Home » , » Satu Orang Tewas Tertimpa Pipa di Area Pertamina

Satu Orang Tewas Tertimpa Pipa di Area Pertamina

Written By Posmetro Prabu on 27/09/13 | 27.9.13

PRABUMULIH, PP - Kejadian kecelakaan kerja yang menyebabkan korbannya meninggal dunia terjadi di Area Pertamina EP Asset 2 Prabumulih, tepatnya di gudang penyimpanan pipa milik Pertamina Prabumulih.

Dedi (30), warga Bekasi, Provinsi Jawa Barat, ketika akan melepaskan ikatan tali pengikat pipa minyak di mobil traillernya, tiba-tiba pipa tersebut jatuh menimpa dirinya. Akibat kejadian itu, korban tewas ditempat lantaran tertimpa pipa minyak sebanyak 6 batang dengan berat 4.650 kilogram


Korban yang bekerja di perusahaan rekanan Pertamina yakni PT. Samudera Perdana, yang berada di Jakarta, tewas dengan kondisi yang mengenaskan, Rabu (18/9/2013) sekitar pukul 15.00 wib, ditempat gudang penyimpanan pipa milik Pertamina EP Asset 2.


Korban tidak bisa diselamatkan lagi, dan oleh rekan-rekannya serta pegawai Pertamina, jenazahnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Pertamina untuk dibersihkan.


Kemudian, pihak vendor perusahaan melalui para pejabat Pertamina EP Asset 2 langsung mengkremasinya dan dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat terbang.


Bedasarkan informasi yang terhimpun, Dedi dan kernetnya Marihot yang mengendarai mobil trailer, baru saja tiba di Kota Prabumulih membawa pipa minyak milik Pertamina EP Asset 2 dari Jakarta. Pipa minyak milik Pertamina itu dikirim melalui perusahaan rekanan, yakni PT. Samudera Perdana.


Dedi lalu bersama kernetnya Marihot membongkar pipa minyak di lokasi YAR. Kemudian Dedi mengambil posisi kanan mobil, sedangkan Marihot disebelah kiri. Nah ketika keduanya melepaskan ikatan tali pengingkat pipa di mobil dengan ditarik menggunakan kotrek, tiba-tiba saja pipa tersebut menggelinding ke arah kanan mobil.


Dedi yang saat itu berada disebelah kanan terkejut dan tidak bisa menghindar. Seketika saja tubuh Dedi tertimpa pipa sebanyak 2 bundel berisikan 6 batang pipa. melihat sang sopir tertimpa pipa, Marihot kemudian menjerit minta tolong. Dan jeritannya langsung didengar rekan-rekan sopir lainnya, dan satpam lalu segera memberikan pertolongan. Naasnya, nyawa Dedi ternyata tidak bisa diselamatkan lantaran sudah tewas ditempat.


"Waktu itu ada 9 mobil trailler pengangkut pipa minyak yang akan bongkar muat. Tiba-tiba kami dikejutkan suara minta tolong dan waktu dilihat ada orang yang tertimpa pipa. Rupanya teman kami sendiri. Dia tertimpa pipa sebanyak 6 batang dan 1 batang seberat 775 kg. Aku juga dak tahu persis kejadiannya," ungkap Andi, sopir trailler yang masih rekan kerja korban saat ditemui di RS Pertamina, Rabu (18/9/2013) sore.


Sementara itu, Manager Legal & Relation Pertamina EP Asset 2, Agustinus didampingi Asmen Humas, Median Echman mengatakan, yang tewas tersebut bukan pekerja Pertamina, melainkan rekanan atau vendor di perusahaan PT Samudera Perdana.


"Ya informasi kami terima dari bawahan saya, katanya tewas tertimpa pipa. Korban merupakan sopir di PT. Samudera Perdana beralamat di Bekasai," katanya.


Agus juga menambahkan, disini pihaknya hanya membantu dalam proses penanganan jenazahnya sebagai rasa kemanusian. Sebab, perusahaan tempat korban bekerja berada di Jakarta, jadi peran kita hanya membantu saja.


Selain itu, kata Agus, kecelakaan ini bukanlah kesalahan dalam bekerja. Dan selain itu bukan juga wewenang dari Pertamina.


"Ini sebagai rasa kemanusian saja kita bantu, karena perusahaan tempat korban bekerja berada di Jakarta. Ini murni kecelakaan bukan kesalahan dalam kerja. Tapi memang wilayahnya masuk di area Pertamina. Jenazahnya sudah dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat," pungkasnya. (dino)
Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu