Home » , » Petrus Tembak Masinis KA Penumpang Serelo S6

Petrus Tembak Masinis KA Penumpang Serelo S6

Written By Posmetro Prabu on 08/09/13 | 8.9.13

PRABUMULIH, PP – Seorang Masinis Kereta Api (KA) penumpang Serelo S6, diketahui bernama Wilaya (35), Minggu (8/9) sore tadi sekitar pukul 16.00 wib, ditembak oleh seorang penembak misterius (Petrus-red).

Akibatnya, warga Kecamatan Kertapati, Kota Palembang ini menderita luka tembak pada bagian dada sebelah kanan. Belum diketahui motif penembakan yang sempat membuat seluruh isi penumpang kereta api tersebut, panik.

Peristiwa penembakan yang menimpa korban ini terjadi di antara perlintasan KA jalur Stasiun Niru – Simpang Penimur KM 341 + 3/4. Korban ditembak oleh pelaku yang tidak dikenal, saat membawa kereta api tujuan dari Lubuk Linggau-Lahat menuju Kertapati, Palembang. Beruntung kejadian tersebut tidak membuat laju kereta api terhambat, karena langsung diambil alih oleh Assisten Masinis yakni, Catur (24) yang saat kejadian berada tepat disebelah kiri korban.

Selanjutnya, setelah sampai di Stasiun Prabumulih oleh rekan-rekan korban, dan petugas keamanan Stasiun, korban langsung di evakuasi ke Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih. Hingga berita ini ditulis, kondisi korban masih sekarat dan masih mendapat perawatan intensif dari petugas medis RS swasta tersebut.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, masinis KA Penumpang Serelo S6 tujuan Lubuk Linggau – Kertapati, Palembang ini berangkat bersama assisten masinisnya dari Stasiun Lahat menggantikan masinis sebelumnya. Namun, saat berada di perlintasan jalur rel KA Stasiun Niru – Penimur, Prabumulih atau tepatnya di jalur KM 341 + 3/4 korban tiba-tiba ditembak oleh seorang penembak misterius (petrus-red) dari arah luar sebelah kanan badan KA.

“Aku jugo dak tahu pak, baru tahu setelah korban meraso kesakitan di dada sebelah kanannyo. Memang sebelumnyo ado terdenger suaro meletup dari arah sebelah kanan kereta, suaronyo kecil nian jadi dak tahu kalu itu suaro tembakan,” aku assisten masinis KA Penumpang Serelo S6 Catur, dengan suara terbata-bata, karena masih cemas dengan kejadian yang menimpa rekannya tersebut.

Dikatakan Catur, usai mengetahui kepala masinisnya (korban-red) terkena tembakan oleh seseorang yang tidak dikenal, kemudi kereta api langsung diambil alihnya. Kemudian ia juga langsung menghubungi dan memberitahukan peristiwa tersebut ke petugas Stasiun Penimur, dan Palembang.

Terpisah Kepala Humas Divisi Regional III Perumka Sumatera Selatan Bambang, melalui Junior Manager Inspektor Operasi Sarana Hamdani, ketika dikonfirmasi wartawan di tempat korban dirawat RS AR Bunda Prabumulih, Minggu (8/9) sore, membenarkan peristiwa penembakan yang menimpa salah satu masinisnya.
“Kejadiannya kurang lebih 16.00 wib, saat kereta api lagi berjalan di perlintasan jalur Stasiun Niru – Penimur KM 341 + 3/4, tiba – tiba dari arah luar korban ditembak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” sebut Hamdani, dengan nada geram.

Dia juga mengatakan, kejadian tersebut sudah sering terjadi terhadap petugas kereta apinya dan diduga buntut dari kegiatan penertiban yang dilakukan pihak Perumka selama ini.

“Kejadian ini bukan yang pertama kali, tapi sudah sering. Namun yang berupa penembakan yang dilakukan oleh orang yang saya sebut tidak bertanggung jawab, baru kali ini. Kejadian ini juga sudah kami laporkan ke Polsek Niru-Muaraenim, tidak lama setelah kejadian,” terang pria yang kerap disebut Bapaknya Masinis tersebut.

Masih dikatakan Hamdani, pihaknya juga masih menunggu hasil tim medis RS AR Bunda. “Kita masih menunggu dokternya, makanya minta tolong jangan diganggu dulu dia (korban-red).

Namun dari hasil rontgent sementara dokter jaga, peluru dalam tubuh korban sudah menjalar ke bagian perut,” jelas dia.  (dino)

Share this article :

Posting Komentar

Situs Berita Online POSMETROPRABU.COM. Pertama dan Terbesar di Kota Prabumulih. Terbit sejak Juni 2011

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu