para generasi muda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama. 

Peserta yang dilibatkan dalam kegiatan ini hanya berjumlah kurang lebih 50 orang yang terdiri dari beberapa guru mata pelajaran PPKN dan staf kecamatan. Narasumber yang dihadirkan saat itu juga dinilai kurang tepat lantaran hanya menghadirkan 2 Narasumber yakni dari Badan Pusat Statistik dan Pers. 

Seyogyanya, menurut Aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) pemantau pembangunan dan penyelamat aset daerah (PPAD) Mulwadi, pihak Kesbang Linmas Kota Prabumulih selaku panitia dalam memilih narasumber harus yang lebih kompeten seperti, Kapolres Prabumulih, Dandim dan Dosen. Selain itu, terlebih kegiatan ini mengacu pada peningkatan wawasan kebangsaan, pihak Kesbang juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, seperti generasi muda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama.

"Sosialisasi ini kan memiliki arti penting, karena melalui sosialiasi ini dapat memperoleh pemahaman tentang permasalahan-permasalahan yang berkembang dalam masyarakat terkait dengan masalah wawasan kebangsaan, persatuan dan kesatuan bangsa sesama warga. Kondisi obyektif alamiah dan wilayah Kota Prabumulih yang sarat dengan kemajemukan suku, etnis, ras dan agama serta kondisi geografis, merupakan beberapa faktor potensial yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Jika element masyarakat tidak dilibatkan, bagaimana bisa kegiatan tersebut dikatakan berhasil?" ujar Mulawadi yang biasa disapa Kemong ini.

Dikatakan Kemong, untuk menghindari konflik yang mungkin terjadi, yang diperlukan bukan hanya guru-guru dan staf kecamatan. Peranan tokoh masyarakat, Tokoh Adat dan tokoh agama juga sangat berpengaruh meredam konflik lalu mengapa mereka tidak dilibatkan. Dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda sangat penting diberikan pemahaman serius tentang wawasan kebangsaan untuk di implementasikan kedalam kehidupan sehari-hari, paparnya.

Lebih lanjut Mulwadi mengungkapkan, dengan tidak dilibatkannya seluruh element masyarakat, dalam sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan ini, bisa dikatakan kegiatan tersebut hanya formalitas semata demi mencukupi anggaran agar tidak masuk silpa, tandasnya.

Sementara itu, Martoni SH selaku Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kota Prabumulih saat diwawancarai portal ini mengungkapkan, kedepan pihaknya akan lebih serius membumikan pendidikan wawasan kebangsaan ini dengan terjun secara langsung ke sekolah maupun melalui lomba rasa cinta terhadap tanah air dan lain sebagainya. Sementara kepada peserta sosialisasi Martoni berharap mereka bisa menyampaikan apa yang didapat hari ini terhadap siswanya disekolah. Demikian juga staf dari kecamatan, bisa langsung memaparkan wawasan kebangsaan yang didapat hari ini ke kelurahan-kelurahan yang tersebar di Kecamatan masing-masing, tandasnya. (pp/01)


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu