Home » , » FHI : Kita Tak Ingin Alasan Naskah Ujian Tes CPNS Hilang

FHI : Kita Tak Ingin Alasan Naskah Ujian Tes CPNS Hilang

Written By Posmetro Prabu on 02/11/13 | 2.11.13

JAKARTA, PP - Badan Pelaksana Pusat Forum Honorer Indonesia ( BPP FHI ) melalui Ketua Dewan Pembina FHI PUSAT Hasbi.S.Pd.MM Meminta Pemerintah agar, Konsisten, transparan akuntabel, fair, adil, dan bebas KKN dalam pelaksanaan Seleksi CPNS umum & K II karena ini merupakan tanggung jawab seluruh kementerian/ lembaga serta pemerintah daerah, juga seluruh elemen masyarakat. 
Oleh karena itu kehadiran outlet-outlet pengaduan di masing-masing institusi merupakan salah satu bentuk dukungan yang perlu untuk diwujudkan agar dapat mencapait tujuan tsbt. Khususnya yang masih menggunakan sistem lembar jawab komputer (LJK) rawan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), dan berbagai penyimpangan lain. Untuk mencegah hal itu, seluruh proses pelaksanaannya harus transparan. 
Transparansi itu harus dimulai dari hulu sampai hilir, mulai dari penyusunan formasi, pengumuman lowongan, sampai pengumuman kelulusan. Ada beberapa celah yang sering menimbulkan kecurangan. Misalnya kebocoran soal pada saat penggandaan , penukaran LJK oleh orang yang tidak bertanggung jawab saat penyimpanan, atau penyalahgunaan informasi pengumuman oleh oknum untuk pemerasan. 
FHI berharap tidak ada lagi naskah hilang pada saat distribusi soal ujian, kesengajaan perubahan nilai LJK ke daftar nilai, atau kolusi antara pengawas ujian dengan peserta ujian,dll. Selain itu, FHI menghimbau seluruh tenaga honorer yg akan mengikuti TES K II pada Hari Minggu Tgl 3 Nopember agar dapat mempersiapkan diri secara baik dan fokus dalam menghadapi TES. 
FHI berharap agar peserta tes dapat mempelajari materi yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Dasar ( TKD ) dan Tes Kompetensi Bidang dimana didalamnya menyangkut beberapa materi tes seperti, wawasan kebangsaan yg terdiri dari, NKRI, UUD, PANCASILA, BHINEKA TUNGGAL IKA, dll. Selain itu yg tdk kalah pentingnya adalah masalah karakteristik pribadi meliputi, integritas, pengendalian diri, dll. Kesemua penilaian tersebut harus melampaui ambang batas kelulusan untuk sistem CAT kurang lebih 250 sedangkan sistem LJK Kurang lebih 242. FHI mengucapkan Selamat mengikuti tes, semoga Sukses.
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu