Home » , , » DPPKAD, Camat dan Lurah Tak Tahu adanya SK terkait Lokasi Penetapan Pemboran Talang Jimar

DPPKAD, Camat dan Lurah Tak Tahu adanya SK terkait Lokasi Penetapan Pemboran Talang Jimar

Written By Posmetro Prabu on 01/10/13 | 1.10.13

PRABUMULIH, PP -- Kota Prabumulih salah satu Kota yang banyak memiliki hasil sumber daya alam,baik di Sektor Minyak maupun di Sektor Gas alam, namun hasil sumber daya alam tersebut harus terus di awasi Pemerintah Kota Prabumulih,akan tetapi kenyataannya dilapangan sangatlah berbeda.

Wartawan portal  mencoba menelusuri tentang Izin pemboran TLJ 25 talang Jimar, karena di duga Pemboran Talang Jimar belum TLJ 25 di Kota Prabumulih yang mangalami Blowout belum mendapatkan izin dari Walikota Prabumulih Drs H Rachman Djalili MM.
Wartawan ini portal pun  mengkonfirmasi langsung Lurah Sukaraja  Sukarno, tentang Keputusan Walikota Prabumulih Nomor : 89/KPTS/DPELH/2012, Lurah Sukaraja Sukarno mengatakan, bahwa Ia belum mengetahui adanya Keputusan Walikota Prabumulih tersebut.

Kemudian saat  wartawan ini menanyakan Surat dari PT.Pertamina EP Prihal Sosialisasi TLJ 25 Talang Jimar, kembali Sukarno mengatakan Ia belum mengetahuinya, Hal yang sama juga dijawab Camat Prabumulih Selatan, yang juga tidak mengetahui adanya Keputusan Walikota Prabumulih dan surat PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih tentang Sosialisasi TLJ 25 Talang  Jimar.

Di dalam Keputusan Walikota Prabumulih Drs H Racman Djalili MM bahwa  hanya memberikan persetujuan tentang penetapan lokasi pemboran sumur TLJ  157 Talang Jimar dan tidak tercantum tentang persetujuan untuk pemboran TLJ 25 Talang Jimar serta didalam Keputusan Walikota Prabumulih tercantum tembusan kepada Lurah Sukaraja, Camat Prabumulih Selatan serta Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup Kota Prabumulih. akan tetapi mengapa Mereka semua berkelit tidak mengetahui Keputusan Walikota Prabumulih tersebut.

DPPKAD Kota Prabumulih saat dikonfirmasi wartawan ini, memberikan penjelasan yang di wakili oleh  .Zahedi, selaku Seketaris DPPKAD Kota Prabumulih mengatakan bahwa belum mengetahui Keputusan Walikota Prabumulih tentang Pemboran Sumur Migas di talang jimar, Wartawan ini kembali menanyakan bagaimana cara DPPKAD Kota Prabumulih meningkatkan pendapatan bagi hasil Migas. "Semua hal itu sudah diatur pemerintah pusat," ujar Zahedi.

Jika Dana bagi hasil Migas tersebut telah di atur oleh Pemerintah Pusat, lantas untuk apa Pemerintah Kota Prabumulih mengalokasikan Anggaran Perjalanan Dinas DPPKAD mencapai  Rp 500 juta rupiah yang di duga di gunakan untuk biaya perjalanan dinas luar kota dalam rangka meningkatkan pendapatan ,Bagaimana DPPKAD mau mengetahui berapa barel per hari atau per mingggu Minyak dan Gas Bumi yang di hasilkan dari kekayaan alam di Kota Prabumulih,sementara DPPKAD  Kota Prabumulih tak mengetahui adanya Pemboran Sumur Migas di Talang jimar, bagaimana jika TLJ 25 talang jimar tidak mengalami Blowout, mau di bawa kemana hasil TLJ  25 jika tidak mengalami Blow out ? (rommy sastra)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu