News Update :

Ini Kronologi Pembunuhan di Taman Wonosari Prabumulih

2 Jul 2015

PRABUMULIH, PP - Hasil penelusuran posmetroprabu.com terkait kasus pembunuhan di Taman Wonosari Selasa malam kemarin (30/05/2015) lalu ternyata hanya masalah sepele atau lebih tepatnya karna tersinggung.

Kisahnya bermula saat pelaku AHH alias ND (16) yang kini sudah menyerahkan diri ke Polres Prabumulih dan telah ditetapkan sebagai tersangka ingin pulang ke rumahnya.

Tersangka sebelumnya sudah dalam keadaan mabuk sambil mengenderai sepeda motor dalam perjalan tepatnya di kawasan taman mengalami putus rantai. Ia pun turun dan menghentikan kenderaannya seraya mencoba memperbaiki rantai kenderaan yang putus tersebut.

Lantaran tidak memiliki alat untuk memperbaikinya, tersangka mencoba meminta bantuan terhadap orang-orang di sekitar taman dengan meminjam kunci Tang terhadap salah seorang pengunjung taman yang diakui tersangka kerap mangkal di sana. Namun sayangnya pemuda yang ditemuinya itu mengaku tidak memiliki tang dan menyarankan tersangka untuk menanyakannya ke orang-orang yang duduk di warung yang tidak jauh dari taman.

Di warung tersebut ia menemui korban yakni Dwi Kurniawan alias Iwan Vespa (34) Warga Dusun Prabumulih (depan gedung kesenian kota prabumulih). Namun lagi-lagi tersangka tidak berhasil menemukan bantuan. 

Tersangka yang dimintai keterangan kronologi di ruang pemeriksaan penyidik Polres Prabumulih mengungkapkan bahwa saat ia meminta Tang kepada korban, korban mengaku tidak punya dan membentak tersangka. 

"Dak katek!! nah la diomongke dak katek masih kau ni. Dak katek!! ngerti dak kau" ujar tersangka menirukan ucapan korban sebelum peristiwa penusukan itu terjadi.

Tersangka yang merasa tersinggung lantas pergi sejenak dan tak lama kemudian balik lagi dan langsung menghujamkan tusukan tbeberapa kali ke tubuh korban hingga akhirnya korban terkapar di tempat kejadian perkara. 

Setelah itu tersangka melarikan diri ke hutan dan tidur di hutan dengan membawa pisau berlumuran darah. Lalu keesokan harinya, tersangka pulang ke rumah pamannya. Kemudian tersangka yang sejak lama tinggal di rumah pamannya itu, mendapat nasehat dari istri pamannya, lalu ditemani kerabatnya yang juga polisi dibawa ke Mapolres Prabumulih untuk diserahkan.


Lakalantas Patih Galung, Pol PP Prabumulih Tewas Mengenaskan

1 Jul 2015

PRABUMULIH, PP - Nasib nahas dialami oleh Herdiansyah bin Herman (22), warga Desa Kemang Tanduk Kecamatan Rambang Kapak Tengah. Pria yang berprofesi sebagai petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) di lingkungan pemerintah kota (pemkot) Prabumulih ini Kamis pagi (2/7) sekitar pukul 07.00 WIB tewas mengenaskan setelah sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi BG 2711 CL ditabrak dari belakang oleh truk Hyno trailler warna putih bernomor polisi B 9041 UEI yang dikendarai oleh Sadikin (24), warga Indramayu Jawa Barat.

Korban Herdiansyah langsung tewas ditempat setelah menderita luka parah di bagian pinggang akibat terlindas ban truk. Jenazah pun telah dibawa ke rumah duka setelah sebelumnya dibersihkan terlebih dahulu di RS Fadillah. Peristiwa yang menghebohkan warga tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, tepatnya di depan RS Fadillah. 

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika kedua kendaraan tersebut melaju ke arah yang sama dari Muara Enim menuju kota Prabumulih. Herdiansyah yang saat itu hendak berangkat ke kantor melaju dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba sebuah mobil didepan korban berhenti mendadak memaksa korban berusaha menghentikan laju kenderaannya. Upaya yang dilakukan korban tidak diiringi oleh Truk yang dibelakang Korban. Dari arah belakang truk trailer Hyno yang dikendarai Sadikin melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan. 

Motor bersama korban terlindas truk dan tewas di tempat kejadian perkara. Meski warga sekitar berupaya menyelamatkan dan melarikannya ke RS Fadillah yang tidak jauh dari TKP, nyawa korban tetap tak dapat diselamatkan.

Kapolres Prabumulih AKBP Arief Adiharsa SIK yang dikonfirmasi portal ini melalui Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Ferdinan membenarkan peristiwa tersebut. "Benar bahwa peristiwa kecelakaan yang menimbulkan korban telah terjadi di Jalan Sudirman Patih Galung dekat RS Fadillah Prabumulih Barat Kota Prabumulih. Korban bernama Herdiansyah bin Herman (22) dan saat ini telah disemayamkan di Rumah Duka untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman oleh keluarga. Saat ini Polntas Polres Prabumulih telah mengamankan pengemudi sopir truk untuk kepentingan penyelidikan penyebab terjadinya kecelakaan, pungkasnya.

Ini Harga Tiket Mudik KA di Prabumulih

PRABUMULIH, PP - Pelayanan lonjakan arus mudik dan arus balik lebaran pada tahun 2015, Stasiun kereta api Kota Prabumulih Sumatera Selatan siap memberikan pelayanan maksimal terhadap calon penumpang.

Kepala stasiun kota Prabumulih Budiarto saat disambangi di kantornya mengatakan, pelayanan arus mudik dan arus balik penumpang yang menggunakan jasa kereta api khususnya yang berangkat dari stasiun Kota Prabumulih, pihaknya mengaku siap memberikan pelayanan prima.

Dikatakan, bagi calon penumpang yang akan membeli tiket mudik sudah bisa membelinya dari sekarang. Pembelian tiket selain di stasiun di Indomaret,alfamart,kantor pos juga bisa dilakukan, ujarnya.

Soal harga tiket lanjutnya, jurusan stasiun Kertapati –Tanjung Karang dan Kertapati-Lubuk Linggau belum ada kenaikan Seperti tiket KA Serelo ekonomi jurusan Kertapati –Linggau harga tiket Rp.35 ribu. KA Sindang Marga jurusan Kertapati-Linggau eksekutif Rp.180 ribu,bisnis Rp.140 ribu, Sedangkan KA limeks jurusan Kertapati-Tanjung Karang eksekutif Rp.190 ribu,bisnisRp.150 ribu,dan KA ekspres ekonomi jurusan Kertapati-Tanjung –Karang yakni Rp.35 ribu.

Untuk jadwal pemberangkatan kereta api penumpang dari stasiun Kota Prabumulih jadwal pemberangkatan yang berubah yakni KA limeks malam yang semula berangkat pukul 23.00 kini berangkat pukul 22.39.

Kita dan jajaran PT KAI khususnya di stasiun Kota Prabumulih siap memberikan  pelayanan sebaik mungkin baik itu lonjakan penumpang arus mudik dan balik maupun sebelumnya dan perkiraan puncak arus mudik dan balik biasanya terjadi pada  H-7 dan H+7 namun dalam
tersebut kita sudah siap mengatisipasinya ,’’ujarnya.

Semenatara itu terkait dalam hal jaminan keamanan bagi para penumpang arus mudik dan balik yang menggunukan jasa kereta api tersebut dari Stasiun-stasiun kereta api di wilayah Sumatera Selatan

Humas PT KAI Sumsel Jakarsih mengungkapkan terkait segi keamanan pihak PT KAI dalam  kewilayahan sepanjang jalur telah bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan dari segi teknis pengamanan untuk angkutan lebaran tahun ini Kita akan siapkan keamanan di setiap Stasiun-stasiun kereta api maupun keamanan di jalur-jalur yang diperlukan  Sedangkan untuk keamanan di gerbong penumpang kita sudah siapkan para anggota Brimob untuk menjaga hal yang tidak kita inginkan ‘’pungkasnya.

Walikota Segera Anggarkan Dana Perbaikan SMPN 3 Prabumulih

PRABUMULIH, PP - Menanggapi pemberitaan kondisi SMPN 3 Tanjung Raman Kota Prabumulih yang kondisinya sangat memprihatinkan, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan akan segera menganggarkan dana untuk perbaikan bagian sekolah SMPN 3 yang mengalami kerusakan.

Soal kasus ini, Ridho yahya mengaku, tidak mengetahui jika ada ruang kelas belajar di SMP Negeri 3 Prabumulih yang mengalami rusak berat hingga membuat pihak sekolah harus mengalihkan proses belajar mengajar ke ruang laboratorium sekolah tersebut.

"Sejauh ini kita tidak pernah menerima laporan mengenai sekolah yang rusak. Soal pendidikan, Pemerintah sangat peka dan tidak pernah kompromi jika ada pengajuan perbaikan dan rehabilitasi sekolah. Sepanjang pengajuan itu tepat sasaran Pemerintah akan merealisasikan anggarannya" ujar Walikota.

Dikatakan, yang ada selama ini pihaknya mendapatkan laporan sekolah-sekolah yang ada di Prabumulih mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA) semuanya dalam kondisi bagus.

"Bukan Walikota mengabaikan. Salahnya pihak sekolah tidak pernah melaporkan kerusakan dan kondisi sekolah setiap tahunnya ke Pemerintah" ujarnya.

Dengan temuan Sekolah milik pemerintah yang memprihatinkan ini, Walikota mengaku akan segera memerintahkan dinas pendidikan (disdik) untuk melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang rusak. Tidak lupa, Ridho Yahya menghimbau kepada kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan, untuk cepat tanggap melaporkan kerusakan sekolah yang ada di Kota Prabumulih kepada Pemerintah.

"Jangan tunggu rusak parah dan masuk koran baru lapor ke Walikota" pungkasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Prabumulih, HM Rasyid SAg yang dikonfirmasi terpisah terkait kasus SMPN 3 mengaku jika jauh hari pihaknya telah turun ke lapangan sebelum media menerbitkannya. Walau demikian lanjutnya, pihaknya telah melakukan pembahasan anggaran untuk memperbaikin kerusakan di SMPN 3.

"Direncanakan, perbaikan kerusakan bangunan SMPN3 akan dianggarkan Tahun ini dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) 2015" pungkasnya.

Waspada, Tahu dan Mie Basah Berformalin Beredar di Prabumulih

PRABUMULIH, PP - Sepertinya usaha pemerintah dalam mensosialisasikan pelarangan penjualan mie basah dan  tahu berformalin kepada sejumlah   pedagang tidak mempan. Pasalnya, berdasarkan hasil sidak yang dilakukan Dinas Kesehatan (dinkes) dan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) serta BPOM Sumsel senin (29/06/2015) di Pasar Inpres Prabumulih, banyak ditemukan pedagang yang menjajakan tahu dan mie basah yang mengandung zat pengawet (formalin).

Bahkan untuk menguji adanya kandungan formalin di dalam mie basah  dan  tahu  yang  dijajakan  pedagang,  petugas BPOM langsung melakukan testik di kedua bahan makanan  tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag), Kota  Prabumulih,  Junaidah SE mengatakan,  dilakukan  ujitestik  langsung  terhadap  bahan  makanan  yang  diduga mengandung zat formalin tersebut lantaran banyak pedagang yang  mengelak  jika  dagangan yang mereka jual tidak mengandung formalin.

“Untuk memastikannya BPOM langusng melakukan teslangusng ditemnpat mereka berjualan. Setelah dilakukan mereka baru sadar. Namun tetap saja dari tahun-ketahun  kita mensosialisasikan ini tapi masih saja ada pedagang yang tetap menjualnya,” ujar Junaidah .

Lebih lanjut Junaidah mengatakan, kebanyakan mie basah serta tahu yang mengandung formalin tersebut berasal dari Palembang. Hal tersebut menyulitkan pihaknya untuk melakukan pengawasan terhadap beredarnya kedua makanan berbahaya  tersebut  di Prabumulih.

“Pedagang mengaku mereka membeli dari produsen asal Palembang.  Untuk itu  setiap  pedagang yang menjual mie basahdan tahu asal Palembang langsung kita data. Mereka kitaperingatkan untuk tidak lagi menjual makanan berbahayatersebut,” terangnya.

Terkait hasil sidak tersebut, kata Junaida, kedepan pihaknya akan lebih gencar lagi melakukan pembinaan dan sosialisasi agar peredaran tahu dan mie mengandung formalin tak lagi beredar di Kota prabumulih.

Sementara itu, Gustini SKM, ketua tim sidak makanan dan minuman berformalin dari BPOM Sumsel membenarkan, berdasarkan hasil sidak yang dilakukannya di Pasar Inpres pihaknya  menemukan makanan yang mengandung formalin.

Dijelaskan Gustini, rata-rata 90 persen mie basah yang berasal dari Palembang mengandung zat pengawet. “Ada atau tidaknya kandungan formalin atau zat berbahaya lainnya.  Kalau cepat basi atau rusak berarti jelas itu aman, tapi jika disimpan lama atau berhari-hari  masih  awet itu perlu dicurigai adanya kandungan zat berbahaya seperti formalin,” tuturnya.

Tidak hanya melakukan sidak ke sejumlah pedagang di Pasar Inpres,  petugas  juga melakukan  sidak yang sama di pasar bedug di pelataran Masjid Nur Arafah  guna  mencari makanan atau menu takjil untuk berbuka puasa yang mengandung zat berbahaya seperti  formalin, zat pewarna atau zat pengawet lainnya.

“Petugas sudah mengambil beberapa sampel menu takjil untuk dilakukan tes, dan hasilnya nanti akan diserahkan kepada kita untuk kemudian ditindak lanjuti. Namun sejauh ini makanan berbahaya seperti mie basah yang biasa digunakan untuk rujak mie tidak  ada  ditemukan di pasar beduk. Hanya saja ada sayuran atau lauk dari bahan tahu yang saat ini masih ditunggu hasil tesnya dari BPOM,” ujar dr Irwan Santoso, Kabid Farmakmin dan Fronkes. (sumaterapos.com)

Perang Terhadap Narkoba, Polres Prabumulih Bekuk Tiga Pengedar Shabu

PRABUMULIH, PP - Polres Prabumulih membuka perang memberantas narkoba. Buktinya, tim 2 Restik Polres Prabumulih berhasil menangkap tiga pengedar narkoba jenis shabu-shabu ditempat berbeda. Ketiga tersangka yakni Ari Rahmat (23) Gang Arena diringkus dirumahnya, Rabu (1/7) pukul 00.30 WIB.

Sedangkan dua tersangka Andinata (31) dan Juliantino (30) keduanya warga Gang Arena, Kelurahan Mangga Besar ditangkap sedang berada dirumah Juliantino pukul 02.30 WIB. Dari tangan Ari Rahmat berhasil disita paket shabu-shabu senilai Rp100 ribu. Lalu dari tangan Andinata berhasil disita tujuh paket shabu-shabu senilai Rp 10 juta. Ketiga tersangka langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi yang berhasil dihimpun, dari informasi masyarakat banyak peredaran narkoba khususnya jenis shabu-shabu di Kota Prabumulih. Dari laporan itu, tim 2 Restik Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan. Alhasil didapat nama-nama tersangka.
Pertama kali, tim restik Polres Prabumulih melakukan penggerbekan dirumah Ari Rahmat.

Melihat kedatangan petugas, tersangka Ari tidak dapat berkutik lagi. Ketika digeledah dari kantong Ari didapat paket shabu-shabu senilai Rp100 ribu. Kemudian, polisi langsung bergerak di alamat yang sama. Ketika itu, polisi melihat tersangka Juliantino yang sedang membeli rokok.

Dari 'nyanyian' Juliantino bahwa dirumahnya lagi tidur tersangka Andinata. Dengan cepat, polisi melakukan penggerbakan. Alhasil tujuh paket shabu-shabu senilai Rp 10 juta. Lantas, ketiga tersangka langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Dari pengakuan Andinata dirinya baru berjualan bisnis barang haram tersebut. " Aku baru lima bulan jualan shabu-shabu. Biasonyo aku mangkal di pasar," ujar tersangka Andinata sambil mengatakan dirinya numpang tidur dirumah Juliantino karena lagi ribut sama istrinya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa Sik MTCP melalui Wakapolres Prabumulih Kompol FX Irwan Arianto Sik MH membenarkan telah menangkap tiga tersangka. "Saat ini ketiga tersangka sedang diperiksa oleh polisi," ungkap mantan Kasat Narkoba Polresta Palembang ini.
Menurut dia, dari pengakuan ketiga tersangka bahwa shabu-shabu itu didapat dari bandar berinisial SN. "Saat ini tim restik sedangkan melakukan pengejaran terhadap bandar berinisial SN," pungkasnya.

Ketiga tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. "Ketiga tersangka akan diancam dengan hukum diatas 5 tahun penjara," jelasnya.

Memang diakuinya, saat ini Polres Prabumulih sedang gencar memberantas narkoba. "Kita (polres, red) dalam memberantas narkoba di Kota Prabumulih sudah membentuk dua tim di restik Polres Prabumulih," ujarnya.

Bahkan, dirinya juga memerintahkan jajaran reskrim Polsek untuk menangkap pengedar, pemakai, dan bandar narkoba. "Intinya, kita ingin narkoba di Kota Prabumulih dapat dibasmi. Ya kalau tidak minimal mengurangi peredaran narkoba di Kota Prabumulih," tegas FX Irwan ini.

Warga Duspra Ditemukan Tewas di Taman Wonosari

PRABUMULIH, PP - Dwi Kurniawan alias Iwan Vespa (34) Warga Dusun Prabumulih (depan gedung kesenian kota prabumulih) ditemukan tewas terkapar dengan dua luka tusukan di bagian dada di Taman Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih malam tadi Selasa (30/05/2015) sekitar pukul 23.30 wib.

Korban diduga terlibat percekcokan dengan anak Punk yang sedang pesta miras di kawasan Taman tersebut. Menurut keterangan warga sekitar, sebelum korban ditemukan terkapar ada suara ribut-ribut di tempat kejadian perkara. Tak lama kemudian Iwan ditemukan sudah terkapar.

Kapolres Prabumulih AKBP, Arief Adiharsa SIK yang dikonfirmasi melalui Wakapolres FX Irwan Arianto SIK MH membenarkan peristiwa pembunuhan di Taman Wonosari Prabumulih utara Kota Prabumulih.

Sejauh ini menurutnya, motif daripada pembunuhan masih dalam penyelidikan Polres Prabumulih. Sementara pelaku tengah dalam pengejaran dan saat ini identitas pelaku sudah dikantongi oleh Polisi.

Diakatakan, peristiwa tersebut diduga bermuala saat korban dan beberapa rekannya sedang melakukan pesta minuman dan terlibat percekcokan. Lalu tiba tiba pelaku (NA) menikamkan senjata tajam ke arah dada korban sebanyak dua kali, ujar Wakapolres.

Lebih lanjut mantan Kasat Narkoba Polresta Palembang ini mengungkapkan bahwa tersangka berdasarkan informasi yang diterimanya diduga kuat melarikan diri ke daerah Pali.

"Sejauh ini Polres Prabumulih sedang melakukan koordinasi dengan Polsek Pali. Sebab pelarian tersangka diduga kuat mengarah ke Pali. Selanjutnya kita masih berharap pelaku secepat mungkin bisa menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya" pungkasnya.

DPRD Prabumulih Desak Pemkot Benahi Gedung SMPN 3

30 Jun 2015

PRABUMULIH, PP - Kondisi ruang belajar SMPN 3 Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih yang memprihatinkan ternyata telah sampai ke telinga Anggota DPRD Kota Prabumulih.

Adalah Adi Susanto SE, anggota Komisi 3 DPRD Kota Prabumulih. Politisi partai PKB yang akrab disapa Santon ini mengaku sudah mengetahui kasus tersebut. 

salah satu kelas atau ruang kelas belajar kondisinya cukup memprihatinkan, kayu penyangga plafon banyak yang rapuh dan patah, plafon ambruk, dinding banyak yang retak serta atap genteng bolong.

“Beberapa hari lalu saya sempat kesana (SMP 3, red), untuk melihat langsung kondisinya. Ternyata apa yang disampaikan kepada saya itu benar, kondisinya sangat memprihatinkan sehingga tak bisa lagi dipergunakan lantaran khawatir roboh” ujar Santon.

Tidak lupa ia mendesak, agar pemerintah kota (pemkot) Prabumulih segera membenahi bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 di Jalan Raya Prabumulih Batu Raja Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, yang mengalami kerusakan tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kerusakan beberapa bagian ruangan kelas di sekolah tersebut membuat pelajar maupun guru yang mengajar di sekolah tersebut merasa was-was dan terpaksa mengungsikan para siswa ke laboratorium untuk mengikuti pelajaran demi menghindari hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja menimpa siswa.

Pihak sekolah melalui Wakil Kepala bidang kesiswaan Sekolah SMP Negeri 3 Prabumulih, Yan Afrizal SPd yang ditemui wartawan menjelaskan jika kondisi kerusakan disekolah tersebut sudah lama berlangsung. Sementara untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan pihaknya terpaksa mengungsikan para siswa ke ruang laboratorium.

Operasi Ketupat, Polres Prabumulih Kerahkan 115 Anggota

PRABUMULIH, PP – Guna menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik Ramadhan 1436 H, Kepolisian resort Kota Prabumulih tengah menyiapkan ratusan personel polisi untuk mengawasi dan mengamankan para pemudik yang melintasi Kota Prabumulih. Pos pengamanan lalulintas arus mudik juga tampak sudah disiapkan di beberapa titik.

Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa Sik MTCP, melalui Kabag Ops, Kompol Median Utama SH, mengatakan pihaknya akan mengerahkan sebanyak 115 personel yang tersebar disetiap penjuru wilayah kota ini guna melakukan pengamanan arus mudik tersebut.

“Tahun ini kita masih mengacu pada tahun lalu yaitu sekitar 115 personel dari Polres sendiri yang akan kita kerahkan untuk pengamanan mudik lebaran ini. Dan dari TNI itu ada 24 personelnya yang dibantu juga oleh Dishub sebanyak 24 serta anggota daro PolPP sebanyak 24 orang personel, serta dari Senkom Polda sebanyak  40 personel, dan dari Dinkes juga ada sekitar 32 orang yang membantu juga,” ujar Kompol Median Utama SH, usai rapat kemarin.

Dikatakan, mereka bakal disiagakan di beberapa titik yang dianggap rawan terjadi kemacetan. Adapun empat titik wilayah yang akan dibangun Pos Pam tersebut diantaranya, kawasan Bawah Kemang, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, dikawasan Tugu Air Mancur, Kelurahan Gunung Ibul, Prabumulih Barat, dan wilayah Kelurahan Tanjung Raman, serta dikawasan Pasar, tepatnya di sekitar PTM.

“Persiapan operasi ketupat ini akan mulai dilakukan pada tanggal 10 sampai 25 Juli (bulan depan), jadi inti dari kita rapat tadi untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan operasi ini,” imbuhnya seraya mengatakan bila ada perubahan dapat dilakukan koordinasi kembali pihaknya dengan pihak-pihak yang terkait lainnya.

Lebih lanjut Kabag Ops menjelaskan bahwa, jajaran Polres juga mempunyai tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam menjalankan kewajibannya dalam melakukan pengamanan nanti. 

“Untuk pelayanan dan pengamanan, semua unsur dilibatkan. Jika menemukan atau mengetahui adanya laporan dalam bentuk apapun, maka bagi pemudik maupun warga lainnya dapat melaporkan ke posko-posko yang ada, guna ditindak lanjuti,” pungkasnya.

Nyaris Rubuh, Siswa SMPN 3 Prabumulih Terpaksa Diungsikan

PRABUMULIH, PP - Pagi yang cerah menyinari halaman sekolah SMPN 3 di Jl. Basuki Rahmat km 2,5 Kelurahan Tanjung Raman. Seketika bel berbunyi membuat para generasi penerus bangsa itu bergegas masuk ke ruangan kelas masing-masing. Namun pemandangan sedikit aneh terlihat jelas saat sebahagian siswa tampak memasuki ruangan Laboratorium.

"Seharusnya mereka diruangan kelas itu pak" ujar salah seorang tenaga pengajar di Sekolah itu menjelaskan. "Hari ini tak ada pelajaran praktek. Dan memang ruangan itu sengaja digunakan untuk proses belajar mengajar seperti biasa guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab ruangan kelas yang semula sudah tidak layak dipakai. Takut plafonnya rubuh" tambahnya.

Pantauan posmetroprabu.com, rusaknya beberapa bagian ruangan belajar di SMPN 3 Tanjung Raman Prabumulih Selatan Kota Prabumulih membuat Proses belajar mengajar menjadi terganggu. Salah satu ruang kelas belajar kondisinya cukup memprihatinkan, kayu penyangga plafon banyak yang rapuh dan patah, plafon ambruk, dinding banyak yang retak serta atap genteng bolong.

Kondisi ini membuat pelajar maupun guru yang mengajar di sekolah tersebut merasa was-was dan terpaksa mengungsikan para siswa ke laboratorium untuk mengikuti pelajaran demi menghindari hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja menimpa siswa.

Pihak sekolah melalui Wakil Kepala bidang kesiswaan Sekolah SMP Negeri 3 Prabumulih, Yan Afrizal SPd yang ditemui wartawan menjelaskan jika kondisi kerusakan disekolah tersebut sudah lama berlangsung. Sementara untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan pihaknya terpaksa mengungsikan para siswa ke ruang laboratorium.

Sejauh ini menurut Afrizal, pihaknya telah melaporkan kondisi kerusakan bangunan SMPN 3 kepada dinas pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih serta telah mengajukan usulan agar ruangan kelas tersebut segera diperbaiki, ujarnya seraya menambahkan bahwa beberapa sarana penunjang seperti kursi, meja belajar dan meubeler juga sudah banyak yang tidak layak pakai di Sekolah tersebut.

Pasar Pagi Gelumbang Dilalap Sijago Merah

27 Jun 2015

GELUMBANG, PP - Pasar pagi Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Sabtu (27/06/2015) sekitar pukul19:00 Wib  kembali dilalap sijago merah. Ada sebanyak 24 kios yang terdiri dari los sembako milik Nila, los mainan anak milik Candra dan Iin ,los martabak Hendra ,penjahit Yati, Servis elektronik serta puluhan kios lainya rata dengan tanah dilalap sijago merah.

Terlihat hanya sebagian kecil barang-barang dagangan yang bisa diselamatkan para korban  kebakaran.  Untungnya pada saat kebakaran hebat ini tidak ada korban jiwa namun kerugian kebakaran tersebut ditaksir beekisar ratusan juta rupiah dan untuk sementara diduga penyebab kebakaran berasal dari arus pendek aliran listrik dari salah satu toko los elektrik milik Kurnia.

Menurut keterangan penjaga malam  Iwan (45) dan Andi (46) serta Lepi(43) bermula api berasal dari salah satu toko elektrik milik Kurnia ,  “Kami melihat langsung api berasal dari lo elektronik milik Kurnia pada saat kami sedang patroli rutin ,ujarnya menirukan laporannya ke Camat Gelumbang AM Musadiq, Lurah Gelumbang Yaswardi S,Sos  dan anggota Polsek Gelumbang ,Iptu Edi Nuryanto di Tempat Kejadian Perkara /TKP,sabtu(27/06) pukul 20,00 Wib.

Pengurus  pasar pagi Gelumbang Burhayat didampingi sekretaris Kelurahan Lis,saat dikonfirmasi menjelaskan jumlah los semi permanen yang terbakar sebanyak 24 petak, "Ada sekitar 24 petak kios dan los yang terbakar" ujarnya.

Burhayat menambahkan, penyebab kebakaran sementara ini diduga akibat konsleting arus pendek dari pernjual barang-barang elektronik

Bangunan los semi permanen hanya dalam waktu kurang 2 jam rata dengan tanah dan api bisa dijinakkan pada pukul 20,30 Wib setelah pemadam kebakaran milik Pemda Muara Enim serta mobil milik perngurus pasar pagi Gelumbang Jauhari Hanafi datang ke lokasi.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Gelumbang AKP Mulyono SH ketika dikonfirmasi menjelaskan untuk sementara didugaapi berasal dari konsleting listrik PLN dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, ujarnya. (JN }
 

© Copyright Posmetro Prabu 2010 -2011 | Design by Jun Manurung