Doa

Pada debu berterbangan
Aku tersaruk di lorong hitam
Dalam pesakitan
Tubuh merintih

Pada debu beterbangan
Cahaya meredup
Dalam gelapnya
Sepasang mata memandang

Hai, kenapa kau berdiam?

Lamunan pun terpencar
Dia ada meski tak kasat mata
Dia dekat meski merasa jauh

Dalam kegelapan
Tubuh kaku
Lidah kelu tak bersuara
Hanya senandung rindu kulirihkan

Palembang, 12 April 2016

Kepada Sang Waktu

Masih terlalu pagi
Ketika kudapati
Asap dapur mengepul
Dengan sebatang bubungan bambu
Bara api menghangatkan ruangan

Masih terlalu pagi
Suara nyaring di pucuk pohon
Bersama sejuta harapan
Sebait doa terkabulkan

Masih terlalu pagi
Jejak-jejak kaki melangkah
Dengan gagahnya tanpa alas
Tak peduli sakit menerajamnya
Semburat senyum tetap terurai
Berharap rezeki berlimpah di ladang tua

Palembang, Desember 2015

Titian Cinta

Pada subuh teduh
Dalam rahim
Tumbuh akar tunas
Ribuan bayang putih
Menjelma akar beringin

Pada subuh teduh
Dalam titian sang pencinta
Akar-akar tumbuh bahagia
Seulas senyum mengembang

Pada subub teduh
Dalam binar matanya
Bunga aster merah merekah
Menjelma biduk bintang di langit

Palembang, 7 Desember 2015

Biodata

Ayumi Maulida, nama pena dari Siti Fatimah. 
Saat ini, ibu satu putra telah memiliki beberapa karya
dalam bentuk antologi dan novel perdananya telah terbit
berjudul "Sebening Cinta Ayah".  Selain itu, karya-karyanya
juga telah terbit di media cetak.  Penulis dapat dihubungi via email
istiqomah_ayumi@ymail.com

    

PRABUMULIH, PP - Beberapa Kontraktor di Kota Prabumulih mengaku resah karna paket proyek yang akan dilelang pada unit layanan pelelangan (ULP) Kota Prabumulih telah di labeli dengan nama oknum Anggota DPRD Kota Prabumulih. Dengan demikian, Kontraktor mengaku mundur untuk melakukan penawaran terhadap paket yang telah dilabeli tersebut.

Salah seorang Kontraktor di Kota Prabumulih kepada posmetroprabu.com mengungkapkan kekecewaannya lantaran paket proyek yang di incarnya tersebut telah dilabeli merk "Bin Oknum DPRD", ujarnya.

Untuk sementara yang kita ketahui ada dua paket pekerjaan tahun anggaran 2016 yang di duga milik oknum anggota DPRD Kota Prabumulih. Keduanya lanjut Kontraktor yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan itu berupa bangunan fisik jalan. Pihaknya juga mengaku terpaksa merubah nama rencana penawaran paket dengan adanya label tersebut.

"Biarkanlah dulu untuk sementara ini, karna masih ada beberapa proyek pemerintah yang berpeluang bisa didapatkan untuk dikerjakan. Kecuali sudah tidak ada lagi mungkin lain ceritanya" ujar sumber seraya menyebutkan bahwa dugaan proyek milik oknum anggota DPRD Kota Prabumulih itu berada di Kelurahan Gunung Ibul dan Kelurahan Mangga Besar.

Kabar seputar oknum anggota DPRD Kota Prabumulih terlibat langsung dalam proyek Pemerintah di Kota Prabumulih memang sudah sangat santer terdengar. Terlebih Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo SE mengaminkan jika Anggota DPRD sah-sah saja bermain proyek pemerintah dengan alasan sebahagian besar anggota DPRD sebelum menjadi Wakil Rakyat adalah pengusaha dibidang jasa Kontraktor.

Padahal jelas dalam UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPD, DPR dan DPRD (terkenal dengan UU MD3), pasal 400 ayat 2, ditegaskan bahwa anggota dewan dilarang main proyek. Pasal 400 ayat 2 itu terkait larangan anggota DPRD melakukan pekerjaan yang yang ada hubungannya dengan wewenang dan tugas anggota DPRD.

Dari pasal tersebut dapat disimpulkan bahwa bermain atau membagi-bagi jatah proyek bagi anggota dewan adalah tindakan merampok hak rakyat. Karna APBD itu berasal dari uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat. APBD digunakan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat. Anggota dewan memiliki kewajiban dan tugas untuk memperjuangkan kepentingan rakyat bukan kepentingan perut mereka sendiri.

PENGABUAN, PP - PT Pertamina EP Adera Field bantu pengobatan kepada para korban yang terkena api saat melintas di area kebocoran pipa gas.


Seperti diketahui sebelumnya, tim Penanganan Keadaan Darurat PT Pertamina EP Adera Field tengah menindaklanjuti laporan perihal adanya indikasi kebocoran gas di jalur pipa di sekitar wilayah Stasiun Pengumpul (SP) Dewa.

Saat tengah melakukan pengamanan titik lokasi kebocoran, melintas warga dengan menggunakan kendaraan bermotor.

“Tim kami telah melakukan lokalisir pada titik yang ditengarai ada kebocoran dengan menghimbau kepada warga agar tidak melintas, namun demikian ada beberapa warga yang melintas dengan kendaraan bermotor dan memicu timbulnya api, sehingga warga tersebut terkena api pada bagian betis kaki.” ujar Aji Dharmayasa, Asset 2 LR Manager.

Lebih lanjut, Aji menyampaikan bahwa para korban yang terkena api langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pertolongan pertama, dari tiga orang yang terkena api, satu orang telah diperbolehkan pulang, sementara dua orang lainnya dirujuk ke RSPP Prabumulih untuk perawatan intensif lebih lanjut.

“Kami berinisiatif untuk memberikan bantuan terhadap para korban agar segera mendapatkan perawatan yang sesuai dengan standar pengobatan yang ada”, ujar Aji.

Kondisi terakhir di lapangan, kebocoran telah ditangani oleh HSSE PT Pertamina Adera Field dan telah dilakukan pengecekan tekanan gas di sekitar lokasi.


JAKARTA, PP - Pemerintah akan mengadakan penerimaan CPNS 2016. Proses pendaftarannya mulai dibuka Agustus dan tesnya sekitar September-Oktober.


Saat ini pemerintah sudah menetapkan kuota CPNS 2016 secara nasional sebanyak 81 ribuan. Sedangkan penetapan kuota masing-masing daerah baru dimulai sekitar Juni-Juli.

"Seluruh pelamar CPNS baik pelamar umum maupun khusus semuanya melalui proses tes computer assisted test (CAT). Tidak ada ‎yang tanpa tes," tegas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi usai penyerapan 32 Top Inovasi Pelayanan Publik di Jakarta seperti dikutip dari JPNN, Jumat (27/5).

‎Dia menegaskan, rekrutmen CPNS tahun ini akan lebih ketat karena yang direkrut adalah orang-orang dibutuhkan. Semuanya baik formasi khusus maupun umum tetap melalui CAT.
Hanya untuk pelamar khusus, tes CAT tujuannya perangkingan. Sedangkan untuk formasi umum, tujuannya mencari yang terbaik.

PRABUMULIH, PP - Fakta mengejutkan kembali terkuak pada penerapan peraturan Walikota Prabumulih tentang larangan melintas angkutan Truk Batubara dan Kayu Log melintas dari Jalan Sudirman Kota Prabumulih. Ditengah warga Kota ini terlelap dalam gelapnya malam, ternyata menjadi kesempatan para oknum untuk mengambil keuntungan dari Perwako. Angkutan truk Batubara dan kayu log pun berseliweran di Jalan Sudirman begitu waktu mulai masuk pukul 02.00 dinihari. 


Pantauan dilapangan, angkutan batubara dan kayu milik PT TEL, CPO dan pengusaha tambang batubara, diarahkan oleh oknum tak bertanggungjawab untuk melintas di jalan Sudirman, dengan imbalan uang Rp 70 ribu hingga Rp 200 ribu dari tugu air mancur lintas timur Cambai hingga ke Tugu Nanas kelurahan Patih Galung.

Bahakan disaat-saat tertentu oknum aparat maupun dari Pemerintah terlihat secara langsung mengawal jenis angkutan yang dilarang dalam perwako jika ditengah perjalanan mendapatkan masalah. Sayangnya saat media yang melakukan konfirmasi ke para sopir truk, oknum yang menjamin angkutan itu tidak berani menunjukkan dirinya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Prabumulih Drs Syarifuddin Ak saat dikonfirmasi membantah jika pihaknya terlibat dalam beking atau membekingi angkutan yang dilarang perwako melintas dari Jalan Jendral Sudirman.

Syarifudin mengaku belum tahu atas kejadian tersebut dengan alasan belum mendapat laporan dari anak buahnya.

"Belum, kita belum tahu hal ini dan nanti akan saya minta laporan petugas yang bertugas di lapangan," ujarnya singkat.


Ditempat Terpisah, Tokoh Masyarakat Kota Prabumulih Sutrisno Ucu mengaku sangat menyesalkan masih adanyanya Truk Batubara dan Kayu Log melintas dari Jalan Jendral Sudirman. Dikatakan, sejauh ini telah ada peraturan yang diterbitkan Pemerintah untuk melarang angkutan jenis-jenis tertentu melintas di Jalan Jenderal Sudirman.

"Kan sudah jelas ada larangan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih yang mengatur angkutan itu (truk kayu dan batubara-red). Yang pasti kita sangat menyesalkan kejadian itu apalagi ada oknum yang bersembunyi dibalik Perwako untuk mencari keuntungan. Ini tidak bisa dibiarkan" ujarnya

Bahkan ketua Forum Prabumulih Bersatu (FPB) ini mengaku siap menggelar aksi penghalauan jika Armada Batubara dan Kayu Log masih melintas dari Jalan Jenderal Sudirman meski itu tengah malam sekalipun.
INDRALAYA, PP - Butuh kewaspadaan ekstra jika mengemudikan kenderaan melintasi Jalan Lintas Tengah Prabumulih - Palembang. Dimana volume kenderaan yang tidak sebanding dengan pelebaran jalan juga tidak adanya penerangan disepanjang jalan membuat jalan Lintas Tengah rawan kecelakaan. Belum lama kejadian Tabrak lari yang menewaskan pengendara sepeda Motor di Desa Lorok Jalan Lintas Tengah kini Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan ini.

Angkutan Penumpang Bis Cayaha Enim BG 7387 AU Jurusan Tanjung Enim - Palembang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Tengah Tepatnya Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir atau sekitar 5 KM dari perbatasan Gelumbang - Ogan Ilir Kamis (26/05/2016) sekitar pukul 18.30 wib. Bus Cahaya Enim yang melaju dari arah Prabumulih menabrak truk angkutan bermuatan Kayu Karet yang rusak ditengah jalan. Laju Kenderaan yang kencang disertai Cuaca Hujan dan tidak adanya lampu penerangan jalan membuat kecelakaan tidak dapat dihindarkan.

Duarrr.. belasan penumpang didalam angkutan histeris. Bahkan satu diantara puluhan penumpang yang duduk di depan tewas saat kejadian dan puluhan lainnya mengalami luka berat. Bagian depan Bus Cahaya enim tampak ringsek akibat hantaman bus yang mengenai balok kayu berukuran besar di dalam truk.

Parahnya lagi, tak berselang lama sebuah mobil bak terbuka jenis Pick Up melaju dengan kencang dari arah Prabumulih menuju arah Palembang. Situasi hujan dan tidak adanya lampu penerangan jalan membuat sopir Pick Up hilang kendali dan menambar bus yang baru saja mengalami kecelakaan. 

Duarrrr kejadian kedua kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan. Satu orang pengemudi sepeda motor yang mengiringi pick up bernopol BG 9865 NW dari belakang juga nyaris jadi korban. Beruntung pria bernama Iskandar (20) pelajar di Universitas Sriwijaya itu mampu mengendalikan sepeda motor yang dikenderainya itu ke arah sebelah kiri untuk menghindari kecelakaan.

Satu orang penumpang mobil pick up mengalami luka serius di bagian kakinya akibat terjepit bagian depan Mobil. "Tolong iya Allah kaki aku patah... Iya Allah..." teriak ibu penumpang di bangku depan Mobil pick up tersebut saat warga sekitar berupaya mengevakuasi Mobil naas itu keluar dari bahu jalan. Peristiwa mengharukan pun terjadi saat warga dan pengguna jalan berusaha mengeluarkan korban dari dalam Mobil. Korban terus berteriak saat bagian mobil yang menjepit kaki korban terpaksa dirusak paksa sebagai pilihan upaya penyelamatan.

Darah korban mengucur deras dari luka korban ke partikel logam kenderaan yang dirusak paksa oleh warga untuk melakukan pertolongan. 

Sementara di sebelahnya yakni Mobil Angkuatan Penumpang Cahaya enim, beberapa warga dibantu oleh pengguna jalan sedang melakukan penyelamatan dan penutupan sementara kepada korban yang tewas di tempat kejadian perkara. 

Data yang dapat dihimpun posmetroprabu dilapangan Korban yang meninggal Dunia saat kejadian bernama Romli (27) warga Indralaya. Sementara belasan penumpang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Polisi yang mengetahui kejadian langsung terjun ke Lokasi dan melakukan upaya pertolongan kepada para Korban.

Korban yang mengalami luka berat diantaranya, Erlina sari (43), Tifani Wulandari (28), Mawardi (43), Rokaya (50), Irzandi (23), Nurmilawati (45) dan Abdul Rozak (41). 

Akibat Peristiwa ini, Jalan Lintas Tengah Prabumulih - Palembang mengalami kemacetan sepanjang empat Kilometer selama tiga jam. Deretan angkutan Batubara dan kenderaan pribadi tampak mengular dari Dusun Serdang hingga lokasi kejadian.

PRABUMULIH, PP - Banyaknya postingan warga Kota Prabumulih tentang kebanjiran yang melanda hampir seluruh Kota prabumulih di sosial media siang hingga petang ternyata langsung mendapat respon dan tanggapan dari Dinas PU Kota Prabumulih.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih M.Supi ST yang dikonfirmasi melalui sekretaris Dinas PU Ir Juairiah didampingi Kabid Bina Marga Dinas PU H Benny ST mengungkapkan bahwa pihaknya sudah terjun langsung kelokasi begitu melihat beberapa postingan warga di sosial media. Beberapa titik banjir seperti di Kelurahan Tugu Kecil, Patih Galung, Kelurahan Karang Raja, Leki Pali, Pasar 2, PTM II serta Gunung Ibul kini menjadi perhatian serius di Dinas tersebut.

"Saat hujan, beberapa orang dari Dinas PU telah melakukan croschek ke lapangan. Dan memang beberapa lokasi titik banjir kini menjadi catatan kita di Dinas PU untuk di selesekain secepat mungkin" ujar Sekdin PU yang akrab disapa Juhay itu.

Dikatakan, Dugaan penyebab banjir sementara adalah sistem drainase yang tidak berfungsi yang disebabkan adanya penyumbatan materIal tanah di beberapa drainase tersebut. Untuk saat ini Dinas PU hanya bisa mengoptimalkan dana perawatan Drainase untuk melakukan pembersihan diseluruh drainese yang diniali tidak berfungsi sehingga kedepannya tidak lagi adanya volume air yang berlebihan sehingga menyebabkan banjir.

Untuk diketahui, hujan yang melanda Kota Prabumulih selama 4 jam lebih tampak menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Bahkan banjir kali ini memasuki Sekolah yayasan Bhakti (YB). Ditengah banjir, para tenaga pengajar di sekolah tersebut menyempatkan diri untuk berphose sebagai kenang-kenangan karena selama ini sekolah tersebut tidak pernah banjir meski hujan lebat turun seharian.

Dikelurahan Pasar II Kota Prabumulih, banjir bahkan mencapai satu meter. beberapa ternak warga seperti ayam dikabarkan mati mendadak dan sebahagian terbawa oleh arus banjir.
BANGKA - Murid dan para orangtua murid di sebuah SDN Jeliti Sungailiat heboh.
Penyebabnya seorang oknum guru bernama Re (35), diduga mencabuli puluhan anak didiknya.
"Ya om..Pak Re itu pernah memasukan burungnya di an*s saya om. Dia juga cium bibir saya dan meraba-raba saya," kata seorang murid SDN di Jeliti didampingi orangtuanya kepada wartawan, Selasa (12/4/2016).

Murid lainnya, juga membuat pengakuan serupa. Kejadian itu menurut murid, dilakukan di beberapa tempat, saat sedang jam pelajaran, ekskul maupun saat jam les (pelajaran tambahan).
"Banyak om korbannya. Burung kami dipegang-pegang sama Pak Re, dan kami dikasih duit om. Tapi kami cuma sebatas diremas-remas saja burungnya," kata murid-murid itu.

Kepala SDN Jeliti, Ernita Simanjuntak saat ditemui di sekolahnya, tak ada di tempat. Menurut Wakil Kepala Sekolah SDN Jeliti, Sopiah, atasannya (Kepsek) sedang keluar.
Saat ditanya apakah Sopiah tahu soal kasus pencabulan oknum guru berinisial Re? Sopiah tersenyum penuh arti.

"Secara pastinya saya tidak tahu, hanya saja saya memang sempat dengar kabar itu," katanya.
Sementara itu, kasus ini sudah dilaporkan oleh para orangtua murid ke Mapolres Bangka.
Hingga Selasa siang, wali murid masih berkumpul di Mapolres Bangka guna memberikan pengaduan soal kasus pencabulan puluhan murid sekolah dasar yang dim

Bank Sumsel Babel Siapkan SDM BerkualitasPALEMBANG, PP - Bank Sumsel Babel (BSB) terus mengalakan budaya kerja yang tinggi bagi Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya dikenal dengan sebutan 3S Bravo, yakni Solid, Service, dan Simple Becoming Regional Victory. Budaya kinerja ini menjadi motor utama BSB mempertahankan sekaligus mengembangkan bisnisnya.


“Dari pelaksanaan budaya, kita tersebut adalah kualitas Sumber Daya Manusia yang berkualitas,” kata Direktur Operasional BSB, Martolihan disela-sela kegiatan kuliah umum kepada Calon Pegawai BSB di balai Prajurit Kodam II Sriwijaya Palembang, Jumat (20/5).

Menurutnya, BSB sangat peduli dengan SDM kedepan. Sebab itu, harus ada budaya kerja yang membuat SDM bisa bekerja bagus, demi menghasilkan SDM yang berkualitas, dan tangguh, serta memiliki disiplin yang tinggi. BSB terus memberikan pelatihan dan kuliah umum tentang kepemimpinan kepada semua calon pegawai BSB.

“Kali ini, calon pegawai BSB mendapatkan materi kepemimpinan yang secara langsung diberikan oleh Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI, Purwadi Mukson SIP,” tambah Martolihan, seraya mereka sebelumnya mendapatkan pelatihan di Rindam II Sriwijaya.

Dengan materi kepemimpinan dalam kuliah umum ini, semua calon pegawai dapat siap memasuki dunia perbankan dan dapat memberikan informasi atau pengetahuan yang lebih mengenai BSB dengan harapan nantinya dapat memberikan kepuasan pelayanan kepada seluruh nasabah BSB.

“Calon pegawai baru yang berjumlah sekitar 356 ini, kita berharap Bank ini dapat semakin tumbuh besar, mampu bersaing dengan Bank-bank umum besar lainnya yang telah ada, menjadi Regional Champion dan siap menuju IPO sesuai dengan keinginan stakeholders,” ungkapnya.

Sementara, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Purwadi Mukson SIP mengatakan, sangat penting untuk memberikan materi tentang kepemimpinan kepada calon pegawai BSB yang baru ini, karena mereka harus belajar untuk menjadi pemimpin diri sendiri, barulah membentuk karakter yang punya mimpi, loyalitas dan kesetian kepada BSB, fokus untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukkan BSB.

“Saya hanya memotivasi mereka, dengan begitu mereka mengetahui apa sebenarnya arti kepemimpinan. Materi yang saya sampaikan ini harus dipahami dengan benar oleh mereka sehingga mereka bisa menjadi karakter yang mampu berkerjasama untuk bisa mencapai keinginan perusahaan,”terangnya.

Dirinya berharap, para calon karyawan ini dapat menjadi contoh yang baik dimasa depan. "Merekalah adalah generasi muda, yang harus bisa memberikan contoh yang baik kepada generasi berikutnya,"pungkas jenderal berbintang dua ini.. NET

PRABUMULIH, PP - Informasi seputar pergerakan masyarakat melakukan aksi penyetopan Armada Batubara di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih sejak senin kemarin (23/05/2016) ternyata juga mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih M.Supi ST. Tuntutan kelompok masyarakat Kota Prabumulih yang mengatasnamakan dirinya Gerakan Masyarakat Peduli Prabumulih (GMPP) untuk perbaikan Jalan Lingkar menurut Supi, untuk tahun ini proyek tersebut sudah ditenderkan.


"Proyek peningkatan Jalan Lingkar Kota Prabumulih setahu saya sudah ditenderkan. Sumber dananya berasal dari Propinsi dan yang melakukan tender juga Dinas PU Propinsi. Yang pastinya sudah ditenderkan soal berapa anggarannya saya kurang tahu pasti" ujar Supi saat disambangi posmetroprabu.com di ruang kerjanya siang tadi Rabu (25/05/2016).

Dikatakan, setelah alih status Jalan Lingkar digelar tahun lalu, maka perawatan jalan lingkar bukan lagi wewenang Pemerintah Kota melainkan wewenang oleh pusat melalui Pemerintah Propinsi Sumatera Selatan. "Insya Allah dalam waktu dekat ini pekerjaannya akan segera dilaksanakan" tegasnya.

Tidak lupa Supi juga mengharapkan kiranya masyarakat Kota Prabumulih dapat menahan diri dengan tidak melakukan aksi yang dapat merugikan orang lain. Sebab lanjutnya Pemerintah Kota Prabumulih akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan formula agar truk Batubara tidak lagi melintas dari jalan Kota Maupun Jalan Lingkar, tegasnya.
SUNGAILIAT, PP - Maraknya kasus kejahatan seksual berupa pemerkosaan di tanah air ternyata terjadi juga di Bangka Belitung.

Di Sungailiat, Bangka, dikabarkan seorang gadis remaja berusia 15 tahun diperkosa secara bergilir oleh 10 pemuda.

Enam dari sepuluh pemuda pelaku pemerkosaan gadis di bawah umur sebut saja namanya Bunga itu sudah ditangkap Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bangka.

Sedangkan empat sisanya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Sebelumnya, diberitakan Bangka Pos belum lama ini, Tim Buser Sat Reskrim Polres Bangka menangkap seorang pemuda berinisial JS alias PT (21).

Penangkapan terjadi tengah malam, Kamis (19/5/2016) di Warnet Simpang Pelabuhan Sungailiat.
Ketika itu, JS alias PT disergap atas tuduhan melarikan gadis bawah umur, sekaligus menyetubuhinya.

Namun faktanya, tak hanya JS alias PT yang pernah berhubungan badan dengan korban.
Alhasil, satu persatu pelaku digulung, menyusul JS alias PT yang lebih dulu mendekam di balik jeruji besi Mapolres Bangka.

Enam dari 10 pelaku yang berhasil ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Bangka, masing-masing Tersangka JS alias PT (tangkapan pertama), JP alias JF, AS alias AC, RA alias RC (tersangka bawah umur), YS alias YK (tersangka bawah umur) dan AD (tangkapan kemarin, Selasa, 24/5).

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana dikonfirmasi Bangka Pos Group, Selasa (24/5) malam mengatakan kasus ini sedang diproses oleh Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Bangka.
Kasus ini baru akan diekspos pada hari ini Rabu (25/5/2016)

"Kasusnya masih pengembangan," kata Kapolres.











tribunsumsel.com
| Copyright © 2013 Posmetro Prabu