Metro Insident

Latest Post

HD Ajak Pejabat Jangan Gengsi Kerja Konkrit

Written By Posmetro Prabu on 24/01/19 | 24.1.19

PALEMBANG, PP - Jangan gengsi untuk kerja konkrit. Demikian pernyataan yang ditegaskan Gubernur Sumsel H.Herman Deru kepada tamu yang hadir pada acara Silaturahmi dan Sinkronisasi Program Pembangunan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang, di Kediaman Pribadi Gubernur Sumsel Herman Deru di kawasan Gandus, Kamis (24/1) siang.

"Dak apo-apo gubernur melok Subuh berjamaah program pak Walikota. Mak itu jugo dak apo-apo kalo Pak Harno nak melok Safari Jumat samo Gubernur dak usah malu. Jangan ado istilah gengsi. Dak apo, wong nak ngomong Herman Deru, Mawardi, Harnojoyo pemimpin dusun pegilah. Tapi itulah yang real dan konkrit kito memang turun ke lapangan. Bukan cuma nunggu reses bae," tegasnya saat memberikan sambutan.

Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu mengatakan tidak ada alasan bagi pejabat untuk tidak turun ke lapangan karena tugas pemerintah adalah mensejahterakan masyarakat. Karena itu ia mengaku lebih senang jika stafnya pergi dinas ke dalam provinsi daripada jauh-jauh keluar kecuali memang sangat dibutuhkan.

" Saya lebih senang tanda tangan SPPD ke dalam provinsi daripada ke Jakarta. Rato-rato banyaklah ke Jakarta. Ado yang ke Muratara paling beberapo cuma wong bae," jelasnya.

Melalui pertemuan kali ini Herman Deru yakin akan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang otentik. Untuk itu dia meminta pejabat yang hadir tidak egois tapi merespon cepat dan segera menindaklanjuti hasil pertemuan dengan aksi konkret. 

" Kami berdua pak Wako ingin setiap  kebijakan dari buah pikiran ini ado manfaat langsung bagi masyarakat," tambahnya.

Diapun mengakui bahwa untuk membuat Sumsel menjadi provinsi yang maju diperlukan sinkronisasi yang baik antara Pemprov dengan seluruh Kabupaten dan Kota. Meski ia seorang gubernur  tidak mungkin  bisa bekerja sendiri-sendiri tapi harus bekerja secara komperhensif. Untuk itulah ia meyakini potensi 17 kab/ kota akan menjadi kekuatan yang luar biasa bagi Sumsel.

Untuk itu pula melalui silaturahmi ini Gubernur Sumsel itu mengajak agar semua pihak mengawali kerjasama gerakan dengan transparan. 

"Saya senang pak wali nyampeke keluhannyo. Tapi bukan itu bae, kadang ado permasalahan yang idak tampak. Makanya tadi saya datang ke peresmian RPH. Ini khusus kareno aku ado misi disini soalnyo selamo ini kito makan-makan bae daging. Tapi dak tau apo sudah dipotong dengan syari atau belum. Nah ini penting," jelas pria yang akrab disapa Deru tersebut.

Dalam kesempatan itu Gubernur juga menanggapi keluhan Walikota Palembang terkait banjir, kemacetan dan rencana penataan sungai Sekanak yang akan menjadi salah satu destinasi wisata di Palembang.

"Soal banjir kito lah tau galo. Kalo hujan lebih dari 3 jam Palembang pasti stuck. Ini balek lagi soal kesadaran masyarakat dan ini harus terus kito edukasi. Nah disinilah peran ulama mereka bisa membantu kita mengajak masyarakat terutama yang di pinggir sungai tidak buang sampah sembarangan. Kita butuh sekali dengan ulama ini karena nasihat mereka banyak didengar" ujarnya.

Moment sambang Kota ini lanjut Herman Deru juga diharapkan menjadi titik awal penyamaan persepsi antara Pemprov dan pemkot. Untuk itu diapun berencana melakukan sambang lainya ke kabupaten dan kota secara berkelanjutan untuk Sumsel yang lebih kuat. Hal ini penting dilakukan terutama untuk menekan angka kemiskinan Sumsel yang masih di atas nasional yakni 12,80%.

" Malu kito angko kemiskinan masih tinggi. Angko ini idak  fluktuatif makanya kita butuh gerakan  revolusi untuk berantas kemiskinan. Artinyo di setiap perencanaan pembangunan kito harus mengarah pada perbaikan ekonomi. Dak usah minta sesuatu biar dapat tepuk tangan. Saya mau Sumsel ini maju dengan data bukan slogan-slogan bae," tegasnya.

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo mdalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah poin keluhannya. Selain banjir ia juga banyak membahas soal kemacetan di Palembang dan upaya Pemkot meningkatkan PAD.

"Seneng nian aku diundang Pak Gubernur. Walaupun informasinyo baru pagi tadi aku tetap nak datang. Ado beberapo isu di Palembang yang membutuhkan bantuan Pemprov untuk penyelesaiannyo. Nah jadi nian untuk disampeke," ujarnya.

Dikatakan Harnojoyo, masalah utama di Palembang yang perlu mendapat perhatian adalah genangan air pasca pembangunan LRT yang harus dikebut. Sehingga ada beberapa parit jadi menyempit dan menyebabkan kantung banjir baru di beberapa titik dalam kota seperti di Jalan Jendral Sudirman dan Tengkuruk.

Kemudian yang kedua adalah masalah DAS Sungai Bendung yang sudah diuoayakan dengan pompanisasi mencapai 36.000 liter /detik. Serta kemacetan yang mulai terurai dengan dibukanya Jembatan Musi IV.

" Nanti ada Musi III, dan rencana membuat destinasi dari Sungai Sekanak ke Sungai Lambidaroh. Ini membutuhkan dana Ro245 miliar. Saat ini kanan kiri sungai 7 meter sudah kita bebaskan. Tanpa bantian Gubernur dan Pemprov ini past sulit. Makanya untung sekali ada moment ini, kami bisa minta bantuan dan dukungan," ujar Harnojoyo.

Sementara itu Gubernur Sumsel dan rombongab tiba di Kediamannya sekitar pukul 13.15 wib. Pemandangan menarik tampak saat Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Walikota Palembang Harnojoyo tiba di lokasi acara. Mereka berdua masing-masing dengan gagahnya menunggangi kuda sampai ke tempat acara. Moment langka inipun menarik perhatian semua hadirin yang datang seperti Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, pejabat Pemkot, serta Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Pertama, Kejari OI Manfaatkan Aplikasi Absensi dan Buku Tamu Berbasis Android

INDRALAYA, PP - Perkembangan tehnologi dewasa ini tampak turut mempengaruhi kehidupan di semua lini. Berbagai macam aplikasi yang dihadirkan tidak sedikit banyak mengurangi pemanfaatan tenaga manusia. Tehnologi juga turut memudahkan pekerjaan dan kerap dimanfaatkan oleh masyarakat baik urusan pekerjaan, pendidikan maupun urusan bisnis di luaran. Bahkan kemajuan tehnologi juga kerap dimanfaatkan oleh lembaga penegakan hukum di Indonesia.

Terbaru, Aplikasi dari kemajuan tehnologi kini banyak dimanfaatkan lembaga pemerintahan. Sebut saja absensi, komunikasi dan keperluan data lainnya. Tidak ketinggalan, lembaga Negara Adhiyaksa seperti Kejasaan Negeri Ogan Ilir juga turut memanfaatkan kehadiran dan kemajuan dari tehnologi saat ini. 

Meski secara rinci nama aplikasi berbasis android milik Kejaksaan Negeri OI ini belum diketahui, namun setidaknya, Kejari Ogan Ilir diketahui sebagai pengguna pertama aplikasi Absensi Pegawai dan tamu berbasis android. Lemabaga Negera di luar Negeri juga telah banyak menggunakan Aplikasi absensi dan tamu berbasis android. Aplikasi tersebut diketahui banyak memiliki fitur yang dapat mengontrol kehadiran atau ketidakhadiran pegawai, pengajuan izin kerja, mengontrol keterlambatan masuk kerja, pengambilan cuti, lembur, dan masih banyak lagi.

Hal ini juga diakui oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OI Adi Tyo Gunawan SH.MH. Hanya saja Kajari Pertama Ogan Ilir ini mengaku belum mengetahui secara pasti penggunaan aplikasi Absensi dan buku tamu berbasis android baru Kejari OI yang pertama.  "Saya nggak tahu apakah inofasi inofasi yang ada dikejaksaan ogan ilir ini yang pertama di indonesia apa di sumsel."ucapnya

Lanjutnya, pihak Kejaksaan menggunakan aplikasi tersebut tidak lain bertujuan untuk  mengatasi beberapa hambatan, seperti absensi pegawai. "Dengan adanya aplikasi ini kehadiran pegawai bisa terpantau langsung masuk atau tidak kekantor. Termasuk data tamu bisa kita pantau siapa saja yang mengunjungi Kantor setiap harinya dan datanya secara otomatis tersimpan ke server komputer kita."ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Intel dan juga Humas Kejasaan Ogan Ilir Imam Hidayah SH. Aplikasi Absensi berbasis android milik Kejari OI dirancang sebagai aplikasi absensi yang mendukung scan GPS yang dapat memantau dan mengontrol pergerakan pegawai yang sedang berada di luar kantor atau bekerja di lapangan. Progam aplikasi ini lanjutnya sangat akurat karena pegawai tidak bisa berbohong jika ia berada di luar kantor di jam kerja padahal jam kerjanya adalah di dalam kantor.

Haru Biru Warnai Pelepasan Guru SMPN 1 Indralaya Utara

Written By Posmetro Prabu on 21/01/19 | 21.1.19

INDRALAYA, PP - Haru biru warnai pelepasan 3 tenaga pengajar terbaik SMPN 1 Indralaya Utara. Ketiga pahlawan tanpa tanda jasa itu ialah Eviyulianti S.Pd, Rahadi S.Pd, Yuniarti M.Pd. Yuniarti sendiri merupakan guru Bahasa SMP N 1 Indralaya Utara. Sementara Rahardi S.Pd adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan di SMPN 1 Indralaya Utara. Selain itu, Rahadi merupakan guru paling lama menggabdi di SMPN 1 Indralaya Utara dari tahun 1998 yang silam.

"Tidak terhitung kenangan yang ditinggakkan beliau di sekolah ini, kenangan yang baik dan semoga terus terjaga selamanya untuk ditingkatkan oleh pengganti beliau" ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Indralaya Utara Dra. Herlina.

Diketahui, kepindahan ke 3 Guru sekolah favorit di Indralaya Utara ini merupakan pindah tugas ke Palembang. Karna pindah tugas sekali tiga orang, pihak sekolah maupun para siswa menggelar acara perpisahan. 

Acara perpisahan sendiri digelar sesederhana mungkin. Namun begitu suasana haru tak dapat dibendung mengingat ketiganya merupakan tenaga pengajar yang telah banyak berbuat disekolah tersebut. Perbuatan baik maupun sosok panutan ditambah jutaan kenangan bercampur aduk menjadi satu menyebabkan tangisan tak terbendung saat acara salaman ke sesama guru maupun para siswa.

Memory silam antara anak didik dan Guru setelah puluhan tahun menggabdi di SMP N 1 Indralaya Utara seolah kembali terulang saat acara perpisahan. Ditambah pertunjukan seni yang di suguhkan seperti paduan suara,hinga pembacaan puisi oleh siswa menambah suasana haru acara perpisahan.


"Selamat jalan ibu, semoga kita bertemu lagi di lain kesempatan. Jasamu tidak akan pernah kami lupakan. Banyak sudah kenangan yang kamu tinggal dan semua itu akan kami simpan dihati yang terdalam dan kami ceritakan kelak ketika kita bertemu kembali" ujar salah seorang siswa melepas kepergian guru favoritnya itu.

Tukang Parkir Kaleng-Kaleng Diamankan Polisi

INDRALAYA, PP – Deni Setia Budi (19) salah satu tukang parkir gadungan terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib karena melakukan pemerasan terhadap korbannya Medi Irawan (30) warga Gandus Sopir truk jurusan Lampung -  Palembang. Tidak tanggung tanggung, Pemuda warga Raja itu memintai korbannya Rp. 200 ribu untuk sekali parkir.

Sopir truk yang terkejut mendengar uang parkir 200 ribu tentu saja menolak untuk membayar parkir yang tidak masuk akal tersebut. Cekcok mulut pun terjadi antara pelaku dan korban. Awalnya ada tawar menawar. Korban berusaha membayar parkir 20 ribu.

Namun begitu, pelaku dan salah satu temannya (DPO) tidak terima dan memaksa korbannya untuk membayar uang parkir 200 ribu. Perkelahian pun sempat terjadi. Namun lantaran 2 pelaku membawa senjata tajam mau tak mau korban menyerah dan kedua pelaku semakin beringas menguras isi dompet korban.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban Medi Irawan bersama temannya menggunakan dua unit mobil Truk BG 8891 IJ yang dikemudikan Wahyudi dan BG 8892 IJ yang dikemudikan oleh Dedek Trinando dari Lampung tujuan Palembang. Mereka mampir di warung di atas jembatan lama untuk istirahat dan minum bandrek.

Ketika akan berangkat, pelaku Deni Setia Budi bersama temannya, meminta uang parkir Rp 200 ribu. Lalu dijawab oleh sopir Wahyudi tidak ada dan hanya ada Rp 20 ribu.

Lalu pelaku P (DPO) langsung menikam ke Wahyudi namun ia berhasil menghindar dan melarikan diri lalu dikejar oleh pelaku Deni. P dan R tidak berhasil mengajar Wahyudi karena masuk ke dalam semak-semak.

Kemudian pelaku HD menakuti dan mengancam korban dengan membacokkan parang ke arah Medi Irawan namun tidak berhasil. Bacokan mengenai warung nasi goreng sehingga menyebabkan Medi ketakutan hingga dengan mudah pelaku mengambil handphone milik korban dan mengambil uang Rp 100 ribu dari dompet Dedek Trinando serta Rp 50 ribu milik Wahyudi.

Setelah itu pelaku HD merobek baju kaos yang dipakai oleh teman korban, Ayu, dengan menggunakan parang. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 1,65 juta.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Arfanol Amri, SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Herman membenarkan atas kejadian tersebut.

Setelah mendapat laporan pengaduan dari korban tersebut kemudian anggota polsek Tanjung Raja yang dipimpin oleh Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol Amri SH langsung mendatangi TKP. Dari hasil interogasi para saksi yang ada di TKP, para saksi dan korban masih mengenali wajah para pelaku.

Setelah itu langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku HD (DPO) di rumah bibinya. Pelaku tidak berhasil ditangkap, tetapi di rumah bibinya tersebut berhasil ditemukan barang bukti berupa satu buah HP warna putih milik korban dan sebilah parang yang digunakan untuk melakukan curas.

Di tengah perjalanan saksi dan korban, melihat salah satu pelaku Deni Setia Budi. Saat itu pelaku tersebut langsung ditangkap dan dibawa ke Polsek Tanjung Raja.

Saat sampai di Polsek Tanjung Raja pelaku langsung diinterogasi dan mengakui telah melakukan curas terhadap korban. Ia berperan ikut melakukan pengejaran terhadap Wahyudi saat melarikan diri.

“Barang yang berhasil diambil, yaitu satu buah HP warna putih. Dari hasil curas tersebut, tersangka Deni belum mendapat bagian karena HP Oppo belum sempat dijual dan tersangka Deni Setia Budi tidak tahu apakah ada uang milik Dedek Trinando sebanyak Rp 100 ribu. Dan uang yang ada di dalam mobil sebanyak Rp 50 ribu diambil oleh tsk HD (DPO),” sumber Kasubag Humas Polres OI Akp.Zainalsyah. Lbs

Camat Indralaya Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan

INDRALAYA, PP - Rahmini,SS,M.Si Camat Indralaya Kabupaten Ogan Ilir dalam pelaksanaan Apel pagi di depan kantor Camat yang berlokasikan Jalan Lintas Timur KM 36 bertindak selaku Pembina Upacara yang di ikuti seluruh Pegawai Kecamatan ,Lurah,Kepala Desa,UPTD,Penyuluh KB,.Senin (21/1/2019).

 Program ini merupakan program  yang ada di Kecamatan Indralaya, dimana untuk kawasan Kecamatan Indralaya sendiri mempunyai 3 (tiga) Kelurahan dan 17 Desa yang Insya Allah akan selalu mengadakan Apel pagi setiap Senin dan Jumat bersih.

"Pada pelaksanaan Apel pagi ini, kita harapkan juga kepada seluruh staff Kecamatan Indralaya untuk dapat meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat Indralaya pada khususnya tanpa pengecualian", ungkap Rahmini,SS.M.Si.

Masih dihari yang bersamaan (Senin, 21/1/2019), usai pelaksanaan Apel bersama Rahmini Camat Indralaya yang dijumpai Awak media ini menuturkan. " Benar program 'Kecamatan Sehat' merupakan program, untuk menata kembali tatanan kecamatan yang sehat dan bersih, dengan program Kecamatan Sehat yang merupakan program Kita bersama dapat menjadi solusi dalam Insfirasi yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir pada umumnya dan kecamatan Indralaya pada khususnya menjadi Kecamatan Yang Sehat dan Bersih ungkap Rahmini,SS.M.Si kepada media ini senin,(21/1/2019). Lbs

Partai Pengusung Segera Ajukan Nama Bakal Calon Wabup OI

INDRALAYA, PP -- Setelah melalui proses paripurna DPRD Ogan Ilir (OI) yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD OI Endang PU Ishak dan Wakil Ketua DPRD OI  Ahmad Syafei, akhirnya Ketua Komisi 3 dari Fraksi Nasdem Afrizal SH terpilih menjadi Ketua Panitia Pemilihan (Panli) Calon Wakil Bupati OI, Senin (21/1) di gedung dewan setempat tanjung senai Indralaya.

Kepemimpinan Afrizal SH di Panli Cawabup OI didampingi juga oleh Sevvy Yossa dari fraksi Berkibar sebagai Wakil Ketua Panli bersama sejumlah anggota dewan OI lainnya seperti, M Iqbal, Suharto, Basri M Zahri, Irdansyah, Amir Hamzah, Rizal Mustopa, Suharmawinata, Azmi A Hadi, Armin Heryadi, Addinul Ikhsan, dan Rahmadi Djakfar.

Menurut Afrizal SH, panitia pemilihan kekosongan wakil Bupati OI secepatnya akan mengirimkan surat kepada pimpinan DPRD OI, guna menyurati partai-partai politik pengusung Bupati dan Wakil Bupati OI terpilih periode 2016-2021, agar segera mengajukan sejumlah nama kandidat bakal calon wakil Bupati OI.

"Partai pengusung seperti Golkar, PDI Perjungan, PPP, dan Hanura untuk segera mendaftarkan bakal calon wakil bupati. Karena kami sebagai anggota dewan melihat pemerintahan sekarang yang dipimpin Bupati OI HM Ilyas Panji Alam sudah sangat memerlukan seorang pendamping wakil Bupati untuk mendukung jalannya roda pemerintahan Kabupaten OI,"jelasnya.

Terpisah Ketua PPP OI Armin Heryadi saat dikonfirmasi mengatakan, akan segera melakukan penjaringan calon wakil bupati OI yang diusung nantinya.
"PPP OI membuka peluang bagi kader internal dan eksternal yang berminat maju sebagai bakal cawabup OI,"ujarnya.


Sementara itu Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD OI Amir Hamzah mengatakan sebagai salah satu partai pengusung, pihaknya tetap akan berkordinasi lagi kepada DPC PDI Perjuangan OI,DPD PDI Perjuangan Sumsel dan DPP PDI Perjuangan terkait telah dibentuknya Panli Cawabup  di DPRD OI.

"Kita ketahui Bupati OI HM Ilyas panji Alam saat ini sebagai sekretaris DPD PDI Perjuangan  Sumsel, karena itu kami akan menyampaikan kepada dpc, dpd, dan DPP PDI Perjuangan terkait hasil paripurna har ini, berdasarkan UU dari 4 partai pengusung harus disepakati dua nama bakal calon untuk direkomendasikan kepada Bupati dan baru dilanjutkan kepada dprd OI,"ungkapnya.(Lbs)

Kebakaran Perpus SD 15. Alquran ini Tidak Ikut Terbakar

Written By Posmetro Prabu on 15/01/19 | 15.1.19

PRABUMULIH, PP - Disetiap peristiwa terkadang Tuhan selalu menunjukkan kekuasaannya. Sadar atau tidak, di setiap peristiwa yang terjadi kita senantiasa di ingatkan agar selalu tawakal menghadapi setiap cobaan yang terjadi. Salah satu bukti nyata Tuhan menunjukkan kuasanya ialah dalam kejadian Kebakaran yang menghanguskan Perpustakaan SD 15 Kota Prabumulih Rabu dini hari tadi (16/01/2019).

Ribuan buku bacaan dan seisi ruangan hangus terbakar kecuali Alquran yang tidak tersentuh api sedikit pun. Enam buah Alquran tampak utuh tersusun rapi di samping Sejadah dalam etalase perpustakaan.

"Hanya ini Pak (Alquran-red) yang tersisa. Alhamdulilah, berkat kuasa Tuhan, hanya Alquran ini yang tidak ikut terbakar. Lainnya seperti yang kita lihat, seperti buku-buku semuanya hangus" ujar Kepala Sekolah SDN 15 Hj Nurlela, S.Pd pagi tadi.

Dikatakan, Alquran tersebut memang disimpan di etalase perpustakaan bersama dengan sejadah. Selain perpustakaan, ruangan itu juga kerap difungsikan sebagai ruangan Sholat dan menyimpan makanan. Ribuan buku, alat peraga, peralatan olahraga sekolah, lemari, Gorden, meja dan beberapa peralatan lainnya tampak tidak tersisa.

Menurutnya, akibat peristiwa kebakaran kelas enam yang tadinya dua kelas terpaksa digabung menjadi satu ruangan. Hal ini disebabkan kelas yang berada di samping perpustakaan turut rusak beberapa bagian. Dalam peristiwa ini, kerugian yang dialami pihak sekolah mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan, beberapa guru dibantu petugas sekolah tampak sibuk membersihkan puing sisa-sisa kebakaran.

SD 15 dan 25 Terbakar, Rapat PWI Bubar

PRABUMULIH, PP - Rapat pembahasan program kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih seketika bubar akibat asap mengepul yang keluar dari Perpustakaan SDN 15 & 25 yang terletak di Kawasan Prabu Jaya tepat di depan kantor baru PWI Prabumulih, Rabu (16/01/2019) sekitar pukul 00.10 dini hari tadi.

Kebakaran, kebakaran. Sekolah SD kebakaran, ujar salah seorang wartawan yang kebenaran keluar dari ruang rapat. Begitu mendengar teriakan kebakaran, sontak belasan wartawan yang sedang menggelar rapat pembahasan kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 berhamburan keluar ruangan.


  • Wartawan yang biasa melakukan liputan peristiwa dan investigasi itu sontak berubah menjadi pemadam kebakaran dadakan. Sebelum Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, rekanan wartawan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab pasti kebakaran. Namun informasi sementara, diduga api bersumber dari korsleting listrik. Api menghanguskan ruangan perpustakaan dan ratusan buku yang berada didalam.

Setengah jam kemudian, dua unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kota Prabumulih datang ke lokasi kebakaran. 15 menit api berhasil di padamkan. 

Belum diketahui berapa kerugian pasti yang disebabkan kebakaran. Hanya saja, ratusan buku bacaan dan beberapa arsip penting sekolah diperkirakan hangus terbakar dan kemungkinan besar proses belajar mengajar pagi ini akan terganggu karena beberapa ruangan mengalami kerusakan. Beruntung api tidak menjalar lebih besar dan tidak merambat ke pemukiman di sekitar sekolah. 

Berkat Bazma, Sulaiman Kini Bisa Tidur Nyenyak

PRABUMULIH, PP -  Seminggu terakhir ini, hidup Sulaiman (49), warga Kelurahan Sukaraja, Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan bisa dibilang cukup tenang. Pria buruh pembuat batu bata merah itu tak lagi khawatir rumahnya bocor dan kebanjiran saat hujan turun.

"Rumah ini tadinya gubuk reot. Atapnya bocor dimana mana dan tidak bisa tidur nyenyak. Kapan hujan turun sedikit saja, kita sudah siapkan ember atau wadah penampungan air untuk mengantisipasi agar rumah tidak kebanjiran.  Sekarang alhamdulillah aman, tidur juga sudah enak, tenang," ujar Sulaiman.

Hal itu dirasakan Sulaiman karena ia telah memiliki "rumah baru" hasil program bedah rumah dari pekerja PT Pertamina Asset 2 bekerja sama dengan Badan amil zakat pertamina (Bazma) selaku pelaksana pekerjaan bedah rumah. Rumah gubuk miliknya dulu kini berubah menjadi rumah sederhana bertype 36.

Bangunan rumah permanen itu dicat warna hijau dan didalmnya disekat layaknya bangunan perumahan dengan ruang tidur, ruang tamu dan dapur. Rumah tersebut juga dilengkapi dengan plafon yang diberi cat warna putih. Seluruh bangunan tampak dicat dengan rapi.

Sekedar informasi, di Kota Prabumulih, beberapa perusahaan swasta maupun BUMN pada umumnya turut membantu kehidupan masyarakat di sekitar dengan program CSR yang direncakan dan dianggarkan melalui keuangan perusahaan. Berbeda dengan PT Pertamina EP Asset 2.  Perusahaan Pelat Merah ini dalam memberikan manfaat dan nilai tambah kepada lingkungan ternyata tidak hanya mengandalkan anggaran CSR saja. Lebih dari itu, para pekerjanya secara sukarela turut menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk berbagi manfaat kepada sesama.

Hal tersebut diwujudkan dengan program donasi bedah rumah pekerja PT Pertamina EP Asset 2. Program kepedulian sosial bedah rumah dari pekerja PT Pertamina EP sendiri telah digalakkan sejak tahun 2016.

Adalah Sulaiman, warga pembuat bata merah yang beruntung mendapatkan bantuan bedah rumah. Ayah dua anak itu terlihat sangat bahagia mengetahui rumahnya telah berubah seratus persen menjadi lebih baik dan permanen.

Sukarno, Lurah Sukaraja selaku Perwakilan pemerintah setempat mengapresiasi program donasi pekerja untuk bedah rumah tersebut, terlebih karena warganya terpilih sebagai penerima bantuan.

"Saya sendiri merasa sempat surprise karena tidak mengetahui proses pembangunannya. Namun begitu saya meyakini Pertamina punya mekanisme tersendiri dalam menentukan dan menyalurkan bantuan. Terimakasih kepada seluruh pekerja PT Pertamina EP Asset 2 karena telah turut berbagi terhadap sesama khususnya masyarakat yang tidak mampu" ujar Sukarno.

Tidak lupa ia juga sangat mengapresiasi bentuk bangunan tipe 36 dengan spesifikasi sangat layak yang Pertamina EP berikan kepada warga tidak mampu. "Sungguh ini sangat luar biasa" pungkasnya.

Mewakili Asset General Manager PT Pertamina EP Asset 2 Astri Pujianto, Arev Santosa menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena program donasi pekerja untuk bedah rumah ini dapat terlaksana dengan baik. Dirinya berharap masyarakat dapat mendoakan baik kelancaran operasional maupun kemudahan rizki bagi PT Pertamina EP dan pekerjanya agar kemudian hari program-program sosial dan kemanusiaan dapat berjalan berkesinambungan dan meningkat.

Hingga saat ini donasi pekerja PT Pertamina EP telah membangun enam hunian yang tersebar di Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Pali. Adapun diluar donasi pekerja, PT Pertamina EP telah membantu 49 rumah semenjak tahun 2014 melalui program CSR.

PWI Prabumulih Tempati Kantor Baru

Written By Posmetro Prabu on 10/01/19 | 10.1.19

PRABUMULIH, PP - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih terhitung hari ini, Jumat (11/01/2019) resmi berkantor di Taman Kota Prabujaya Kota Prabumulih. Kantor Sekretariat PWI ini sebelumnya merupakan kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Prabumulih yang berada di tribun taman Kota Prabujaya Kota Prabumulih.

"Terhitung hari ini, PWI Prabumulih yang sebelumnya berkantor di Cambai resmi pindah sekretariat di Taman Kota Prabujaya. Ini juga merupakan kantor sementara bantuan dari Pemerintah Kota Prabumulih yang nantinya siap dioptimalkan untuk kepentingan sekretariat dan pengembangan program PWI kedepan" ujar Ketua PWI Prabumulih Mulwadi.

Pria yang akrab disapa Kemong ini menambahkan, terkait pemindahan dan penempatan kantor baru PWI hari ini sejumlah pengurus dan anggota PWI Prabumulih tampak kompak bersama meluangkan waktu gotongroyong memindahkan semua barang inventaris kantor ke lokasi kantor baru.

"Penilaian kawan-kawan kantor saat ini meski seadanya tetapi sangat nyaman untuk ditempati. Terlebih, beberapa ruangan yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas keseharian kerja wartawan di yang biasa meliput di Kota Nanas. Baik Rapat, mengetik atau mengirim berita. Lokasi ruangan dalam kantor ini juga cukup luas untuk lebih menunjang kegiatan PWI, seperti untuk tempat rapat bersama pengurus dan anggota. Harapannya dengan kantor baru seluruh aktifitas maupun agenda PWI dapat terlaksana dengan baik" pungkasnya.

Lippo Group PMI Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami

Written By Posmetro Prabu on 05/01/19 | 5.1.19

JAKARTA, PP - Presiden Lippo Group, Theo L Sambuaga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) berkolaborasi membantu masyarakat yang terkena musibah bencana alam tsunami Selat Sunda.  Grup Lippo, mengunjungi Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (5/1), yang merupakan salah satu daerah terdampak parah akibat bencana alam tsunami,

Theo L Sambuaga mendorong PMI untuk segera mendatangkan bantuan lima ton beras yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Bantuan beras itu merupakan bagian dari bantuan-bantuan tanggap darurat sebelumnya, di mana PMI bekerja sama dengan pihak swasta, seperti Lippo Group. Bantuan-bantuan itu sudah disalurkan PMI sejak hari pertama bencana.

Kunjungan Lippo Group bersama PMI ke lokasi bencana, didampingi perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Solo. Selain itu, ada juga pejabat Kabupaten Pandeglang Haji, Wakil Camat Sumur Maman.

"Grup Lippo memiliki komitmen tinggi, untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana. Kami sudah menyalurkan bantuan melalui PMI. Lippo Group siap membantu sepenuhnya langkah pemerintah, termasuk PMI dalam meminimalkan dampak bencana," tegas Theo. 

Dalam kunjungan Lippo Group bersama PMI, sejumlah langkah kongkrit dilakukan seperti memberikan bantuan pembangunan instalasi air bersih, perbaikan sejumlah perahu nelayan, perbaikan gedung sekolah yang rusak, serta bantuan peralatan belajar.

Ketua Umum Pengurus Pusat PMI, Ginandjar Kartasasmita mengatakan, PMI bersinergi dengan pengusaha dan swasta bersama sama meminimalkan dampak bencana. 

?Selain memberi bantuan, PMI mengadakan pertemuan dengan seluruh pengurus PMI Provinsi Banten dan kabupaten/kota di Serang, yang dipimpin oleh Sekretaris PMI Banten, Rachmat . 

Pertemuan dilaksanakan di kantor PMI Banten itu membahas upaya yang dilakukan petugas PMI di lapangan serta kendala yang dihadapi serta langkah-langkah untuk mengatasinya.

Untuk diketahui, Masyarakat pesisir pantai itu didominasi oleh komunitas nelayan. Saat tsunami melanda Kecamatan Sumur, tercatat 37 orang meninggal dunia ratusan bangunan dan barang, seperti rumah, sekolah, instalasi air, dan perahu nelayan rusak berat.

Sukses Porkot II, Kota Prabumulih Fokus Persiapan Porprov Sumsel 2019

Written By Posmetro Prabu on 28/12/18 | 28.12.18

PRABUMULIH, PP - Usai menggelar pekan olah raga kota (Porkot) II Kota Prabumulih pada 11-17 Desember kemarin, kini Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Prabumulih berkonsentrasi penuh pada pelaksanaan Pekan olahraga Provinsi (Porprov) 2019. Bagaimana tidak, Kota Prabumulih menjadi tuan rumah pagelaran olahraga bergengsi tingkat Provinsi 2019 mendatang. 

Kesiapan ini juga telah disepakati oleh Pemerintah Kota Prabumulih beberapa waktu lalu. "Insya Allah kita siap. Baik pendanaan, fasilitas dan Infrastruktur penunjang seperti venue cabor yang dipertandingkan" ujar Walikota Prabumulih saat menyambut Koni Sumsel beberapa waktu lalu. 

Hal ini juga kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kota Prabumulih melalui asisten II Kota Prabumulih Yusuf Arni di Aula RSUD dalam acara penutupan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Prabumulih II tahun 2018 , Sabtu (28 /12/18).

"Porkot tersebut merupakan 
ajang Pembinaan dan Unjuk prestasi atlet terbaik kota Prabumulih menuju kejuaraan yang lebih tinggi. Kedepan, dengan hasil yang didapat pada Porkot 2018, menjadi bahan evaluasi bagi kita menghadapi Porprov 2019" ujar Yusuf Arni.

Dikatakan, dalam menyongsong Porprov 2019, Pemerintah Kota Prabumulih juga telah mempersiapkan diri baik dari segi pendanaan hingga infrastruktur penunjang guna mensukseskan kegiatan tersebut.

"Pada kesepakatan antara Koni Sumsel dengan Pemkot Prabumulih, Venue Cabor yang dipertandingkan Insya Allah secara keseluruhan bisa terpenuhi, baik renang, panjat Tebing, Atletik, Sepak Bola, Menembak, Bulu Tangkis, Tenis Lapangan dan lainnya kita siap" tegasnya.

Sementara itu, Ketua Koni Prabumulih HM Daud Rotasi S.Sos melalui Sekretaris KONI Prabumulih Intisar Usman menjelaskan bahwa Pendanaan pekan olahraga kota Prabumulih 2018 bersumber dari dana Hibah Pemkot Prabumulih tahun 2018.

"Untuk tahun ini dibuka pada 11 -17 Desember 2018 dan Alhamdulillah berkat dukungan Pemerintah Kota dan kerja keras seluruh panitia pelaksana serta element masyarakat, Porkot II Prabumulih 2018 berjalan sukses sebagaimana yang diharapkan. Terimakasih pada pihak keamanan Polres Prabumulih dan seluruh stake holder yang turut mensukseskan jalannya acara" tegas Intisar.

Sementara itu, Pada laporan penutupan Porkot II Prabumulih 2018, Wakil Ketua Harian Koni Kota Prabumulih Arafik Zamhari, S.Pd.I menjelaskan, bahwa dalam ajang Porkot II Kota Prabumulih 2018, Kecamatan Prabumulih Timur menjadi juara bertahan dengan perolehan 77 Medali emas, 51 Perak dan 38 Perunggu dan menerima piala bergilir.

Pada posisi kedua ditempati Kecamatan Prabumulih Barat dengan perolehan 27 medali Emas, 29 Perak dan 39 Perunggu dan di tempat Ketiga di isi oleh Kecamatan Prabumulih Utara dengan perolehan 25 medali Emas, 40 Perak dan 35 Perunggu. 

Peringkat 4 Disusul Prabumulih Selatan dengan perolehan 25 medali Emas, 24 Perak dan 27 Perunggu kemudian Kecamatan Cambai 14 Emas, 19 Perak dan 20 Perunggu sedangkan Rambang Kapak Tengah (RKT) 9 Emas, 14 Perak 18 Perunggu.

Dalam kesempatan tersebut Arafik  mengaku bangga Porkot II Kota Prabumulih 2018 sejak dibuka sampai akhir berjalan dengan lancar. Harapanya, pelaksanaan Porkot berikutnya dapat lebih ditingkatkan dan disemarakan lagi.

"Harapannya setelah Pokot, Pembinaan para atlit dapat terus ditingkatkan sebab 2019 yang sudah didepan mata ada agenda Porprov Sumsel dan Kota Prabumulih dipercayakan sebagai tuan rumah" ujar Arafik yang juga ketua Cabor Hockey Kota Prabumulih.


2019, Pemprov Sumsel Targetkan Angka Kemiskinan Satu Digit.

PALEMBANG, PP - Mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya membuka acara Kilas Balik Provinsi Sumsel Tahun 2018 menuju "Sumsel Maju untuk Semua" bersama sejumlah pimpinan media dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, Jumat (28/12) malam di Griya Agung. Dalam kesempatan itu Mawardi menyoroti angka kemiskinan yang masih tinggi di Sumsel.

Dijelaskan mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode tersebut menjelang awal tahun 2019,  semua pihak harus mencermati kinerja tahun 2018 agar pada tahun 2019 Sumsel  dapat mencapai kinerja yang lebih baik lagi.

Dipaparkannya beberapa indikator makro di Sumsel telah menunjukkan kinerja yang baik. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari nasional, kemudian tingkat inflasi lebih rendah dibandingkan nasional, Gini Rasio lebih rendah dibandingkan nasional, dan tingkat pengangguran terbuka lebih rendah dibandingkan nasional.

Sedangkan untuk indikator yang capaiannya belum baik yakni IPM Sumsel 2017 yang lebih rendah dibandingkan nasional. Dan masih ada 14 kabupaten kota yang IPM nya di bawah nasional. Selain itu yang tak kalah penting adalah indikator angka kemiskinan Sumsel pada 2018 yang juga masih lebih tinggi dibandingkan nasional.

"Angka kemiskinan tertinggi di Sumsel ini ada di tiga Kabupaten yaitu Muratara, Lahat dan Musi Banyuasin (Muba). Miris sekali karena kabupaten  Lahat dan Muba ini dua kabupaten yang kaya," jelas Mawardi.

Fakta ini kata MY tidak bisa ditutupi. Meskipun cukup memalukan dia menilai hal ini harus diungkapkan secara terbuka agar pemimpin daerah dengan angka kemiskinan tinggi ikut termotivasi untuk menekan angka kemiskinan tersebut. 

Sejak awal menjabat HDMY mencoba memimpin Sumsel dengan keterbukaan. Hal ini tak lain untuk menyamakan visi dan misi semua unsur terkait. Meski baru tiga bulan, HDMY kata Mawardi sudah meletakkan landasan untuk berlari dari kemiskinan pada 2019. Upaya ini mereka tunjukkan dengan menganggarkan sebagian besar APBD untuk pembangunan ke desa-desa dan pinggiran kota. 

" Tahun depan angka kemiskinan Sumsel harus turun di bawah nasional. Target kita harusnya satu digit," tegas Mawardi.

Lebih jauh kaya Mawardi berdasarkan capaian gahun 2018, maka untuk menyongsong tahun 2019 pembangunan di Sumsel harus direncanakan dan dilaksa akan lebih baik lagi. Pembangunan Sumsel bukan hanya dilaksanakan oleh Pemprov namun juga dilakukan bersama-sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, program dan kegiatan tahun 2019 hatus lebih terintegrasi, tepat lokasi dan tepat sasaran. " Kita gerakkan seluruh sumber daya untuk menjngkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Tahun depan lanjut Mawardi, program-program prioritas pembangunan akan difokuskan untuk pemerataan pembangunan bagi seluruh masyarakat Sumsel. Pembangunan juga harus benar-benar dpaat dirasakan manfaatnya bagi maayarakat seluruh provinsi Sumsel.

"Sudah saatnya kita bersinergi membangun Sumsel, mewujudkan visi Provinsi Sumsel 2018-2023 yaitu " Sumsel Maju untuk Semua";," tutupnya.

Sementara itu Kepala Bapenda Sumsel Ekowati Retnaningsih menjelaskan sesuai visi misi Sumsel tahun 2018-2023 "Sumsel Maju untuk Semua" ada 5 misi yag menjadi target utama. Di antaranya yak i membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyata  yang didukung sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Selanjutnya meningkatkan kualitas SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menunjung ti ggi nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran dan integritas.

Minta Pertahankan Kearifan Lokal

Written By Posmetro Prabu on 21/12/18 | 21.12.18

PALEMBANG, PP – Gubernur Sumsel Herman Deru melanjutkan Safari  Jumatnya di Masjid Al-Ikhsan Jalan Talang Keranggo Lorong Darma Bakti 30 Ilir IB II Palembang, Jumat (21/12).

Kehadiran Gubernur dan rombongan di masjid ini disambut hanggat oleh ratusan jemaah masjid Al Ikhsan, terlebih kegiatan ini menjadi rutinitas Gubernur HD pasca dilantik sejak awal Oktober 2018 lalu, bahkan safari jumat seperti ini telah dijalankannya semenjak masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur  beberapa tahun silam.

“Sejak dilantik menjadi Gubernur Sumsel, Alhamdulillah, Saya berserta jajaran akan terus melakukan kegiatan safari Jumat, yang tujuannya tidak lain karena Sholat Jumat telah diwajibkan Allah bagi setiap laki laki,   selain itu banyak manfaat yang dapat kita petik  salah satunya  dapat bertemu langsung dengan masyarakat,” ucap Herman Deru.

Safari jumat lanjut  HD, memiliki nilai silaturahmi antara pemimpin dengan rakyat yang dipimpin  karena itu dia meminta seluruh kepala daerah di Sumsel juga dapat melakukan hal yang sama.

“Harapan saya ini diikuti juga oleh kepala daerah lainnya, dan Alhamdulillah Walikota Palembang juga ada program Sholat Subuh berjemaah,” tambah Deru.

Dia berharap, sebagai masyarakat asli Palembang agar dapat mempertahankan kearifan lokal yang selama ini telah ada dan terus dilestarikan sebagai bentuk penghargaan pada para sepuh.

“Disini sebagian dari orang Palembang asli, saya minta untuk mempertahankan kearifan lokal misalnya songket, karena songket itu dikenalnya disini, jadi kearifan lokal ini kita pertahankan,”katanya.

HD Pastikan Stok Sembako Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

PALEMBANG, PP - Untuk memastikan ketersediaan Sembilan Bahan pokok (Sembako) di Kota Palembang dalam kondisi aman dan mencukupi  terutama menjelang  Natal dan tahun baru 2019.  Gubernur Sumsel H Herman Deru   bersama dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara melakukan sidak di  Pasar Cinde Palembang (21/12) pagi.

Selain mengecek arus distribusi sembako lancar atau tidak, HD juga memastikan  agar tidak terjadi lonjakan harga bahan pokok jelang Natal dan tahun baru 2019 .

Meskipun kondisi pasar becek karena habis diguyur hujan, tidak menyurutkan niat HD menyusuri hampir semua lorong los pasar Cinde yang persis terletak di jantung kota Palembang tersebut, bahkan Gubernur menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pedagang terkait dengan harga sayur dan bumbu dapur.

Ditemui usai meninjau pasar, HD menuturkan sengaja menyambangi Pasar Cinde untuk mengecek langsung terkait dengan kondisi harga sembako termasuk memastikan jangan sampai terjadi lonjakan yang tidak wajar sehingga menyulitkan masyarakat.

"Setelah  kita cek ternyata aman, artinya suplai terjaga disini,  baik  itu barang maupun komoditas hasil pertanian seperti beras atau sayur mayur semuanya dalam kondisi aman dan normal,” ucap HD.

Herman Deru tetap mengingatkan  agar pengawasan terkait dengan ketersedian stok sembako jangan sampai lengah, karena itu dia meminta OPD terkait untuk melakukan pengawasan jangan sampai ada penimbunan barang yang dilakukan oknum dengan alasan mencari keuntungan yang lebih besar.

Terkait dengan keberadaan Pasar Cinde, HD menegaskan, Pasar Cinde merupakan pasar traditional di Kota Palembang yang cara transaksinya masih tradisional dan hal tersebut patut dipertahankan sebagai bentuk budaya menjaga silaturahmi. 

"Ciri khas di Cinde ini budaya silaturahminya, jadi bukan hanya sekedar transaksi antara pembeli dan penjual tapi ada interaksi silaturahnmi yang harus dipertahankan," terangnya 

Sedangkan terkait pembangunan Pasar Cinde atau Aldiron Plaza Cinde HD menegaskan, tetap on schedule dimana tanggal  5 Desember 2018 lalu telah dilakukan rapat pemantapan terkait pembangunan pasar cinde. 

"5 Desember lalu sudah Saya minta pak  Wakil Gubernur untuk rapatkan semua yang terkait pembangunan pasar cinde ini, satu bulan diminta untuk ada gerakan, ada aksi khusus yang signifikan dilakukan oleh pihak pemborong. Saya minta ini tetap on schedule," tegasnya 

Untuk diketahui  dari sidak Gubernur HD, harga cabai merah keriting saat ini berada pada level Rp. 50.000,_ per kg,  sedangkan  cabe rawit  lebih mahal yakni Rp. 60.000,’/kg. Untuk harga telur ayam negeri  Rp. 20.000/kg , daging sapi Rp. 130.000/kg. 

Menilik Sisi Lain Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel Dapil VI

Written By Posmetro Prabu on 14/12/18 | 14.12.18

PRABUMULIH, PP - Ibarat kata pepatah, Tak Kenal Maka Tak Sayang sangat tepat disematkan pada politisi muda Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel nomor urut 2 Partai PSI 11 Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim. Meniti usaha dari nol hingga beromset Puluhan Juta per bulan sungguh patut diberi apresiasi selaku pengusaha di usianya yang masih 28 tahun.

Bagi masyarakat Prabumulih, Sebahagian besar tentu sangat mengenal sosok Jhon (panggilan akrab Jhon Edwin Hasbullah-red). Pria kelahiran 2 Februari 1990 ini tidak lain adalah owner Pandean Printing yakni salah satu usaha jasa percetakan terbesar di Kota Prabumulih. 

Percetakan yang terletak di Jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Prabumulih Utara Kota Prabumulih miliknya itu menjadi tempat kami wawancara Sore tadi. Hujan yang lebat dihiasi kilat dan dentuman petir semakin menghangatkan obrolan kami sore menjelang malam hari ini.

Beruntung bagiku, wawancara kali ini sedikit lancar tanpa gangguan pesanan percetakan banner dari Pelanggan akibat hujan lebat. Biasanya, pelanggan pandean Printing selalu ramai dengan pesanan banner, baliho, spanduk dll. Terlebih di tahun Politik saat ini. Belum lagi kegiatan perayaan hari besar agama dan kegiatan akhir tahun yang cukup padat membuat Pandean Printing tidak pernah sepi orderan.

"Beguyur bae Bang. Nasib percetakan mak inilah. Kadang ramai, kadang sepi" ujar Jhon membuka pembicaraan seraya menghidangkan segelas kopi di atas meja tepat di depanku. 

Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Jhon berkisah sebelum mengeluti bisnis Percetakan ia pernah terlibat dalam lingkaran anak jalanan. Termasuk menjadi bagian dari anak-anak Punk. Masak iya sih?

"Iya. Ketika itu bisa dibilang sedang mencari jati diri disamping sedikit pengaruh lingkungan dan teman-teman sekitar. Proses itu tidak begitu lama dan yang pasti kita sudah pernah  mengalami bagaimana pahit getirnya kehidupan dan suka duka sebagai anak jalanan" ujar Jhon.

Pernah berbuat tindak kriminal? 

"Tidak, Sebab saya merupakan anak punk sholeh pada zaman itu" papar Jhon setengah bergurau.

Menyadari umur yang semakin tua, Jhon sendiri mengaku langsung  hengakang dari komunitas anak punk dan merantau ke Yogyakarta mencari kerja. Dari sana ia banyak mendapatkan pengalaman dan inspirasi untuk hidup maju. 

Pada 2008 silam ia kembali ke tanah kelahiran. Berbekal pengalaman di Yogya dulu, Pengurus Komunitas Slank Prabumulih ini langsung merintis usaha percetakan. "Awal bisnis dimulai dari menerima pesanan desain banner, baliho dan spanduk. Percetakan masa itu belum punya dan masih menumpang cetak di percetakan orang" ujar Ayah dua anak itu.

Jaman itu, usaha percetakan di Prabumulih masih sepi meski sebenarnya peluangnya cukup baik. Dari sana Jhon terus berbenah hingga akhirnya sukses mendirikan usaha di bidang jasa percetakan bernama "Pandean Printing" seperti sekarang ini.

Lantas apalagi yang dikejar oleh Jhon hingga terjun ke dunia politik ketika telah sukses menggeluti bisnis percetakan?

"Untuk sekedar kebutuhan hidup, Penghasilan dari percetakan sudah lebih dari cukup. Disamping terjun ke dunia politik merupakan panggilan jiwa, juga faktor dukungan dari keluarga untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur Politik" terang alumni SMKN 1 Prabumulih Angkatan ke 2 itu.

Anak Pertama dari tiga bersaudara ini menambahkan, faktor lain memilih mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumsel pada Pemilu 2019 tidak lain ingin mewujudkan kesejahteraan yang sebenarnya kepada masyarakat. 

"Sumsel yang kaya akan sumberdaya mineral dengan tanah yang subur sangat tidak pantas ketika masyarakatnya masih banyak berada di garis kemiskinan" beberny

Dalam kesempatan itu, kepada Posmetro, Jhon kembali menegaskan keputusannya untuk masuk dalam politik sudah bulat dan telah melewati berbagai proses tahapan seleksi bakal calon legislatif daerah pemilihan 6 Sumsel dari Partai PSI 11 pada Pemilu 2019.

"Sikap politik dengan maju sebagai caleg DPRD Sumsel melalui Partai PSI semata-mata untuk memperjuangkan Masyarakat Sumsel dibawah garis kemiskinan agar harkat dan martabatnya lebih baik," tegas Jhon.

Ia berujar, menetapkan pilihan pada PSI juga bukan tanpa alasan, tapi karena partai PSI memiliki visi dan misi yang jelas terhadap masyarakat dan NKRI, serta diyakini mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap persoalan yang ada dimasyarakat.

"Untuk itu saya meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim terkait dengan pencalonan saya ini," tutup Jhon. (jun.m)

PBM Timur Sabet Medali Emas Futsal Porkot II Prabumulih 2018

Written By Posmetro Prabu on 13/12/18 | 13.12.18

PRABUMULIH, PP - Tim Futsal Prabumulih (PBM) Timur akhirnya keluar sebagai peraih Medali Emas pada pagelaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) Prabumulih 2018 yang digelar sejak, 11-13 Desember 2018 di Lapangan Futsal Joker Kelurahan Patih Galung Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Berada di Group B bersama Prabumulih Utara dan Prabumulih Selatan, Akil Reihan dan kawan-kawan sempat terseok-seok diawal babak penyisihan melayani permainan Prabumulih Utara. Pbm Timur Kalah tipis 0-1 menghadapi Pbm Utara. 

Memasuki partai kedua, tim asuhan yang dimanejeri oleh Hana Monica ini bertemu dengan Prabumulih selatan. Dewi Fortuna menghinggapi anak-anak Wawan dan Angga (Pelatih). Pbm Timur VS Pbm Selatan diajang Porkot II Kota Prabumulih 2018 berlangsung alot. Diakhir pertandingan Pbm Timur tercatat sebagai pemenang dengan skor 3-1 untuk Pbm Timur. Akil Cs  keluar sebagai juara group dengan agregat gol dari Pbm Utara. 

Hasil pertandingan melawan Pbm Selatan memabwa Akil Cs melaju ke semi final. Akil Reihan Cs bertemu dengan runner up group B, Kecamatan Cambai. Permaian yang konsisten dan terukur mengahantarkan anak asuh Hana Monica ini masuk ke Final. Cambai ditekuk 3-1 untuk kemenangan Pbm Timur.

Memasuki babak Final, Pbm Timur kembali dihadapkan dengan Pbm Utara yakni tim yang mengalahkan Akil Reihan Cs di Babak Penyisihan. Berbekal semangat yang tiada henti di babak pertama pertandingan, peluang dan umpan manis Akil Reihan berhasil dimanfaatkan Maidina Anjas Mara. Pemain bernomor Punggung 93 itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuka peluang kemenangan timnya dengan skor sementara 1-0.

Peluang kemenangan semakin terbuka lebar di pertengahan babak pertamam Akil Reihan berhasil membobol gawang kiper Julian. Lapangan Futsal Joker pun bergemuruh. Akil yang merupakan Pemain SFC U 16 itu mengubah skor sementara menjadi 2-0.

Skor 2-0 untuk Pbm Timur semakin menambah semangat anak-anak Wawan bertanding dilapangan. Babak Pertama benar-benar menjadi milik Pbm Timur. Diakhir pertandingan babak pertama, suhu permainan terlihat semakin memanas. Jual beli serangan begitu jelas terlihat dari kedua tim.

Menit terakhir, gol tercipta oleh Risky. Pemain Pbm Timur bernomor Punggung 10 itu kembali membobol jala gawang Pbm Utara. Babak pertama berhasil diselelasikan oleh Pbm Timur dengan skor 3-1.

Peluit wasit kembali berbunyi tanda pertandingan babak kedua Final Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 segera dimulai. Suhu pertandingan kembali memanas. Jual beli serangan kembali terjadi. Berbekal kerja keras, Gol balasan akhirnya tercipta di babak kedua. Umpan setengah lapangan dimanfaatkan dengan terukur oleh Kevin mengubah skor menjadi 3-1.

Permainan terus berlanjut. Meski banyak peluang tercipta, baik dari Pbm Utara Maupun Pbm Timur, namun tetap tidak mampu merubah skor hasil pertandingan hingga peluit wasit berbunyi mengehentikan permianan. Skor 3-1 berhasil menghantarkan Pbm Timur meraih medali emas di Cabor Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018. 

Ketua Panitia kejuaraan Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 Nazzu yang dikonfirmasi Posmetro Prabu mengaku berterimakasih terhadap seluruh panitia penyelenggara, peserta dan penononton yang telah bekerjasama mensukseskan seluruh rangkayan acara. 

"Sejak dibuka oleh Walikota Prabumulih, Cabor Futsal langsung mengadakan pertandingan. Dengan demikian, hasil seluruh pertandingan akan segera di serahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Prabumulih untuk nantinya para pemain segera diseleksi guna mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumsel 2019 yang akan di gelar di Kota Prabumulih tahun depan" ujarnya.

Tidak lupa Nazzu juga berpesan kepada para tim yang belum berhasil meraih medali emas dalam pada Porkot yang baru saja digelar. "Tetap semangat dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri" pungkasnya.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu