Metro Insident

Latest Post

Kebakaran Perpus SD 15. Alquran ini Tidak Ikut Terbakar

Written By Posmetro Prabu on 15/01/19 | 15.1.19

PRABUMULIH, PP - Disetiap peristiwa terkadang Tuhan selalu menunjukkan kekuasaannya. Sadar atau tidak, di setiap peristiwa yang terjadi kita senantiasa di ingatkan agar selalu tawakal menghadapi setiap cobaan yang terjadi. Salah satu bukti nyata Tuhan menunjukkan kuasanya ialah dalam kejadian Kebakaran yang menghanguskan Perpustakaan SD 15 Kota Prabumulih Rabu dini hari tadi (16/01/2019).

Ribuan buku bacaan dan seisi ruangan hangus terbakar kecuali Alquran yang tidak tersentuh api sedikit pun. Enam buah Alquran tampak utuh tersusun rapi di samping Sejadah dalam etalase perpustakaan.

"Hanya ini Pak (Alquran-red) yang tersisa. Alhamdulilah, berkat kuasa Tuhan, hanya Alquran ini yang tidak ikut terbakar. Lainnya seperti yang kita lihat, seperti buku-buku semuanya hangus" ujar Kepala Sekolah SDN 15 Hj Nurlela, S.Pd pagi tadi.

Dikatakan, Alquran tersebut memang disimpan di etalase perpustakaan bersama dengan sejadah. Selain perpustakaan, ruangan itu juga kerap difungsikan sebagai ruangan Sholat dan menyimpan makanan. Ribuan buku, alat peraga, peralatan olahraga sekolah, lemari, Gorden, meja dan beberapa peralatan lainnya tampak tidak tersisa.

Menurutnya, akibat peristiwa kebakaran kelas enam yang tadinya dua kelas terpaksa digabung menjadi satu ruangan. Hal ini disebabkan kelas yang berada di samping perpustakaan turut rusak beberapa bagian. Dalam peristiwa ini, kerugian yang dialami pihak sekolah mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan, beberapa guru dibantu petugas sekolah tampak sibuk membersihkan puing sisa-sisa kebakaran.

SD 15 dan 25 Terbakar, Rapat PWI Bubar

PRABUMULIH, PP - Rapat pembahasan program kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih seketika bubar akibat asap mengepul yang keluar dari Perpustakaan SDN 15 & 25 yang terletak di Kawasan Prabu Jaya tepat di depan kantor baru PWI Prabumulih, Rabu (16/01/2019) sekitar pukul 00.10 dini hari tadi.

Kebakaran, kebakaran. Sekolah SD kebakaran, ujar salah seorang wartawan yang kebenaran keluar dari ruang rapat. Begitu mendengar teriakan kebakaran, sontak belasan wartawan yang sedang menggelar rapat pembahasan kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 berhamburan keluar ruangan.


  • Wartawan yang biasa melakukan liputan peristiwa dan investigasi itu sontak berubah menjadi pemadam kebakaran dadakan. Sebelum Mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi, rekanan wartawan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab pasti kebakaran. Namun informasi sementara, diduga api bersumber dari korsleting listrik. Api menghanguskan ruangan perpustakaan dan ratusan buku yang berada didalam.

Setengah jam kemudian, dua unit mobil Pemadam Kebakaran milik Pemerintah Kota Prabumulih datang ke lokasi kebakaran. 15 menit api berhasil di padamkan. 

Belum diketahui berapa kerugian pasti yang disebabkan kebakaran. Hanya saja, ratusan buku bacaan dan beberapa arsip penting sekolah diperkirakan hangus terbakar dan kemungkinan besar proses belajar mengajar pagi ini akan terganggu karena beberapa ruangan mengalami kerusakan. Beruntung api tidak menjalar lebih besar dan tidak merambat ke pemukiman di sekitar sekolah. 

Berkat Bazma, Sulaiman Kini Bisa Tidur Nyenyak

PRABUMULIH, PP -  Seminggu terakhir ini, hidup Sulaiman (49), warga Kelurahan Sukaraja, Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan bisa dibilang cukup tenang. Pria buruh pembuat batu bata merah itu tak lagi khawatir rumahnya bocor dan kebanjiran saat hujan turun.

"Rumah ini tadinya gubuk reot. Atapnya bocor dimana mana dan tidak bisa tidur nyenyak. Kapan hujan turun sedikit saja, kita sudah siapkan ember atau wadah penampungan air untuk mengantisipasi agar rumah tidak kebanjiran.  Sekarang alhamdulillah aman, tidur juga sudah enak, tenang," ujar Sulaiman.

Hal itu dirasakan Sulaiman karena ia telah memiliki "rumah baru" hasil program bedah rumah dari pekerja PT Pertamina Asset 2 bekerja sama dengan Badan amil zakat pertamina (Bazma) selaku pelaksana pekerjaan bedah rumah. Rumah gubuk miliknya dulu kini berubah menjadi rumah sederhana bertype 36.

Bangunan rumah permanen itu dicat warna hijau dan didalmnya disekat layaknya bangunan perumahan dengan ruang tidur, ruang tamu dan dapur. Rumah tersebut juga dilengkapi dengan plafon yang diberi cat warna putih. Seluruh bangunan tampak dicat dengan rapi.

Sekedar informasi, di Kota Prabumulih, beberapa perusahaan swasta maupun BUMN pada umumnya turut membantu kehidupan masyarakat di sekitar dengan program CSR yang direncakan dan dianggarkan melalui keuangan perusahaan. Berbeda dengan PT Pertamina EP Asset 2.  Perusahaan Pelat Merah ini dalam memberikan manfaat dan nilai tambah kepada lingkungan ternyata tidak hanya mengandalkan anggaran CSR saja. Lebih dari itu, para pekerjanya secara sukarela turut menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk berbagi manfaat kepada sesama.

Hal tersebut diwujudkan dengan program donasi bedah rumah pekerja PT Pertamina EP Asset 2. Program kepedulian sosial bedah rumah dari pekerja PT Pertamina EP sendiri telah digalakkan sejak tahun 2016.

Adalah Sulaiman, warga pembuat bata merah yang beruntung mendapatkan bantuan bedah rumah. Ayah dua anak itu terlihat sangat bahagia mengetahui rumahnya telah berubah seratus persen menjadi lebih baik dan permanen.

Sukarno, Lurah Sukaraja selaku Perwakilan pemerintah setempat mengapresiasi program donasi pekerja untuk bedah rumah tersebut, terlebih karena warganya terpilih sebagai penerima bantuan.

"Saya sendiri merasa sempat surprise karena tidak mengetahui proses pembangunannya. Namun begitu saya meyakini Pertamina punya mekanisme tersendiri dalam menentukan dan menyalurkan bantuan. Terimakasih kepada seluruh pekerja PT Pertamina EP Asset 2 karena telah turut berbagi terhadap sesama khususnya masyarakat yang tidak mampu" ujar Sukarno.

Tidak lupa ia juga sangat mengapresiasi bentuk bangunan tipe 36 dengan spesifikasi sangat layak yang Pertamina EP berikan kepada warga tidak mampu. "Sungguh ini sangat luar biasa" pungkasnya.

Mewakili Asset General Manager PT Pertamina EP Asset 2 Astri Pujianto, Arev Santosa menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena program donasi pekerja untuk bedah rumah ini dapat terlaksana dengan baik. Dirinya berharap masyarakat dapat mendoakan baik kelancaran operasional maupun kemudahan rizki bagi PT Pertamina EP dan pekerjanya agar kemudian hari program-program sosial dan kemanusiaan dapat berjalan berkesinambungan dan meningkat.

Hingga saat ini donasi pekerja PT Pertamina EP telah membangun enam hunian yang tersebar di Kota Prabumulih, Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Pali. Adapun diluar donasi pekerja, PT Pertamina EP telah membantu 49 rumah semenjak tahun 2014 melalui program CSR.

PWI Prabumulih Tempati Kantor Baru

Written By Posmetro Prabu on 10/01/19 | 10.1.19

PRABUMULIH, PP - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih terhitung hari ini, Jumat (11/01/2019) resmi berkantor di Taman Kota Prabujaya Kota Prabumulih. Kantor Sekretariat PWI ini sebelumnya merupakan kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kota Prabumulih yang berada di tribun taman Kota Prabujaya Kota Prabumulih.

"Terhitung hari ini, PWI Prabumulih yang sebelumnya berkantor di Cambai resmi pindah sekretariat di Taman Kota Prabujaya. Ini juga merupakan kantor sementara bantuan dari Pemerintah Kota Prabumulih yang nantinya siap dioptimalkan untuk kepentingan sekretariat dan pengembangan program PWI kedepan" ujar Ketua PWI Prabumulih Mulwadi.

Pria yang akrab disapa Kemong ini menambahkan, terkait pemindahan dan penempatan kantor baru PWI hari ini sejumlah pengurus dan anggota PWI Prabumulih tampak kompak bersama meluangkan waktu gotongroyong memindahkan semua barang inventaris kantor ke lokasi kantor baru.

"Penilaian kawan-kawan kantor saat ini meski seadanya tetapi sangat nyaman untuk ditempati. Terlebih, beberapa ruangan yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas keseharian kerja wartawan di yang biasa meliput di Kota Nanas. Baik Rapat, mengetik atau mengirim berita. Lokasi ruangan dalam kantor ini juga cukup luas untuk lebih menunjang kegiatan PWI, seperti untuk tempat rapat bersama pengurus dan anggota. Harapannya dengan kantor baru seluruh aktifitas maupun agenda PWI dapat terlaksana dengan baik" pungkasnya.

Lippo Group PMI Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami

Written By Posmetro Prabu on 05/01/19 | 5.1.19

JAKARTA, PP - Presiden Lippo Group, Theo L Sambuaga bersama Palang Merah Indonesia (PMI) berkolaborasi membantu masyarakat yang terkena musibah bencana alam tsunami Selat Sunda.  Grup Lippo, mengunjungi Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (5/1), yang merupakan salah satu daerah terdampak parah akibat bencana alam tsunami,

Theo L Sambuaga mendorong PMI untuk segera mendatangkan bantuan lima ton beras yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Bantuan beras itu merupakan bagian dari bantuan-bantuan tanggap darurat sebelumnya, di mana PMI bekerja sama dengan pihak swasta, seperti Lippo Group. Bantuan-bantuan itu sudah disalurkan PMI sejak hari pertama bencana.

Kunjungan Lippo Group bersama PMI ke lokasi bencana, didampingi perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Solo. Selain itu, ada juga pejabat Kabupaten Pandeglang Haji, Wakil Camat Sumur Maman.

"Grup Lippo memiliki komitmen tinggi, untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana. Kami sudah menyalurkan bantuan melalui PMI. Lippo Group siap membantu sepenuhnya langkah pemerintah, termasuk PMI dalam meminimalkan dampak bencana," tegas Theo. 

Dalam kunjungan Lippo Group bersama PMI, sejumlah langkah kongkrit dilakukan seperti memberikan bantuan pembangunan instalasi air bersih, perbaikan sejumlah perahu nelayan, perbaikan gedung sekolah yang rusak, serta bantuan peralatan belajar.

Ketua Umum Pengurus Pusat PMI, Ginandjar Kartasasmita mengatakan, PMI bersinergi dengan pengusaha dan swasta bersama sama meminimalkan dampak bencana. 

?Selain memberi bantuan, PMI mengadakan pertemuan dengan seluruh pengurus PMI Provinsi Banten dan kabupaten/kota di Serang, yang dipimpin oleh Sekretaris PMI Banten, Rachmat . 

Pertemuan dilaksanakan di kantor PMI Banten itu membahas upaya yang dilakukan petugas PMI di lapangan serta kendala yang dihadapi serta langkah-langkah untuk mengatasinya.

Untuk diketahui, Masyarakat pesisir pantai itu didominasi oleh komunitas nelayan. Saat tsunami melanda Kecamatan Sumur, tercatat 37 orang meninggal dunia ratusan bangunan dan barang, seperti rumah, sekolah, instalasi air, dan perahu nelayan rusak berat.

Sukses Porkot II, Kota Prabumulih Fokus Persiapan Porprov Sumsel 2019

Written By Posmetro Prabu on 28/12/18 | 28.12.18

PRABUMULIH, PP - Usai menggelar pekan olah raga kota (Porkot) II Kota Prabumulih pada 11-17 Desember kemarin, kini Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Bekerjasama dengan Pemerintah Kota Prabumulih berkonsentrasi penuh pada pelaksanaan Pekan olahraga Provinsi (Porprov) 2019. Bagaimana tidak, Kota Prabumulih menjadi tuan rumah pagelaran olahraga bergengsi tingkat Provinsi 2019 mendatang. 

Kesiapan ini juga telah disepakati oleh Pemerintah Kota Prabumulih beberapa waktu lalu. "Insya Allah kita siap. Baik pendanaan, fasilitas dan Infrastruktur penunjang seperti venue cabor yang dipertandingkan" ujar Walikota Prabumulih saat menyambut Koni Sumsel beberapa waktu lalu. 

Hal ini juga kembali ditegaskan oleh Pemerintah Kota Prabumulih melalui asisten II Kota Prabumulih Yusuf Arni di Aula RSUD dalam acara penutupan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Prabumulih II tahun 2018 , Sabtu (28 /12/18).

"Porkot tersebut merupakan 
ajang Pembinaan dan Unjuk prestasi atlet terbaik kota Prabumulih menuju kejuaraan yang lebih tinggi. Kedepan, dengan hasil yang didapat pada Porkot 2018, menjadi bahan evaluasi bagi kita menghadapi Porprov 2019" ujar Yusuf Arni.

Dikatakan, dalam menyongsong Porprov 2019, Pemerintah Kota Prabumulih juga telah mempersiapkan diri baik dari segi pendanaan hingga infrastruktur penunjang guna mensukseskan kegiatan tersebut.

"Pada kesepakatan antara Koni Sumsel dengan Pemkot Prabumulih, Venue Cabor yang dipertandingkan Insya Allah secara keseluruhan bisa terpenuhi, baik renang, panjat Tebing, Atletik, Sepak Bola, Menembak, Bulu Tangkis, Tenis Lapangan dan lainnya kita siap" tegasnya.

Sementara itu, Ketua Koni Prabumulih HM Daud Rotasi S.Sos melalui Sekretaris KONI Prabumulih Intisar Usman menjelaskan bahwa Pendanaan pekan olahraga kota Prabumulih 2018 bersumber dari dana Hibah Pemkot Prabumulih tahun 2018.

"Untuk tahun ini dibuka pada 11 -17 Desember 2018 dan Alhamdulillah berkat dukungan Pemerintah Kota dan kerja keras seluruh panitia pelaksana serta element masyarakat, Porkot II Prabumulih 2018 berjalan sukses sebagaimana yang diharapkan. Terimakasih pada pihak keamanan Polres Prabumulih dan seluruh stake holder yang turut mensukseskan jalannya acara" tegas Intisar.

Sementara itu, Pada laporan penutupan Porkot II Prabumulih 2018, Wakil Ketua Harian Koni Kota Prabumulih Arafik Zamhari, S.Pd.I menjelaskan, bahwa dalam ajang Porkot II Kota Prabumulih 2018, Kecamatan Prabumulih Timur menjadi juara bertahan dengan perolehan 77 Medali emas, 51 Perak dan 38 Perunggu dan menerima piala bergilir.

Pada posisi kedua ditempati Kecamatan Prabumulih Barat dengan perolehan 27 medali Emas, 29 Perak dan 39 Perunggu dan di tempat Ketiga di isi oleh Kecamatan Prabumulih Utara dengan perolehan 25 medali Emas, 40 Perak dan 35 Perunggu. 

Peringkat 4 Disusul Prabumulih Selatan dengan perolehan 25 medali Emas, 24 Perak dan 27 Perunggu kemudian Kecamatan Cambai 14 Emas, 19 Perak dan 20 Perunggu sedangkan Rambang Kapak Tengah (RKT) 9 Emas, 14 Perak 18 Perunggu.

Dalam kesempatan tersebut Arafik  mengaku bangga Porkot II Kota Prabumulih 2018 sejak dibuka sampai akhir berjalan dengan lancar. Harapanya, pelaksanaan Porkot berikutnya dapat lebih ditingkatkan dan disemarakan lagi.

"Harapannya setelah Pokot, Pembinaan para atlit dapat terus ditingkatkan sebab 2019 yang sudah didepan mata ada agenda Porprov Sumsel dan Kota Prabumulih dipercayakan sebagai tuan rumah" ujar Arafik yang juga ketua Cabor Hockey Kota Prabumulih.


2019, Pemprov Sumsel Targetkan Angka Kemiskinan Satu Digit.

PALEMBANG, PP - Mewakili Gubernur Sumsel Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya membuka acara Kilas Balik Provinsi Sumsel Tahun 2018 menuju "Sumsel Maju untuk Semua" bersama sejumlah pimpinan media dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, Jumat (28/12) malam di Griya Agung. Dalam kesempatan itu Mawardi menyoroti angka kemiskinan yang masih tinggi di Sumsel.

Dijelaskan mantan Bupati Ogan Ilir (OI) dua periode tersebut menjelang awal tahun 2019,  semua pihak harus mencermati kinerja tahun 2018 agar pada tahun 2019 Sumsel  dapat mencapai kinerja yang lebih baik lagi.

Dipaparkannya beberapa indikator makro di Sumsel telah menunjukkan kinerja yang baik. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari nasional, kemudian tingkat inflasi lebih rendah dibandingkan nasional, Gini Rasio lebih rendah dibandingkan nasional, dan tingkat pengangguran terbuka lebih rendah dibandingkan nasional.

Sedangkan untuk indikator yang capaiannya belum baik yakni IPM Sumsel 2017 yang lebih rendah dibandingkan nasional. Dan masih ada 14 kabupaten kota yang IPM nya di bawah nasional. Selain itu yang tak kalah penting adalah indikator angka kemiskinan Sumsel pada 2018 yang juga masih lebih tinggi dibandingkan nasional.

"Angka kemiskinan tertinggi di Sumsel ini ada di tiga Kabupaten yaitu Muratara, Lahat dan Musi Banyuasin (Muba). Miris sekali karena kabupaten  Lahat dan Muba ini dua kabupaten yang kaya," jelas Mawardi.

Fakta ini kata MY tidak bisa ditutupi. Meskipun cukup memalukan dia menilai hal ini harus diungkapkan secara terbuka agar pemimpin daerah dengan angka kemiskinan tinggi ikut termotivasi untuk menekan angka kemiskinan tersebut. 

Sejak awal menjabat HDMY mencoba memimpin Sumsel dengan keterbukaan. Hal ini tak lain untuk menyamakan visi dan misi semua unsur terkait. Meski baru tiga bulan, HDMY kata Mawardi sudah meletakkan landasan untuk berlari dari kemiskinan pada 2019. Upaya ini mereka tunjukkan dengan menganggarkan sebagian besar APBD untuk pembangunan ke desa-desa dan pinggiran kota. 

" Tahun depan angka kemiskinan Sumsel harus turun di bawah nasional. Target kita harusnya satu digit," tegas Mawardi.

Lebih jauh kaya Mawardi berdasarkan capaian gahun 2018, maka untuk menyongsong tahun 2019 pembangunan di Sumsel harus direncanakan dan dilaksa akan lebih baik lagi. Pembangunan Sumsel bukan hanya dilaksanakan oleh Pemprov namun juga dilakukan bersama-sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, program dan kegiatan tahun 2019 hatus lebih terintegrasi, tepat lokasi dan tepat sasaran. " Kita gerakkan seluruh sumber daya untuk menjngkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Tahun depan lanjut Mawardi, program-program prioritas pembangunan akan difokuskan untuk pemerataan pembangunan bagi seluruh masyarakat Sumsel. Pembangunan juga harus benar-benar dpaat dirasakan manfaatnya bagi maayarakat seluruh provinsi Sumsel.

"Sudah saatnya kita bersinergi membangun Sumsel, mewujudkan visi Provinsi Sumsel 2018-2023 yaitu " Sumsel Maju untuk Semua";," tutupnya.

Sementara itu Kepala Bapenda Sumsel Ekowati Retnaningsih menjelaskan sesuai visi misi Sumsel tahun 2018-2023 "Sumsel Maju untuk Semua" ada 5 misi yag menjadi target utama. Di antaranya yak i membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyata  yang didukung sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Selanjutnya meningkatkan kualitas SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menunjung ti ggi nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran dan integritas.

Minta Pertahankan Kearifan Lokal

Written By Posmetro Prabu on 21/12/18 | 21.12.18

PALEMBANG, PP – Gubernur Sumsel Herman Deru melanjutkan Safari  Jumatnya di Masjid Al-Ikhsan Jalan Talang Keranggo Lorong Darma Bakti 30 Ilir IB II Palembang, Jumat (21/12).

Kehadiran Gubernur dan rombongan di masjid ini disambut hanggat oleh ratusan jemaah masjid Al Ikhsan, terlebih kegiatan ini menjadi rutinitas Gubernur HD pasca dilantik sejak awal Oktober 2018 lalu, bahkan safari jumat seperti ini telah dijalankannya semenjak masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur  beberapa tahun silam.

“Sejak dilantik menjadi Gubernur Sumsel, Alhamdulillah, Saya berserta jajaran akan terus melakukan kegiatan safari Jumat, yang tujuannya tidak lain karena Sholat Jumat telah diwajibkan Allah bagi setiap laki laki,   selain itu banyak manfaat yang dapat kita petik  salah satunya  dapat bertemu langsung dengan masyarakat,” ucap Herman Deru.

Safari jumat lanjut  HD, memiliki nilai silaturahmi antara pemimpin dengan rakyat yang dipimpin  karena itu dia meminta seluruh kepala daerah di Sumsel juga dapat melakukan hal yang sama.

“Harapan saya ini diikuti juga oleh kepala daerah lainnya, dan Alhamdulillah Walikota Palembang juga ada program Sholat Subuh berjemaah,” tambah Deru.

Dia berharap, sebagai masyarakat asli Palembang agar dapat mempertahankan kearifan lokal yang selama ini telah ada dan terus dilestarikan sebagai bentuk penghargaan pada para sepuh.

“Disini sebagian dari orang Palembang asli, saya minta untuk mempertahankan kearifan lokal misalnya songket, karena songket itu dikenalnya disini, jadi kearifan lokal ini kita pertahankan,”katanya.

HD Pastikan Stok Sembako Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

PALEMBANG, PP - Untuk memastikan ketersediaan Sembilan Bahan pokok (Sembako) di Kota Palembang dalam kondisi aman dan mencukupi  terutama menjelang  Natal dan tahun baru 2019.  Gubernur Sumsel H Herman Deru   bersama dengan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara melakukan sidak di  Pasar Cinde Palembang (21/12) pagi.

Selain mengecek arus distribusi sembako lancar atau tidak, HD juga memastikan  agar tidak terjadi lonjakan harga bahan pokok jelang Natal dan tahun baru 2019 .

Meskipun kondisi pasar becek karena habis diguyur hujan, tidak menyurutkan niat HD menyusuri hampir semua lorong los pasar Cinde yang persis terletak di jantung kota Palembang tersebut, bahkan Gubernur menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pedagang terkait dengan harga sayur dan bumbu dapur.

Ditemui usai meninjau pasar, HD menuturkan sengaja menyambangi Pasar Cinde untuk mengecek langsung terkait dengan kondisi harga sembako termasuk memastikan jangan sampai terjadi lonjakan yang tidak wajar sehingga menyulitkan masyarakat.

"Setelah  kita cek ternyata aman, artinya suplai terjaga disini,  baik  itu barang maupun komoditas hasil pertanian seperti beras atau sayur mayur semuanya dalam kondisi aman dan normal,” ucap HD.

Herman Deru tetap mengingatkan  agar pengawasan terkait dengan ketersedian stok sembako jangan sampai lengah, karena itu dia meminta OPD terkait untuk melakukan pengawasan jangan sampai ada penimbunan barang yang dilakukan oknum dengan alasan mencari keuntungan yang lebih besar.

Terkait dengan keberadaan Pasar Cinde, HD menegaskan, Pasar Cinde merupakan pasar traditional di Kota Palembang yang cara transaksinya masih tradisional dan hal tersebut patut dipertahankan sebagai bentuk budaya menjaga silaturahmi. 

"Ciri khas di Cinde ini budaya silaturahminya, jadi bukan hanya sekedar transaksi antara pembeli dan penjual tapi ada interaksi silaturahnmi yang harus dipertahankan," terangnya 

Sedangkan terkait pembangunan Pasar Cinde atau Aldiron Plaza Cinde HD menegaskan, tetap on schedule dimana tanggal  5 Desember 2018 lalu telah dilakukan rapat pemantapan terkait pembangunan pasar cinde. 

"5 Desember lalu sudah Saya minta pak  Wakil Gubernur untuk rapatkan semua yang terkait pembangunan pasar cinde ini, satu bulan diminta untuk ada gerakan, ada aksi khusus yang signifikan dilakukan oleh pihak pemborong. Saya minta ini tetap on schedule," tegasnya 

Untuk diketahui  dari sidak Gubernur HD, harga cabai merah keriting saat ini berada pada level Rp. 50.000,_ per kg,  sedangkan  cabe rawit  lebih mahal yakni Rp. 60.000,’/kg. Untuk harga telur ayam negeri  Rp. 20.000/kg , daging sapi Rp. 130.000/kg. 

Menilik Sisi Lain Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel Dapil VI

Written By Posmetro Prabu on 14/12/18 | 14.12.18

PRABUMULIH, PP - Ibarat kata pepatah, Tak Kenal Maka Tak Sayang sangat tepat disematkan pada politisi muda Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel nomor urut 2 Partai PSI 11 Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim. Meniti usaha dari nol hingga beromset Puluhan Juta per bulan sungguh patut diberi apresiasi selaku pengusaha di usianya yang masih 28 tahun.

Bagi masyarakat Prabumulih, Sebahagian besar tentu sangat mengenal sosok Jhon (panggilan akrab Jhon Edwin Hasbullah-red). Pria kelahiran 2 Februari 1990 ini tidak lain adalah owner Pandean Printing yakni salah satu usaha jasa percetakan terbesar di Kota Prabumulih. 

Percetakan yang terletak di Jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Prabumulih Utara Kota Prabumulih miliknya itu menjadi tempat kami wawancara Sore tadi. Hujan yang lebat dihiasi kilat dan dentuman petir semakin menghangatkan obrolan kami sore menjelang malam hari ini.

Beruntung bagiku, wawancara kali ini sedikit lancar tanpa gangguan pesanan percetakan banner dari Pelanggan akibat hujan lebat. Biasanya, pelanggan pandean Printing selalu ramai dengan pesanan banner, baliho, spanduk dll. Terlebih di tahun Politik saat ini. Belum lagi kegiatan perayaan hari besar agama dan kegiatan akhir tahun yang cukup padat membuat Pandean Printing tidak pernah sepi orderan.

"Beguyur bae Bang. Nasib percetakan mak inilah. Kadang ramai, kadang sepi" ujar Jhon membuka pembicaraan seraya menghidangkan segelas kopi di atas meja tepat di depanku. 

Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Jhon berkisah sebelum mengeluti bisnis Percetakan ia pernah terlibat dalam lingkaran anak jalanan. Termasuk menjadi bagian dari anak-anak Punk. Masak iya sih?

"Iya. Ketika itu bisa dibilang sedang mencari jati diri disamping sedikit pengaruh lingkungan dan teman-teman sekitar. Proses itu tidak begitu lama dan yang pasti kita sudah pernah  mengalami bagaimana pahit getirnya kehidupan dan suka duka sebagai anak jalanan" ujar Jhon.

Pernah berbuat tindak kriminal? 

"Tidak, Sebab saya merupakan anak punk sholeh pada zaman itu" papar Jhon setengah bergurau.

Menyadari umur yang semakin tua, Jhon sendiri mengaku langsung  hengakang dari komunitas anak punk dan merantau ke Yogyakarta mencari kerja. Dari sana ia banyak mendapatkan pengalaman dan inspirasi untuk hidup maju. 

Pada 2008 silam ia kembali ke tanah kelahiran. Berbekal pengalaman di Yogya dulu, Pengurus Komunitas Slank Prabumulih ini langsung merintis usaha percetakan. "Awal bisnis dimulai dari menerima pesanan desain banner, baliho dan spanduk. Percetakan masa itu belum punya dan masih menumpang cetak di percetakan orang" ujar Ayah dua anak itu.

Jaman itu, usaha percetakan di Prabumulih masih sepi meski sebenarnya peluangnya cukup baik. Dari sana Jhon terus berbenah hingga akhirnya sukses mendirikan usaha di bidang jasa percetakan bernama "Pandean Printing" seperti sekarang ini.

Lantas apalagi yang dikejar oleh Jhon hingga terjun ke dunia politik ketika telah sukses menggeluti bisnis percetakan?

"Untuk sekedar kebutuhan hidup, Penghasilan dari percetakan sudah lebih dari cukup. Disamping terjun ke dunia politik merupakan panggilan jiwa, juga faktor dukungan dari keluarga untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur Politik" terang alumni SMKN 1 Prabumulih Angkatan ke 2 itu.

Anak Pertama dari tiga bersaudara ini menambahkan, faktor lain memilih mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumsel pada Pemilu 2019 tidak lain ingin mewujudkan kesejahteraan yang sebenarnya kepada masyarakat. 

"Sumsel yang kaya akan sumberdaya mineral dengan tanah yang subur sangat tidak pantas ketika masyarakatnya masih banyak berada di garis kemiskinan" beberny

Dalam kesempatan itu, kepada Posmetro, Jhon kembali menegaskan keputusannya untuk masuk dalam politik sudah bulat dan telah melewati berbagai proses tahapan seleksi bakal calon legislatif daerah pemilihan 6 Sumsel dari Partai PSI 11 pada Pemilu 2019.

"Sikap politik dengan maju sebagai caleg DPRD Sumsel melalui Partai PSI semata-mata untuk memperjuangkan Masyarakat Sumsel dibawah garis kemiskinan agar harkat dan martabatnya lebih baik," tegas Jhon.

Ia berujar, menetapkan pilihan pada PSI juga bukan tanpa alasan, tapi karena partai PSI memiliki visi dan misi yang jelas terhadap masyarakat dan NKRI, serta diyakini mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap persoalan yang ada dimasyarakat.

"Untuk itu saya meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim terkait dengan pencalonan saya ini," tutup Jhon. (jun.m)

PBM Timur Sabet Medali Emas Futsal Porkot II Prabumulih 2018

Written By Posmetro Prabu on 13/12/18 | 13.12.18

PRABUMULIH, PP - Tim Futsal Prabumulih (PBM) Timur akhirnya keluar sebagai peraih Medali Emas pada pagelaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) Prabumulih 2018 yang digelar sejak, 11-13 Desember 2018 di Lapangan Futsal Joker Kelurahan Patih Galung Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Berada di Group B bersama Prabumulih Utara dan Prabumulih Selatan, Akil Reihan dan kawan-kawan sempat terseok-seok diawal babak penyisihan melayani permainan Prabumulih Utara. Pbm Timur Kalah tipis 0-1 menghadapi Pbm Utara. 

Memasuki partai kedua, tim asuhan yang dimanejeri oleh Hana Monica ini bertemu dengan Prabumulih selatan. Dewi Fortuna menghinggapi anak-anak Wawan dan Angga (Pelatih). Pbm Timur VS Pbm Selatan diajang Porkot II Kota Prabumulih 2018 berlangsung alot. Diakhir pertandingan Pbm Timur tercatat sebagai pemenang dengan skor 3-1 untuk Pbm Timur. Akil Cs  keluar sebagai juara group dengan agregat gol dari Pbm Utara. 

Hasil pertandingan melawan Pbm Selatan memabwa Akil Cs melaju ke semi final. Akil Reihan Cs bertemu dengan runner up group B, Kecamatan Cambai. Permaian yang konsisten dan terukur mengahantarkan anak asuh Hana Monica ini masuk ke Final. Cambai ditekuk 3-1 untuk kemenangan Pbm Timur.

Memasuki babak Final, Pbm Timur kembali dihadapkan dengan Pbm Utara yakni tim yang mengalahkan Akil Reihan Cs di Babak Penyisihan. Berbekal semangat yang tiada henti di babak pertama pertandingan, peluang dan umpan manis Akil Reihan berhasil dimanfaatkan Maidina Anjas Mara. Pemain bernomor Punggung 93 itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuka peluang kemenangan timnya dengan skor sementara 1-0.

Peluang kemenangan semakin terbuka lebar di pertengahan babak pertamam Akil Reihan berhasil membobol gawang kiper Julian. Lapangan Futsal Joker pun bergemuruh. Akil yang merupakan Pemain SFC U 16 itu mengubah skor sementara menjadi 2-0.

Skor 2-0 untuk Pbm Timur semakin menambah semangat anak-anak Wawan bertanding dilapangan. Babak Pertama benar-benar menjadi milik Pbm Timur. Diakhir pertandingan babak pertama, suhu permainan terlihat semakin memanas. Jual beli serangan begitu jelas terlihat dari kedua tim.

Menit terakhir, gol tercipta oleh Risky. Pemain Pbm Timur bernomor Punggung 10 itu kembali membobol jala gawang Pbm Utara. Babak pertama berhasil diselelasikan oleh Pbm Timur dengan skor 3-1.

Peluit wasit kembali berbunyi tanda pertandingan babak kedua Final Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 segera dimulai. Suhu pertandingan kembali memanas. Jual beli serangan kembali terjadi. Berbekal kerja keras, Gol balasan akhirnya tercipta di babak kedua. Umpan setengah lapangan dimanfaatkan dengan terukur oleh Kevin mengubah skor menjadi 3-1.

Permainan terus berlanjut. Meski banyak peluang tercipta, baik dari Pbm Utara Maupun Pbm Timur, namun tetap tidak mampu merubah skor hasil pertandingan hingga peluit wasit berbunyi mengehentikan permianan. Skor 3-1 berhasil menghantarkan Pbm Timur meraih medali emas di Cabor Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018. 

Ketua Panitia kejuaraan Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 Nazzu yang dikonfirmasi Posmetro Prabu mengaku berterimakasih terhadap seluruh panitia penyelenggara, peserta dan penononton yang telah bekerjasama mensukseskan seluruh rangkayan acara. 

"Sejak dibuka oleh Walikota Prabumulih, Cabor Futsal langsung mengadakan pertandingan. Dengan demikian, hasil seluruh pertandingan akan segera di serahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Prabumulih untuk nantinya para pemain segera diseleksi guna mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumsel 2019 yang akan di gelar di Kota Prabumulih tahun depan" ujarnya.

Tidak lupa Nazzu juga berpesan kepada para tim yang belum berhasil meraih medali emas dalam pada Porkot yang baru saja digelar. "Tetap semangat dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri" pungkasnya.

Gubernur Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

Written By Posmetro Prabu on 11/12/18 | 11.12.18

JAKARTA, PP - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019 kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. 

Selain penyerahan DIPA, Presiden Jokowi juga menyerahkan Dana Transfer tahun 2019 kepada menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/12/2018).

"Saya tegaskan perlunya fokus dalam belanja APBN, jangan sampai dana APBN keluar begitu saja," kata Jokowi 

Dia meminta belanja APBN tidak habis hanya untuk belanja rutin saja yang tidak ada bekasnya. 

"Jangan sampai habis untuk rutinitas saja, lupa mengukur kemanfaatan untuk masyarakat, harus money follow programme,"ungkap Presiden Jokowi. 

Presiden menyerahkan secara simbolis DIPA Tahun Anggaran 2019 dan Alokasi TKDD itu kepada 12 menteri/pimpinan lembaga. Sementara untuk dokumen TKDD diserahkan kepada seluruh gubernur. 

DIPA dan Alokasi TKDD merupakan dokumen yang menjadi dasar pengeluaran negara, pencairan atas beban APBN serta pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. 

Adapun, anggaran belanja pemerintah di 2019 sebesar Rp 2.461,1 triliun. Angka ini terdiri dari belanja pemerintah pusat yang dialokasikan melalui K/L sebesar Rp 855,4 triliun, non K/L sebesar Rp 778,9 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 826,8 triliun.

Tingkatkan Produksi Migas, Pertamina Asset 2 Bor Sumur Baru DWS-18.1

PALI, DP - Sebagai langkah untuk meningkatkan produksi minyak dan gas, PT Pertamina Asset 2 Adera Field melakukan pengeboran sumur minyak DWA-18.1, yang terletak di wilayah Desa Persiapan Purun Selatan, Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dimana, dalam memulai kegiatan pengeboran, Pertamina Adera Selasa (11/12) mengumpulkan masyarakat sekitar untuk melakukan sosialisasi, serta membagikan santunan terhadap 100 anak yatim, 100 paket sembako untuk warga kurang mampu, satu ekor sapi, serta pembagian 100 batang bibit pohon buah-buahan.

Hermansyah, perwakilan Asset 2 General Manager menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk syukuran PT Pertamina Asset 2, lantaran telah dimulainya pengeboran sumur DWA-18.1 sejak lima hari lalu. Agar proses pengerjaan pengeboran bisa berjalan lancar dan menghasilkan minyak yang melimpah. 

"Kita santuni anak yatim dan bagikan paket sembako terhadap warga sekitar yang kurang mampu sebagai bentuk kepedulian kami. Kami juga meminta dukungan semua elemen masyarakat agar produksi Migas sesuai target yang diharapkan," ujarnya.

Petro Prabu Pastikan Semburan di Gria Akbar Berasal Dari Jargas

Written By Posmetro Prabu on 10/12/18 | 10.12.18

PRABUMULIH, PP - Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabu memastikan sumber semburan di kawasan perumahan Griya Akbar Cambai Kota Prabumulih yang sempat menggegerkan warga Senin siang (10/12/2018) bersumber dari pipa PE 63 mm milik perusahaan yang mengalami kerusakan. Pipa jaringan gas bumi yang juga merupakan pipa induk gardu Jalan Belitung kemungkinan bocor akibat penggalian yang dilakukan oleh pihak rekanan Pemerintah saat mengerjakan proyek Normalisasi Sungai Kelekar.


"Iya bisa kita pastikan sumber semburan yang terjadi di Perumahan Griya Akbar disebabkan pipa jaringan gas kota yang bocor akibat penggalian perusahaan kontraktor rekanan Pemerintah yang sedang mengerjakan proyek Normalisasi Sungai Kelekar" ujar HSE PD Petro Prabu Kurnia kepada posmetroprabu.com di lokasi kejadian malam tadi.


Dikatakan, pihaknya malam ini juga segera memutus aliran gas ke pipa yang mengalami kebocoran guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.


"Meski sebenarnya gas tekanan rendah namun perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan. Mohon maaf kepada warga yang berada di jalur pipa yang mengalami kerusakan dipastikan besok dalam beberapa jam akan mengalami pemadaman selama proses perbaikan berlangsung" ujarnya.


Sementara itu, pihak PT. Pertamina EP Asset 2 Kota Prabumulih yang dikonformasi melalui Koordinator pengawasan Trunk Line Bob Permana mengaku jika semburan yang terjadi di Perumahan Griya Akbar. 


"Sejauh pengamatan kita, bisa dipastikan bahwa semburan lumpur di kawasan Perumahan Griya Akbar Cambai tidak terkait dengan Pertamina" ujar Bob Permana.


Pasalnya lanjut Bob, berdasarkan tinjauan lapangan, di lokasi kejadian tidak berkaitan dengan eksplorasi maupun aktifitas seismik. Hanya saja di jalur tersebut diduga dialiri jaringan pipa gas bumi milik Pemerintah Kota Prabumulih. 


"Yang pasti di lokai kejadian ditemukan bekas galian baru oleh alat berat. Hal itu juga diakui warga bahwa lokasi kejadia baru saja dilintasi alat berat yang sedang melakukan pengerjaan proyek normalisasi sungai kelekar" ujarnya.


Bersama warga sekitar, Bob malam itu juga turun ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang sudah terlanjur viral di media sosial menyebut semburan di perum Griya Akbar diduga bersumber dari aktivitas ekplorasi.


"Ternyata tidak. Itu setelah kita chek di lapangan dan telah melakukan koordinasi dengan PD Petro Prabu menyebut bahwa sumber semburan berasal dari Pipa jaringan gas induk tekanan rendah milik peusahaan tersebut" pungkasnya. 

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Korban Penembakan

Written By Posmetro Prabu on 06/12/18 | 6.12.18

PRABUMULIH, PP - Ratusan warga Kelurahan Karang Jaya mulai memenuhi rumah duka korban penembakan oknum terduga TNI di rumah panggung bernomor 01 RT 03 RW 04 di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih siang tadi Jumat (07/12/2018).

Rumah tersebut merupakan rumah Hasyim mertua dari Zainal salah satu korban peristiwa berdarah di jalan Aroe RT 03 RW 05 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih. Sebelum dikebumikan, jenazah almarhum Enal (sapaan akrab Zainal) disemayamkan di rumah tersebut.

Selain warga sekitar, dilapangan juga terpantau aparat kepolisian sektor Prabumulih timur, dan aparat TNI berada di kawasan rumah duka.

"Hari ini usai Sholat Jumat, Jenazah almarhum akan dikebumikan di TPU Karang Jaya. Yang Luken (Anggota Pol PP, Salah satu korban lainnya-red) tadi sebelum Jumatan sudah di kebumikan. Rumah kedua korban tidak berjauahan" ujar Anang (47) salah seorang pelayat kepada portal ini sembari mempersiapkan acara pemakaman.

Tak berselang lama, para pelayat satu persatu mulai keluar dari rumah duka. Menyusul kemudian keranda jenazah korban keluar dari rumah duka. Terpantau ratusan pelayat ikut mengantarkan jenazah korban ke tempat peristirahatannya yang terakhir. 

Di tempat terpisah, terpantau rombongan ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Ir. Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho Yahya didampingi  Wakil Ketua TP PKK Kota Prabumulih Reni Indayani SKM turut melayat di rumah Korban Penembakan lainnya yakni Luken.

Kedatangan Isteri Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih ini tidak lain untuk menyampaikan rasa turut berduka cita kepada keluarga Korban yang merupakan anggota Sat Pol PP Kota Prabumulih.

Almarhum Luken sendiri telah dikebumikan di tempat pemakaman umum sekitar sebelum Sholat Jumat pagi tadi. Keluarga korban baik warga sekitar kepada posmetroprabu.com berharap pihak berwajib dapat segera mengusut tuntas motif dibalik tindak pidana penembakan hingga menimbulkan korban jiwa tersebut.

"Sejauh ini keluarga maupun warga masih belum tau pasti apa alasan pelaku hingga melakukan pembunuhan secara sadis di rumah Almarhum Faisal Kamis kemarin. Agar tidak simpang siur, harapan kita aparat penegak hukum secepatnya mampu mengusut apa motif dibalik kasus pembunuhan ini" ujar Aldiran (51) salah seorang pelayat.

Tunjuk Sumsel Jadi Pilot Project Program Selamatkan Rawa

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P menyatakan Pemerintah Provinsi Sumsel bersama seluruh rakyat Sumsel optimis akan mengembalikan kejayaan Provinsi Sumsel sebagai lumbung pangan. Hal tersebut tertuang dalam Rapat koordinasi Bidang Pertanian di Hotel Aryaduta Kamis (06/12). 

Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku bangga Provinsi Sumsel menjadi pilot project program yang di intruksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian, yakni program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). 

"Kita terima dengan penuh tanggung jawab ini, dari 34 provinsi di Indonesia hanya Sumsel dan Kalsel yang menjadi pilot project. Maka keseriusan itu saya tunjuk jajaran Pemprov Sumsel yang membidangi pertanian juga kabupaten kota semua sudah sepakat bahwa kita terima program ini sebagai program yang tujuannya segera menekan angka kemiskinan, angka kemiskinan dalam waktu dekat sudah harus satu digit," ungkapnya 

Ia juga menyatakan Pemprov Sumsel berkomitmen menginisiasi semua daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap petani. Dimana Provinsi Sumsel sendiri, telah menyiapkan anggaran tertentu membeli langsung beras petani. 

"Ini bentuk perhatian terhadap petani, ini juga berguna menjaga semangat para petani bahwa mereka sejatinya tidak pernah diabaikan, karya petani kerja petani adalah bagian dari kontribusi mereka berjuang menurunkan angka kemiskinan," tuturnya 

"Pak Menteri bimbing kami, pak menteri kawal kami akan berjuang sekuat tenaga Sumsel harus kembali kepuncak kejayaannya menjadi lumbung pangan," tambahnya 

Yang paling maksimum di Banyuasin, OKI, dan OI sisanya di kabupaten/kota yang berkomitmen. Bahkan lahan kehutananpun ibu Menteri kehutanan sudah mempersilakan untuk produktif.

Ditemui usai acara, Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P menuturkan, Kementerian Pertanian membangunkan lahan tidur kurang lebih 500.000 hektare di Provinsi Sumsel. 

Untuk tahap pertama sebanyak 200.000 hektar, dimana ia yakin kalau program ini berhasil akan berpengaruh pada pendapatan petani di Provinsi Sumsel yang naik hingga mencapai 12 Triliun.

"Ini rencana besar kami focus atas perintah Bapak Presiden. Kami (Kementerian Pertanian) diperintahkan untuk membangun lumbung pangan baru di Sumsel. Ada 500.000 hektar, tahap pertama 200.000 hektar tahun ini," katanya

Dikatakannya, yang akan diterapkan adalah pertanian modern gagasan besar Presiden RI adalah koperasi di Koorporasikan. Pertanian modern yang dimaksud adalah bukan pertanian biasa yang selama ini traditional, konvensional dan sebagainya. Melainkan mentransformasikan pertanian traditional menjadi pertanian modern. 

"Pendapatan petani bisa naik tiga kali lipat, sudah dua tahun kita lakukan penelitian mempunyai varietas baru yang cocok untuk daerah rawa. Produksinya enam ton, dulu petani produksinya 2 ton dengan varietas baru itu bisa menyelesaikan daerah rawa produksi sebanyak enam ton, namanya Inpari, bisa tiga kali lipat pendapatan petani," ungkapnya.

Tingkatkan PAD, HD: Ubah Dulu Mindset Wajib Pajak

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Deklarasi Program Optimalisasi Penerimaan Daerah Melalui Penertiban Reklame di Wilayah Kota Palembang bersama pimpinan KPK, di halaman Gedung DPRD Provinsi Sumsel Kamis (6/12). Penertiban ini diharapkan mampu meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah.

Hadir dalam deklarasi tersebut yakni Wakil Ketua KPK RI Saud Situmorang, Koordinator KPK Wilayah II Sumatera Adlinsyah M Nasution, Walikota Palembang Harnojoyo, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs. Denni Gapril SH, Staf Ahli Bidang OMSP II Sriwijaya Kolonel CZI Fachrudin.

Dalam sambutannya HD mengatakan sangat mengapresiasi langkah Pemkot Palembang mengadakan kerjasama dengan KPK RI, menertibkan reklame. Menurutnya jika bicara potensi pendapatan daerah sebenarnya masih sangat luas dan beraneka ragam.

"Potensinya masih luas sekali dan saya apresiasi sekali ini karena jadi pengingat wajib pajak.  Semoga dengan deklarasi ini timbul kesadaran wajib pajak membayar pajaknya. Mind set dulu yang harus diubah." jelas HD. 

Untuk menggugah kesadaran wajib pajak ini kata HD semua elemen masyarakat termasuk tokoh agama harus dilibatkan agar WP Badan atau perorangan berkontribusi membantu pembangunan. Khususnya untuk pajak restoran,
pendekatan yang dilakukan bisa secara represif dan representatif.

" Kalau di restoran inikan soal makan. Pajak makan nah inikan mengalir menjadi darah. Ada peran tokoh agama di sini untuk mengingatkan umatnya membayar kewajiban itu," jelas HD.

Lebih jauh dikatakan HD selain untuk meningkatkan PAD, penertiban seperti ini juga diperlukan untuk menjaga keindahan kota dan kesesuaian tata ruang wilayah yang sudah diatur dalam Perda masing-masing daerah. " Jika ini sukses penerimaan pendapatan daerah tentu akan bertambah juga," jelasnya.

Bukan hanya menekankan dari sisi pendekatan, untuk mendongkrak pendapatan suatu daerah pengawasan terhadap wajib pajak juga perlu ditingkatkan. Karena saat ini diakuinya masih banyak sekali wp yang belum melaporkan pajak dengan sebenarnya.

" Di Palembang parkir itu sangat memungkinkan menambah penghasilan daerah walaupun retribusi. Pajak rumah makan juga perlu diawasi agar melaporkan dengan benar. Karena kadang banyak yang punya dua buku," ujarnya.

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo  mengatakan deklarasi ini sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2010. Tujuannya agar penyelenggara reklame lebih tertib, indah sesuai estetika dan tidak bertentangan dengan norma kesusilaan dan ketentraman umum.

"Pajak reklame ini potensial sekali menambah PAD  selain 10 jenis pajak lainnya.  Penertiban ini dilakukan karena beberapa hal seperti izin bangunan sudah habis dan wajib pajak belum membayarkan kewajibannya yang sudah jatuh tempo," jelas Harno.

Selain mendukung penataan Kota Palembang, penertiban ini juga sebagai peringatan bagi pemilik reklame.

"Sampai pemberian sanksi tidak diberi izin memasang reklame dalam kurun waktu tertentu," jelasnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua KPK RI Saud Situmorang, mengatakan aksi ini jangan dinilai sebagai sesuatu yang kecil karena bukan sekdar menertibkan reklame saja. Karena upaya ini bertujuan meningkatkan PAD Palembang sehingga mereka berani menaikkan target pajak mereka Rp500 miliar.

" Kalau DKI tidak berani naikan ini mestinga malu sama Pemkot Palembang. Ini upaya kita agar negara kita ini punya daya saing. dan ini adalah pekerjaan yang sangat mulia sekali," jelasnya.

Terlebih kata Saud, semua orang tahu bahwa potensi pajak ini sebenarnya  masih sangat besar dan banyak sekali. 

"Tidak ada negara di dunia ini yang hidup dan berkembang tanpa pajak. Di Inggris itu tax ratio terus dibagi PDRB sudah 40 persen, Jepang 30 persen sedangkan kita baru 11 persen," tutupnya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu