News Update :



Direktur PT. Cindo Abadi Perkasa Denny Victoria Dianugrahi IBEA

JAKARTA, PP – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Prabumulih, Deni Victoria SH (DV) dianugerahi Indonesian Best Entrepreneur Award 2014 oleh Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa (YCAB). Penghargaan itu sendiri diserahkan langsung General Chairman Citra Prestasi Anak Bangsa (CPAB) Jakarta, Prof Dr Djuamarno SE MM

Sejumlah Pihak Menyayangkan Ketidaktegasan Diknas Kota Prabumulih

14 Sep 2014



Ironis! seharusnya pada jam belajar, para siswa fokus menuntut ilmu. Namun tidak bagi ketiga oknum pelajar ini, tak hanya bolos sekolah, ketiganya malah asik menenggak minuman keras disebuah semak semak dekat gerbang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Prabumulih. Akibatnya, karena pengaruh minuman tersebut, para oknum pelajar ini nekat membuat onar disekolah tersebut.

Hal ini juga mengundang tanda tanya besar untuk petinggi di Dinas Pendidikan Kota Prabumulih. Apakah serius dalam menempah para generasi bangsa ini menjadi pemimpin pemimpin yang handal dalam mengisi pembangunan dimasa mendatang?

Ataukah ada kasta kasta tertentu bagi siswa pintar, siswa bodoh, siswa kaya dan siswa miskin, sehingga membuat petinggi dinas pendidikan tersebut terkesan tebang pilih dan cuek untuk membenahi para pelajar yang sedang mencari jati diri ini?

Tak berkaca dari kejadian yang sudah sudah, dimana sebelumnya terjadi human traficking yang melibatkan pelajar, sejumlah kasus pemerkosaan menimpa sejumlah pelajar dan yang baru baru ini tiga pelajar dengan kondisi mabuk membuat onar disekolah. Namun, petinggi diknas, tetap diam membisu.

Hal ini membuat sejumlah pihak menyayangkan sikap cuek petinggi diknas tersebut. Salah satunya diungkapkan oleh Kepala SMK PGRI 1 Prabumulih, M Rizal S SPd, Menurutnya seharusnya dinas terkait cepat tanggap dalam mengatasi masalah tersebut.

"Hal ini kan sudah dari dulu. Seharusnya pihak terkait menangkap dan memberikan sangsi kepada siswa yang membolos pada jam belajar itu," ungkapnya.

Rizal berharap dinas terkait membuat tim khusus untuk menangani siswa siswa yang bolos sekolah tersebut. Karena sering kali berkumpul dikantin sekolah ditempatnya mengajar.

"Harus ditindak. Bila perlu diknas itu bekerjasama dengan satpol PP untuk menangkapi siswa yang bolos sekolah. Sehingga ada efek jera bagi siswa tersebut. Kalau kami yang menindak dak lemak, biar pihak luar yang menindak pelajar tersebut," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Siti, warga kelurahan Cambai, menurutnya hal tersebut harus cepat dicarikan solusinya. Sebelum terjadi hal yang tak diinginkan.

"Anak SMK PGRI 1 kan mayoritas perempuan, ditakutkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Hal ini harus cepat direspon, karena cukup meresahkan".(dsd)

Sebelum Buat Onar, Tiga Oknum Pelajar Tenggak Minuman keras



Tiga oknum pelajar yang diduga dalam kondisi mabuk akibat menenggak minuman keras, hebohkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Kota Prabumulih. Belum diketahui pasti asal sekolah ketiga oknum pelajar yang mengenakan pakaian sekolah saat itu. Namun, akibat ulah ketiga oknum pelajar tersebut, aktivitas belajar mengajar di SMK PGRI 1 sempat terganggu selama beberapa menit.

Menurut informasi dari salah satu sumber, sebelum membuat onar di SMK PGRI 1 Prabumulih, ketiga oknum pelajar tersebut sebelumnya menenggak minum minuman keras disemak semak, di samping gerbang luar SMK PGRI 1.

"Tadi pagi aku liat mereka tuh minum disemak semak dipucuk sano," ungkap sumber tersebut.

Tak hanya itu, sumber tersebut menerangkan jika tempat tersebut sering kali digunaan sebagai tempat tongkrongan bagi sejumlah siswa sekolah lain yang membolos sekolah.

"Memang tempat itu, dijadike tempat mereka kumpul kalo minggat sekolah. Dak cuma minggat, kadang mereka ngobat dan judi disano," terangnya.(dsd)


Buat Onar, Tiga Pelajar Dimasai Pelajar SMK PGRI 1 Prabumulih


Tiga oknum pelajar yang diduga dalam kondisi mabuk akibat menenggak minuman keras, hebohkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 1 Kota Prabumulih. Belum diketahui pasti asal sekolah ketiga oknum pelajar yang mengenakan pakaian sekolah saat itu. Namun, akibat ulah ketiga oknum pelajar tersebut, aktivitas belajar mengajar di SMK PGRI 1 sempat terganggu selama beberapa menit.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, awal keributan, ketiga oknum pelajar itu mendatangi SMK PGRI 1 Kota Prabumulih, sabtu (13/9) sekitar pukul 09.00 wib . Dalam kondisi dipengaruhi minuman keras, ketiganya dengan sengaja menendang pintu gerbang sekolah tersebut sambil menantang sejumlah siswa yang ada disekolah itu.

Tak sampai disitu, ketiganya pun lalu menuju halaman dalam sekolah dan menghadang sejumlah siswa perempuan yang hendak melintas. Tak pelak, sejumlah siswa perempuan pun berlarian menjauhi ketiganya.

Perkelahian pun terjadi setelah salah satu dari oknum pelajar tersebut menendang kaki siswa SMK PGRI 1, sejumlah siswa yang malihat kejadian itu pun menjadi emosi dan memasai ketiganya. Bahkan siswa SMP yang kesal pun ikut membulan bulani ketiganya

Beruntung, perkelahian tersebut bisa dilerai oleh salah satu guru yang mengajar di SMK tersebut. Ketiganya pun akhirnya diusir dari sekolah tersebut.

"Kami tadi kan lagi belajar, pas jam 09.00 wib, ketiga pelajar ini datang sambil menantang siswa disini. Mungkin karena kesal, sejumlah pelajar disini memasai ketiganya. Bahkan anak SMP PGRI pun ikut memasai ketiganya," ungkap Herman Selian, salah satu guru SMK PGRI 1 Prabumulih.(dsd)

Sukses Gelar WorkShop Photography, KFVP Prabumulih Kini Gelar Lomba Foto

12 Sep 2014

PRABUMULIH, PP - Setelah sukses menggelar acara pelatihan photography pada september 2013 lalu, Komunitas Foto Video Prabumulih (KFVP) Kini kembali menggelar acara lomba Foto untuk semua kalangan pecinta Photography Kota Prabumulih.

Menurut salah seorang panitia KFVP lomba foto Teno Andaf saat dibincangi posmetroprabu.com di markas KFVP Jalan Pandean Kota Prabumulih Jumat (12/09/14) mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bakal digelar pada tanggal 20 September 2014 di Pendopan Rumah Dinas Walikota Prabumulih.

Dikatakan, bagi warga Kota Prabumulih yang berminat untuk mengikuti lomba, Panitia sudah mulai membuka pendaftaran sejak tanggal 12 - 19 September 2014 . Bagi masyarakat yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri ke Panitia Lomba di Basecamp KFVP Jalan Pandean depan Arnic Distro Kota Prabumulih.

Bagi para pemenang lomba akan diberikan hadiah uang tunai, piagam penghargaan, doorprice dan masih banyak hadiah hiburan lainnya. 

Sementara, untuk ketentuan teknis pemotretan dan lainnya menyangkut acara lomba foto, para peserta nantinya akan diberikan panduan oleh Panitia. Untuk konsep photo, Panitia membagi dua kegiatan yakni Konsep Kultur dan Konsep Sporty. Dalam acara ini, Panitia akan menghadirkan model dari luar kota Prabumulih serta juri yang berkompeten dibidang Photography.

Selanjutnya kata Teno, dalam pagelaran ivent Tahunan lomba foto KFVP, Panitia tidak mewajibkan peserta menggunakan kamera canggih seperti kamera DSLR dengan lensa tele yang super mewah. "Peserta yang tertarik dengan dunia Photography yang berminat silahkan mendaftar karna Panitia tidak memberikan syarat jenis kamera. Kamera apa saja bisa yang penting bisa moto dan hasilnya menarik" ujar Teno.

Disnggung soal tujuan kegiatan lomba foto, Teno mengungkapkan bahwa tujuan utama pelaksanaan lomba foto KFVP ini untuk memasyarakatkan Photography terhadap masyarakat Kota Prabumulih. Lomba foto KFVP ini menurut Teno sangat penting karena fotografi merupakan media yang efektif untuk mempromosikan daerah ke tingkat Nasional.





Sejumlah Warga Pertanyakan Kematian Wena



Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas, di toilet rumah makan siang malam yang berada dikawasan Kelurahan Cambai kecamatan Cambai Kota Prabumulih, akhirnya terkuak. Belakangan ini diketahui mayat perempuan tersebut bernama Wena, warga kebon duren kelurahan Prabumulih kecamatan Prabumulih Barat.

Namun, hingga kini belum diketahui pasti penyebab tewasnya Wena. Namun, dari informasi yang didapat, sebelum tewas, Wena menjalankan aktivitas seperti biasanya, yakni berjualan sapu lidi keliling. Namun, ketika ditunggu oleh pihak keluarga, Wena tak kunjung pulang, hingga akhirnya diketahui bahwa Wena telah meninggal dunia, dari beberapa media masa yang memberitakan penemuan mayat tanpa identitas di toilet rumah makan siang malam.

Kematian Wena pun menjadi tanda tanya besar bagi sejumlah masyarakat yang mengenalnya dan jadi perbincangan dimedia jejaring sosial. Pasalnya, Wena mengalami cacat fisik yang menyebabkan dirinya tak mampu berjalan cepat atau jauh saat berjualan.

"Ibu itu kan sakit kakinyo, jadi kalau bejalan dak biso cepat cak kito yang normal. Yang jadi pertanyaan, ngapo ibu itu biso sampe ke siang malam (rumah makan)? Ini tando tanyo besar," terang Kiki salah satu warga yang mengenal korban.

Dijelaskan Kiki, selama ini korban hanya berjualan dikawasan kebon duren dan paling jauh sampai pasar. "Paling jauh jugo sampai pasar, biasonyo didaerah kebon duren tulah jualannyo," jelasnya.(dsd)

Mayat Mrs X di RM Siang Malam Itu Ternyata Warga Kebun Duren

Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas, di toilet rumah makan siang malam yang berada dikawasan Kelurahan Cambai kecamatan Cambai Kota Prabumulih, akhirnya terkuak. Belakangan ini diketahui mayat perempuan tersebut bernama Wena, warga kebon duren kelurahan Prabumulih kecamatan Prabumulih Barat.

 Penjaga kamar jenazah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih, Jumani saat dikonfirmasi mengatakan jika mayat perempuan tanpa identitas tersebut telah diambil pihak keluarganya.

 "Benar, kemarin siang sekitar pukul 12.00 wib, mayat tersebut sudah diambil pihak keluarganya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Jumani menjelaskan, identitas mayat perempuan tersebut bernama Wena, merupakan warga kebon duren kelurahan Prabumulih kecamatan Prabumulih Barat.

 "Namanya Wena, warga kebon duren. Menurut keterangan pihak keluarganya, mayat tersebut akan langsung dimakamkan (kamis.red)," jelasnya.(dsd)

Wako Kecewa Proyek Taman Kota Tak Sesuai Harapan

11 Sep 2014



Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, siang tadi, kamis (11/9), sekitar pukul 14.30 wib, melakukan peninjauan kesejumlah mega proyek yang ada dikota Prabumulih. Peninjauan itu dilakukan guna melihat sejauh mana proyek proyek tersebut telah berjalan.

Peninjauan tersebut dimulai dari proyek jembatan yang berada didesa cambai kelurahan cambai, kemudian islamic center yang berada dijalan lingkar tepatnya didepan SMA Negeri 7 Prabumulih. Dari tinjuan kedua proyek tersebut, Ridho tampak sumringah.

Namun, senyum tersebut pudar ketika melakukan tinjauan di proyek taman kota yang berada dikelurahan prabujaya kecamatan Prabumulih Timur. Pasalnya, sejumlah bangunan yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Menanggapi hal itu, Ridho pun langsung memanggil kontraktor pelaksana dan pihak konsultan proyek tersebut dan langsung menegur keduanya.

Dari pantauan dilapangan, kekecewaan Ridho tersebut diduga karena belum adanya penghijauan atau penanaman pohon disejumlah titik ditaman kota tersebut. Padahal, didalam rencana anggaran bangunan (RAB) terpampang dengan jelas adanya penghijauan. Yang bikin wako lebih kecewa lagi, sebelumnya pihak konsultan meminta penambahan anggaran untuk penghijauan dan disetujui oleh pemerintah tapi pada saat pelaksanaannya justru belum tampak adanya penanaman pohon.

Kekecewaanya pun bertambah, setelah mendapati area jogging track yang seharusnya dibangun diarea tersebut, diganti dengan keramik biasa.

"Seharusnya disinikan dibuat batu batu kecil untuk terapi kaki, ini kok dikeramik," ungakapnya.

Saat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, Ridho menjelaskan, jika pohon pohon tersebut seharusnya sudah ditanam, seiring pembangunan dilakukan.

"Nantikan kalau bangunannya sudah selesai, saat kita resmikan. Pohon pohon tersebut sudah berkembang, jadi keindahan dari bangunan ini sudah tampak nantinya," jelasnya.(dsd)


Patung Taman Prabu Jaya Mulai Melambaikan Tangan

PRABU JAYA, PP - Patung selamat datang Taman Kota Prabujaya yang diklaim mirip dengan patung selamat datang di Ibukota Jakarta itu kini tampak mulai melambaikan tangannya. Kendati belum seutuhnya selesai dalam pembangunanya, namun tangan patung yang nantinya bakal memperindah taman sudah mulai kelihatan.

Tampak seperti gambar disamping ini, tangan patung yang berada paling atas bangunan sudah berani mengeluarkan tangnnya meski seluruh tubuhnya tidak diperlihatkan.

Pantauan posmetroprabu.com di lapangan Kamis (11/09/2014) pembangunan keseluruhan proyek Taman Kota ini mulai digesa. Beberapa pekerja tampak sibuk melakukan kegiatannya untuk merampungkan proyek secepat mungkin. Namun sangat disayangkan, masih banyak pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan.

Terbukti beberapa bagian bangunan sudah ada yang rusak meski proyek belum selesai dikerjakan seutuhnya. Kualitas campuran semen lantai taman juga di duga tidak sesuai dengan RAB yang ditentukan. Demikian juga dengan ketebalannya. Diprediksi, bangunan lantai taman tidak akan bertahan lama jika volume bahan bangunan proyek tetap dipertahankan seperti itu. (pp/01)

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Mrs X di RM Siang Malam

PRABUMULIH, PP - Polres Prabumulih terus berupaya menyelidiki penyebab kematian sosok wanita tanpa identitas di toilet Rumah Makan Siang Malam Kecamatan Cambai Kota Prabumulih. Sekededar informasi, sesosok mayat tanpa identitas ditemukan terbujur kaku di sebuah toilet rumah makan Siang Malam oleh salah seorang petugas kebersihan Rabu (10/09/14) menjelang Adzan Maghrib. 

Begitu informasi masuk ke Polres Prabumulih, tim reskrim langsung meluncur ke TKP untuk mengefakuasi mayat selanjutnya dilarikan ke RSUD Prabumulih saat itu juga untuk dilakukan visum. Hasil penyelidikan sementara, penyebab kematian Mrs X diduga mengalami penyakit. Hal ini dipastikan lantaran petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

"Untuk sementara penyebab kematian korban dimungkinkan terserang penyakit. Sebab saat pemeriksaan olah TKP dan hasil visum dilakukan tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban" ujar Kapolres Prabumulih AKBP. Denny Yono Putro SIK. 

Kepolisian juga menghimbau bagi siapa saja masyarakat Kota Prabumulih yang mengenal korban untuk segera memberitahukan kepada keluarganya selanjutnya untuk menjemput Korban di RSUD kota Prabumulih untuk dilakukan pemakaman. Ciri Mrs X tersebut lanjut Kapolres, kulit korban sawo matang, bentuk wajah oval, rambut lurus, potongan rambut pendek, tinggi badan 150 meter, usia antara 35 - 40 tahun. Korban mengenakan pakaian rok pendek warna hitam, baju kaos berkerah berwarna abu abu serta sweater warna abu abu, (pp/01)

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Ditoilet RM Siang Malam

10 Sep 2014


Penemuan mayat perempuan dirumah makan siang malam, jalan jendral sudirman kelurahan cambai kecamatan cambai Kota Prabumulih, malam tadi, rabu (10/9), pukul 18.30 wib, sempat hebohkan sejumlah pengunjung rumah makan.

Mayat tanpa identitas itu, tewas terbujur kaku didalam salah satu toilet di rumah makan dengan ciri khas masakkan padang tersebut. Dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.

Mayat tersebut memiliki ciri ciri sebagai berikut, kulit sawo matang, bentuk wajah oval, rambut lurus, potongan rambut pendek, tinggi badan 150 meter, usia antara 35 - 40 tahun. Dengan pakaian menggunakan rok pendek warna hitam, baju kaos berkerah berwarna abu abu serta sweater warna abu abu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, awal mula penemuan mayat tersebut saat, Hatta (21) yang merupakan petugas kebersihan dirumah makan itu membersihkan toilet. setelah membersihkan semua toilet, terdapat satu toilet dalam keadaan tertutup, akhirnya, karena penasaran, Hatta pun mengetok toilet tersebut, namun tidak ada jawaban.

Dirasa tidak ada orang, karena mengabaikan isyarat tersebut. Hatta pun mendorong pintu toilet tersebut. Betapa terkejutnya, ketika pintu toilet terbuka sedikit, Hatta mendapati sesosok mayat yang telah terbujur kaku.

"Tau ado mayat tuh, Pas lagi nak ngepel lantai toilet. Ditoilet terakhir itu pintunyo tetutup. pas aku dorong pintunyo, aku teliat kaki mayat itu. Aku langsung pegi," ungkapnya.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut, akhirnya dibawa oleh petugas kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Walikota Prabumulih Resmikan Pembangunan Polsek Prabumulih Utara

ANAK PETAI, PP - Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM didampingi unsur Pimpinan daerah Kota Prabumulih secara langsung meresmikan pelaksanaan pembangunan kantor Kepolisian Sektor Prabumulih (Polsek) Prabumulih Utara Kamis (11/09/14) sekitar pukul 10.15. Acara peresmian sendiri ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ridho Yahya di ikuti dengan Kapolres Prabumulih AKBP. Denny Yono Putro SIK, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih, Ketua Pengadilan Negeri Kota Prabumulih, Danyon Zipur Prabumulih serta Tokoh masyarakat.

Walikota Prabumulih dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan Polsek Prabumulih Utara dipastikan akan menjadi langkah awal untuk melaksanakan pembangunan lainnya dikawasan kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara. 

Setelah ini (polsek utara-red) lanjut Walikota akan menyusul pembangunan Puskesmas. Saat ini pemerintah sedang melakukan survey lahan untuk dijadikan tempat pembangunan puskesmas. Selain pembangunan kantor Polsek, di kawasan tersebut juga telah dibangun Balai pembibitan Dinas Pertanian Perkebunan dan peternakan serta Rumah Dinas Wakil Walikota Prabumulih.

Perencanaan kedepan kawasan Pertigaan Anak Petai juga bakal didirikan bangunan sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Hal ini sangat memungkinkan dimana jalan yang membentang dari Kelurahan anak petai bisa langsung tembus ke perumahan Sungai Medang, ujar Ridho Yahya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Walikota juga akan mengupayakan pengalihan pembangunan pemukiman ke kawasan Anak Petai. Tujuannya tidak lain agar kelurahan tersebut bisa berkembang dengan pesat. Insya Allah hal tersebut akan terwujud jika seluruh masyarakat kita bisa mendukung secara penuh, tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP, Denny Yono Putro SIK dalam sambutannya mengaku cukup bahagia atas terwujudnya pembangunan kantor Polsek Prabumulih Utara. Dengan terwujudnya pembangunan Mako Polsek Prabumulih utara setidaknya mampu memaksimalkan tugas dari instansi kepolisian terutama Kepolisian Resort Prabumulih.

Selain itu Kata Kapolres, pembangunan Polsek Utara ini juga diharapkan bisa menyentuh lebih dalam pergaulan dengan masyarakat guna menciptakan situasi aman dan kondusif bagi semua kalangan masyarakat. Pasalnya, perkembangan umum yang terjadi dikalangan masyarakat membuat dampak terjadinya kriminalitas yang semakin besar dan banyaknya modus baru dalam setiap aksinya, dan ini perlu pencegahan sedini mungkin, tegas Kapolres.

Dalam acara tersebut selain dihadiri oleh Unsur Pimpinan Daerah Kota Prabumulih juga dihadiri beberapa pejabat dari Polres Prabumulih seperti Wakapolres, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Binmas dan Kapolsek-Kapolsek diwilayah Hukum Polres Prabumulih serta Kepala SKPD kota Prabumulih. (pp/01)


 

© Copyright Posmetro Prabu 2010 -2011 | Design by Jun Manurung