Headlines News :

SIARAN PERS

Pengamat : Aksi Damai Memperburuk Kondisi Ekonomi Yang Tengah Lesu

JAKARTA. Yopie Hidayat, kolumnis ekonomi yang juga mantan Juru Bicara Wapres Boediono, menegaskan, saat ini, kondisi ekonomi global tenga...

Kecelakaan Heli : Keluarga Berharap AKP Safran Masih Hidup

PRABUMULIH, PP – Kecelakaan Cassa Skytruck P-4201 milik Polri di perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) beberapa hari kemarin. Diketahui, hingga kini masih menyelimuti duka mendalam bagi pihak keluarga dari AKP Safran yang sebagian besar menetap di wilayah Prabumulih dan PALI. Keluarga berharap besar mendapatkan kabar AKP Safran, perwira polisi yang bertugas sebagai pilot Cassa Skytruck P-4201 tersebut yang belum diketahui kabar beritanya itu ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami keluarga besar sangat berharap AKP Sarfan dapat ditemukan dalam keadaan sehat wal afiat,” ucap Agung Wahyudi, salah satu pihak dari keluarga besar AKP Sarfan yang menetap di Jalan Bima, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara dihubungi kemarin (5/12).

Menurutnya, keluarga besar kini tengah berkumpul di rumah kediaman AKP Safran yang berada di kawasan Jalan Tugu Raya Timah, tepatnya di seberang halte markas brimob, Komplek Kelapa Dua Residence Kelapa Dua Depok.

“Iya kemarin petang, seluruh keluarga baik yang ada di Prabumulih, PALI dan Palembang semua berangkat ke Jakarta berkumpul untuk berdoa bersama semoga Allah SWT memberikan keajaibannya kepada sepupu kami itu bisa selamat,” kata dia seraya mengatakan sebagian besar keluarga dari Sumsel maupun Medan ikut berangkat.

Dikatakan Agung, sosok AKP Sarfan merupakan sosok suami yang bijaksana dan mengayomi keluarga besar, pria yang beristrikan anggota polisi berpangkat perwira yang bertugas di Mako Brimob Kelapa Dua itu juga sebelumnya pernah bekerja sebagai pilot di Merpati Nusantara Airline.

“Betul memang beliau itu dikenal baik, beliau dan istri sama-sama polisi. Karena kedisiplinan dan bersahaja menjadi pilot itu beliau pun memberikan nama anak lelakinya dengan nama Angkasa, sementara anak perempuanya bernama Kinanti,” tandasnya

Alumni IPB Siap Perkuat Positioning & Image Industri Sawit Nasional

JAKARTA, PP - Pesatnya perkembangan industri sawit nasional menjadikannya primadona ekspor Indonesia dan menjadi penyumbang devisa terbesar ditambah lagi sektor ini mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan kesejahteraan petani serta mampu mendukung terhadap pembangunan daerah, rupanya masih menyimpan tantangan yang mesti dihadapi.
Masifnya kampanye kerusakan lingkungan, hancurnya biodiversitas dan pelanggaran HAM, yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Belum lagi sertifikasi yang dilakukan oleh pemerintah belum cukup mampu dilirik dunia internasional, membutuhkan strategi yang matang agar pengembangan industri sawit yang berkelanjutan mempunyai positioning dan image yang baik di dunia internasional.
Oleh karena itu, Sekjen Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB), Nelly Oswini, mengatakan Alumni IPB mempunyai peran mendorong pemerintah dan seluruh stakeholder melalui gagasan-gagasan untuk kedaulatan regulasi kelapa sawit indonesia.
“Alumni IPB mempunyai banyak pakar yang kompeten, sehingga melalui Seminar “Strategi Memperkuat Positioning dan Image Industri Sawit Indonesia di Dunia Internasional” hari ini (6/12) diharapkan akan memunculkan konsep strategi yang arahnya menguatkan pemerintah untuk mengembangkan industri kelapa sawit nasional agar semakin diakui di dunia,” papar Nelly. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2015 industri kelapa sawit Indonesia menghasilkan devisa USD 18,6 miliar atau sekitar Rp 250 triliun yang dihasilkan dari luas area perkebunan 11,3 juta hektar dan kapasitas produksi 31,2 juta ton crude palm oil (CPO). Devisa tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan devisa hasil ekspor migas. Hal tersebut menandakan bahwa kelapa sawit merupakan industri yang strategis dalam menopang perekonomian Indonesia.

Tercatat 876 Pengendara Prabumulih Terjaring Razia OPS Zebra 2016

PRABUMULIH, PP – Operasi zebra musi 2016 yang digelar serentak sejak 16 hingga 29 November kemarin kini telah berakhir. Jumlah penindakan yang dilakukan Satlantas Polres Prabumulih dalam menggelar razia selama lebih kurang dua minggu itu mendapati peningkatan pelanggaran.

Hasil akhir jumlah pelanggaran yang terjaring operasi zebra itu sendiri mencapai angka sebanyak 876 pelanggar. Angka tersebut hanya mengalami peningkatan relatif sedikit jika dibandingkan dengan hasil operasi zebra tahun 2015 yang lalu yang terjaring hanya mencapai angka 724 pelanggar. Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH SIk MH didampingi Kasat Lantas, AKP Febri Indah Sari SH mengatakan, Satlantas Polres telah berhasil mengamankan sejumlah surat tilang, STNK, SIM, termasuk pelanggaran kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

“Jadi selama dalam digelarnya operasi zebra musi tahun ini angka kecelakaan lalin di kota ini tidak kita temukan. Namun kita berhasil mengamankan sejumlah surat tilang, STNK, SIM,” ujar Kompol Andi, kemarin (5/12). Hanya saja dari hasil release yang di keluarkan tersebut, Andi menegaskan sebanyak 876 pelanggaran dari surat tilang dan teguran telah dikeluarkan oleh Satlantas Polres Prabumulih dengan rincian, Tilang sebanyak 782 lembar, dan teguran 94 lembar.

“Iya jadi hasil akhir dari operasi zebra musi 2016 ini, pihak satlantas tidak menemukan hasil jumlah dari angkat kecelakaan yang terjadi. Namun beberapa jumlah pelanggaran diantaranya, jumlah pelanggar yang ditilang kita temukan ada sebanyak 782 pelanggar, dan kita kena kenakan teguran terhadap pelanggar itu sebanyak 94 orang,” ungkap dia.

Lebih lanjut dikatakan dia, 876 pelanggar dari jumlah akhir dari operasi zebra musi tersebut bila dibanding pada tahun 2015 lalu mengalami peningkatan drastis yang mayoritas pelanggarnya dari pengguna sepeda motor.

“Kemungkinan besar terjadinya peningkatan ini karena biasanya jumlah personel lebih banyak dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Disamping itu, kata Andi untuk menekan angka kecelakaan serta menghadapi peringatan Natal dan Tahun Baru juga akan dilakukan operasi.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, tidak lain sebagai bahan evaluasi sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan pimpinan,” ungkapnya.

Ia pun berharap bahwa dengan adanya operasi zebra yang dilakukan kemarin oleh pihak kepolisian masyarakat dapat lebih sadar lagi untuk menaati peraturan berkendaraan. “Kita juga menghimbau kepada seluruh pengendara sepeda motor dan mobil agar dapat melengkapi surat-surat kendaraannya ada saat melakukan perjalanan. Kami harap masyarakat dapat lebih ditingkatkan lagi untuk ber lalulintas,” tukasnya.

Jalan Bak Bubur, DPRD Ogan Ilir Berang

OGAN ILIR, PP - Kondisi jalan milik perkebunan PTPN VII Cinta Manis yang menghubungkan Desa Betung Kecamatan Lubuk Keliat menuju Desa Sribandung Kecamatan Tanjung Batu dan Kecamatan Muarakuang Kabupaten Ogan Ilir (OI) kondisinya memrihatinkan, rusak parah berlumpur bak kubangan kerbau.Anggota DPRD OI Arhandi Tabroni SE kecam perusahaan tersebut karena dinilai seakan tidak perduli dan memperbaiki jalan bubur tanah merah tersebut

Akibatnya masyarakat yang memanfaatkan jalan milik perkebunan tersebut kesulitan untuk melintas, pasalnya jalan tersebut merupakan urat nadi menghubungkan berbagai desa antar kecamatan.

Rusaknya jalan penghubung tersebut sudah berlangsung beberapa bulan terakhir akibat tingginya curah hujan yang terus mengguyur. Tak ayal jalan pun berubah menjadi lumpur yang dalam. Sehingga arus lalu lintas otomatis terganggu dan terhambat terutama bagi masyarakat yang setiap harinya harus beraktivitas melintasi jalan tersebut.

Pantauan pantauan portal ini (4/12) kondisi jalan sangat memprihatinkan. Tak jarang kendaraan yang melintas menjadi terpater dan harus didorong warga, karena kendaraan tidak mampu melewati medan berlumpur.

Angota Dewan Arhandi Tabroni, SE mengatakan hampir setiap hari warga harus mendorong mobil atau motornya di jalan rusak tersebut karena kendaraan yang dikendarai tidak bisa bergerak dan terpater. Kecelakaan pun diakui nya kerap terjadi.

Selain menyebabkan kerusakan pada kendaraan. Kerusakan jalan juga mempengaruhi roda perekonomian masyarakat sekitar. Perekonomian masyarakat nyaris lumpuh olehnya.

Untuk itu, kepada pemerintah diharapkan agar kiranya dapat segera memperbaiki jalan tersebut jangan sampai bertambah parah.

"Jalannya saja seperti bubur lumpur. Karena jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan akses masyarakat dalam beraktivitas menyambung ekonomi hidup. Memang jalan ini milik PTPN VII Cinta Manis harusnya menjadi perhatian karena digunakan masyarakat untuk melintas sehari_hari, jangan sampai tidak perduli. Inikan semua jadi susah kita minta segera diperbaiki dqn dicor beton. Tujuannya agar saat musim hujan tidak menjadi bubur, saat kemarau tidak berdebu," tegas Arhandi.

Warga Desa Lubuk Keliat Yanto mengaku kerap melintas di jalan yang rusak parah tersebut,"saya sering bawa truk mengangkut sawit, banyak mobil yang terparter. Kalau muatan tidak penuh saya bantu, kalau lagi penuh saya susah juga menarik kendaraannya soalnya takut malah truk yang saya kemudikan terbalik. Mohon segera diperbaiki kalau bisa di cor beton biar tifak gampang hancur,"jelasnya

Terpisah Humas PTPN VII Cinta Manis Abdul Hamid belum bisa dihubungi untuk dimintai konfirmasinya, no hp yang dihubungipun belum menjawab.( lbs)

128 Tim Sepakbola Ramaikan Dwipangga Cup di Yonkav

PRABUMULIH, PP – Lebih kurang 128 tim sepakbola berasal dari daerah perwakilan kota yang berada dalam wilayah Provinsi Sumsel, saat ini sedang mengikuti Turnamen Sepakbola Dwipangga CUP ke-17 tahun 2016 di lapangan sepakbola Yonkav 5 Dwipangga Ceta (DPC) di Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Turnamen sepakbola yang diikuti oleh para pemain tim sepakbola se Sumsel tersebut digelar pihak Yonkav 5 DPC Karang Endah, dalam rangka memperingati dan menyemarakkan HUT Kavaleri AD dan Yonkav 5 DPC ke-59 yang dibuka secara resmi oleh Wadanyonkav, Mayor Kav Kiswanto Yudha selaku inpektur upacara, kemarin (4/12), sekitar pukul 15.00 WIB.

Komandan Yonkav 5 DPC, Letnan Kolonel Kav, Budi Wirman Ssos melalui Pasi Intel, Lettu Kav, Danu Dewa Brata mengatakan, berlangsungnya pelaksanaan ajang turnamen sepakbola seSumsel tersebut akan dilaksanakan dalam waktu selama lebih kurang satu bulan lebih yang dimulai sejak Minggu, 4 Desember 2016 (kemarin, red) hingga Rabu, 11 Januari 2017 mendatang.

“Jadi turnamen ini kita gelar selama satu bulan lebih mulai resmi digelar hari ini (kemarin, red) sebanyak 128 tim sepakbola berasal dari seluruh daerah wilayah se Sumsel ini mengikuti turnamen ini,” ujar Lettu Kav, Danu Dewa Brata, siang tadi Selasa (06/12/2016).

Dikatakannya, adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan pertandingan antar tim sepakbola tersebut merupakan sebagai ajang dalam rangka memperingati HUT Kavaleri AD dan juga Yonkav ke59 di tahun 2016 ini.

“Kita harapkan seluruh peserta yang terlibat dalam turnamen sepakbola ini bersikap sportif karena tujuan dilaksanakannya dalam peringatan HUT Kavaleri ini bisa membuat kegiatan yang positif bagi generasi muda, untuk menghindari kegiatan yang negatif seperti narkoba, sex bebas dan lain sebagainya,” kata dia.

Lebih lanjut dituturkan Pasi Intel Yonkav 5 DPC Karang Endah ini, pihaknya mengharapkan turnamen sepakbola ini juga dapat dijadikan sebagai ajang persaudaraan, khususnya bagi para pecinta dan komunitas sepakbola. “Dan sekaligus pula sebagai ajang pencarian bakat dan bibit pesepakbola potensial, untuk membangkitkan dan meningkatkan kembali prestasi persepakbolaan, khususnya di wilayah Sumsel ini,” sambungnya.

Selain itu juga, kata Danu, kegiatan olahraga ini tak lain sebagai ajang silaturahmi dalam rangka mempererat soliditas antara TNI dan Rakyat dengan melaksanakan kegiatan di lapangan sepakbola Markas Yonkav 5 DPC Karang Endah.

“Sebagaimana juga harapan kita melaksanakan kegiatan berolahraga sepakbola ini sebagai bentuk rasa kebersamaan dalam menjalin tali silaturahmi dan kedekatan kita dengan masyarakat dan membuat simbiosis mutualisme antara Yonkav dengan masyarakat sekitar khususnya, TNI dan rakyat pada umumnya,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wadanyonkav, Mayor Kav Kiswanto Yudha selaku inpektur upacara pembukaan turnamen tersebut serta bersama seluruh prajurit mengikuti upacara yang diikuti juga oleh sekitar 128 tim sepakbola dan dihadiri oleh Danramil Gelumbang dan Kapolsek Gelumbang, serta diiringi unsur muspika kecamatan Gelumbang dan Lembak, maupun para Kades yang berada di wilayah Kecamatan Gelumbang dan sekitarnya.

Terjatuh di Kolam Galian, Yudha Tewas Tenggelam

INDRALAYA,  Yudha (8 tahun) pelajar sekolah dasar warga Desa Permata Baru Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir Sumatera Selatan ditemukan tewas tenggelam di sebuah kolam bekas galian di belakang desa tersebut Jumat (2/12/2016) sore sekitar pukul.17.00 Wib.
Yudha sebelumnya diketahui bermain bersama dua temannya di galian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Indralaya AKP Ginanjar mengatakan, diketahuinya Yudha jatuh ke kolam galian tersebut setelah dua temannya datang menemui orang tua Yudha melaporkan bahwa Yudha terjatuh ke dalam kolam tersebut.
Orang tua Yudha dibantu warga langsung bergegas ke lokasi kolam dan menemukan tubuh korban sudah dalam keadaan kaku.
Oleh orang tuanya langsung jasad Yudha dibawa ke puskemas terdekat. Namun pihak puskemas menyatakan bahwa Yudha sudah meninggal dunia.
"Kami mendapat laporan warga dan langsung memeriksa lokasi kejadian, sejumlah orang juga sudah kami mintai keterangan sebagai saksi," katanya.
Maman (43), warga setempat menceritakan, sebelumnya Yudha dan kedua temannya bermain di kolam galian tersebut. Namun hingga sore Yudha tidak pulang sehingga orang tuanya khawatir. Lalu sekitar pukul 17.00 petang datang kedua teman Yudha memberitahukan bahwa Yudha jatuh ke kolam galian.
"Bergegas warga dan orang tua Yudha ke lokasi galian dan setelah dilakukan pencarian ditemukan Jasad Yudha tenggelam di dalam kolam," katanya
Saat ini jenajah Yudha sudah dibawa pulang ke rumah untuk disemayakan.
 

TOP NEWS

VISITOR

Support : WebMaster | Jun Manurung
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Posmetro Ciber Group
Proudly powered by Blogger