HEADLINE NEWS

GEBER BUMN Minta Hapuskan Outsourching

PRABUMULIH, PP--Para pekerja di lingkungan BUMN terutama di Kota Prabumulih, melakukan aksi mogok nasional menolak outsorcing. Para pekerja yang tergabung dalam GEBER BUMN Prabumulih melakukan aksi di Kantor Pemerintah Kota Prabumulih Sindur, Senin (16/12). Plt Sekda H Achmad Sobri menerima peserta aksi di halaman Kantor Pemkot Prabumulih.

Yuyun Antara salah satu penggerak aksi yang juga pekerja yang "bangkupanjangkan" oleh Perusahannya PT Pertagas, menjelaskan dalam aksi ini mengharapkan agar pemerintah mendukung penghapusan outsorcing di Prabumulih.


"Komisi IX DPR RI sudah membentuk Panja Outsoucing, yang menerima aspirasi pekerja untuk menghapus outsourcing. Dalam rekomendasi yang dibuat oleh Panja Outsourcing DPR RI, salah satu rekomendasinya adalah tidak boleh adanya PHK, tidak boleh adanya outsourcing di seluruh BUMN di Indonesia," terang Yuyun Antara. Jika Direksi BUMN tidak mengindahkan rekomendasi Panja Outsourcing, maka mereka akan dipecat dari Direksi BUMN.

Sementara itu H Achmad Sobri menyatakan akan menampung aspirasi dari para pengunjuk rasa ini. "Kami akan tampung dan disampaikan kepada Walikota," ujar H Achmad Sobri.

Aksi yang berlangsung selama satu jam ini berakhir damai. Dan direncanakan akan melakukan aksi ke Disnakertrans Prabumulih. (bmg/adit)

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments
2 komentar:
Tulis Komentar
  1. Salam salut untuk POSMETRO PRABU....
    Dalam upaya menuju perusahan World Class yang "Peduli", sudah selayaknya bila ada peningkatan karir, peningkatan kesejahteraan untuk pekerjanya yang disorot dari lini yang terbawah (Pekarya), sebab sudah tidak dipungkiri jika Pekarya adalah ujung tombak dalam produksi bahkan merupakan angka yang tertinggi dalam kecelakaan baik itu operasional produksi (Eksploitasi maupun Eksplorasi Migas) dan perlu diketahui salah satu faktor accident tersebut dikarenakan faktor mental dimana didalam pekerjaan terkadang "TERPIKIR" beban ekonomi dalam keluarga dimana belum bayar anak sekolah, beli baju sekolah, belum beli susu, belum bayar utang dll yang merupakan polemik yang tidak berkesudahan sehingga pekerjaan tidak dilakukan dengan FOKUS...saya yakin kalau sistim kerja seperti ini tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik maka akan bertambah FATALITY bagi Pekarya (buruh) hususnya di Pertamina. Marilah kita sama renungkan, pikirkan dan tindaklanjuti suara hati nurani kita. TERIMA KASIH By DENNY NATALIAN HS

    BalasHapus
  2. Salam salut untuk POSMETRO PRABU....
    Dalam upaya menuju perusahan World Class yang "Peduli", sudah selayaknya bila ada peningkatan karir, peningkatan kesejahteraan untuk pekerjanya yang disorot dari lini yang terbawah (Pekarya), sebab sudah tidak dipungkiri jika Pekarya adalah ujung tombak dalam produksi bahkan merupakan angka yang tertinggi dalam kecelakaan baik itu operasional produksi (Eksploitasi maupun Eksplorasi Migas) dan perlu diketahui salah satu faktor accident tersebut dikarenakan faktor mental dimana didalam pekerjaan terkadang "TERPIKIR" beban ekonomi dalam keluarga dimana belum bayar anak sekolah, beli baju sekolah, belum beli susu, belum bayar utang dll yang merupakan polemik yang tidak berkesudahan sehingga pekerjaan tidak dilakukan dengan FOKUS...saya yakin kalau sistim kerja seperti ini tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik maka akan bertambah FATALITY bagi Pekarya (buruh) hususnya di Pertamina. Marilah kita sama renungkan, pikirkan dan tindaklanjuti suara hati nurani kita. TERIMA KASIH By DENNY NATALIAN HS

    BalasHapus

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *