Home » , » Ego Hardana, Bocah 8 Tahun Idap Penyakit Aneh Butuh Bantuan

Ego Hardana, Bocah 8 Tahun Idap Penyakit Aneh Butuh Bantuan

Written By Posmetro Prabu on 09/12/13 | 9.12.13

MUARAENIM, PP - Nasib pilu dialami Ego Hardana (8), warga Dusun I Desa Jambu Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim menderita penyakit aneh ini tak hanya menimbulkan aroma 'bau busuk' akan tetapi telah menggerogoti tubuhnya selama tujuh tahun. Akibat keanehan ini, Ego terpaksa berhenti sekolah saat kelas II Sekolah Dasar (SD). Kini ia pun hanya bisa pasrah dengan kelainan yang dideritanya.

Putra ketiga pasangan bapak Jhon Kanedi (40) dan ibu Rosalina (37) ini, selain kulit tangan menghitam, jari serta telapak kaki membengkak, ternyata jika kulitnya terluka, Ego tak pernah merasakan kesakitan. "Dia (Ego -red) hanya merasakan panas menerus, dan tidak pernah mengeluarkan keringat walaupun dalam keadaan cuaca panas," ujar Rosalina ketika dibincangi media, Senin (9/12).

Rosalina menceritakan, penyakit aneh ini menimpa keluarganya tidak pada Ega saja, namun juga pernah dialami oleh Resti Liana, putri pertama mereka yang telah meninggal dunia dua tahun lalu. "Saya tidak tahu apa nama penyakit yang menyerang anak-anak kami ini, dan waktu itu umur Resti 9 tahun," kata ibu Rumah Tangga ini dengan mimik sedih.

Menurut ia, setelah mengidap penyakit aneh ini, anaknya terpaksa berhenti sekolah saat masih duduk di bangku kelas II SD sejak dua bulan lalu. Awalnya, kulit kaki menghitam. Seterusnya jari kaki dan tangan mengecil.

“Sudah tujuh tahun anakku menderita penyakit itu. Sudah kami bawa berobat, saya tak mampu berbuat apa, suamiku hanya buruh tani karet, dahulu juga pernah kami bawa ke Rumah Sakit Umum Prabumulih tapi tak kunjung sembuh-sembuh, dan saat ini kami hanya jalani pengobatan tradisional,” tutur wanita ini pasrah.

Warga yang mengetahui hal ini, menyarankan untuk segera dirujuk kembali ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan. Agar dapat dipastikan apa penyakit tersebut sebenarnya. "Kita dulu sudah pernah kasih tahu ke pihak dinas kesehatan tapi hingga kini belum ada tanggapan," terang warga yang namanya tak mau disebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, dr Yan Ryadi, Mars hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan resmi. Ketika hendak dikonfirmasi via ponsel, handphone bersangkutan tidak bisa dihubungi alias diluar jangkauan. (dino)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu