Home » , » APBD Prabumulih 2014 Mendekati Rp 1 Trilyun

APBD Prabumulih 2014 Mendekati Rp 1 Trilyun

Written By Posmetro Prabu on 04/12/13 | 4.12.13

Drs Ujang Sukarman SE Ak
PRABUMULIH, PP--Menjelang akhir tahun Anggaran 2013, tampaknya fihak Eksekutif terus bekerja merampungkan kegiatan administrasi pemerintahan. Salah satu tugas utama fihak Eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kota Prabumulih, adalah menyiapkan pengajuan Rencana Anggaran Pendapatan Daerah atau RAPBD tahun 2014, untuk dapat dibahas, disetujui dan disahkan oleh lembaga Legislatif dalam hal ini DPRD Kota Prabumulih, menjadi APBD Prabumulih Tahun Anggaran 2014.

Kepala DPPKAD Kota Prabumulih Drs Ujang Sukarman saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Rabu (4/12) menjelaskan dalam RAPBD tahun 2014 mendatang, tampaknya jumlah besaran nilai APBD meningkat. "Hampir mencapai Rp 1 Trilyun," bukanya.

Sedangkan dari PAD Prabumulih sendiri ada peningkatan cukup berarti. "Target tahun 2013 ini saja PAD yang sudah terkumpul hampir mencapai 98% dari target," terang Ujang Sukarman. Pemasukan dari Pajak Restoran cukup signifikan dalam menyumbang PAD Prabumulih. "Pemasukan dari Pajak Restoran saja kita targetkan sebesar Rp 3 Milyar," tambahnya. Untuk itu ia berpesan agar wajib pajak restoran bersiap-siap menyesuaikan pendapatannya dengan pajak restoran yang akan dikenakan oleh DPPKAD, demi untuk peningkatan PAD.

Ketika ditanya masalah pajak yang dikenakan oleh Minimarket Indomaret, ia menjelaskan itu masuk pajak dari pusat. "Kita hanya mempunyai kewenangan pajak seperti rumah makan atau restoran, retribusi parkir, pajak sarang walet. Kalau seperti Indomaret, mereka sudah diatur di Pusat biasanya jadi Ppn (pajak pertambahan nilai)," terang Ujang Sukarman.

Yang dikelola oleh daerah antara lain pajak hotel, restoran. "Pajak daerah itu ada dua, yaitu pajak provinsi seperti pajak kendaraan bermotor, pajak kota atau kabupaten ya seperti pajak hotel, restoran, retribusi parkir," jelasnya lagi. 

Terkait masalah inventaris aset Pemerintah Kota Prabumulih ia menyatakan sudah menyusun aset yang ada di Lingkungan baik tanah maupun bangunan dan aset lainnya. "Kita berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan Setda Prabumulih, mengenai penyusunan inventaris asset daerah Pemkot Prabumulih," kata Ujang.

Masalah aset tanah, ia menyatakan adanya kendala terkait alas hak. "Alas hak atas tanah, yang masih menjadi kendala, untuk segera diselesaikan. Karena dalam pengurusan di Badan Pertanahan Nasional, fihak BPN minta kelengkapan dokumen alas hak atas tanah," paparnya. (bmg)

 



 


Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu