Featured Articles
All Stories

25/03/17

PRABUMULIH, PP - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan segera meresmikan unit layanan cuci darah (Hemodialisa) bagi pasien yang membutuhkan cuci darah.

Dengan adanya unit layanan hemodialisa di RSUD Prabumulih ini setidaknya dapat menjawab keluhan pasien yang selalu dirujuk ke luar daerah jika membutuhkan layanan cuci darah.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Kota Prabumulih dr, Hj Rusmini SKM melalui Kepala TU RSUD Kota Prabumulih Adi Kuanto S.Kep saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (24/03/2017)

Menurut Adi Kuanto, layanan cuci darah ini sebenarnya sudah lama ditunggu-tunggu warga Prabumulih namun baru tahun ini bisa direalisasikan. Ruangan dan alat sudah dipersiapkan termasuk sejumlah tenaga medis yang telah mendapat pelatihan khusus serta telah memiliki sertifikat.

"Kemungkinan besar dalam bulan ini, gedung Hemodialisa RSUD Prabumulih segera di resmikan oleh Bapak Walikota Prabumulih dan saat itu juga unit layanan cuci darah resmi difungsikan. Untuk menunjang operasional gedung, sejumlah tenaga medis yang telah memiliki sertifikat, dokter dan perawat juga sudah dipersiapkan" ujar Adi.

Dikatakan, selain telah menyiapkan tenaga medis, pihak RSUD juga telah mengajukan kerja sama dengan BPJS sebagai penjamin pembiayaan layanan kesehatan masyarakat. Pihak BPJS menurut Adi telah menyetujui kerjasama tersebut.

Sementara untuk pembiayaan layanan cuci darah, Adi Kuanto mengatakan bahwa RSUD Prabumulih mengenakan tarif sesuai standar.

 "Sesuai aturan, tarif yang diterapkan untuk cuci darah di RSUD menggunakan standar pelayanan rumah sakit , yakni sebesar Rp 800.000. Hal ini juga telah disepakati bersama BPJS. Adanya unit layanan cuci darah di RSUD Prabumulih merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus meningkatkan layanan kesehatan publik malaui pelayanan dan langkah-langkah untuk mengembangkan RSUD secara bertahap. Mudah-mudahan dengan dibukanya layanan cuci darah dapat meringankan beban masyarakat" tegas Adi.

RSUD Prabumulih Segera Resmikan Unit Layanan Cuci Darah

Posmetro Prabu   at  00.34  No comments

PRABUMULIH, PP - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih dalam waktu dekat akan segera meresmikan unit layanan cuci darah (Hemodialisa) bagi pasien yang membutuhkan cuci darah.

Dengan adanya unit layanan hemodialisa di RSUD Prabumulih ini setidaknya dapat menjawab keluhan pasien yang selalu dirujuk ke luar daerah jika membutuhkan layanan cuci darah.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Kota Prabumulih dr, Hj Rusmini SKM melalui Kepala TU RSUD Kota Prabumulih Adi Kuanto S.Kep saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (24/03/2017)

Menurut Adi Kuanto, layanan cuci darah ini sebenarnya sudah lama ditunggu-tunggu warga Prabumulih namun baru tahun ini bisa direalisasikan. Ruangan dan alat sudah dipersiapkan termasuk sejumlah tenaga medis yang telah mendapat pelatihan khusus serta telah memiliki sertifikat.

"Kemungkinan besar dalam bulan ini, gedung Hemodialisa RSUD Prabumulih segera di resmikan oleh Bapak Walikota Prabumulih dan saat itu juga unit layanan cuci darah resmi difungsikan. Untuk menunjang operasional gedung, sejumlah tenaga medis yang telah memiliki sertifikat, dokter dan perawat juga sudah dipersiapkan" ujar Adi.

Dikatakan, selain telah menyiapkan tenaga medis, pihak RSUD juga telah mengajukan kerja sama dengan BPJS sebagai penjamin pembiayaan layanan kesehatan masyarakat. Pihak BPJS menurut Adi telah menyetujui kerjasama tersebut.

Sementara untuk pembiayaan layanan cuci darah, Adi Kuanto mengatakan bahwa RSUD Prabumulih mengenakan tarif sesuai standar.

 "Sesuai aturan, tarif yang diterapkan untuk cuci darah di RSUD menggunakan standar pelayanan rumah sakit , yakni sebesar Rp 800.000. Hal ini juga telah disepakati bersama BPJS. Adanya unit layanan cuci darah di RSUD Prabumulih merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus meningkatkan layanan kesehatan publik malaui pelayanan dan langkah-langkah untuk mengembangkan RSUD secara bertahap. Mudah-mudahan dengan dibukanya layanan cuci darah dapat meringankan beban masyarakat" tegas Adi.

Continue Reading→

24/03/17

PRABUMULIH, PP - Tingkat kunjungan ke Kampung wisata di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih belakangan ini mengalami lonjakan yang signifikan. Kehadiran bangkai pesawat Kartika Airlines tak pelak menjadi dalang dibalik lonjakan kunjungan tersebut.

Umumnya, turis yang datang ke Kampung Wisata adalah masyarakat Kota Prabumulih. Adapun dari luar daerah jumlahnya baru sedikit. Mereka (warga luar-red) yang datang ke Kampung wisata berawal dari berita yang yang tersebar di media online maupun media sosial.

Kehadiran mereka selain ingin melihat secara langsung pesawat yang belum jelas peruntukannya itu, juga karna penasaran bagaimana pesawat tersebut bisa mendarat di Kota Prabumulih yang nota bene belum memiliki Bandara.

"Datangnya sejak jam 3 tadi kak, sempat bingung juga cari alamatnya. Tanya-tanya sama warga akhirnya sampai juga ke tujuan meski membutuhkan kerja keras melewati jalan rusak" ujar Teguh Wardana (29) warga Indralaya Ogan Ilir kepada posmetroprabu.com ketika dibincangi di Kampung Wisata.

Semakin meningkatnya kunjungan ke Kampung Wisata dengan hadirnya pesawat Boing di dalamnya memang belum didukung dengan perbaikan akses jalan menuju kawasan tersebut. Kondisi jalan yang sangat memprihatinkan cukup menyulitkan warga yang berencana mengunjungi kampung wisata.

Teguh warga Indralaya ini pun berharap kiranya akses jalan menuju Kampung wisata dapat segera diperbaiki. Sebab jika tidak segera diperbaiki, masyarakat luar akan sungkan mengunjungi tempat tersebut terlebih akses menuju kampung wisata Prabumulih hanya bisa dilalui melalui jalan lingkar saja.

Pantauan portal ini, akibat lonjakan pengunjung ke Kampung wisata, perakitan pesawat sedikit mengalami gangguan. Banyak warga yang ingin melihat secara dekat proses perakitan membuat para pekerja menjadi terganggu. Akibatnya, saat ini pesawat terpaksa harus diberi garis pembatas agar tidak mengganggu para pekerja saat melakukan perakitan.

Bangkai Pesawat ini Jadi Destinasi Baru Incaran Turis Lokal Prabumulih

Posmetro Prabu   at  12.01  No comments

PRABUMULIH, PP - Tingkat kunjungan ke Kampung wisata di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih belakangan ini mengalami lonjakan yang signifikan. Kehadiran bangkai pesawat Kartika Airlines tak pelak menjadi dalang dibalik lonjakan kunjungan tersebut.

Umumnya, turis yang datang ke Kampung Wisata adalah masyarakat Kota Prabumulih. Adapun dari luar daerah jumlahnya baru sedikit. Mereka (warga luar-red) yang datang ke Kampung wisata berawal dari berita yang yang tersebar di media online maupun media sosial.

Kehadiran mereka selain ingin melihat secara langsung pesawat yang belum jelas peruntukannya itu, juga karna penasaran bagaimana pesawat tersebut bisa mendarat di Kota Prabumulih yang nota bene belum memiliki Bandara.

"Datangnya sejak jam 3 tadi kak, sempat bingung juga cari alamatnya. Tanya-tanya sama warga akhirnya sampai juga ke tujuan meski membutuhkan kerja keras melewati jalan rusak" ujar Teguh Wardana (29) warga Indralaya Ogan Ilir kepada posmetroprabu.com ketika dibincangi di Kampung Wisata.

Semakin meningkatnya kunjungan ke Kampung Wisata dengan hadirnya pesawat Boing di dalamnya memang belum didukung dengan perbaikan akses jalan menuju kawasan tersebut. Kondisi jalan yang sangat memprihatinkan cukup menyulitkan warga yang berencana mengunjungi kampung wisata.

Teguh warga Indralaya ini pun berharap kiranya akses jalan menuju Kampung wisata dapat segera diperbaiki. Sebab jika tidak segera diperbaiki, masyarakat luar akan sungkan mengunjungi tempat tersebut terlebih akses menuju kampung wisata Prabumulih hanya bisa dilalui melalui jalan lingkar saja.

Pantauan portal ini, akibat lonjakan pengunjung ke Kampung wisata, perakitan pesawat sedikit mengalami gangguan. Banyak warga yang ingin melihat secara dekat proses perakitan membuat para pekerja menjadi terganggu. Akibatnya, saat ini pesawat terpaksa harus diberi garis pembatas agar tidak mengganggu para pekerja saat melakukan perakitan.
Continue Reading→

PRABUMULIH, PP - Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golongan Karya (Golkar) Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih memilih M Rudi sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan RKT secara aklamasi untuk periode 2017-2022.

Rudi kembali dipercaya untuk menakhodai Partai Golkar RKT lima tahun mendatang selain karena dinilai berjasa dalam memajukan Partai, juga telah sesuai dengan AD/ART Partai. Seluruh peserta musawarah ditingkat Kelurahan dan Desa di Wilayah RKT siang tadi Jumat (24/03/2017) sepakat memilih Rudi menakhodai Partai Golkar RKT.

Acara Muscam yang digelar di Gedung Serbaguna RKT ini tampak dihadiri oleh unsur pimpinan dan Pengurus DPD Partai Golkar Kota Prabumulih seperti Sekretaris DPD Partai Golkar Prabumulih H M Daud Rotasi S.Sos, Wakil-wakil Ketua DPD Partai Golkar, dan lainnya.

Pada Kesempatan tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar H M Daud Rotasi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, Muscam Partai Golkar di Kota Prabumulih sudah tiga kalinya digelar dan akan terus berlanjut untuk mengevaluasi kinerja Pengurus Partai di Tingkat Kecamatan sesuai AD/ART Partai.

"Untuk Muscam sendiri, Partai Golkar Prabumulih telah melaksanakan Muscam sebanyak tiga kali. Alhamdulilah, Pengurusan partai golkar di RKT tidak kalah dengan PK Golkar lainnya yang ada di Kota Prabumulih. Perlu diketahui bahwa Musawarah kecamatan adalah forum tertinggi di tingkat kecamatan. Dan begitu seterusnya hingga pada tingkat pusat. Muscam bukan sebatas mengganti kepengurusan namun lebih mengevaluasi kinerja pengurus Partai di tingkat Kecamatan" ujar Pria yang biasa disapa Bung Daud ini.

Kedepan lanjut Bung Daud yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih itu, Kader Golkat harus lebih dari tim keluarga. Tim keluarga harus punya peran nomor satu di kelurahan sehingga Partai Golkar kedepan bisa solid yang mampu meraih suara terbanyak sehingga berhasil mengusung kader Partai Golkar memenangkan Pilkada Kota Prabumulih 2018 serta peraih suara terbanyak pada pemilu 2019, paparnya.

Dikatakan, melalui Muscam Partai Golkar RKT, diharapkan kepada seluruh Pengurus Partai Golkar Kecamatan hingga Pengurus Desa dapat mengevaluasi kinerja masing untuk lebih baik.

"Jika semuanya baik Insya Allah kader kita akan menang di pemilu 2019 dan tidak kalah penting menjadi pemenang pada Pilkada 2018. Terlebih di Kota Prabumulih 99 persen Kepala Desa adalah kader Golkar. Untuk itu dihimbau kepada Kader dan anggota untuk terus mendukung kinerja Kepala Desa, dan diharapkan jika Kepala Desa terbentur permasalahan jangan sampai mencuat keluar. Mari musyawarahkan secara bersama untuk mecari jalan keluar karna pada hakikatnya Kades memiliki peran penting dalam kemajuan partai dan harus didukung oleh kader maupun anggota Partai" tegasnya.

Sementara itu, Ketua PK Golkar RKT M Rudi disela-sela Muscam mengungkapkan bahwa jabatan sebagai Ketua PK Partai Golkar merupakan amanah yang harus diemban dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Tidak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Kelurahan dan Desa atas dipilihnya sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan RKT, Kota Prabumulih.

Menanggapi Pilkada Kota Prabumulih 2018, Rudi mengaku akan bekerja secara maksimal untuk memenangkan Kader Partai Golkar Sebagai Walikota Prabumulih di Wilayah kecamatan RKT. Baginya Ir, H Ridho Yahya MM adalah kader terbaik Partai Golkar saat ini yang harus didukung untuk menang pada Pilkada 2018.

“Ini menjadi target di awal kepengurusan, bagaimana menjadi pemenang di Kota Prabumulih, terutama di RKT. Pak Ridho adalah Kader terbaik Golkar dan kembali harus menang jadi Walikota Prabumulih pada Pilkada 2018 nanti" tegasnya

Aklamasi, M Rudi Kembali Nakhodai Partai Golkar RKT

Posmetro Prabu   at  10.47  No comments

PRABUMULIH, PP - Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golongan Karya (Golkar) Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih memilih M Rudi sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan RKT secara aklamasi untuk periode 2017-2022.

Rudi kembali dipercaya untuk menakhodai Partai Golkar RKT lima tahun mendatang selain karena dinilai berjasa dalam memajukan Partai, juga telah sesuai dengan AD/ART Partai. Seluruh peserta musawarah ditingkat Kelurahan dan Desa di Wilayah RKT siang tadi Jumat (24/03/2017) sepakat memilih Rudi menakhodai Partai Golkar RKT.

Acara Muscam yang digelar di Gedung Serbaguna RKT ini tampak dihadiri oleh unsur pimpinan dan Pengurus DPD Partai Golkar Kota Prabumulih seperti Sekretaris DPD Partai Golkar Prabumulih H M Daud Rotasi S.Sos, Wakil-wakil Ketua DPD Partai Golkar, dan lainnya.

Pada Kesempatan tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar H M Daud Rotasi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, Muscam Partai Golkar di Kota Prabumulih sudah tiga kalinya digelar dan akan terus berlanjut untuk mengevaluasi kinerja Pengurus Partai di Tingkat Kecamatan sesuai AD/ART Partai.

"Untuk Muscam sendiri, Partai Golkar Prabumulih telah melaksanakan Muscam sebanyak tiga kali. Alhamdulilah, Pengurusan partai golkar di RKT tidak kalah dengan PK Golkar lainnya yang ada di Kota Prabumulih. Perlu diketahui bahwa Musawarah kecamatan adalah forum tertinggi di tingkat kecamatan. Dan begitu seterusnya hingga pada tingkat pusat. Muscam bukan sebatas mengganti kepengurusan namun lebih mengevaluasi kinerja pengurus Partai di tingkat Kecamatan" ujar Pria yang biasa disapa Bung Daud ini.

Kedepan lanjut Bung Daud yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih itu, Kader Golkat harus lebih dari tim keluarga. Tim keluarga harus punya peran nomor satu di kelurahan sehingga Partai Golkar kedepan bisa solid yang mampu meraih suara terbanyak sehingga berhasil mengusung kader Partai Golkar memenangkan Pilkada Kota Prabumulih 2018 serta peraih suara terbanyak pada pemilu 2019, paparnya.

Dikatakan, melalui Muscam Partai Golkar RKT, diharapkan kepada seluruh Pengurus Partai Golkar Kecamatan hingga Pengurus Desa dapat mengevaluasi kinerja masing untuk lebih baik.

"Jika semuanya baik Insya Allah kader kita akan menang di pemilu 2019 dan tidak kalah penting menjadi pemenang pada Pilkada 2018. Terlebih di Kota Prabumulih 99 persen Kepala Desa adalah kader Golkar. Untuk itu dihimbau kepada Kader dan anggota untuk terus mendukung kinerja Kepala Desa, dan diharapkan jika Kepala Desa terbentur permasalahan jangan sampai mencuat keluar. Mari musyawarahkan secara bersama untuk mecari jalan keluar karna pada hakikatnya Kades memiliki peran penting dalam kemajuan partai dan harus didukung oleh kader maupun anggota Partai" tegasnya.

Sementara itu, Ketua PK Golkar RKT M Rudi disela-sela Muscam mengungkapkan bahwa jabatan sebagai Ketua PK Partai Golkar merupakan amanah yang harus diemban dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Tidak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Kelurahan dan Desa atas dipilihnya sebagai Ketua PK Partai Golkar Kecamatan RKT, Kota Prabumulih.

Menanggapi Pilkada Kota Prabumulih 2018, Rudi mengaku akan bekerja secara maksimal untuk memenangkan Kader Partai Golkar Sebagai Walikota Prabumulih di Wilayah kecamatan RKT. Baginya Ir, H Ridho Yahya MM adalah kader terbaik Partai Golkar saat ini yang harus didukung untuk menang pada Pilkada 2018.

“Ini menjadi target di awal kepengurusan, bagaimana menjadi pemenang di Kota Prabumulih, terutama di RKT. Pak Ridho adalah Kader terbaik Golkar dan kembali harus menang jadi Walikota Prabumulih pada Pilkada 2018 nanti" tegasnya
Continue Reading→

KLATEN, PP - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPC APTI) Klaten menyampaikan aspirasi kepada
para anggota Badan Legislasi Nasional yang kebetulan sedang berkunjung di daerah Klaten guna
menuntut dan mendorong Rancangan Undang - undang (RUU) Pertembakauan agar segera
disahkan dan petani minta perlindungan dari serbuan tembakau Import, yang sangat merugikan
petani tembakau. Aksi dilaksanakan pada, Hari ini Jumat Tanggal 24 Maret 2017, yang di ikuti
oleh ratusan petani tembakau dari Klaten .

Petani tembakau mendesak kepada anggota baleg yang kebetulan hadir di Klaten untuk lebih
lebih memperhatikan petani tembakau yang sedang berjuang melawan berbagai ancaman dan
tekanan. Petani tembakau meminta perlindungan terhadap serbuan tembakau import dengan
menekan pembuat kebijakan agar pertanian tembakau bisa tetap berlangsung di Jawa Tengah.

Terkait masalah regulasi import tembakau dari Luar Negeri yang masih longgar, sehingga mengakibatkan jumlah tembakau import selalu meningkat setiap tahunnya.

Hal ini mengakibatkan pengalihan kebutuhan industri yang dulu menggunakan bahan baku lokal akan cenderung beralih ke tembakau import sehingga import tembakau mengakibatkan ambruknya pondasi perekonomian di tingkat petani lokal di daerah sentra pertembakuan termasuk yang ada di Jawa Tengah.

Koordinator aksi Sigit Ariyanta mengatakan bahwa Data Kementerian Perindutrian RI menyebutkan bahwa tahun 2003 Jumlah Import Tembakau hanya 28 Ribu Ton, Tahun 2010 sebanyak 91 Ribu Ton dan pada puncaknya pada tahun 2012 mencapai 150.1 Ribu Ton.

Oleh karena itu Petani te mbakau menuntut perlindungan agar terbebas dari serangan tembakau impor.

Sementara itu Joko Lasono yang juga peserta aksi mengatakan Petani Tembakau seluruh Indonesia siap mengawal RUU ini untuk segera dibahas dan disahkan dan di implementasikan di
Indonesia karena kita sudah satu komando dibawah koordinasi APTI Nasional.


Wisnubrata (Ketua APTI Jateng), mengatakan Petani tembakau menuntut agar agar lebih di perhatikan terutama perlindungan dari sebuan A da sejumlah pihak yang menolak, mereka adalah LSM -LSM yang didanai pihak asing, Indonesia adalah Negara yang berdaulat, Undang -Undang Pertembakauan harus segera disahkan dan diundangkan, Karena Undang - undang adalah symbol kedaulatan Negara," tandasnya.


Pengelolaan pertembakauan bertujuan meningkatkan budidaya dan produksi tembakau, mengembangkan industri Pertembakauan bagi pertumbuhan perekonomian nasional dan
peningkatan pendapatan negara, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melindungi petani tembakau dan pekerja pertembakauan .

Kunjungan Anggota Baleg DPR Disambut Aksi Unjuk Rasa Petani Tembakau

Posmetro Prabu   at  08.47  No comments

KLATEN, PP - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPC APTI) Klaten menyampaikan aspirasi kepada
para anggota Badan Legislasi Nasional yang kebetulan sedang berkunjung di daerah Klaten guna
menuntut dan mendorong Rancangan Undang - undang (RUU) Pertembakauan agar segera
disahkan dan petani minta perlindungan dari serbuan tembakau Import, yang sangat merugikan
petani tembakau. Aksi dilaksanakan pada, Hari ini Jumat Tanggal 24 Maret 2017, yang di ikuti
oleh ratusan petani tembakau dari Klaten .

Petani tembakau mendesak kepada anggota baleg yang kebetulan hadir di Klaten untuk lebih
lebih memperhatikan petani tembakau yang sedang berjuang melawan berbagai ancaman dan
tekanan. Petani tembakau meminta perlindungan terhadap serbuan tembakau import dengan
menekan pembuat kebijakan agar pertanian tembakau bisa tetap berlangsung di Jawa Tengah.

Terkait masalah regulasi import tembakau dari Luar Negeri yang masih longgar, sehingga mengakibatkan jumlah tembakau import selalu meningkat setiap tahunnya.

Hal ini mengakibatkan pengalihan kebutuhan industri yang dulu menggunakan bahan baku lokal akan cenderung beralih ke tembakau import sehingga import tembakau mengakibatkan ambruknya pondasi perekonomian di tingkat petani lokal di daerah sentra pertembakuan termasuk yang ada di Jawa Tengah.

Koordinator aksi Sigit Ariyanta mengatakan bahwa Data Kementerian Perindutrian RI menyebutkan bahwa tahun 2003 Jumlah Import Tembakau hanya 28 Ribu Ton, Tahun 2010 sebanyak 91 Ribu Ton dan pada puncaknya pada tahun 2012 mencapai 150.1 Ribu Ton.

Oleh karena itu Petani te mbakau menuntut perlindungan agar terbebas dari serangan tembakau impor.

Sementara itu Joko Lasono yang juga peserta aksi mengatakan Petani Tembakau seluruh Indonesia siap mengawal RUU ini untuk segera dibahas dan disahkan dan di implementasikan di
Indonesia karena kita sudah satu komando dibawah koordinasi APTI Nasional.


Wisnubrata (Ketua APTI Jateng), mengatakan Petani tembakau menuntut agar agar lebih di perhatikan terutama perlindungan dari sebuan A da sejumlah pihak yang menolak, mereka adalah LSM -LSM yang didanai pihak asing, Indonesia adalah Negara yang berdaulat, Undang -Undang Pertembakauan harus segera disahkan dan diundangkan, Karena Undang - undang adalah symbol kedaulatan Negara," tandasnya.


Pengelolaan pertembakauan bertujuan meningkatkan budidaya dan produksi tembakau, mengembangkan industri Pertembakauan bagi pertumbuhan perekonomian nasional dan
peningkatan pendapatan negara, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melindungi petani tembakau dan pekerja pertembakauan .
Continue Reading→

23/03/17

PRABUMULIH, PP - Alumni SMP Yaktapena IV Kota Prabumulih Angkatan 1986/1993 dalam waktu dekat ini bakal menggelar reuni akbar.

Demikian disampaikan Koordinator Panitia Reuni Akbar SMP Yaktapena Kota Prabumulih Angkatan 1986/1993 Bob Permana disela-sela rapat persiapan Acara Reuni Akbar di rumah makan Pondok Bambu Jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih siang tadi Kamis (23/03/2017)

Menurut Bob Permana, rencana Reuni tersebut diadakan di Kampus STM YPS Jalan Durian No 142 Komperta Prabumulih dengan mengambil tema Merajut Asa, Menjalin Silaturahmi, Mewujudkan Cita-cita.

"Tanggal dan tempat sudah ditentukan yakni pada Kamis 29 Juni 2017  pukul 09.00 - 15.00 wib di STM YPS jalan Durian No 142 Kompleks Pertamina Kota Prabumulih. Selain para siswa para guru-guru baik yang masih aktif maupun sudah pensiun juga nantinya bakal hadir" ujar Bob Permana.

Selain itu, lanjut pria Angktan 1989 ini dalam reuni akbar kali ini pihaknya juga bakal menggelar bhakti sosil berupa pemberian dana santunan kepada pelajar anak yatim piatu. Tujuannya selain meningkatkan ajang silaturahmi, Reunian juga menjadi ajang berbagi.

"Kita berharap moment Reuni SMP Yaktapena IV dari Seluruh angkatan yang telah disebutkan diatas dapat hadir secara keseluruhan. Sebab selain untuk meningkatkan tali silaturahmi, kesempatan reuni akbar ini juga dapat melepaskan kerinduan antar alumni serta para Guru pengajar Yaktapena. Lulus lebih 30 tahun lalu, banyak di antara para alumni maupun guru yang tidak pernah bertemu. Kalaupun bertemu, sudah bertahun-tahun bahkan belasan tahun lalu. Harapan kita momen spesial ini dapat dihadiri para alumni dan menjadikannya sebagai momentum bagi para alumni untuk bertemu dengan teman-teman maupun para guru tercinta" pungasnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Nomor dibawah ini

Angkatan
1986 Desyanto 0813 7329 9068
1987 Velly 0813 7932 0876
1988 Bagok 0852 6777 6544
1989 Hani 0812 7398 2240
1990 Hesty 0821 7782 3328
1991 Ully 0812 7344 8116
1993 Yun Bastari 0813 6729 3580

Ikuti Reuni Akbar SMP Yaktapena IV Angkatan 1986-1993

Posmetro Prabu   at  06.30  No comments

PRABUMULIH, PP - Alumni SMP Yaktapena IV Kota Prabumulih Angkatan 1986/1993 dalam waktu dekat ini bakal menggelar reuni akbar.

Demikian disampaikan Koordinator Panitia Reuni Akbar SMP Yaktapena Kota Prabumulih Angkatan 1986/1993 Bob Permana disela-sela rapat persiapan Acara Reuni Akbar di rumah makan Pondok Bambu Jalan Jenderal Sudirman Kota Prabumulih siang tadi Kamis (23/03/2017)

Menurut Bob Permana, rencana Reuni tersebut diadakan di Kampus STM YPS Jalan Durian No 142 Komperta Prabumulih dengan mengambil tema Merajut Asa, Menjalin Silaturahmi, Mewujudkan Cita-cita.

"Tanggal dan tempat sudah ditentukan yakni pada Kamis 29 Juni 2017  pukul 09.00 - 15.00 wib di STM YPS jalan Durian No 142 Kompleks Pertamina Kota Prabumulih. Selain para siswa para guru-guru baik yang masih aktif maupun sudah pensiun juga nantinya bakal hadir" ujar Bob Permana.

Selain itu, lanjut pria Angktan 1989 ini dalam reuni akbar kali ini pihaknya juga bakal menggelar bhakti sosil berupa pemberian dana santunan kepada pelajar anak yatim piatu. Tujuannya selain meningkatkan ajang silaturahmi, Reunian juga menjadi ajang berbagi.

"Kita berharap moment Reuni SMP Yaktapena IV dari Seluruh angkatan yang telah disebutkan diatas dapat hadir secara keseluruhan. Sebab selain untuk meningkatkan tali silaturahmi, kesempatan reuni akbar ini juga dapat melepaskan kerinduan antar alumni serta para Guru pengajar Yaktapena. Lulus lebih 30 tahun lalu, banyak di antara para alumni maupun guru yang tidak pernah bertemu. Kalaupun bertemu, sudah bertahun-tahun bahkan belasan tahun lalu. Harapan kita momen spesial ini dapat dihadiri para alumni dan menjadikannya sebagai momentum bagi para alumni untuk bertemu dengan teman-teman maupun para guru tercinta" pungasnya.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Nomor dibawah ini

Angkatan
1986 Desyanto 0813 7329 9068
1987 Velly 0813 7932 0876
1988 Bagok 0852 6777 6544
1989 Hani 0812 7398 2240
1990 Hesty 0821 7782 3328
1991 Ully 0812 7344 8116
1993 Yun Bastari 0813 6729 3580
Continue Reading→

PRABUMULIH, PP - Tim sarana dan prasarana (Sarpras) Mabes Polri siang tadi secara langsung terjun ke Polsek Prabumulih timur melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pembangunan asset Mabes Polri di wilayah Polsek tersebut.

Kedatangan rombongan Mabes Polri ini diketuhui untuk memastikan kelayakan pembangunan 2 gedung kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Prabumulih Timur dan Gedung Kantor Satuan Lalu Lintas Resor Prabumulih di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih Kamis (23/03/2017).

Pantauan posmetroprabu.com, tim yang beranggotakan belasan orang tersebut memantau satu persatu bagian-bagian bangunan baik ruangan, kamar mandi, plafon hingga fasilitas ruangan didalam bangunan.

Keseluruhan bangunan mulai dari Gedung Kantor Satuan Lalulintas dua lantai, Gedung Kantor Polsek Timur, Perumahan Perwira dan Fasilitas umum menurut tim Sarpras Mabes Polri telah sesuai dengan rencana anggaran biaya yang dialokasikan dalam pembangunan proyek Mapolsek Prabumulih Timur.

"Hasil investigasi yang baru saja kita lakukan pada proyek pembangunan Kantor Kepolisian Sektor Prabumulih Timur, Kantor Satuan Lalulintas Polres Prabumulih dan Perumahan Perwira serta fasilitas umum seperti Musholla dan lainnya dinilai telah sesuai dengan RAB" ujar Kabid Sarpras Mabes Polri AKBP Putranto ketika dibincangi awak media seusai melakukan tinjauan.

Dikatakan, dalam sidak yang dilakukan tidak ditemukan adanya pelanggaran atau penyelewengan anggaran pada proyek bernilai Rp 30 Miliar tersebut.

"Secara administrasi dinilai sudah bagus baik. Bangunan juga telah memiliki IMB dan secara langsung telah kita konfirmasikan ke BPN semuanya tidak ada masalah" ujarnya.

Disinggung apakah keterlambatan serahterima bangunan disebabkan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, Putranto menegaskan bahwa keterlambatan serah terima bangunan disebabkan banyaknya prosedur yang harus dilalui. Selain itu, proyek pembangunan Kantor Kepolisian juga banyak dilakukan di daerah sehingga acara serahterima bangunan mengalami keterlambatan, ujarnya.

Dalam sidak tersebut juga terlihat Kapolres Prabumulih AKBP, Andes Purwanti di dampingi Kasat Lantas Polres Prabumulih dan Kapolsek Prabumulih Timur.

Mabes Sidak Proyek Pembangunan Kantor Polsek Timur

Posmetro Prabu   at  04.00  No comments

PRABUMULIH, PP - Tim sarana dan prasarana (Sarpras) Mabes Polri siang tadi secara langsung terjun ke Polsek Prabumulih timur melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pembangunan asset Mabes Polri di wilayah Polsek tersebut.

Kedatangan rombongan Mabes Polri ini diketuhui untuk memastikan kelayakan pembangunan 2 gedung kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Prabumulih Timur dan Gedung Kantor Satuan Lalu Lintas Resor Prabumulih di Jalan Lingkar Timur Kota Prabumulih Kamis (23/03/2017).

Pantauan posmetroprabu.com, tim yang beranggotakan belasan orang tersebut memantau satu persatu bagian-bagian bangunan baik ruangan, kamar mandi, plafon hingga fasilitas ruangan didalam bangunan.

Keseluruhan bangunan mulai dari Gedung Kantor Satuan Lalulintas dua lantai, Gedung Kantor Polsek Timur, Perumahan Perwira dan Fasilitas umum menurut tim Sarpras Mabes Polri telah sesuai dengan rencana anggaran biaya yang dialokasikan dalam pembangunan proyek Mapolsek Prabumulih Timur.

"Hasil investigasi yang baru saja kita lakukan pada proyek pembangunan Kantor Kepolisian Sektor Prabumulih Timur, Kantor Satuan Lalulintas Polres Prabumulih dan Perumahan Perwira serta fasilitas umum seperti Musholla dan lainnya dinilai telah sesuai dengan RAB" ujar Kabid Sarpras Mabes Polri AKBP Putranto ketika dibincangi awak media seusai melakukan tinjauan.

Dikatakan, dalam sidak yang dilakukan tidak ditemukan adanya pelanggaran atau penyelewengan anggaran pada proyek bernilai Rp 30 Miliar tersebut.

"Secara administrasi dinilai sudah bagus baik. Bangunan juga telah memiliki IMB dan secara langsung telah kita konfirmasikan ke BPN semuanya tidak ada masalah" ujarnya.

Disinggung apakah keterlambatan serahterima bangunan disebabkan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, Putranto menegaskan bahwa keterlambatan serah terima bangunan disebabkan banyaknya prosedur yang harus dilalui. Selain itu, proyek pembangunan Kantor Kepolisian juga banyak dilakukan di daerah sehingga acara serahterima bangunan mengalami keterlambatan, ujarnya.

Dalam sidak tersebut juga terlihat Kapolres Prabumulih AKBP, Andes Purwanti di dampingi Kasat Lantas Polres Prabumulih dan Kapolsek Prabumulih Timur.
Continue Reading→

22/03/17

PRABUMULIH, PP - Residivis pecurian kenderaan bermotor di Kota Prabumulih bernama Bambang (30) Warga Sindur Kecamatan Cambai siang tadi tewas di dor oleh petugas Kepolisian Sektor Cambai Rabu (22/03/2017). Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap pelaku hingga akhirnya pelaku tewas di tempat.

Informasi yang berhasil dihimpun posmetroprabu, kronologi penembakan bermula saat pelaku diketahui ingin melakukan transaksi jual beli sepeda motor tanpa plat jenis Yamaha Mio warna hitam di Jalan Raya Sungai Medang Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Warga sekitar yang curiga dengan pelaku lantas menghubungi Polisi terdekat. Sekitar pukul 13.00 wib, petugas yang mengetahui informasi langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Namun sayangnya saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Pelaku mencoba merebut senjata petugas dengan cara merangkul petugas. Meski saat bergulat dengan pelaku, petugas masih sempat memberikan tembakan peringatan. Namun hal itu tidak membuat pelaku menghentikan perlawanannya hingga akhirnya petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak pelaku dibagian punggung hingga akhirnya pelaku tewas ditempat" ujar Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti yang dikonfirmasi melalui Kabag Ops Kompol Andi Supriadi.

Menurut Kabag Ops, pelaku merupakan residivis kambuhan yang merupakan salah satu target dan telah masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Hingga berita ini diturunkan, upaya pemakaman telah dilakukan oleh pihak keluarga. Jenazah pelaku setelah di jemput dari RSUD Prabumulih langsung dimakamkan di TPU Sindur Jalan Padat Karya Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.


Residivis Curanmor Prabumulih Tewas di Dor

Posmetro Prabu   at  06.05  No comments

PRABUMULIH, PP - Residivis pecurian kenderaan bermotor di Kota Prabumulih bernama Bambang (30) Warga Sindur Kecamatan Cambai siang tadi tewas di dor oleh petugas Kepolisian Sektor Cambai Rabu (22/03/2017). Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap pelaku hingga akhirnya pelaku tewas di tempat.

Informasi yang berhasil dihimpun posmetroprabu, kronologi penembakan bermula saat pelaku diketahui ingin melakukan transaksi jual beli sepeda motor tanpa plat jenis Yamaha Mio warna hitam di Jalan Raya Sungai Medang Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Warga sekitar yang curiga dengan pelaku lantas menghubungi Polisi terdekat. Sekitar pukul 13.00 wib, petugas yang mengetahui informasi langsung bergerak ke tempat kejadian perkara. Namun sayangnya saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas.

"Pelaku mencoba merebut senjata petugas dengan cara merangkul petugas. Meski saat bergulat dengan pelaku, petugas masih sempat memberikan tembakan peringatan. Namun hal itu tidak membuat pelaku menghentikan perlawanannya hingga akhirnya petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak pelaku dibagian punggung hingga akhirnya pelaku tewas ditempat" ujar Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti yang dikonfirmasi melalui Kabag Ops Kompol Andi Supriadi.

Menurut Kabag Ops, pelaku merupakan residivis kambuhan yang merupakan salah satu target dan telah masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Hingga berita ini diturunkan, upaya pemakaman telah dilakukan oleh pihak keluarga. Jenazah pelaku setelah di jemput dari RSUD Prabumulih langsung dimakamkan di TPU Sindur Jalan Padat Karya Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.


Continue Reading→

21/03/17

PRABUMULIH, PP - Guna menekan penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) di Kota Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Kesehatan menggelar Kegiatan yang dinamai dengan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN). Acara ini dipusatkan di Puskesmas Delinom eks Rumah Sakit Karang Raja Prabumulih Timur Kota Prabumulih Selasa (21/03/2017). 

Dalam kegiatan ini, Seluruh pejabat pemerintah Kota Prabumulih mulai dari Camat, Lurah hingga Kepala Desa tampak dilibatkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, jumlah kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Prabumulih untuk 2017 mengalami penurunan. 

Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kampanye pola hidup sehat (PHS) yang terus dilakukan oleh Pemkot Prabumulih. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr Happy Tedjo Tjahjono Sumali MPH dalam laporan kegiatan di hadapan Walikota Prabumulih. Dikatakan, untuk 2016 jumlah pasien penderita DBD sebanyak 202 pasien, sedangkan untuk tahun ini baru terdata sebanyak 18 pasien DBD. 

Menurutnya, penurunan yang signifikan tersebut tidak terlepas dari kampanye pola hidup sehat yang digaungkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih selama ini. Dengan program tersebut setidaknya telah berhasil menekan jumlah pasien DBD di Kota Prabumulih untuk Tahun ini. "Namun demikian, kita berharap kepada masyarakat untuk tetap mengimbanginya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, untuk lebih peduli dan cinta terhadap lingkungan," ujarnya. 

Dikatakan, dari data yang dimiliki pihaknya. Penderita penyakit DBD yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Prabumulih tahun lalu, tidak semuanya merupakan warga Prabumulih. Bahkan mayoritas penderita DBD berasal dari luar Kota Prabumulih. 

"Hanya 30 persennya saja dari jumlah pasien yang dirawat adalah warga Prbumulih. Selebihnya berasal dari luar Prabumulih,"katanya. 

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya mengingatkan kepada warga, agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Tujuannya agar penyebaran penyakit menular bisa terus ditekan. "Sejauh ini pemerintah telah berupaya mengajak masyarakat untuk berkontribusi dengan menyumbangkan sampah di Bank-bank sampah yang telah disediakan Pemerintah. Bahkan bagi masyarakat yang rajin menabung di Bank Sampah akan mendapatkan doorprize Umroh ke Tanah Suci" ujar Ridho Yahya.

 Dengan kampanye pencanangan Gertak PSN ini lanjutnya, diharapkan bisa memerangi penyebaran penyakit DBD. Untuk itu kita selalu berpesan agar masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar berbagai kegiatan seperti Donor darah, Pelayanan KB Gratis, seminar bagi para Lansia, pembagian santunan bagi kelurga tidak mampu dan lin sebagainya. Turut Hadir Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri, SH, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Sumatera Selatan Drs Waspi M.Si, Perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Reza Pitawanti, serta beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

Ridho Yahya Ajak Warga Berpartisipasi Tekan DBD Dengan Pola HBS

Posmetro Prabu   at  05.07  No comments

PRABUMULIH, PP - Guna menekan penyebaran penyakit demam berdarah (DBD) di Kota Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Kesehatan menggelar Kegiatan yang dinamai dengan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN). Acara ini dipusatkan di Puskesmas Delinom eks Rumah Sakit Karang Raja Prabumulih Timur Kota Prabumulih Selasa (21/03/2017). 

Dalam kegiatan ini, Seluruh pejabat pemerintah Kota Prabumulih mulai dari Camat, Lurah hingga Kepala Desa tampak dilibatkan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, jumlah kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Prabumulih untuk 2017 mengalami penurunan. 

Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kampanye pola hidup sehat (PHS) yang terus dilakukan oleh Pemkot Prabumulih. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr Happy Tedjo Tjahjono Sumali MPH dalam laporan kegiatan di hadapan Walikota Prabumulih. Dikatakan, untuk 2016 jumlah pasien penderita DBD sebanyak 202 pasien, sedangkan untuk tahun ini baru terdata sebanyak 18 pasien DBD. 

Menurutnya, penurunan yang signifikan tersebut tidak terlepas dari kampanye pola hidup sehat yang digaungkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih selama ini. Dengan program tersebut setidaknya telah berhasil menekan jumlah pasien DBD di Kota Prabumulih untuk Tahun ini. "Namun demikian, kita berharap kepada masyarakat untuk tetap mengimbanginya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, untuk lebih peduli dan cinta terhadap lingkungan," ujarnya. 

Dikatakan, dari data yang dimiliki pihaknya. Penderita penyakit DBD yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Prabumulih tahun lalu, tidak semuanya merupakan warga Prabumulih. Bahkan mayoritas penderita DBD berasal dari luar Kota Prabumulih. 

"Hanya 30 persennya saja dari jumlah pasien yang dirawat adalah warga Prbumulih. Selebihnya berasal dari luar Prabumulih,"katanya. 

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya mengingatkan kepada warga, agar selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Tujuannya agar penyebaran penyakit menular bisa terus ditekan. "Sejauh ini pemerintah telah berupaya mengajak masyarakat untuk berkontribusi dengan menyumbangkan sampah di Bank-bank sampah yang telah disediakan Pemerintah. Bahkan bagi masyarakat yang rajin menabung di Bank Sampah akan mendapatkan doorprize Umroh ke Tanah Suci" ujar Ridho Yahya.

 Dengan kampanye pencanangan Gertak PSN ini lanjutnya, diharapkan bisa memerangi penyebaran penyakit DBD. Untuk itu kita selalu berpesan agar masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar berbagai kegiatan seperti Donor darah, Pelayanan KB Gratis, seminar bagi para Lansia, pembagian santunan bagi kelurga tidak mampu dan lin sebagainya. Turut Hadir Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri, SH, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Sumatera Selatan Drs Waspi M.Si, Perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Reza Pitawanti, serta beberapa Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.
Continue Reading→

20/03/17

PRABUMULIH, PP - Menghadapi penilaian adipura 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terus berbenah. Berbagai fasilitas umum seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA), perkantoran, sekolah, pasar, pemukiman penduduk bahkan selokan dan sejumlah anak sungai menjadi perhatian khusus agar tetap bersih dari sampah. Hal itu dilakukan agar Pemkot Prabumulih kembali meraih adipura untuk yang ke enam kalinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Dwi Koryana melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Iwan Nusmareri ST saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim yang tersebar di masing-masing instansi dan SKPD untuk turut andil dalam melakukan gotongroyong membersihkan lingkungan masing-masing. Mengingat penilaian adipura akan dilakukan langsung oleh tim penilai dari pusat. Sehingga titik pantau yang akan dinilai harus benar-benar bersih dan steril dari sampah.

"Penilaian sebelumnya didampingi oleh tim penilai P3E (pusat pengembangan dan penelitian ecoregion) Sumatera dari Riau. Sekrang penilaian sudah beda, karena dilakukan langsung oleh tim penilai dari pusat," ujar Iwan saat dibincangi di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, sejauh ini yang menjadi sorotan dalam hal pemenuhan bobot poin penilaian adalah dengan mencoba mengatasi kekurangan Penilaian 1 (P1) seperti ketersediaan tempat penampungan sementara (TPS) yang ada di lingkungan perkantoran dan perumahan. Mengingat ketersedian tempat penampungan sementara masih minim dan harus segera dipenuhi untuk mendapatkan poin nilai yang sesuai standar.

"Tidak itu hanya saja, titik pantau utama seperti TPA, Bank Sampah dan fasilitas pengolahan sampah skala kota juga menjadi prioritas utama bagi kita. Karena poin penilaian di tiga titik pantau tersebut cukup tinggi yakni antara 7 sampai 12 persen," terangnya seraya mengatakan jumlah titik pantau dalam penilaian adipura sebanyak 60 titik.

Masih kata Iwan, tim yang dibentuk sudah melakukan aktifitas gotongroyong yang dilakukan oleh masing-masing instansi. Kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut dilakukan setiap Jumat pagi.

"Selain itu, Walikota juga sudah membentuk program pungut sampah yang digelar di setiap momen hari besar. Seperti ulang tahun kota, ulang tahun dinas dan juga melibatkan pihak instansi swasta. Dengan ini kita berharap Prabumulih bisa kembali meraih adipura," tandasnya.

Pemkot Prabumulih Optimis Kembali Raih Adipura

Posmetro Prabu   at  09.56  No comments

PRABUMULIH, PP - Menghadapi penilaian adipura 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terus berbenah. Berbagai fasilitas umum seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA), perkantoran, sekolah, pasar, pemukiman penduduk bahkan selokan dan sejumlah anak sungai menjadi perhatian khusus agar tetap bersih dari sampah. Hal itu dilakukan agar Pemkot Prabumulih kembali meraih adipura untuk yang ke enam kalinya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Dwi Koryana melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Iwan Nusmareri ST saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim yang tersebar di masing-masing instansi dan SKPD untuk turut andil dalam melakukan gotongroyong membersihkan lingkungan masing-masing. Mengingat penilaian adipura akan dilakukan langsung oleh tim penilai dari pusat. Sehingga titik pantau yang akan dinilai harus benar-benar bersih dan steril dari sampah.

"Penilaian sebelumnya didampingi oleh tim penilai P3E (pusat pengembangan dan penelitian ecoregion) Sumatera dari Riau. Sekrang penilaian sudah beda, karena dilakukan langsung oleh tim penilai dari pusat," ujar Iwan saat dibincangi di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, sejauh ini yang menjadi sorotan dalam hal pemenuhan bobot poin penilaian adalah dengan mencoba mengatasi kekurangan Penilaian 1 (P1) seperti ketersediaan tempat penampungan sementara (TPS) yang ada di lingkungan perkantoran dan perumahan. Mengingat ketersedian tempat penampungan sementara masih minim dan harus segera dipenuhi untuk mendapatkan poin nilai yang sesuai standar.

"Tidak itu hanya saja, titik pantau utama seperti TPA, Bank Sampah dan fasilitas pengolahan sampah skala kota juga menjadi prioritas utama bagi kita. Karena poin penilaian di tiga titik pantau tersebut cukup tinggi yakni antara 7 sampai 12 persen," terangnya seraya mengatakan jumlah titik pantau dalam penilaian adipura sebanyak 60 titik.

Masih kata Iwan, tim yang dibentuk sudah melakukan aktifitas gotongroyong yang dilakukan oleh masing-masing instansi. Kegiatan bersih-bersih lingkungan tersebut dilakukan setiap Jumat pagi.

"Selain itu, Walikota juga sudah membentuk program pungut sampah yang digelar di setiap momen hari besar. Seperti ulang tahun kota, ulang tahun dinas dan juga melibatkan pihak instansi swasta. Dengan ini kita berharap Prabumulih bisa kembali meraih adipura," tandasnya.
Continue Reading→

PRABUMULIH, PP - Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM secara langsung meresmikan pemakaian Kantor Kas Bank Sumsel Babel yang terletak di lingkungan perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih di Gedung Bagian Umum Pemkot Prabumulih.

Selain pimpinan dan keluarga besar Bank Sumsel Babel, peresmian gedung yang bersebelahan dengan Kantor Walikota itu juga dihadiri Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel Rozi A Sabil, Walikota Prabumulih, Wakil Wali Kota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH, Sekda Prabumulih Drs H Djoharuddin Aini dan seluruh kepala SKPD, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkot Prabumulih, Kabag Humas Sri Prameswari dan para undangan lainnya.

Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota Ridho Yahya didampingi Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Faisal Fachrurrozi.

Faisal Fachrurrozi dalam sambutannya berharap kehadiran Bank Sumsel Babel Kantor Kas Pemkot Prabumulih dapat memberi kemudahan bagi masyarakat sekitarnya yang ingin melakukan transksi keuangan melalui perbankan.

Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel, Dr Rozi A Sabil. Menurutnya, kantor kas nantinya bisa melayani seluruh jenis transaksi perbankan kecuali perkreditan. Dengan adanya kantor kas tersebut, total seluruh kantor cabang, kantor cabang pembantu serta kantor kas yang berada di dua provinsi yakni Provinsi Sumsel dan Bangka Belitung sudah melebihi 100 kantor.

Dikatakan, Bank Sumsel Babel saat ini beda dengan bank lain yang ada di Indonesia. "Perlu diketahui Bank Sumsel Babel merupakan bank daerah yang dimiliki masyarakat dan ingin memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Tidak seperti Bank lain yang kepemilikan sahamnya sudah dikuasai asing. Hanya Bank Sumsel Babel yang sahamnya masih sepenuhnya dikuasai pemerintah daerah. Dengan demikian tentunya kami ingin lebih erat, dekat dan bersahabat dengan masyarakat" tegasnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pihak Bank Sumsel Babel yang telah mendirikan Kantor Kas Bank Sumsel Babel di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Walikota berharap semua pelaku usaha di Bumi Seinggok Sepemunyian untuk bermitra dan berinvestasi di Bank SumselBabel sehingga ke depan bank milik pemerintah daerah ini akan makin maju. "Bank SumselBabel adalah harapan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat Kota Prabumulih di masa mendatang, ujar Ridho Yahya.

Tidak lupa orang nomor satu di Kota Prabumulih itu juga meminta manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih bisa terus meningkatkan pelayanannya agar dana pihak ketiga bisa tersimpan dan dikelola manfaatnya bagi masyarakat Sumsel khususnya Prabumulih.

Permudah Nasabah, Bank Sumsel Babel Dirikan Kantor Kas BSB di Pemkot Prabumulih

Posmetro Prabu   at  05.40  No comments

PRABUMULIH, PP - Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM secara langsung meresmikan pemakaian Kantor Kas Bank Sumsel Babel yang terletak di lingkungan perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih di Gedung Bagian Umum Pemkot Prabumulih.

Selain pimpinan dan keluarga besar Bank Sumsel Babel, peresmian gedung yang bersebelahan dengan Kantor Walikota itu juga dihadiri Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Sumsel Rozi A Sabil, Walikota Prabumulih, Wakil Wali Kota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH, Sekda Prabumulih Drs H Djoharuddin Aini dan seluruh kepala SKPD, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkot Prabumulih, Kabag Humas Sri Prameswari dan para undangan lainnya.

Peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Walikota Ridho Yahya didampingi Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih Faisal Fachrurrozi.

Faisal Fachrurrozi dalam sambutannya berharap kehadiran Bank Sumsel Babel Kantor Kas Pemkot Prabumulih dapat memberi kemudahan bagi masyarakat sekitarnya yang ingin melakukan transksi keuangan melalui perbankan.

Hal senada juga disampaikan Direktur Keuangan Bank Sumsel Babel, Dr Rozi A Sabil. Menurutnya, kantor kas nantinya bisa melayani seluruh jenis transaksi perbankan kecuali perkreditan. Dengan adanya kantor kas tersebut, total seluruh kantor cabang, kantor cabang pembantu serta kantor kas yang berada di dua provinsi yakni Provinsi Sumsel dan Bangka Belitung sudah melebihi 100 kantor.

Dikatakan, Bank Sumsel Babel saat ini beda dengan bank lain yang ada di Indonesia. "Perlu diketahui Bank Sumsel Babel merupakan bank daerah yang dimiliki masyarakat dan ingin memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Tidak seperti Bank lain yang kepemilikan sahamnya sudah dikuasai asing. Hanya Bank Sumsel Babel yang sahamnya masih sepenuhnya dikuasai pemerintah daerah. Dengan demikian tentunya kami ingin lebih erat, dekat dan bersahabat dengan masyarakat" tegasnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir, H Ridho Yahya MM dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pihak Bank Sumsel Babel yang telah mendirikan Kantor Kas Bank Sumsel Babel di lingkungan Pemkot Prabumulih.

Walikota berharap semua pelaku usaha di Bumi Seinggok Sepemunyian untuk bermitra dan berinvestasi di Bank SumselBabel sehingga ke depan bank milik pemerintah daerah ini akan makin maju. "Bank SumselBabel adalah harapan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat Kota Prabumulih di masa mendatang, ujar Ridho Yahya.

Tidak lupa orang nomor satu di Kota Prabumulih itu juga meminta manajemen Bank Sumsel Babel Cabang Prabumulih bisa terus meningkatkan pelayanannya agar dana pihak ketiga bisa tersimpan dan dikelola manfaatnya bagi masyarakat Sumsel khususnya Prabumulih.
Continue Reading→

Discussion

Archive

© 2013 Posmetro Prabu. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.