Home » , » Warga Lubuk Raman Tuntut Ganti Rugi Tercemarnya Kebun dan Kolam

Warga Lubuk Raman Tuntut Ganti Rugi Tercemarnya Kebun dan Kolam

Written By Posmetro Prabu on 03/10/13 | 3.10.13

MUARA ENIM, PP - Pemilik kebun dan kolam yang tercemar akibat kebocoran pipa milik PT Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim meminta pertanggung jawaban berupa ganti rugi karena tercemarnya kebun dan kolam miliknya.

"Ada tiga titik pencemaran akibat kebocoran pipa, sehingga membuat minyak mentah mengenangi kebun dan kolam milik kita," terang Arman Susito (38), pemilik kebun dan kolam yang tercemar sambil menyebutkan pencemaran itu sendiri terjadi sekitar satu minggu yang lalu.

Meski sudah bertemu dengan pihak PT Pertamina EP Asset 2 Field Prabumulih, pihaknya belum mendapat penjelasan dan kapan pembayaran ganti rugi akan dilaksanakan. "Hanya saja kebun dan kolam kita, yang terkena limbah sudah mulai dibersihkan oleh kontraktor PT Pertamina EP Asset 2 (PT Mesitex--red). Akan tetapi pembersihannya masih terbilang lambat," terangnya.

Jika tidak secepatnya dibersihkan, kata Arman, dan saat ini tengah musim hujan pencemaran limbah tersebut bisa bertambah parah dan mengenai tanaman karet yang lainnya. Pihaknya berharap PT Pertamina EP Asset 2, selain dilakukan pembersian secepatnya, juga bisa memberikan ganti rugi atau kompesasi akibat pencemaran minyak mentah secepatnya. Dikarenakan pencemaran limbah minyak tersebut, membuat kebun terutama tanaman karet menjadi rusak.

"Tidak hanya itu, ikan peliharaan kita di kolam tersebut banyak yang mati. Sehingga kita mengalamai kerugian," ujarnya, Kamis (3/10).

Sementara itu, Manager Legal And Relation PT Pertamina EP Asset 2, Agustinus yang dikonfirmasi melalui Asisten Manager Public And Relation, M Echman didampingi Staff Ekternal, Ely Chandra Peranginangin tidak menampik adanya pencemaran tersebut.

"Kita sudah terima informasinya, memang ada pencemaran minyak mentah di Desa Lubuk Raman. Karena kebocoran pipa, akibat hottap," ungkap Echman.

Pihaknya sendiri, kini tengah menyelidiki penyebab kebocoran pipa tersebut. Apakah murni karena kebocoram akibat pipa tua, atau dikarenakan pihak ketiga (pencurian). "Kejadian tersebut sendiri telah kita laporkan kepada Polsek Rambang Dangku, karena ada dugaan kebocoran pipa itu akibat pencurian minyak," terangnya.

Soal ganti rugi, pihaknya belum bisa berkomentar banyak hingga penyelidikan terhadap penyebab pencemaran tersebut terungkap. "Kalau soal ganti rugi, kita masih menunggu hasil penyelidikan polisi," jelasnya. Fihak Kontraktor pun telah membersihkan limbah ini, sebagai bentuk tanggungjawabnya.  (pp/02/nd)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu