Home » , » Warga Laporkan Limbah PTPN 7 SUNI//BLH Provinsi Cek Lokasi//

Warga Laporkan Limbah PTPN 7 SUNI//BLH Provinsi Cek Lokasi//

Written By Posmetro Prabu on 29/09/13 | 29.9.13

MUARA ENIM, PP -- Warga Desa Jemenang dan Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muaraenim melaporkan dugaan adanya pencemaran limbah dari Pabrik Crude Palm Oil(CPO) ke Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Selatan. Alhasil, BLH Provinsi Sumsel dan BLH Kabupaten Muaraenim, akhirnya turun ke lokasi pabrik untuk mengecek kebenaran laporan tersebut pada Jum'at (27/9) .

Suhardi (30), warga Desa Jemenang yang berada tak jauh dari pabrik kepada wartawan mengatakan, jika persoalan ganti rugi lahan yang dituntunya sudah dilakukan sejak tahun 1994 lalu, namun hingga kini tidak ada penyelesaian yang dilakukan perusahaan sebagai dampak dari tergenangnya kolam pribadi miliknya. Dan barulah pada tahun 2000, kata dia, pihak perusahaan membangun kolam tambahan dan air limbah dialirkan tidak masuk ke kolam miliknya Lafi.


"Dulu kena kolam milik saya 20x 30 m yang berada dibawahnya. Blm ada ganti rugi perusahaan. Dulu saya tabur ikan jenis ikan sungai dan nila. Siring limbah dialirkan ke Sungai Punti dan masuk ke Sungai Niru. PTPN 7 SUNI punya ipal baru dan bulan ini sudah dioperasikan," ungkapnya.


Yahya,  yang merupakan anak kandung Suhardi berharap pihak perusahaan serius menyelesaikan masalah ini. Dia pun berharap pihak PTPN 7 SUNI dapat memberikan kompensasi atas dampak limbah yang masuk ke kolam milik keluarga mereka. "Selain itu kita minta juga CSR listrik perusahaan dengan memberikan kesempatan bagi warga yang belum berlistrik untuk disambungkan ke listrik perusahaan itu. Kabelnya sudah ada, tetapi tak bisa asal sambung listrik saja, pihak perusahaan belum memberikan izin. Kami juga minta partisipasi air bersih, listrik, dan jembatan penghubung ke rumah yang berdekatan dengan siring limbah," jelas dia.


Sementara itu, Herman dan Nur Hikmah, warga Desa Tanjung Menang sudah melayangkan persoalan limbah PTPN 7 SUNI tersebut ke BLH Kabupaten Muaraenim dan tembusannya  disampaikan ke Kades Tanjung Menang,Camat Rambang Dangku, Bupati Muaraenim, dan BLH Provinsi Sumsel. "Kita berharap PTPN 7 SUNI menyalurkan CSRnya berupa listrik di Jemenang dan Tanjung Menang sebanyak 200 kk dan penyaluran beasiswa anak sekolah tak mampu serta sumur air bersih sebanyak 10 buah," tukas Nurul Hikmah.


Dari pantauan dilapangan, Tim BLH Provinsi dan BLH Kabupaten bersama pihak perusahaan dan pelapor melakukan pengecekan lokasi limbah yabg diduga terjadi kebocoran tersebut. Menanggapi keluhan CSR perusahaan, Sinder SDM dan Umum PTPN 7 SUNI, A Sardianto, SH mengatakan, jika pemeriksaan limbah rutin dilakukan oleh BLH Kabupaten Muaraenim dan secara periodik dilaporkan ke BLH Provinsi Sumsel. "Memang ada laporan warga ke BLH Provinsi dan juga hari ini(kemarin, red), memang ada tim BLH Muaraenim dan BLH Provinsi ngecek kebenaran laporan yang mereka sampaikan itu," pungkas dia.
 

Sedangkan untuk program PKBL yang diminta warga, saat ini PTPN 7 SUNI sudah menjalankan program PKBLnya. Selain dari perusahaan, kata dia, PKBL juga ada dari kantor pusat. "Untuk listrik sebaiknya warga mengajukan ke PLN dahulu. Sebab listrik yang ada di perusahaan hanya untuk kebutuhan sendiri.Barulah jikalau ada kendala PLN dapat berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk perusahaan kita. Untuk air bersih rencana memang akan dibuat 100 sumur bor tetapi kendalanya kedalaman 30 meter sudah keluar minyak dan gas. Percuma dibangun tidak memungkinkan jika sumur bor, maka akan diusahakan jenis sumur gali, akan  diusahakan,"jelasnya.

Manager PTPN 7 SUNI, G Putu Sudiarba menanggapi laporan warga mengatakan jika mutu air sudah diperiksa setiap bulan. "Kita sudah dapat profer biru, artinya kita sudah bagus. Saya bingung juga kalau dikatakan sungai tercemar oleh perusahaan kami,"kata dia.
Sementara itu, Kasubid Penegakan Hukum BLH Provinsi Sumsel, Julius Antoni, mengatakan jika pihaknya memang menerima laporan warga dan pengecekan ke lokasi merupakan tindaklanjut laporan itu. "Kita mengecek kebenaran keterangan laporan itu. Bagaimana hasilnya dalam 3 minggu hasilnya akan diinformasikan. Kalau sudah dapat nilai profer biru, artinya sudah jauh dari ambang batas," jelas dia
. (pp/pd)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu