Home » » 68 Tahun Merdeka, Belasan Desa di OI Belum Dialiri Listrik

68 Tahun Merdeka, Belasan Desa di OI Belum Dialiri Listrik

Written By Posmetro Prabu on 23/10/13 | 23.10.13

INDRALAYA, PP - Puluhan Desa di Kabupaten Ogan Ilir Propinsi Sumatera Selatan ditemukan belum dialiri arus listrik. Bahkan hingga menjelang 68 tahun Indonesia merdeka, mereka belum pernah merasakan penerangan dari yang namanya Listrik PLN.

Beberapa desa tersebut anatara lain, Desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya,  Desa Kedukan Bujang, dan Desa Aurstanding Kecamatan Pemulutan. Kemudian Desa Maju Jaya, Harimau Tandang. Juga Sungai Keli dan Desa Sungai Ondok Kecamatan Pemulutan Selatan. Selanjutnya Desa Pinang Mas, Desa Sungai Pinang Nibung dan Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang. Lalu Desa Ibul Dalam Kecamatan Rambang Kuang.

Menurut warga, untuk sekedar penerangan rumah pada malam hari, warga hanya mengandalkan lampu teplok. Sementara warga yang memiliki kemampuan ekonomi, memilih genset untuk membantu agar listrik bisa dialiri. Bila sudah malam, penerangan lampu teplok menjadi andalan untuk membimbing anak-anak belajar. Ironis Memang.

Pemkab Ogan ilir yang dikonfirmasi seputar perihal tersebut melalui Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup mengaku sudah melakukan pendataan pada desa yang belum dialiri Listrik. Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup M Thahir R melalui Kabid SDE dan Listrik, Nashrul mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan terhadap desa-desa yang tersebar di Kabupaten Ogan Ilir.

Disinggung kapan Desa-desa di Ogan Ilir akan segera dialiri listrik, Nashrul mengatakan, pihaknya belum tahu kapan target seluruh desa di OI bisa teraliri listrik. Namun setiap kali kesempatan bupati menarget sebelum mengakhiri masa jabatannya, semua desa sudah teraliri listrik,’’ jelasnya.

Dikatakan, tahun ini ada 4 desa selesai teraliri listrik, yakni Tanjung Pasir, Lebung Jangkar, Rawa Jaya dan Mekar Jaya. Begitu juga program listrik masuk desa (Lisdes) yang dianggarkan Pusat
juga ada beberapa desa sudah ditingkatkan jaringan. Menurut Nashrul ada beberapa kendala yang menjadi penyebab terhambatnya pemasangan jaringan listrik setiap desa, yakni tanam tumbuh. “Kalau program Lisdes, warga minta tanam tumbuh diganti rugi. Maka program Lisdes dibatalkan. Inilah yang menjadi kendala pembangunan jaringan listrik kita. Padahal listrik diperuntukkan kepentingan masyarakat. (pp/red)
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu