Home » , » Erwansyah : Dana Reses DPRD Hamburkan Anggaran

Erwansyah : Dana Reses DPRD Hamburkan Anggaran

Written By Posmetro Prabu on 15/12/13 | 15.12.13

PRABUMULIH, PP - Jika di daerah lain untuk menyerap aspirasi dilakukan reses oleh para Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di kota Prabumulih reses atau sering disebut kunjungan dewan ke daerah pemilihan tidak pernah dilakukan. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Prabumulih H Erwansyah SH MM mengatakan, dana reses anggota dewan Prabumulih sebaiknya dihapuskan saja. Pasalnya, dana tersebut dianggap hanya buang-buang anggaran saja.

"Karena tidak pernah digunakan, jadi reses akan dihapuskan dengan alasan hanya membuang-buang anggaran. Selain itu, meski tanpa reses para dewan telah mampu menyerap aspirasi langsung setiap harinya dari masyarakat," tegas Erwansyah, akhir pekan kemarin.


Lebih lanjut ia jelaskan, reses sendiri di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, tidak pernah dilakukan bahkan dana yang selalu dianggarkan harus masuk Silpa. Padahal tujuan dari reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing. Sementara setiap hari banyak warga yang datang menyampaikan aspirasi, selain juga para dewan selalu rutin mendatangi konstituen yang memilihnya.


"Karena dana yang selalu dianggarkan harus masuk Silpa, untuk itu tidak perlu lagi kita reses. Reses itu untuk menampung aspirasi masyarakat yang memilih kita, tapi kenyataannya kita selalu ketemu mereka. Kita ini di daerah konstituen, sehari-hari konstituen datang ke kita dan jika perlu bisa langsung bicara, saya pribadi tau apa keinginan masyarakat," terangnya.


Erwansyah menambahkan, dana reses sendiri yang dianggarkan setiap tahunnya sangat besar mencapai ratusan juta. Untuk itu pihaknya berharap kedepan tidak lagi dianggarkan untuk reses, disebabkan hanya akan membuang uang saja apalagi lingkup kota Prabumulih sangat kecil.


"Prabumulih ini kecil, hanya enam Kecamatan, jadi konstituen ketemu terus," ujarnya seraya beralasan selama beberapa tahun terakhir reses tidak pernah dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, akibatnya dana yang telah dianggarkan selalu masuk ke Silpa.


"Untuk apa kita menghabis-habiskan dana dari negara dengan jumlah besar untuk menyerap aspirasi, kita ini di daerah dan ketemu terus dengan konstituen, kalau DPR RI dan DPRD Provinsi wajar karena jauh dan perlu reses, kita ini dekat dengan warga jadi hapus saja," tukasnya.


Ketika ditanya apakah reses yang tidak pernah dilakukan menyalahi aturan, politisi partai Demokrat ini mengatakan dana reses memang dianggarankan tetapi tidak wajib untuk digunakan. "Asal kita menganggap kita sudah bisa menyerap aspirasi meski sudah ada dana tapi tidak wajib digunakan. Memang dewan bertanggungjawab menyalurkan aspirasi konstituen, namun timbul pertanyaan apakah seluruh masyarakat itu konstituen, tidak. Konstituen hanya orang yang milih kita, jadi kita harus perjuangkan mereka yang memilih kita," tandasnya.


"Kita berharap tidak lagi dianggarkan, lebih baik uang reses digunakan untuk keperluan lain warga yang penting dari pada sewa tenda dan lainnya untuk reses," pungkasnya.


Seperti diketahui, hingga hampir penghujung masa kerja, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih tidak pernah melakukan reses. Akibatnya, dana yang dianggarkan untuk kegiatan tersebut harus dikembalikan dan masuk ke Silpa pemkot Prabumulih setiap tahunnya. (dn)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu