Metro Insident

Latest Post

Demam Asian Games Selimuti Warga Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 06/08/18 | 6.8.18

PRABUMULIH, PP - Demam perhelatan olah raga tingkat Asia (Asian Games-red) kini melanda warga Kota Prabumulih Sumatera Selatan. Menjadi bagian perlintasan kirab api obor Asian Games 18-08-2018 Jakarta Palembang ternyata mampu menarik minat puluhan ribu warga Prabumulih turun ke jalan menyambut kirab api obor usai melintas di Pendopo, Kabupaten PALI.

Api abadi yang berasal dari India itu tiba di Kota Prabumulih sekitar pukul 16.30 wib. Torch relay api obor Asian Games tersebut disambut dan diterima langsung oleh Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI dan disaksikan oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin di depan kantor DPRD Kota Prabumulih.

Dari Walikota, tinder obor kemudian diserahkan kepada Torch Bearer (Pelari Pembawa Obor) yang diawali oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih H Ahmad Palo SE. Api tersebut diarak lari maraton estapet yang dibawa oleh sebanyak 18 orang pelari.

Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI menyampaikan sambutannya dengan antusias dan penuh semangat. Menurutnya, semua lapisan masyarakat Sumsel harus menyambut pelaksanaan Asian Games dengan penuh suka cita.

“Pelaksanaan Asian Games sudah sangat dekat, dan masyarakat Prabumulih harus turut bangga karena api Asian Games juga turut melintasi Kota Prabumulih. Hal ini tentu menjadi kebanggan kita semua. Sebagai tuan rumah, kita masyarakat Sumael harus turut serta dalam memeriahkan perhelatan besar olahraga ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Prabumulih, Sri Prameswari SH menjelaskan. Adapun penyambutan api obor diterima pertamakali oleh Sekda Kota Prabumulih di perbatasan Muara Enim-Prabumulih.

"Diterima langsung oleh Sekda Kota Prabumulih. Kemudian api ini diarak menuju garis star yang berada di depan kantor DPRD. Selanjutnya api diserahkan kepada Walikota untuk dibawa oleh para pelari yang terdiri dari seluruh unsur muspida dan atlit," ungkapnya.

Adapun rute kirab api obor Asian Games berada di sepanjang jalan protokol Jendral Sudirman. Dimulai dari depan Kantor DPRD Kota, menuju Pasar Inpres Prabumulih, Simpang Tugu Kuda, Rumah Dinas Walikota Prabumulih.

"Api obor akan disambut ceremonial di rumah dinas walikota. Disana juga akan digelar sejumlah kegiatan, mulai dari tari sambut, pagelaran seni, pengalungan medali kepada pelari, serta sambutan dari ketua tim api obor dan Walikota. Selanjutnya api akan diserahkan kepada pelari berikutnya untuk kemudian diarak maraton menuju estapet selanjutnya," bebernya.

Di estapet akhir, sambung Sri, api obor akan dibawa lari oleh Penjabat Walikota menuju check point 18 yang merupakan titik akhir. Api selanjutnya diserahkan kepada ketua tim api obor untuk kemudian dibawa menuju Kabupaten Ogan Ilir (OI).

"Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Kirab api obor ini juga disambut oleh ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Ini merupakan momen langka yang patut kita banggakan. Karena Sumsel bersama Jakarta merupakan tuan rumah dalam penyelenggaraan Asian Games," tandasnya

Caleg Suara Banyak Tapi Tak Jadi Dewan, Ini Alasannya

Written By Posmetro Prabu on 03/08/18 | 3.8.18


JAKARTA, PP - Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI Inosentius Samsul menjelaskan bahwa parliamentary threshold atau ambang batas parlemen bersifat nasional. Artinya partai yang lolos ambang batas parlemen nasional, secara otomatis lolos masuk parlemen daerah. Sebaliknya, partai yang tidak lolos ambang batas parlemen nasional, tidak lolos untuk DPRD kabupaten/kota.

“Jadi suara sah yang ditetapkan itu harus 4 persen, seperti yang terdapat di Pasal 415 Undang-Undang Pemilu, apabila partai tidak memenuhi 4 persen, maka tidak diikutkan dalam penghitungan suara untuk kursi DPR. Ketentuan kedua juga terdapat pada Pasal 414 yang mengatakan semua partai politik itu diikutsertakan dalam penghitungan suara untuk DPRD kabupaten/kota,” jelas Inosentius, usai menerima audiensi DPRD Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, di Gedung Setjen dan BK DPR RI, Senayan, Jakarta belum lama ini.

Inosentius menekankan, dari rumusan pasal tersebut jelas mengatakan bahwa tidak ada ketentuan yang menyatakan perhitungan bagi partai politik yang tidak memenuhi 4 persen tidak diikutkan dalam perhitungan di DPRD kabupaten/kota.

“Yang ada adalah bahwa bagi partai politik yang tidak memenuhi 4 persen tidak diikutkan dalam perhitungan kursi DPR bukan perhitungan kursi di DPRD kabupaten/kota,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Inosentius mengilustrasikan apabila di suatu daerah pemilihan jumlah suaranya cukup untuk mendapatkan kursi di DPR, namun saat perhitungan suara nasional tidak mencapai 4 persen, maka partai tersebut dapat dikatakan gugur. 

“Jadi percuma kalau dia menang. Misalnya memperoleh perhitungan suara 100 persen di provinsi tertentu, sementara kumpulan suara secara nasional tidak sampai 4 persen, maka partai tersebut dianggap gugur untuk kursi di DPR,” imbuhnya. 

Sebelumnya pada audiensi tersebut, DPRD Kabupaten Enrekang mempersoalkan pengertian parliamentary threshold yang berlaku secara nasional. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Enrekang Arpan Renggong menyatakan terdapat perbedaan pandangan terkait masalah nomenklatur yang ada pada pengertian secara nasional. 

“Isu yang berkembang selama ini, parliamentary treshold berlaku secara nasional, artinya tidak berlaku di pusat apabila kursi-kursi yang tersedia hanya dimiliki oleh partai yang memenuhi syarat secara nasional,” jelasnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap perbedaan pandangan tersebut dapat disamakan. Sehingga nantinya pengertian tersebut dapat diteruskan untuk disampaikan kepada masing-masing kader partai. (tra/sf)

Yuniar SH Berniat Lanjutkan Jejak Karir Politik Sang Ayah

Written By Posmetro Prabu on 01/08/18 | 1.8.18

PRABUMULIH, PP - Memulai karir di dunia Politik tentu tak terlepas dari proses panjang, rumit dan tentu saja melelahkan. Belum lagi belakangan banyak suara yang mengatakan politik adalah hal kotor bagai air comberan semakin kencang tersuarakan. Itu karna Berkarir di Politik tidak seperti berkair di perusahaan multinasional dengan sistem gaji, dan fasilitas yang menggoda. 

Banyaknya problema di dunia politik ternyata tidak menyurutkan Yuniar SH untuk terjun dan memilih berkarir di dunia yang penuh dengan intrik ini. Putri H.Muhammad Suhel Indawan (Alm) ini justru lebih tertarik menjawab tantangan di Politik dan ingin meneruskan jejak karir politik Ayahnya yang semasa hidup menjabat sebagai Anggota DPRD Muara Enim.

Yuniar mengaku tak ingin melihat anak muda cerdas Prabumulih menjauhi karir di Parlemen. Sebab jika itu terjadi maka bisa dipastikan posisi politisi dan birokrat nantinya akan diisi kelas kedua. Maka dari itu, pemuda cerdas yang memutuskan untuk menjadi poitisi harus didukung oleh seluruh element masyarakat.

"Prabumulih dengan kekayaan yang begitu melimpah perlu diperlakukan dengan khusus. Dengan sumber daya alam yang begitu besar harus dijaga dan dikelola dengan baik. Bayangkan dengan hebatnya potensi alam Prabumulih yang melimpah harus dititipkan ke orang-orang yang kurang kompeten atau para pemangku kepentingan berpikiran sempit" ujarnya.

Yuniar sendiri mengenal politik sudah sejak dari kecil. Darah politik dan sikap kepemimpinan diwarisi dari sang ayah H.Muhammad Suhel Indawan (Alm). Ayahnya merupakan politikus sejak Prabumulih masih menginduk ke Kabupaten Muara Enim banyak menelurkan pemikiran-pemikiran dan ide-ide yang sangat cemerlang demi kemajuan dan kemakmuran Kota. Nama sang ayah masih tetap dikenang oleh masyarakat Kota Prabumulih dan Muara Enim tentunya.

Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Alumni SMAN 2 Prabumulih ini mengaku tertarik terhadap politik berawal dari kekagumannya terhadap sosok sang ayah. Menurutnya, dengan terjun ke dunia politik dirinya dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan tahu secara persis permasalahan yang dihadapi di lapangan. Sejak muda ia juga sudah terjun ke berbagai organisasi. Jadi sedikit banyaknya sudah tahu pahit getirnya hidup didunia Politik.

"Tujuannya mencalonkan diri sebagai Wakil Rakyat tentu ingin mengabdi kepada rakyat. Bertanggungjawab dan amanah terhadap mandat yang diberikan oleh rakyat. Berusaha dan berkarya sekuat tenaga demi kepentingan rakyat.  Mengisi diri dan meningkatkan potensi secara pribadi agar siap menyatakan usulan-usulan penting demi kepentingan rakyat. Untuk itu saya berharap dukungan semua pihak, terkhusus keluarga, teman-teman dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih pada umumnya" harap Yuniar yang maju sebagai Caleg 2019 melalui Partai PKS Dapil III Prabumulih Timur.

Dapat Bantuan Bus Air, Sungai Musi Kian Mempesona

PALEMBANG, PP - Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi menyerahkan langsung lima Bus Air kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/8). Penyerahan Bus Air itu dilakukan di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).

Menhub Budi Karya Sumadi mengaku penyerahan Bus Air yang di serahkan langsung kepada Pemprov Sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin merupakan arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

"Saya menjalankan perintah langsung oleh Presiden RI untuk menyerahkan Bus Air, kepada Pemprov sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin,"ujarnya.

Lanjut Menhub, Pak Presiden selalu tidak lupa dengan Kota Palembang, dengan segala upaya-upaya oleh pak Gubernur Alex Noerdin dengan memberikan suatu suguhan dan layanan bagi masyarakatnya dan dunia untuk menjadikan salah satu Kota Palembang yang disegani.

Oleh karena itu, Menhub Budi mengharapkan penyerahan bantuan dari Presiden RI Joko Widodo bisa digunakan dengan baik, dan Insya Allah kapal-kapal itu bisa melengkapi keindahan dari Sungai Musi dengan berbagai kegiatan terutama wisata. 

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Gubernur, serta Walikota dan Bupati, Provinsi Sumsel lebih maju dan lebih maju. Selamat kepada Sumsel semoga Asian Games berlangsung degan baik,"tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang baik ini Gubernur Alex Noerdin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementrian Perhubungan dalam hal ini pak Menhub Budi Karya Sumadi.

"Terima kasih atas bantuannya, hari ini kami mendapatkan rezeki lagi yaitu 5 Bus Air. Ini semua untuk Asian Games,"ujar Alex.

Lanjut Alex, begitu banyak rezeki yang didapat dari Kementerian, ini semua didedikasikan rakyat Kota Palembang untuk Provinsi Sumsel dalam membela nama baik Republik Indonesia dalam perhelatan akbar yaitu Asian Games 2018 yang tinggal 17 hari lagi.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Menhub Budi. Mari semua rakyat Sumsel kita sambut Asian Games dengan antusias,"ucapnya.

DPRD Prabumulih Gelar Rapat Paripurna Pemenang Pemilukada Kota Prabumulih 2018

Written By Posmetro Prabu on 31/07/18 | 31.7.18

PRABUMULIH, PP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih
yang melaksanakan paripurna dengan agenda mengumumkan hasil pilkada kota Prabumulih. Paripurna tersebut dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota terpilih yakni Ir H Ridho Yahya MM dan Andriansyah Fikri SH.

"Berdasarkan ketentuan yang ada, setelah KPU menetapkan pemenang Pemilukada Kota Prabumulih 2018, dewan harus mengumumkan hasil pilkada walikota dan wakil walikota Prabumulih melalui paripurna," ujar Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE ketika diwawancarai, Selasa (31/7).

Dijelaskan Palo, setelah diumumkan melalui paripurna hasil penetapan KPU terkait Calon Walikota dan wakil walikota terpilih, itu nantinya akan disampaikan kembali ke Gubernur Sumsel.

"Meskipun paripurna ini sifatnya bukan mengambil keputusan yang meskipun tidak kuorum tetap masih bisa dilaksanakan," terangnya.

Selain itu, atas nama Pimpinan dan segenap jajaran DPRD Prabumulih, Ahmad Palo mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dan tak lupa mengapresiasi kinerja pihak keamanan dan KPU yang telah menciptakan Pemilukada yang damai, aman dan tertib di Kota Prabumulih.

"Selamat pada Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Semoga bisa menghadirkan kesejahteraan kepada masyarakat Prabumulih secara utuh. Terima kasih juga pada KPU dan Pihak keamanan yang telah membuat mengsukseskan pilkada," tutup Palo.

Turut hadir dalam sidang paripurna penetapan walikota dan wakil walikota yakni Pj Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi beserta seluruh kepala OPD. Pejabat instansi vertikal, seluruh ketua partai dan masyarakat Prabumulih.

Pertamina EP Asset 2 Segera Bor Sumur PMB-P23

PRABUMULIH, PP - Usaha pencarian minyak dan gas bumi demi memenuhi kebutuhan nasional terus dilakukan, ini merupakan pemenuhan tanggung jawab yang diamanatkan Pemerintah kepada para Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, secara khusus PT Pertamina EP Asset 2.

Hal ini dibuktikan dengan pengeboran sumur baru di semester kedua tahun 2018, yaitu sumur PMB P23 yang mulai ditajak tanggal 21 Juli 2018 lalu dan syukuran sumur bersama masyarakat dan pemerintah daerah setempat (31/07).

"Konsumsi minyak bumi yang cukup tinggi di Indonesia membuat kita harus melakukan impor yang tidak sedikit, dan target pencapaian produksi yang ditetapkan pemerintah harus kita kejar hingga akhir 2018" ujar Heragung Ujiantoro, Prabumulih Field Manager dalam sambutannya mewakili General Manager PT Pertamina EP Asset 2.

Dikatakan, penggunaan energi fosil ini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga usaha pencarian minyak dan gas bumi juga harus didukung secara penuh oleh semua pihak.

"Dukungan dari masyarakat dan pemerintahan sangat kita harapkan, agar usaha pencarian migas ini bisa berjalan tanpa adanya kendala yang berarti" pungkasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Prabumulih, Drs. Alfian Herdi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan mengenai pembangunan dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitar tempat berlangsungnya pengeboran.

Perusahaan diharapkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar, melalui program Corporate Social Responsibility maupun pemberian bantuan-bantuan lainnya seperti yang saat ini diberikan.

Alfian juga mengharapkan partisipasi dari perusahaan untuk masyarakat sekitar pengeboran dapat berlanjut secara kontinyu, tidak hanya saat pengeboran berlangsung tapi kerja sama yang baik agar terus dilakukan.

Pada kegiatan syukuran tersebut selain memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, diberikan juga bantuan 450 paket sembako kepada warga masyarakat dan beberapa realisasi bantuan yang telah diajukan sebelumnya seperti dua ekor sapi kurban dan bantuan lain.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat serta mengharapkan doa agar keberhasilan kegiatan perusahaan berjalan tanpa ada hambatan berarti" ujar Alfian.

Untuk diketahui, Sumur PMB P23 sendiri nantinya akan menjadi sumur PMB 40 yang rencananya akan memakan waktu pengeboran 66 hari dengan kedalaman 3.454 meter dan potensi minyak sebesar 150 bopd. 

Rapat Pleno KPU Tetapkan Pasangan Ridho - Fikri Sebagai Pemenang Pilkada Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 26/07/18 | 26.7.18

PRABUMULIH, PP - Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil  Walikota Prabumulih terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 secara resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih di Grand Nikita Hotel siang tadi, Rabu (25/07/2018).

Dalam rapat pleno terbuka tersebut KPU secara resmi menetapkan pasangan calon Walikota Ir, H Ridho Yahya MM dan calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri SH sebagai calon Wakil Walikota Prabumulih.

Penetapan ini digelar setelah tidak adanya gugatan terkait hasil Pilwako Prabumulih 27 Juni lalu.  Pantauan di lapangan, petugas gabungan TNI dan Polri menjaga ketat jalannya rapat pleno. Semua orang yang masuk ke ruang rapat harus menunjukan identitas yang dikeluarkan KPU.

Sejumlah tamu undangan juga terlihat hadir dalam rapat pleno tersebut. Mulai dari Penjabat Pemerintahan, Anggota DPRD Prabumulih, Partai Pengusung, Tokoh Masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Prabumulih M Takhyul menjelaskan rapat pleno digelar setelah diketahui tidak ada yang menggugat hasil Pemilihan. Diketahui pada Pilwako lalu pasangan Ridho - Fikri berhasil memenangi Pilwako 2018.

"Sekarang rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih. Ini kita gelar karena tidak ada yang menggugat (hasil Pilkada)," kata Takhyul.

Dia mengungkapkan sejumlah undangan datang pada rapat pleno kali ini. Mulai dari pejabat daerah hingga pimpinan partai politik di Prabumulih yang mengusung Pasangan Ridho Fikro.

"Kita undang semua pasangan calon, terus ketua partai politik pengusung, Pj Walikota, Ketua DPRD karena nanti akan menerima SK untuk diteruskan ke presiden, Bawaslu juga," ujarnya.

Sementara saat disinggung Pj Walikota tidak hadir, KPU menegaskan Bahwa kehadiran Pj Walikota telah di wakilkan ke Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Abdullah Abadi AP. Hanya saja dilapangan, mandat untuk menghadiri rapat pleno tersebut kembali diwakilkan ke Staf Ahli Pemerintah Kota Prabumulih HM Rasyid.

Ditempat terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Prabumulih Sri Paremeswari SH saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ketidakhadira Pj Walikota Prabumulih bertepatan dengan acara Rapat Kerja Nasional Asosiasiasi Penerintah Kota (Apeksi) di Tarakan Kalimantan Utara.

"Bapak Wali sedang dinas luar dalam rangka rapat kerja Nasional Apeksi di Tarakan Kalimantan Utara. Beliau disana hingga 26 Juni 2018" ujarnya.

Ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III sempat menjadi perbincangan di ruang rapat pleno. Namun demikian KPU mengungkapkan, ketidakhadiran pj Walikota tidak perlu dipersoalkan sebab undangan telah disampaikan.

Sementara itu, menyikapi ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih sangat disesalkan oleh Pengamat Politik Prabumulih Pohan Maulana.

Sebelumnya Pohan mengaku hal inilah yang ditakutkan terjadi ketika ASN terlibat politik praktis. Jika pun terlibat secara terang-terangan setidaknya harus mampu berjiwa besar karna sesunggunya konsekwensi keterlibatan dalam politik praktis di awal sudah tahu.

"Iya harusnya profesional. Kan konsekwensi dari politik praktis sudah tau diawal" pungkas Pohan. (adv/pp1)

Pj Walikota Berhalangan Hadiri Rapat Pleno Penetapan Walikota Terpilih

Written By Posmetro Prabu on 25/07/18 | 25.7.18

PRABUMULIH, PP - Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil  Walikota Prabumulih terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 secara resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih di Grand Nikita Hotel siang tadi, Rabu (25/07/2018).

Dalam rapat pleno terbuka tersebut KPU secara resmi menetapkan pasangan calon Walikota Ir, H Ridho Yahya MM dan calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri SH sebagai calon Wakil Walikota Prabumulih.

Penetapan ini digelar setelah tidak adanya gugatan terkait hasil Pilwako Prabumulih 27 Juni lalu.  Pantauan di lapangan, petugas gabungan TNI dan Polri menjaga ketat jalannya rapat pleno. Semua orang yang masuk ke ruang rapat harus menunjukan identitas yang dikeluarkan KPU.

Sejumlah tamu undangan juga terlihat hadir dalam rapat pleno tersebut. Mulai dari Penjabat Pemerintahan, Anggota DPRD Prabumulih, Partai Pengusung, Tokoh Masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Prabumulih M Takhyul menjelaskan rapat pleno digelar setelah diketahui tidak ada yang menggugat hasil Pemilihan. Diketahui pada Pilwako lalu pasangan Ridho - Fikri berhasil memenangi Pilwako 2018.

"Sekarang rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih. Ini kita gelar karena tidak ada yang menggugat (hasil Pilkada)," kata Takhyul.

Dia mengungkapkan sejumlah undangan datang pada rapat pleno kali ini. Mulai dari pejabat daerah hingga pimpinan partai politik di Prabumulih yang mengusung Pasangan Ridho Fikro.

"Kita undang semua pasangan calon, terus ketua partai politik pengusung, Pj Walikota, Ketua DPRD karena nanti akan menerima SK untuk diteruskan ke presiden, Bawaslu juga," ujarnya.

Sementara saat disinggung Pj Walikota tidak hadir, KPU menegaskan Bahwa kehadiran Pj Walikota telah di wakilkan ke Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Abdullah Abadi AP. Hanya saja dilapangan, mandat untuk menghadiri rapat pleno tersebut kembali diwakilkan ke Staf Ahli Pemerintah Kota Prabumulih HM Rasyid.

Ditempat terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Prabumulih Sri Paremeswari SH saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ketidakhadira Pj Walikota Prabumulih bertepatan dengan acara Rapat Kerja Nasional Asosiasiasi Penerintah Kota (Apeksi) di Tarakan Kalimantan Utara.

"Bapak Wali sedang dinas luar dalam rangka rapat kerja Nasional Apeksi di Tarakan Kalimantan Utara. Beliau disana hingga 26 Juni 2018" ujarnya.

Ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III sempat menjadi perbincangan di ruang rapat pleno. Namun demikian KPU mengungkapkan, ketidakhadiran pj Walikota tidak perlu dipersoalkan sebab undangan telah disampaikan.

Sementara itu, menyikapi ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih sangat disesalkan oleh Pengamat Politik Prabumulih Pohan Maulana.

Sebelumnya Pohan mengaku hal inilah yang ditakutkan terjadi ketika ASN terlibat politik praktis. Jika pun terlibat secara terang-terangan setidaknya harus mampu berjiwa besar karna sesunggunya konsekwensi keterlibatan dalam politik praktis di awal sudah tahu.

"Iya harusnya profesional. Kan konsekwensi dari politik praktis sudah tau diawal" pungkas Pohan.


"Popularitas VS Uang Kertas" di Pileg Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 24/07/18 | 24.7.18

Catatan Redaksi
Oleh : Jun Manurung
Pemimpin Redaksi Posmetro Prabu

Tak terasa hiruk pikuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 dan berbagai permasalahan didalamnya telah usai digelar dengan baik sesuai harapan Konsituen. Artinya, Pemilukada Prabumulih 2018 berlangsung tertib, aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Usai Pemilukada, Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 Segera kembali dihadapkan ke tengah masyarakat.

Partai politik secara resmi telah mendaftarkan Calon Legislatif (Caleg) nya ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bertarung merebut kuota kursi di Parlemen. Bahkan para caleg belakangan ini sudah mulai bersiap-siap. Sebagian sudah ada yang tebar pesona, sebagian lagi masih malu-malu kucing dengan alasan jadwal pemilu masih jauh.

Terkhusus di Kota Prabumulih, semua mereka (Caleg-red) sesungguhnya sudah mulai berkampanye, meski hanya sebatas di sosial media walaupun hakikatnya kampanye yang disampaikan ke konsituen masih sulit dicerna. Karna, tak sedikit dari para Caleg tersebut banyak menggunakan kata-kata atau istilah yang susah dimengerti secara umum. Tidak rasional dan terkesan memaksakan. 

Dengan demikian lantas timbul pertanyaan yang kira-kira bunyinya seperti ini. Ketika pengamat tidak mengerti apa yang disampaikan oleh Caleg dalam kampanye media sosial, bagaimana pula dengan konsituen?. Kemudian, banyak diantara Caleg pendatang baru yang belum percaya diri atas pencalonannya dengan sesekali menghimbau konsituen lewat akun sosial media untuk tidak menerima uang dari Caleg pada Pemilu 2019 mendatang.

Money Politic (Politik Uang) tentu bukan barang baru lagi di Kota Prabumulih. Bahkan tak sedikit korban yang nyaris Stroke usai Pemilu dan penghitungan suara digelar. Istimewanya Prabumulih, kasus money politik diajang pesta lima tahunan jarang menguap ke permukaan. Nah kok bisa? Jawabannya karna masyarakat Prabumulih maupun Calegnya berjiwa sportif. Tak sedikit Caleg yang mengangap pencalonan anggota legislatif ibarat bermain judi. Maka menjadi menang atau kalah itu soal biasa.

Mengandalkan popularitas untuk menjadi legislatif tentu tidak cukup tanpa dibarengi Elektabilitas dan finansial yang kuat. Istilah popularitas dan elektabilitas di Zaman NOW saat ini seringkali disamaartikan. Padahal keduanya mempunyai makna dan konotasi yang berbeda. Makna popularitas semua orang mungkin bisa dengan mudah memahami. Lantas bagaimana dengan elektabilitas? 

Elektabilitas yang sejatinya memiliki arti kesediaan orang memilihnya untuk menjadi anggota dewan malah diartikan setebal apa uang kertas yang dimiliki. Artinya Kemampuan ekonomi atau finansial si Caleg memiliki peluang besar untuk menaikkan elektabilitas. Maka jangan heran orang yang punya duit banyak, dianggap mempunyai elektabilitas yang tinggi. 

Di Kota Prabumulih, Popularitas dan elektabilitas tidak selalu seiring sejalan. Adakalanya berbalikan. Satu di siring Satunya lagi di Jalan. Karna Memang kedua konstatasi ini ada benarnya. Tapi tidak selalu demikian. Karna banyak Caleg yang popularitasnya tinggi punya ide kreatif dan gagasan yang briliant tidak terpilih karena keterbatasan finansial. Sebaliknya, tidak sedikit caleg yang tidak banyak dikenal justru terpilih karena kesiapan finansial.

Catatan ini menjadi perlu dikemukakan dengan maksud untuk memperjelas bagi mereka yang ingin maju sebagai calon legislatif maupun masyarakat selaku konsituen pemegang kedaulatan lebih sadar Politik demi terwujudnya legislatif yang elektabel dan berkualitas yang cinta dan peduli dengan derita rakyat.

Selain itu, perlu digarisbawahi bahwa tidak melulu Politik uang berhasil meningkatkan elektabilitas untuk meraih kursi legislatif. Pintar-pintarlah mencari simpati rakyat tanpa politik uang demi kelangsungan demokrasi yang cerdas dan berkualitas. 

Gubernur Sambut 120 Utusan Negara Peserta Konferensi Internasional UNESCO

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut dengan sukacita kedatangan semua delegasi dan peserta sesi ke-30 Man dan Biosfer Program International Coordinating Council (MAB-ICC) UNESCO dengan menggelar welcome dinner di Griya Agung, Senin (23/7).

Dirinya mengaku senang atas kehadiran utusan dari 120 Negara. Terlebih Provinsi Sumsel ditunjuk oleh UNESCO sebagai tuan rumah konferensi internasional yang bergengsi ini. Dirinya berharap kepada seluruh peserta untuk dapat menikmati Kota Palembang meskipun saat ini puncak musim kemarau dengan suhu relatif tinggi.

Di kesempatan itu Gubernur Alex Noerdin menceritakan sekilas bahwa Kota Palembang adalah kota tertua di Indonesia, dan memiliki sejarah sebagai ibu kota Kerajaan Sriwijaya. 

Lanjutnya, pada tahun 684, Raja Sriwijaya sebagaimana tertulis pada Prasasti TALANG TUWO, mengimbau umatnya untuk melestarikan lingkungan dan hutan mereka dengan menanam pohon dan tanaman, membangun drainase dan mengelola sumber air. "Dan ini adalah semangat kami dalam melestarikannya,"katanya.

Dijelaskannya, pada tahun 2015 di Provinsi Sumsel telah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang besar. Oleh karena itu mulai sejak tahun 2016, dengan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan mitra lainnya yang memulai Pengembangan Pertumbuhan Hijau - untuk mengundang semua pelaku untuk menjalankan P4 (Public Private People Partnership) untuk melestarikan hutan dan lahan gambut. 

"Saat ini kami sedang mengembangkan kemitraan kami dalam pengelolaan lanskap berkelanjutan yang memfokuskan kegiatan perlindungan, rehabilitasi dan pemulihan di 11 situs yang bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah, sektor swasta, bahkan Internasional serta didukung oleh pemerintah kabupaten, dan pada bulan Mei 2017 yang lalu, kota Palembang dipercaya sebagai tuan rumah The 1st Asia Bonn Challenge High Level Roundtable Meeting,"katanya.

Disamping itu, kata Alex Provinsi Sumsel merupakan salah satu Provinsi yang zero konflik. Itu merupakan salah satu syarat utama Provinsi Sumsel dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games 2018. "Kami harap para peserta untuk dapat melihat Kota Palembang dengan menikmati makan khas seperti Pempek, Mie Celor dan lainnya,"tutupnya.

Cegah Karhutla, Panglima TNI Minta Modifikasi Cuaca

PALEMBANG, PP - Mengingat event olahraga international bangsa-bangsa Asian Games akan berlangsung Agustus mendatang, tidak terganggu kabut asap, Selasa (24/07) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka mengupas tuntas terkait Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel. 


Panglima TNI Marsekal  TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menuturkan, penyelenggaraan Asian Games Agustus nanti bertepatan dengan puncaknya kemarau. Karena Asian Games merupakan pertaruhan nama baik Republik Indonesia, tentu saja penindakan untuk tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) menjadi perhatian semua pihak. 

Ia menerangkan, tekhnologi identifikasi sesuai dengan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, 
(BMKG) khususnya wilayah Provinsi Sumsel sudah diprediksi bahwa hampir sebagian masuk wilayah merah, yang artinya berpotensi terjadi karhutla. 

"Hari ini tanggal 24 Juli warna merahnya sudah hampir seluruhnya masuk warna merah. besok pun sudah diprediksi tapi warna merah nya sudah berkurang, kemungkinan terjadi kelembaban (hujan)," tuturnya 

"Sehingga kita bisa menarik kesimpulan kecil bahwa melihat dari pertama karakter tanah adalah gambut, tanah tidak akan terbakar apabila Kondisi basah. Sehingga salah satu cara untuk pencegahan kita harus mempertahankan tanah gambut itu tetap basah," ungkapnya 

Menurutnya, dengan modifikasi cuaca dan bisa hujan di wilayah Palembang, mampu mencegah karhutla dalam waktu singkat sesuai dengan debit airnya. 

" Tekhnologi sangat penting untuk kita bisa menghindari kebakaran. Untuk itu pencegahan yang pertama yang harus kita laksanakan adalah upaya membuat modifikasi cuaca, 3 minggu adalah waktu yang singkat untuk kita mencari potensi-potensi awan untuk dibuat hujan buatan," terangnya 

Dikatakannya pula, enam hari kedepan akan potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi, sehingga mencegah akan lebih susah. Oleh sebab itu Ia menghimbau seluruh elemen terkait memerlukan power yang ekstra. 

Lanjut Panglima TNI, strategi Gabungan TNI dan Polri sangat efektif dalam rangka pencegahan karhutla. Ia menganggap apabila ada masyarakat yang diduga melakukan tindakan pidana terhadap membakar, agar langsung bisa diambil oleh kepolisisan untuk diproses. Selain itu pula mendapat bantuan dari kepolisian apabila terjadi karhutlah. 

"Strategi yang kedua Saya berterimakasih 
Komandan Korem (Danrem)  sudah bisa mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan penyumbang asap terbesar apabila terjadi karhutla. Sehingga strategi pencegahannya gabungan antara tni dan polri tongkrongi desa yang teridentifikasi karhutlah. Semua itu dilakukan demi harga diri bangsa," pungkasnya 

Sementara Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam laporannya menuturkan, posko Satuan tugas siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan provinsi sumatera selatan tahun 2018, merupakan posko pemandu yang sangat strategis karena bersebelahan dengan landasan udara dan di belakang juga ada landasan helikopter sendiri.

" Selamat datang Panglima TNI di Bumi Sriwijaya, ini adalah salah satu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 
terbaik di Indonesia," tambahnya 

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara mewakili Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi,  Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis danKaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi,  Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis danKaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara.

Terlibat Kasus Penggelapan Motor, Mamah Muda Dibekuk Polisi

PRABUMULIH, PP - Ninik Asriyani (24) terpaksa mendekam di tahanan Polsek Prabumulih timur, lantaran terlibat kasus tindak pidana penggelapan dengan melarikan motor milik Samsiar (46) warga asal Tanjung raya, Kelurahan Tanjung raya, Kecamatan Rebang tangkas, Kabupaten way kanan.

Pelaku yang merupakan warga wilayah jalan kelekar, Kelurahan sukaraja, Kecamatan Prabumulih selatan ini, harus pasrah di hadapan Satgas Kejahatan Jalanan Polsek Prabumulih timur saat diringkus di stasiun Kereta api Prabumulih, Senin (23 /7) sekitar pukul 21.00 WIB

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membeli pulsa, tanpa ada rasa curiga korban meminjamkan motornya kepada pelaku. Namun rupanya itu modus pelaku untuk mengelabui korban.

Kecurigaan korban muncul, saat motor yang dipinjamkanya tidak pernah dikembalikan. Bahkan diketahuinya motor tersebut telah digadaikan pelaku. Karena merasa dirugikan, Korban langsung melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Polsek Prabumulih timur pada minggu 22 juli 2018. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai delapan juta rupiah.

Usai melakukan proses pengusutan kasus ini, Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa tersangka akan melarikan diri menggunakan kereta api. Tanpa menunggu waktu lama, petugas Gabungan yang di pimpin Kanitres Aiptu Eem Supriyatna  langsung meluncur ke Stasiun Prabumulih dan berhasil mengamankan tersangka. Selanjutnya  tersangka dibawa ke Polsek Prabumulih Timur guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk S.I.K., M.H saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih timur, AKP Hernando S.H.,M.H mengatakan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan atas kasus penggelapan dan penipuan tersebut.

"Anggota kita berhasil menangkap pelaku Ninik Asriyani (24) saat akan melarikan diri. Kita juga saat ini masih melacak keberadaan barang bukti 1 unit sepeda motor merk Yamaha RX king BG 6527 DM Warna hitam," Ungkap AKP Hernando, Selasa (8/7).

Masih Kata Hernando, pelaku masih diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti pengganti 1 heandphone Oppo A37 warna gold.

"Dari pengakuan tersangka, Uang Hasil penjualan motor ia belikan Handphone dan sebagian telah dihabiskanya untuk keperluan Pribadi. Akibat ulahnya tersangka dikenai pasal 372 KUHP tentang pengelapan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara ," Tandasnya.

Leher Arif Dijerat, Duit Ratusan Juta Ludes Digasak








Foto : Ilustrasi

PRABUMULIH, PP - Aksi kawanan rampok di Kota Prabumulih belakangan ini kian marak terjadi. Bahkan dalam melancarkan aksinya, para pelaku perampokan ini tak segan-segan melukai korbannya.

Kali ini peristiwa perampokan menimpa korban bernama Arif yang merupakan seorang pengusaha jasa konstruksi. Korban menjadi sasaran para pelaku perampokan yang berjumlah empat orang.

Peristiwa perampokan yang menimpa korban terjadi pada Selasa siang (24/7) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Lingkar, Prabumulih. Akibatnya korban harus kehilangan uang senilai Rp 200 juta yang baru saja ditariknya dari Bank Sumsel Babel cabang kantor DPMPTSP Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur.

Tidak hanya itu, korban juga harus mengalami luka tembak di bagian paha sebelah kiri serta luka jeratan di leher yang dilakukan oleh para perampok. Beruntung nyawa korban selamat dan dirawat di RS AR Bunda Prabumulih.

Informasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami korban bermula saat ia mencairkan uang proyek senilai Rp200 juta di Bank Sumsel Babel. Usai menarik uang, korban kemudian hendak pulang tanpa pengawalan dengan menggunakan mobil Suzuki Escudo BG 1138 QH.

Korban tidak sadar saat itu di dalam mobilnya dua pelaku sudah bersembunyi di bangku penumpang bagiang belakang. Tiba-tiba saja para pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah kepala korban, dan pelaku mengajak korban untuk mengarahkan mobilnya ke Jalan Lingkar.

Saat tiba di Jalan Lingkar, kedua pelaku langsung melancarkan aksinya. Leher korban dijerat menggunakan tali, bahkan pelaku juga tega menembak paha korban agar tidak melakukan perlawanan.

Melihat korban sudah tak berdaya kedua pelaku langsung kabur membawa uang ratusan juta. Kedua pelaku kabur bersama dua orang rekannya yang telah mengiringi dari belakang menggunakan sepeda motor.

Sedangkan Arif dengan sisa tenaganya berusaha untuk menyelamatkan diri, dan langsung ke RS Bunda untuk berobat. Lantaran kondisinya lemah dan lukanya parah, Arif terpaksa dioperasi dan mendapatkan perawatan intensif.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto SH saat dikonfirmasi terkait aksi perampokan tersebut membenarkan. Pihaknya telah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang dikakukan penyelidikan.

"Anggota sudah kita terjunkan untuk memburu pelaku. Selain cek TKP, kita juga masih menggali informasi keterangan dari korban. Mudah-mudahan para pelaku dapat segera tertangkap," tandasnya.

Honorer K2 Lulus Kompetensi Siap Diangkat Jadi CPNS

Written By Posmetro Prabu on 23/07/18 | 23.7.18

JAKRTA, PP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri langsung Rapat Gabungan mengenai Tahapan Penyelesaian Tenaga Honorer K2 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. Rapat Gabungan yang berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI itu dipimpin Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto.

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Asman Abnur, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek.

Dalam kesempatan itu, Mendagri mengungkapkan beberapa permasalahan dalam penyelesaian pengangkatan tenaga honorer. Pertama, dari data tenaga honorer K-1 dan K-2 ternyata diketahui masih ada yang belum masuk hasil validasi data Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemen-PANRB.

Permasalahan kedua, terdata masih ada tenaga honorer kategori K-1 dan K-2 yang tidak memenuhi syarat (TMS) untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ketiga, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota masih mengangkat tenaga honorer yang dialokasikan pada APBD.

"K-2 yang tidak lulus tes kompetensi masih menjalankan tugas dan mengabdi di lingkungan pemerintah daerah, untuk diperhatikan oleh pemerintah menjadi CPNS," kata Tjahjo mengenai permasalahan dalam penyelesaian tenaga honorer keempat.

Kemendagri, lanjut Tjahjo, telah melakukan beberapa langkah dalam menyelesaikan permasalahan tenaga honorer K-2. Yakni dengan mengevaluasi anggaran APBD Propinsi dan Kabupaten/Kota untuk melakukan mengefisiensi pengangkatan tenaga honorer daerah dan menjamin anggaran pengangkatan honorer K-2.

"Kami juga telah menyampaikan surat Mendagri Nomor 814.1/169/SJ tanggal 10 Januari 2013 perihal Penegasan Larangan Pengangkatan Tenaga Honorer yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota," terangnya.

Rapat Gabungan Tahapan Penyelesaian Tenaga Honorer K2 hari ini diketahui merupakan kesepakatan bersama antara Pemerintah dan DPR RI. Rapat lanjutan ini turut menentukan nasib sejumlah tenaga honorer kategori K-2 ke depan.

Wakil Ketua DPR Utut Adiyanto di Gedung DPR RI, Senayan, pekan lalu mengungkapkan status tenaga honorer K-2 yang belum lulus tes menjadi CPNS sebanyak 438.590. Tenaga honorer K-2 ini tersebar pada beberapa kementerian. Diantaranya pada Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikatan hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Rapat hari ini, selain beberapa kementerian tersebut, DPR RI juga mengundang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Luar Negeri.

Usai Pemilukada, Ratusan Pejabat Pemprov Sumsel Dimutasi

Written By Posmetro Prabu on 21/07/18 | 21.7.18

PALEMBANG, PP - Usai pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak 2018 di Sumsel dan dimenangkan oleh pasangan HDMY, Ratusan pejabat struktural di lingkungan Pemprov Sumsel dimutasi mendadak, Rabu (18/7) siang. 

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah ( Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar,  mewakili Gubernur Sumsel Alex  Noerdin yang berhalangan hadir.

Usai melakukan pelantikan secara simbolis, Sekda Sumsel Nasrun mengatakan, mutasi ini jangan ditanggapi sebagai suatu hal yang luar biasa. Sebaliknya mutasi atau rotasi justru hal yang biasa dalam sebuah organisasi agar dapat bergerak lebih dinamis mencapai tujuan organisasi.

"Atas nama Pemprov saya ucapkan selamat kepada pejabat yang sudah diambil sumpah dan dilantik. Maknai ini sebagai kepercayaan dan kehormatan dari pimpinan," tegasnya.

Selain kepercayaan dan kehormatan dari pimpinan, hendaknya kata Nasrun rotasi ini juga dijadikan ujian di tempat yang baru bagi pejabat untuk terus belajar. Diapun menyadari bahwa dalam rotasi ini tak semua pejabat menerimanya dengan senang. 

"Pasti ada yang senang dan kurang puas tapi inilah dinamikanya dalam organisasi. Ikuti saja bagai air mengalir," tambah Nasrun.

Walaupun tak semuanya menerima dengan suka cita, namun Nasrun menjamin bahwa rotasi ini bukan diberikan begitu saja tanpa ada evaluasi di tempat bertugas sebelumnya. Untuk itu bagi mereka yang dirotasi, Sekda meminta pelantikan ini juga bisa dijadikan sebagai sarana intropeksi.

" Setahun ini kami mencoba mendudukkan secara proporsional ASN sesuai penilaian atasan. Mereka yang berintegritas tinggi dan bekerja profesional pasti disayang atasan. Jadi selain untuk intropeksi, mutasi ini bisa juga diberikan untuk prestasi," jelasnya.

Kepada pejabat yang baru dilantik, Nasrun berpesan agar mereka segera cepqr beradaptasi di tempat yanh baru. Meskipun di OPD yang baru sama sekali, pejabat menurutnya harus cepat belajar dan memahami tugas dan fungsinya. Dia meyakini tidak ada yang tidak bisa dipelajari asalkan ada kemauan dan fokus. Diapun memastikan mutasi ini dilakukan secara objektif atas kemampuan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.

" Dengan mutasi ini saya harap terjadi peningkatan kinerja yang lebih baik. Saya ingatkan lagi semua, kita harus bergerak cepat karena perkembangan provinsi ini luar biasa. Jadi ASN di Sumsel dituntut menjadi ASN yang tmapil beda dengan ASN lainnya. Mari buktikan kalau kita memang mampu," imbuhnya.

Di akhir pesannya, Sekda berpesan agar pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggungjawab.

Adapun pejabat yang dilantik di antaranya yakni Ir. Amiruddin M.Si dengan jabatan baru Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumsel, eselon III.a. 

Kemudian Ahmad S.ST. ST.MT dengan jabatan baru Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Eselon, eselon III.a. Serta Amalia S.T. MM dengan jabatan baru Kepala Seksi Informasi Data Gender dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, eselon IV.a. Dan Achmad Faizal S.Kom dengan jabatan baru Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTB Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Musi Banyuasin II Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel IV.a.

Apoteker Diminta Tingkatkan Kepatuhan Pasien Minum Obat.

PALEMBANG, PP - Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Selatan di Ballroom STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Sabtu (21/7).

Menurutnya, seminar yang dilakukan ini sangat bermanfaat sekali untuk meningkatkan ilmu pengetahuan IAI dan sekaligus apat memberikan kontribusi pada pelayanan kesehatan di Sumsel.

Dijelaskannya, pembangunan nasional pada intinya ditunjukkan untuk pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Hal ini sesuai dengan 9 agenda prioritas (Nawacita), seperti agenda ke lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan salah satu bidang yang berperan adalah kesehatan.

"Untuk itu kami harapkan Apoteker sebagai tenaga kesehatan dapat lebih berperan secara aktif dan nyata meningktakan derajat kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Sumsel,"tutur Ishak.

Dia menilai, peran Apoteker tidak hanya sebatas pelayanan obat tetapi juga memberikan petunjuk penggunaan obat tersebut dan meningkatkan kepatuhan pasien dalam meminum obat.

"Peran organisasi Apoteker tetap terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anggotanya untuk menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tuntutan masyarakat yang makin meningkat akan pelayanan kesehatan. Untuk itu saya sangat mendukung kegiatan sedang dilakukan ini,"katanya.

Selain itu, lanjut Ishak tantangan di dunia farmasi saat ini adalah masih kurangnya tenaga farmasi yang menepati puskesmas-puskesmas terutama di daerah terpencil. Oleh karen itu IAI dapat mendorong anggotanya untuk dapat mengikuti program nusantara sehat selama 2 tahun untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas terpencil.

Di samping itu juga, IAI diminta juga ikut terlibat secara aktif dalam sosialisasi pencegahan pengan yang mengandung formalin dan borax pada makanan jajanan anak sekolah. Serta Apoteker juga dapat melakukan sosilasiasi dalam pencegahan penggunaan narkoba di kalangan remaja.

"Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan konferensi daerah dan seminar ini. Semoga konferensi pada hari ini dapat berjalan lancar sehingga nantinya didapatkan pengurus yang memajukan profesi Apoteker dimasa yang akan datang,"tutup Ishak.

Sementara itu Ketua Panitia Apoteker Afdil Kurnia berterima kasih kepada Wagub Sumsel karena bisa hadir untuk membuka Seminar Nasional dan Konferensi Daerah XI IAI Sumsel. Pada kegiatan ini juga bermaksud dan bertujuan seperti konsolidasi organisasi dan peningkatan kompetensi profesi Apoteker. Mengusung tema kegiatan ini juga "Praktek Apoteker Bertanggung Jawab".

"Diharapkan dalam kegiatan ini mudah-mudahan kompetensi dan eksistensi organisasi profesi yang kita cintai ini,"ungkapnya.

Sementara Ketua PD IAI Sumsel Burhanudin Gumay menambahkan hari ini melaksanakan dua kegiatan di antaranya seminar dan koferensi daerah. Dimana masa kepengurusan ini selama empat tahun sekali. Artinya masa bhakti kepengurusan berakhir itu empat tahun sekali dan hari ini akan memilih pengurus yang baru. " kami berterima kasih kepada para pengurus cabang dari Kabupaten/Kota Sumsel sudah hadir, mudahan-mudahan program kita kedepan lebih baik lagi,"ujarnya.

Ini Lulusan IPDN 2017 Yang Segera Tempati Jabatan Baru di Prabumulih

PALEMBANG, PP - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Secara resmi menerima CPNS Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Lulusan Insitut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIV Tahun 2017 di Auditorium Bina Praja, Kamis (19/7). Kedatangan siswa lulusan terbaik IPDN ini diterima langsung oleh Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Akhmad Najib.

Dalam kesempatan penerimaan para calon pegawai Kemendagri tersebut Najib mememahami bahwa, sistem rekrutmen pelaksanaan penerimaan Pegawai Negeri Sipil ini belum sepenuhnya dapat memenuhi ekspektasi semua pihak. 

Kendati demikian, bagi seluruh element, diperlukan pemahaman karena kebijakan dan sistem seleksi telah didesain sedemikian rupa dalam rangka menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabel, bebas KKN, dan adil tanpa dipungut biaya, sehingga memungkinkan bagi seluruh putra-putri terbaik dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi PNS yang akan berjuang menjadi birokrat yang berdaya saing tinggi. 

“Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat atas pengangkatan Saudara-Saudara sebagai Calon Pegawai Negeri Kementerian Dalam Negeri RI yang akan ditempatkan di wilayah Sumatera Selatan,” ucap Akhmad Najib di hadapan lulusan IPDN Angkatan XXIV yang berjumlah 41 orang.

Diakatakan, bagi seluruh siswa IPDN yang telah diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil kiranya patut bersyukur dan berbangga karena telah terpilih menjadi abdi negara dan abdi masyarakat melalui proses seleksi secara fair dan kompetitif serta bebas KKN sesuai dengan mekanisme yang berlaku, serta tahapan pendidikan yang memadai. Yang perlu digaris bawahi ialah, ini baru langkah awal untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil karna di depan sana masih banyak rintangan yang siap menghadang.

"Tugas ke depan akan semakin berat, khususnya dalam menjawab tantangan-tantangan besar di berbagai bidang kehidupan, baik pada skala global, nasional maupun lokal. Oleh karena itu, untuk menghadapi tantangan ini diperlukan birokrasi pemerintah yang dinamis, adaptif visioner, bertanggungjawab, dan berorientasi pada pelayanan publik" ujarnya.

Oleh sebab itu lanjut dia, Pemerintah berharap kepada seluruh CPNS lulusan IPDN Angkatan XXIV ini untuk selalu menempa diri agar mampu bekerja dengan lebih baik, berdisiplin, loyal pada pimpinan dan tidak melakukan perbuatan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumatera Selatan yang akan menerima penempatan lulusan IPDN Angkatan XXIV Tahun 2017 di daerah masing- masing, agar dapat memfasilitasi penugasan dan penempatannya sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi memberikan kontribusi yang positif bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di daerah. 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri yang diwakilkan oleh Plt. Kepala Biro Perencanaan Kementerian Dalam Negeri Hani Syopiar Rustam mengatakan, tahun 2018 ini adalah tahun kedua implementasi Permendagri No. 78 Tahun 2017 tentang Penempatan dan Perpindahan Lulusan IPDN yang menegaskan bahwa lulusan IPDN ditempatkan di lintas provinsi dan di daerah perbatasan negara. Kebijakan penempatan ini diilhami oleh Peraturan Presiden No. 2 tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019.

“Agenda tersebut harus kita maknai bersama sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam rangka pengembangan wilayah dan memajukan daerah,” ucapnya.

Dijelaskanya, lulusan IPDN sebagai kader pemerintahan dalam negeri dan pelopor revolusi mental yang telah disiapkan dalam pendidikan kepamongprajaan kiranya dapat memberikan sumbangsinya nyata dalam menjawab tantangan tersebut. Hal ini mengingat, lulusan IPDN telah ditempa intelektualitasnya melalui pengajaran, keterampilan, melalui pelatihan serta mental dan disiplin melalui pengaturan. 

Berdasarkan kebijakan pemerintah yang ditindaklanjuti dengan Permendagri No. 78 Tahun 2017 tentang penempatan dan perpindahan IPDN, maka lulusan IPDN angkatan XXIV akan ditempatkan dengan proporsi persentase 15% pada instansi pusat, 35% pada kawasan perbatasan negara, serta 50% pada pemerintahan daerah. 

“Pesan saya selaku pimpinan Kementerian Dalam Negeri kepada semua lulusan IPDN angkatan XXIV untuk selalu menjunjung tinggi integritas, loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas dimanapun kalian ditempatkan dan maknai penempatan ini sebagai amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya mewakili sambutan Menteri Dalam Negeri secara utuh.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu