News Update :
LSM Prabumulih Segera ke KPK

PRABUMULIH, PP - Terkait laporan dugaan upaya penyuapan oleh pihak Kontraktor yang diadukan oleh LSM berikut barang bukti uang tunai Rp.20 Juta ke Kejaksaan belum mendapatkan tanggapan serius, pihak aktivis penggiat anti Korupsi di Kota Prabumulih berencana akan melangkah menuju komisi pemberantasan korupsi (KPK) di Jakarta. Hal ini disampaikan oleh Aktivis LSM Jun Manurung ke awak media seusai menggelar pertemuan dengan pihak

Video Burung Berubah Jadi Manusia Heboh di YouTube

30 Okt 2014



Warga Nigeria dikejutkan dengan perubahan wujud seekor burung menjadi seorang perempuan. Peristiwa ituterjadi di kota Oshodi. Burung itu menghantam kabel telepon dan jatuh ke tanah. Tidak lama kemudian, burung itu berubah bentuk menjadi sosok seorang perempan setengah baya. 

“Itu sangat tidak masuk akal tetapi benar-benar terjadi,” kata Sobowale, salah satu saksi mata. 

 “Ketika kami berbicara dengan perempuan itu, dia mengaku mempunyai kekuatan magis dan telah membunuh sejumlah orang. Dia mengatakan akan kembali ke rumah suaminya di Mushin sebelum terjadi insiden itu. Ketika itulah orang-orang mulai berebut untuk mengambil fotonya,” kata Sobowale. 

 Massa mulai mengambil foto dan juga merekam kejadian yang aneh tersebut. Video yang memperlihatkan perubahan seekor burung menjadi perempuan setengah baya itu sudah disaksikan ratusan ribu kali di laman YouTube. 

 Dalam video itu terlihat perempuan itu dalam keadaan stress dan nyaris telanjang serta kondisi kulitnya terbakar. Perempuan itu meninggal tidak lama setelah berubah bentuk. Jenazahnya dibawa ke rumah sakit Mainland General Hospitals. 

Namun, meninggalnya perempuan itu bukan karena diamuk oleh massa yang mengelilinginya. “Saya tidak pernah melihat kejadian ini dalam kehidupan nyata,” kata Banke Idowu yang membuat video perempuan ‘burung’ tersebut. 

 Kata dia, warga meyakini perempua tersebut adalah penyihir sehingga bisa berubah bentuk menjadi seekor burung. Biasanya, warga akan langsung mengeroyok sesorang yang terbukti sebagai penyihir. Namun, dalam kasus ini, warga hanya melihat dari dekat perempuan yang berubah dari seekor burung itu hingga dia meninggal dunia. (News/ Godfrey Lion/ Youtube)

Lagi, Warga Gerebek Pasangan Mesum


MUARA ENIM, PP - Jika sebelumnya warga Gunung ibul Kota Prabumulih melakukan penggerebekan terhadap siswa yang sedang dimabuk asmara, kini peristiwa yang sama terjadi di Muara Enim Kabupaten Tetangga Kota Prabumulih. Pria beristri dan seorang janda digrebek para pedagang karena diduga tengah berindehoy alias tengah melakukan hubungan suami istri di dalam WC Umum Pasar Bantingan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Muaraenim, Kamis,(30/10/2014) sekitar pukul 07.00 WIB.

Tentu saja peristiwa itu mendadak membuat heboh pasar Tanjung Enim, berdasarkan Informasi yang dihimpun kedua sejoli yang terlibat hubungan terlarang itu Jon yang merupakan seorang pedagang ikan asin dan Iin yang ikut ibunya berjualan tiwul yang sama-sama berjualan di pasar Bantingan Tanjung Enim.

Mereka beberapa hari ini sering mengundang kecurigaan para pedagang yang berjualan di pasar tersebut karena terlihat keduanya masuk ke dalam WC umum yang letaknya dibagian tengah pasar Bantingan.

Para pedagang inipun mulai mengintai keduanya, kemudian kecurigaan ini terbukti mana kala puluhan sesama pedagang melakukan penggrebekan dalam WC tersebut.
Merekapun mendobrak pintu WC dan didapati kedua pasangan yang bukan suami istri ini tengah asyik melakukan hubungan layaknya suami dan istri di dalam WC tersebut. Melihat pintu didobrak massa keduanya syok, sehingga Iin hanya sempat mengenakan jilbab sambil keluar WC.

















sumber : tribunsumsel

Lima Ribuan Massa Kepung Kantor Gubernur Sumsel


PALEMBANG, PP - Ribuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI)  akan melakukan demo ke kantor gubernur palembang serta ke dewan DPRD provinsi palembang untuk menuntut upah mininum provinsi yang layak bagi mereka.

Menurut salah satu pendemo, Rasyid mengatakan upah minimum yang hanya tahun ini naik sebesar Rp 50.000 tidak cukup untuk kebutuhannya.

"Tahun ini UMR nya cuman naik Rp 50.000 jadi Rp 1.974.346, BBM juga nanti naik jadi Rp 9.000 ribu, dengan UMR yang sekarang amat tidak cukup," ujarnya.

Seluruh anggota KASBI Sumsel berkumpul di Benteng Kuto Besak pagi tadi dengan jumlah pendemo sampai 5000 ribuan orang. Mereka akan melakukan Longmarch menuju kantor DPRD Sumsel kemudian baru ke kantor Gubernur Sumsel.

Sementara itu, menanggapi adanya tuntutan dari ribuan massa yang menamanakan dirinya dari front buruh rakyat Sumsel bersatu, yang menolak UMP Sumsel 2015 sebesar Rp 1,9 juta perbulan, dan menuntut upah layak sebesar Rp 3,4 juta perbulan dianggap sejumlah legislator berlebihan.

Menurut Sekretaris fraksi partai Nasional Demokrat (NasDem) di DPRD Sumsel, Eddy Rianto UMP yang diajukan dewan pengupahan dianggap upah tersebut saat ini tidak layak dari kondisi kebutuhan hidup mendasar yang sudah sangat tinggi.

"Ya paling tidak saat ini upah layak itu minimal Rp 2,5 juta perbulan. Kalau dibawah itu sulit untuk hidup layak dan ini tugas pemerintah memperjuangkannya,"kata Eddy, Kamis (30/10/2014).

Dijelaskan Eddy, dengan kebutuhan dasar yang besar, dirasa akan menyulitkan kaum buruh untuk hidup sejahterah.

"Jangankan untuk menabung, untuk hidup sehari-hari mereka akan sulit, sehingga perlu diperhatikan juga nasib mereka,"ujanya.

Ditambahkan wakil ketua DPW NasDem Sumsel ini, buruh juga tidak bisa memaksakan kehendaknya untuk menuntut UMP yang besar, karena penetapan UMP tersebut harus juga mempertimbangkan kemampuan perusahaan dan kesepakatan dari dewan pengupahan.

"ika diikutkan tuntutan buruh sebesar Rp 3,4 juta, apakah perusahaan mampu, dan penetapan UMP juga harus memperhatikan perusahaan apakah bisa memenuhinya, karena bisa bangkrut dan menjadi PHK bagi buruh. Makanya harus ada titik temu dengan dewan pengupahan dan pihak-pihak terkait,"tandasnya.





Sumber : tribun Sumsel

Prabumulih Segera Miliki Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok

PRABUMULIH, PP - Dalam waktu dekat, Kota Prabumulih segera memiliki peraturan Daerah (Perda) tentang kawasan tanpa asap rokok. Demikian ditegaskan oleh Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri SH dalam sambutaan pada acara pembukaan sosialisasi kawasan tanpa asap rokok di Grand Nikita Hotel Jalan Jenderal Sudirman pagi tadi Kamis (30/10/2014).


Bahkan wawako juga menuding jika peningkatan jumlah Perokok di Kota Prabumulih tidak lain disebabkan oleh maraknya promosi  serta gencarnya iklan rokok dimedia dan spanduk liar. Dikatakan, untuk mewujudkan Prabumulih bebas dari asap rokok, Pemkot Prabumuilih menyiapkan perwako dan perda yang saat ini lagi  berjalan yang nantinya mengatur dimana kawasan yang harus bebas asap rokok.

"Pemerintah saat ini sedang menyiapkan produk hukum kalau bukan perwako bisa jadi nantinya berupa Perda. Namun kalau boleh diruangan saya (ruangan wawako-red) jangan dipasang tulisan dilarang merokok iya"canda Fikri.

Namun demikian lanjut mantan Ketua DPRD Kota Prabumulih ini, komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk bebas asap rokok, tidak mungkin berhasil tanpa peran dan dukungan semua pihak.

"Untuk itu kami atas nama Pemerintah Prabumulih mengharapkan dukungan dari semua pihak,termasuk masyarakat",pintanya.

Sementara itu,seusai acara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Prabumulih dr Iwan Hasibuan menjelaskan  kegiatan sosialisasi bahaya merokok bagi kesehatan dan rencana penerapan Prabumulih tanpa asap rokok ini bertujuan meminimalisir tingginya angka perokok di Prabumulih. 

Selain itu lanjutnya, juga untuk membuat nyaman masyarakat yang bukan perokok dengan regulasi berbentuk Perda ( Peraturan Daerah ) yang saat ini masih di susun di bagian hukum.

"Sesuai petunjuk secepatnya akan diantar ke DPRD Prabumulih, target nya insyah allah 2015 sudah bisa direalisasikan" tegasnya

Lebih jauh dirinya menyebutkan titik-titik yang dijadikan kawasan bebas asap rokok yang nantinya otomatis dilarang merokok. yakni Kantor Pelayanan umum,tempat pendidikan dan tempat ibadah.

"Kawasan bebas asap rokok tersebut seperti  rumah sakit,sekolah,dan masjid",tegasnya.

Akhirnya Iwan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mulai sekarang untuk berhenti merokok demi menghadirkan kesehatan ditengah-tengah kita.

"Nyaman tidak merokok dan sehatnya tidak merokok,mulai sekarang ayo stop merokok",pintanya 

LSM Prabumulih Segera ke KPK

29 Okt 2014

PRABUMULIH, PP - Terkait laporan dugaan upaya penyuapan oleh pihak Kontraktor yang diadukan oleh LSM berikut barang bukti uang tunai Rp.20 Juta ke Kejaksaan belum mendapatkan tanggapan serius, pihak aktivis penggiat anti Korupsi di Kota Prabumulih berencana akan melangkah menuju komisi pemberantasan korupsi (KPK) di Jakarta.

Hal ini disampaikan oleh Aktivis LSM Jun Manurung ke awak media seusai menggelar pertemuan dengan pihak Kejaksaan Prabumulih menyoal dugaan upaya suap yang dilakukan oleh Pihak Kontraktor kepada LSM siang tadi Rabu (29/10/2014) di ruang rapat Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih.

Kepada sejumlah media Jun mengaku sedikit kecewa kepada pihak Kejaksaan dimana barang bukti berupa uang tunai yang diserahkan ke Penyidik dikembalikan lagi kepada LSM dengan alasan yang kurang memuasakan. Padahal lanjutnya, dengan dilaporkannya dugaan upaya suap tersebut berikut barang bukti uang tunai, setidaknya bisa dijadikan alat bukti oleh penyidik melakukan penyidikan.

Sebab lanjutnya, dugaan uang suap tersebut berkaitan langsung dengan laporan pengaduan dugaan korupsi pada proyek Taman Kota Prabujaya oleh LSM beberapa Waktu lalu. Didampingi Ketua LSM LAKI Mulwadi, Jun Manurung kepada sejumlah media ketika disinggung mengenai langkah selanjutnya dengan ditolaknya barang bukti oleh Kejaksaan mengatakan, bahwa kemungkinan pihaknya akan ke KPK mengingat petunjuk yang telah disampaikan oleh Penyidik.

"Dalam pertemuan tadi pihak Pidsus mengatakan bahwa belum ada UU yang mengatur Penyidik Kejaksaan menerima barang bukti sekalipun itu dalam bentuk titipan. Artinya, pihak Kejaksaan secara langsung bisa melakukan proses penyidikan dimana jika penerima gratifikasi adalah pejabat penyelenggara Negara. Mengingat LSM bukan Penyelenggara Negara maka mau tidak mau kita terpaksa harus menghadap KPK" tegasnya. (pp/adit)

Harga Cabe Merah di Prabumulih Tembus Rp.60 Ribu Per Kilo


PRABUMULIH, PP - Pengunjung pasar inpres Kota Prabumulih khususnya Ibu-ibu dari kemarin hingga pagi ini Rabu (29/10/2014) banyak yang tercengang saat membeli bahan kebutuhan bumbu dapur. Mengapa tidak, harga cabai yang biasanya berkisar 20-25 ribu per kilogramnya itu tiba-tiba meloncak diharga Rp.60 ribu perkilo.

Menurut keterangan pedagang, kenaikan harga cabai merah keriting ini dipicu berkurangnya stok cabai di Prabumulih dan lambatnya pasokan cabai dari Jawa ke Kota Prabu.

"Kita perkirakan lonjakan harga cabai ini hanya dua tiga hari ini saja. Setelah itu dimungkinkan akan kembali normal mengingat pasokan cabai besok sudah sampai di sini" terang Ida (46) salah seorang pedagang cabai merah di Pasar Inpres Kota Prabumulih.

Pantauan posmetroprabu.com dilapangan, kenaikan harga komoditi hanya terjadi pada cabe merah keriting keriting saja. Untuk harga kebutuhan lainnya seperti, bawang, cabe ijo dan cabe rawit masih normal yakni diangka Rp 30 ribu per kilogramnya. (pp/sufyan)

Lagi, Aktivis LSM Datangi Kejaksaan Prabumulih


PRABUMULIH, PP - Guna menindaklanjuti laporan dugaan upaya suap yang dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana Proyek Taman Kota Prabujaya, Belasan LSM di Kota Prabumulih mendatangi kantor Lembaga penegakan hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih Rabu (29/10/2014). Kedatangan belasan aktivis penggiat anti Korupsi di Bumi Seinggok Sepemunyian ini tidak lain adalah buntut penolakan penyerahan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp.20 juta yang diduga sebagai imbalan kepada LSM untuk mencabut pengaduan pihak LSM.

Sekitar pukul 11.00 wib siang tadi rombongan LSM diterima secara langsung oleh Kejari Prabumulih yang terdiri dari Kasi Intel, Kasi Pidum, Kasi Pidsus dan beberapa Jaksa lainnya di Ruang Rapat Kejari Prabumulih. Dalam pertemuan tersebut, pihak LSM sempat menyampaikan rasa kekecewaannya mengingat laporan dugaan suap berikut alat bukti yang mereka sampaikan kemarin Selasa (28/10/2014) tidak bisa diterima oleh pihak Kejaksaan dengan alasan pihak berwenang yang menangani kasus ini sedang berada di luar Kota.

"Mengingat yang bersangkutan (Kasi Pidsus-red) telah berada ditempat kami berharap ada jawaban yang memuaskan dari upaya yang dilakukan oleh element masyarakat dalam pengawasan keuangan Negara serta dugaan tindak pidana Korupsi yang dilaporkan kepada pihak Penegak Hukum" ujar Jun Manurung ketua LSM Gema Bakti Rakyat (Gebrak) Prabumulih dalam pertemuan tersebut.

Untuk itu, lanjut pria yang biasa dipanggil Bang Jun itu, pihaknya berharap agar penyidik bisa menerima laporan dugaan suap berikut barang bukti uang tunai Rp.20 juta untuk dijadikan alat bukti baru melakukan penyidikan seputar kasus dugaan penyimpangan keuangan Negara pada Proyek Pembangunan Taman Kota Prabujaya. Sebab lanjutnya, uang tersebut berkaitan langsung dengan laporan dugaan tindak pidana Korupsi yang diadukan 3 LSM pada 9 oktober lalu, paparnya.

Namun lagi-lagi pihak LSM tampaknya harus merasakan kekecewaan, dimana pihak Kejaksaan tidak bisa menerima barang bukti yang dilaporkan oleh Pihak LSM dengan alasan tidak ada UU yang mengatur Penyidik menerima barang bukti sekalipun itu dalam bentuk titipan. Artinya, pihak Kejaksaan secara langsung bisa melakukan proses penyidikan dimana jika penerima gratifikasi adalah pejabat Negara.

Pasalnya, lanjut Kasi Pidsus R Andra Kurniawan pihak LSM tidak termasuk sebagai Pejabat Pemerintah atau Pejabat Negara sehingga Pihak Kejaksaan tidak bisa menerima begitu saja barang bukti yang diduga bentuk suap terlebih kronologi atau bukti rekaman pemberian uang tidak disertakan dalam laporan, ujar Andra.

Kendati demikian lanjutnya, penyidik Kejaksaan akan melakukan tugasnya sesuai prosedur untuk menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh rekan-rekan LSM. Intinya Kejaksaan dalam hal ini tidak menolak. Mengingat UU yang mengatur tentang itu belum ada jadi kita menyarankan agar uang tersebut biarlah berada pada pihak LSM karna sewaktu-waktu jika kami membutuhkan uang tersebut sebagai barang bukti kami akan melakukan pemanggilan.

"Yakinlah, Kejaksaan akan bekerja semaksimal mungkin dalam pemberantasan tindak pidana Korupsi penyimpangan keuangan Negara baik yang dilakukan dalam bentuk Pembangunan maupun bentuk lain di Kota Prabumulih. Tolong Rekan-Rekan LSM jangan pesimis dulu soal ini. Berikan kami waktu untuk bekerja karna toh informasi ini sudah menyebar kemana-mana sehingga proses penyidikannya pun akan dilakukan secara transparan" tegas Andra meyakinkan.

Untuk diketahui, perkembangan pengaduan dugaan kasus tindak pidana Korupsi pada Proyek Pembangunan Taman Kota Prabujaya saat ini menurut Kasi Pidsus terus dikembangkan. Pihak penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pihak terkait dalam Proyek tersebut untuk mengumpulan data (Puldata) dan pengumbulan bahan keterangan (pulbaket). Pihak-pihak yang telah dipanggil tersebut yakni Kontraktor, dan PPTK Dinas PU Kota Prabumulih. Selain melakukan pemanggilan, Pihak penyidik Kejaksaan juga telah meminta data pendukung seperti RAB, Dokumen Perencanaan, Profil Perusahaan pelaksana kegiatan dan lainnya untuk bahan pertimbangan bagi penyidik menemukan celah tindak pidana penyimpangan keuangan Negara pada pelaksanaan proyek tersebut, tandasnya. (pp/adit)

Dinkes Segera Terapkan Kawasan Tanpa Rokok di Prabumulih

28 Okt 2014


PRABUMULIH, PP - Untuk meminimalisir tingginya angka perokok di Kota Prabumulih, Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dalam waktu dekat ini segera melakukan sosialisasi kawasan tanpa rokok bagi SKPD dan stakeholder. Sosialisasi kawasan tanpa rokok ini menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih Dr Iwan Hasibuan ketika dikonfirmasi posmetroprabu.com membenarkan soal rencana sosialisasi tersebut.

Sosialisasi kawasan tanpa rokok di Kota Prabumulih direncanakan digelar di Grand Nikita Hotel pada kamis besok (30/10/2014) sekitar pukul 08.00 wib. Dr Iwan mengungkapkan, rencana penerapan kawasan bebas rokok yang akan dilaksanakan itu adalah berdasarkan Undang Undang nomor 36  tahun 2010 tentang Kesehatan yang mengamanahkan adanya kawasan tanpa asap rokok, ujarnya.

Dikatakan, Kota Prabumulih merupakan daerah potensial bagi perokok, sehingga perlu adanya upaya pemerintah untuk membuat sebuah kebijakan kawasan bebas rokok di beberapa tempat. Nantinya lanjut Iwan, secara bertahap pihaknya akan menerapkan tempat-tempat yang dinilai layak diberlakukan kawasan tanpa rokok seperti instansi pendidikan, lembaga pelayanan umum, dan kantor-kantor Dinas, ujarnya.

Disinggung apakah upaya ini digelar untuk segera menerbitkan Perda kawasan tanpa rokok. Iwan tidak menampikkannya. Perlahan arahnya memang kesana dan kita lihat saja nanti sambutan dari peserta sosialisasi seperti apa. Jika mendukung, bukan tidak mungkin perda kawasan tanpa rokok akan segera diterbitkan di Prabumulih, tandasnya. (pp/rd)

Poster Presiden Jokowi Belum Populer di Kejaksaan Negeri Prabumulih


PRABUMULIH, PP - Ternyata poster atau gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masih belum populer di kalangan instansi penegakan hukum seperti Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih. Di ruang rapat Kantor Kejari Prabumulih tadi Siang Selasa (28/10/2014) tampak foto lama presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pasangannya Boediono periode 2009-2014, masih terpajang rapi di dinding gedung tersebut.

Belasan mata aktivis LSM Kota Prabumulih dan sejumlah wartawan langsung menatap tajam ke arah Gambar Mantan Presiden RI ke 6 itu dan sesekali menyindir tentang Poster Presiden. 

"Belum populer nian namonyo Jokowi di Permuleh ini. Masih kalah ngan SBY. (Tampaknya Jokowi belum populer di Kota Prabumulih masih kalah dengan SBY sehingga pihak Kejaksaan belum memasang poster Presiden Jokowi" ketus salah seorang anggota LSM saat memandangi Poster Presiden SBY yang terpajang di Ruang Rapat Kejaksaan.

Ini menandakan kalau kabinet sekarang masih Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) belum Kabinet Kerja. Makanya prosesnya sedikit agak lambat, celetuk salah seorang wartawan. (pp/sufyan)

Bak Film Box Office, Kapolsek Rambang Ditembaki Kawanan Rampok Bersenpi


PRABUMULIH, PP - Guna menekan tingkat kejahatan pencurian minyak di wilayah hukumnya yakni Polsek Rambang Kabupaten Muara Enim, Jajaran Polsek Rambang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Makmun Arrasyid bersama tujuh orang anak buahnya mengenderai sepeda motor dan satu Mobil Selasa (28/10/2014) melakukan operasi ke lokasi yang rawan dengan tindak pidana pencurian minyak milik Pertamina tepatnya di Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim.

Namun saat mendekati Desa Negeri Agung, ditengah perjalanan Kapolsek dan tujuh anak buahnya dikepung oleh kawan rampok yang diduga pelaku pencurian minyak dikawasan tersebut. Letusan bunyi senjata milik perampok menggema di lokasi kejadian Perkara. Letusan demi letusan peluru dilepaskan oleh kelompok rampok yang diduga lebih dari 5 orang itu ke arah Polisi yang sedang melakukan patroli. 

Aksi tembak menembak ini tak pelak membuat petugas tiarap menghindari serangan kawanan rampok dari hujan peluru. Bak film Box Office susana mencekam sempat menyelimuti TKP. Meski berhasil selamat dari kepungan kawanan rampok, Kapolsek tampak terkena tembakan tepat di betis kaki sebelah kanan. 

Hingga berita ini diturunkan, tim Polres Muara Enim masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan Kapolsek yang diduga kawanan pencuri minyak di kawasan tersebut.

Kapolres Muara enim AKBP M.Aris kepada wartawan membenarkan peristiwa penembakan terhadap anggotanya Kapolsek Rambang. Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Desa Negeri Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim. 

Dikatakan, Kapolsek terkena tembakan kawanan rampok tepat di betis Kaki Sebelah kanan saat melakukan operasi di Desa Negeri Agung. Saat ini lanjut Kapolres, AKP, Makmun Arrasyid sedang menjalani proses perawatan di RS Pertamina Kota Prabumulih. Sementara dalam kasus ini pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. (pp/01)

Stand PU Disematkan Jadi Stand Terbaik di Pameran Pembangunan Prabumulih

PRABUMULIH, PP - Rasa optimis Kepala Dinas PU Ir Ardi Supratman yang menargetkan menjadi nomor satu di Pameran Pembangunan dan Pameran Tani Daerah Se-Sumsel di Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Prabumulih Ke-13 menjadi kenyataan.saat Ketua Panitia Pameran  Syamsu Rizal yang juga menjabat Kepala Dinas Pertanian Prabumulih mengumumkan.

Dinas Pekerjaan Umum  (PU) raih predikat juara pertama untuk katagori stand terbaik  mengalahkan ratusan peserta lainnya di pameran Pembangunan HUT Kota prabumulih ke-13 tahun 2014.sontak saja Ardi di acara penutupan Pameran tersebut langsung mendapatkan ucapan selamat dari kepala Dinas /Kantor lainnya sebagai apresiasi dari pencapaian prestasi tersebut.

Status juara ini bukan suatu kebetulan belaka,namun untuk meraihnya bukanlah semudah kita bayangkan,menurut informasi kami terima sampai-sampai PU Prabumulih harus mendatangkan ahli interior  dari Surabaya.

Kepala Dinas PU Prabumulih Ir Ardi Supratman mengaku bahwa dirinya sangat senang dan bangga dengan pecapaian prestasi tersebut.dirinya juga mengapresiasi seluruh jajaran dan stafnya yang ada di dinas PU,karena tanpa ada kerja sama yang baik dan kerja keras mereka mustahil gelar juara dapat dicapai.
 
"Senang dan bangga tentunya,juara ini saya persembahkan untuk seluruh jajaran dan staf saya yang telah bekerja keras secara bersama-sama dan  saya ucapkan terima kasih kepada mereka",ujar Ardi.

Namun dirinya membantah jika dalam upaya mencapai prestasi tersebut harus mendatangkan ahli interior dari kota Surabaya.

"Itu dak benar,interior itu asli dari Palembang.namun dirinya sering ke Surabaya",tegasnya
 
Akhirnya,Ardi berharap agar prestasi ini tidak membuat dirinya dan jajarannya sombong dan dapat memelihara tradisi ini kedepan agar tidak lepas ketangan Dinas lain.

"Semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan kedepan bisa juara lagi,karna mempertahankan lebih susah daripada merebut",kata nya bijaksana.

Sedangkan untuk posisi kedua diraih Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,dan ketiga Badan Tanaman Pangan dan Holtikutura. (pp/dit)
 

© Copyright Posmetro Prabu 2010 -2011 | Design by Jun Manurung