Metro Insident

Latest Post

Pensiun Dari Gubernur, Alex Noerdin Incar Kursi Senayan

Written By Posmetro Prabu on 18/08/18 | 18.8.18

PRABUMULIH, PP - Setelah tidak menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin dipastikan bakal maju merebut kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Senayan Jakarta pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Hal ini diketahui setelah nama Alex Noerdin tercatat pada daftar calon sementara (DCS) anggota Legislatif Partai Golkar Dapil Sumsel II yang meliputi, Prabumulih, Pali, OKU, OKI, Muara Enim, Lahat, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang dan Pagar Alam.

Jatah Kursi untuk Dapil ini semula berjumlah 8 Kursi. Namun akibat adanya Pemekaran dan pertambahan jumlah Penduduk, Jatah Kursi DPR RI Dapil Sumsel II bertambah 1 Kursi sehingga jumlah Kursi DPR RI Dapil Sumsel II menjadi 9 Kursi. Sementara untuk total Kursi DPR RI Dapil Sumsel I dan II yang tadinya 16 Kursi menjadi 17 Kursi.

Meski tercatat selaku mantan Gubernur, pencalonan Alex Noerdin dipastikan tidak mulus begitu saja. Sebab dirinya selain bertarung dengan 8 Caleg Icumbent Seperti Irma Suryani (Nasdem)
Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi (PKS), Bertu Merlas, ST (PKB), Hanna Gayatri, SH (PAN), H.R. Erwin M. Singajuru, SH, MH (PDIP), Bobby Adhityo Rizaldi, SE.Ak, MBA, CFE (Golkar), Wahyu Sanjaya, SE (Demokrat) dan Ir. Sri Meliyana (Gerindra), Alex juga bakal bersaing dengan puluhan Caleg lain dari Dapil Sumsel II.

Politisi Senior DPD I Partai Golkar dibenarkan, Wakil Ketua DPD Golkar Sumsel M Yansuri yang dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu juga membenarkan Alex Noerdin telah terdaftar sebagai DCS Caleg DPR RI Dapil Sumsel II. 

Menurutnya, Alex maju sebagai caleg DPR RI karena masa jabatannya akan segera berakhir pada November 2018 ini. Majunya Alex Sebagai Celeg DPR RI lanjutnya, selain kehendak dari Alex Noerdin juga adanya dorongan dari kader Golkar di Sumsel. 

Selain Alex, kata dia, putrinya Lury Elza Alex bakal maju DPR RI dari Dapil Sumsel 1. Tidak lupa ia juga meyakini dengan majunya dua tokoh tersebut bakal menambah perolehan kursi DPR RI untuk Partai Golkar. 

"Jika pada pemilu 2014 Golkar sukses meraih 3 kursi, pada pemilihan legislatif 2019 kita optimis mampu meraih 4 kursi"  tukas Wakil Ketua DPRD Sumsel itu.

Fikri Sesalkan Alm Drs. Sudjiadi Dirawat di Ruang SAL RSUD

Written By Posmetro Prabu on 17/08/18 | 17.8.18


  1. PRABUMULIH, PP - Wakil Walikota Prabumulih terpilih hasil Pemilukada 2018 H.Andriansyah Fikri SH mengaku menyesalkan tindakan layanan kesehatan Pemerintah Kota Prabumulih melalui RSUD pada Tokoh sentral yang juga merupakan pendiri Kota Prabumulih H.Sudjiadi yang dirawat di ruang SAL bukan di VVIP.

Tokoh pendiri Kota Prabumulih itu sebelum meninggal dunia diketahui dirawat di Ruang SAL RSUD Prabumulih Jalan Lingkar Timur karena menderita sakit. Hal ini selaku sahabat almarhum, Andriansyah Fikri sangat menyesalkan tindakan pihak RSUD maupun Pemerintah yang seolah lupa bahwa beliau pernah berjasa mendirikan Prabumulih hingga seperti saat sekarang.

"Beliau selain merupakan orang tua, juga merupakan sahabat seperjuangan. Dimana pada Tahun 1999 saya selaku Anggota DPRD Muara Enim dan Sudjiadi sebagai Penjabat Walikota pernah bersama-sama berjuang membentuk Prabumulih menjadi daerah otomi baru (DOB) Pemekaran Kabupaten Muara Enim di wilayah Sumatera Selatan" ujarnya.

Setidaknya Kata Fikri, Pemerintah juga turut bertanggung jawab atas kesehatan Sudjiadi dan melakukan tindakan yang terbaik dalam layanan kesehatan sebab beliau merupakan sosok pejuang Berdirinya Kota Prabumulih.

Ditempat terpisah, Direktur RSUD Kota Prabumulih dr. Yus Ukhrowiyah  SpTHT KL membantah disebut tidak melakukan layanan terbaik terhadap almarhum Sudjiadi saat mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Prabumulih.

Menurut dr Yus, Drs Sudjiadi sebelumnya masuk ke RSUD pada Jumat 10 agustus 2018 karena menderita sakit jantung. Ia dirawat di ruang perawatan kelas 1 RSUD Kota Prabumulih.

Sebelum ditempatkan di Kelas 1, pihak RSUD mengaku telah menawarkan kamar VIP terhadap keluarga. Namun begitu, keluarga Almarhum menolak dengan alasan ruang kelas 1 dinilai lumayan luas dan mampu menampung kerabat dekat yang ingin membesuk.

"Awal masuk Rumah Sakit kami langsung menawarkan Ruang VIP kepada keluarga almarhum. Sedikitpun kami tidak pernah berbicara soal biaya. Hanya saja keluarga bersangkutan menolak dengan alasan ruang kelas 1 dinilai cukup dan mampu menampung banyak kerabat yang ingin membesuk. Maka dari itu kami membantah jika disebut tidak tanggap dan tidak melakukan pelayanan prima terhadap pasien terlebih pasien tersebut merupakan tokoh masyarakat yang juga pejuang pembetukan Kota Prabumulih" ujarnya.

Dikatakan, Kamis kemarin (16/08/2018) Almarhum direncanakan sudah bisa dibawa pulang karena kondisi beliau telah membaik. Namun tiba-tiba beliau kembali drop (melemah-red) dan dokter langsung melarikan beliau ke ruang ICU. Pihak dokter telah berupaya semaksimal mungkin melakuan pertolongan.

"Kamis sekitar pukul 14.00 Wib kondisi Almarhum tiba-tiba melemah dan dokter yang bertugas langsung melarikan beliau ke Ruang ICU guna memberi pertolongan. Pihak dokter telah berupaya maksimal memberikan pertolongan bahkan saya pribadi turut menunggu beliau di ICU" ujar dr Yus.

Dikatakan, penyakit yang diderita Alm Sudjiadi iyalah STEMI+CHF+DM TYPE II (pembesaran jantung dan kencing manis-red).  Meski para dokter telah berupaya semaksimal mungkin ternyata takdir berkata lain. Pada pukul 21.45 setelah sebelumnya mendapatkan perawatan, beliau telah berpulang.

"Intinya kami telah berusaha dan turut berduka atas berpulangnya Almarhum Drs Sudjiadi. Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggakkan diberi ketabahan" imbuhnya.

Seruduk Truk Kayu, Mobil Anggota Dewan ini Babak Belur

Written By Posmetro Prabu on 16/08/18 | 16.8.18

PRABUMULIH, PP - Sebuah mobil minibus jenis Toyota Fortuner BG 1059 EH yang dikemudikan oleh anggota DPRD Kabupaten Lahat terlibat kecelekaan dengan mobil truk jenis Toyota Dyna BG 8596 DC. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Kamis (16/08), pukul 05.00 wib.

Akibatnya, mobil milik anggota dewan yang bernama Litran Effendi, warga Desa Endikat Ilir, Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat ini mengalami ringsek berat pada baguan depan. Beruntung nyawa korban selamat. Namun, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Fadillah lantaran mengalami luka robek pada bagian dahi kiri, luka lebam dan lecet kaki kiri serta luka lebam pada bagian dada.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat mobil korban melaju dari arah Muara Enim hendak menuju Palembang. Diduga korban memacu mobil dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas di tempat kejadian perkara, korban tidak menyadari jika di depannya ada mobik truk dengan muatan kayu sedang terparkir di pinggir jalan lantaran mengalami kerusakan.

Brak, tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Mobil korban pun menghantam bagian belakang mobil truk hingga mengalami ringsek berat.

Beruntung air bag keselamatan pada mobil korban berfungsi, sehingga korban pun selamat dari peristiwa kecelakaan tersebut. Oleh warga sekitar, korban langsung di larikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.

"Kecelakaan tiba-tiba saja terjadi. Mobil tersebut menabrak truk kayu yang sedang mengalami kerusakan. Mungkin korban mengantuk, padahal supir truk sudah memasang rambu-rambu," ujar Benny salah seorang warga setempat.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Novrizal SH, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Phaknya telah melakukan evakuasi terhadap mobil dan melakukan pengembangan terkait kronologis penyebab kecelakaan.

"Masih kita dalami, petugas sudah ke TKP. Diduga korban mengantuk dan tidak menyadari adanya kendaraan lain di depannya," ungkap Nofrizal.

Nofrizal menjelaskan, saat kejadian korban mengendarai kendaraannya seorang diri. Sedangkan supir truk kayu tidak berada di lokasi kejadian.

"Korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Supir truk sudah kita mintai keterangan. Berdasarkan keterangannya mobik truk mengalami kerusakan lantaran patah sumbu. Namun, ia sudah memasang rambu-rambu sebagai peringatan," tandasnya.

Jatah Raskin Dikurangi, Kadus di Pali Nyaris Tewas Dikeroyok Warga

Written By Posmetro Prabu on 11/08/18 | 11.8.18

PALI, PP - Romsa (54) dan Rudi Hartono (22) keduanya warga Desa Karang Tanding Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa digulung jajaran Polsek Penukal Utara lantaran telah melakukan pengeroyokan terhadap korbannya seorang kepala dusun (Kadus) bernama Sumaryadi (28), yang mengakibatkan korban mengalami luka tusukan benda tajam dibagian lengan kirinya.

Insiden penganiayaan tersebut dipicu hanya gara-gara kekurang puasan tersangka lantaran berkurangnya jatah dalam menerima beras sejahtera atau Rastra yang dibagikan korban yang merupakan pemimpin dusun tersebut.

Dari keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian bahwa saat itu, Rabu (8/8), korban sedang membagikan Raskin atau Rastra. Pada pembagian jatah beras khusus warga kurang mampu itu, ke dua pelaku yang merupakan bapak dan anak itu hanya mendapat satu kantong isi 10 kg beras.

Karena tak terima, pelaku kecewa sebab biasanya pelaku setiap pembagian beras mendapat 2 kantong. Sempat terjadi perang mulut antara pelaku Romsa dan korban dan saling pukul.

“Tiba-tiba datang anak pelaku, yakni Rudi Hartono yang langsung mencabut pisau dari pinggangnya dan menusuk korban yang mengenai lengan sebelah kiri. Setelah itu dilerai warga sekitar dan korban di bawa ke RSUD Pendopo. Sedangkan para pelaku lari ke perkebunan,” ungkap Alpian, Sabtu (11/8).

Setelah di lakukan penyelidikan, dikatakan Alpian bahwa di ketahui ke dua tersangka tersebut keluar dari perkebunan dan bersembunyi disalah satu keluarganya.

“Setelah diketahui kepastiannya para pelaku berada, maka pada Sabtu (11/8) sekitar pukul 02.15 WIB, kita langsung melakukan penangkapan. Kedua pelaku kita bawa ke Mapolsek Penukal Utara dan saat ini masih kita interogasi,” tandasnya.






Demam Asian Games Selimuti Warga Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 06/08/18 | 6.8.18

PRABUMULIH, PP - Demam perhelatan olah raga tingkat Asia (Asian Games-red) kini melanda warga Kota Prabumulih Sumatera Selatan. Menjadi bagian perlintasan kirab api obor Asian Games 18-08-2018 Jakarta Palembang ternyata mampu menarik minat puluhan ribu warga Prabumulih turun ke jalan menyambut kirab api obor usai melintas di Pendopo, Kabupaten PALI.

Api abadi yang berasal dari India itu tiba di Kota Prabumulih sekitar pukul 16.30 wib. Torch relay api obor Asian Games tersebut disambut dan diterima langsung oleh Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI dan disaksikan oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin di depan kantor DPRD Kota Prabumulih.

Dari Walikota, tinder obor kemudian diserahkan kepada Torch Bearer (Pelari Pembawa Obor) yang diawali oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih H Ahmad Palo SE. Api tersebut diarak lari maraton estapet yang dibawa oleh sebanyak 18 orang pelari.

Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI menyampaikan sambutannya dengan antusias dan penuh semangat. Menurutnya, semua lapisan masyarakat Sumsel harus menyambut pelaksanaan Asian Games dengan penuh suka cita.

“Pelaksanaan Asian Games sudah sangat dekat, dan masyarakat Prabumulih harus turut bangga karena api Asian Games juga turut melintasi Kota Prabumulih. Hal ini tentu menjadi kebanggan kita semua. Sebagai tuan rumah, kita masyarakat Sumael harus turut serta dalam memeriahkan perhelatan besar olahraga ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Prabumulih, Sri Prameswari SH menjelaskan. Adapun penyambutan api obor diterima pertamakali oleh Sekda Kota Prabumulih di perbatasan Muara Enim-Prabumulih.

"Diterima langsung oleh Sekda Kota Prabumulih. Kemudian api ini diarak menuju garis star yang berada di depan kantor DPRD. Selanjutnya api diserahkan kepada Walikota untuk dibawa oleh para pelari yang terdiri dari seluruh unsur muspida dan atlit," ungkapnya.

Adapun rute kirab api obor Asian Games berada di sepanjang jalan protokol Jendral Sudirman. Dimulai dari depan Kantor DPRD Kota, menuju Pasar Inpres Prabumulih, Simpang Tugu Kuda, Rumah Dinas Walikota Prabumulih.

"Api obor akan disambut ceremonial di rumah dinas walikota. Disana juga akan digelar sejumlah kegiatan, mulai dari tari sambut, pagelaran seni, pengalungan medali kepada pelari, serta sambutan dari ketua tim api obor dan Walikota. Selanjutnya api akan diserahkan kepada pelari berikutnya untuk kemudian diarak maraton menuju estapet selanjutnya," bebernya.

Di estapet akhir, sambung Sri, api obor akan dibawa lari oleh Penjabat Walikota menuju check point 18 yang merupakan titik akhir. Api selanjutnya diserahkan kepada ketua tim api obor untuk kemudian dibawa menuju Kabupaten Ogan Ilir (OI).

"Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Kirab api obor ini juga disambut oleh ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Ini merupakan momen langka yang patut kita banggakan. Karena Sumsel bersama Jakarta merupakan tuan rumah dalam penyelenggaraan Asian Games," tandasnya

Sambut Kirab Obor Asian Games, Puluhan Ribu Warga Tumpah ke Jalan

PRABUMULIH, PP - Demam perhelatan pesta olah raga terbesar tingkat Asia (Asian Games-red) kini melanda warga Kota Prabumulih Sumatera Selatan. Menjadi bagian perlintasan kirab api obor Asian Games 18-08-2018 Jakarta Palembang ternyata mampu menarik minat puluhan ribu warga Prabumulih turun ke jalan menyambut kirab api obor usai melintas di Pendopo, Kabupaten PALI, Senin (06/08/2018).

Api abadi yang berasal dari India itu tiba di Kota Prabumulih sekitar pukul 16.30 wib. Torch relay api obor Asian Games tersebut disambut dan diterima langsung oleh Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI dan disaksikan oleh Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin di depan kantor DPRD Kota Prabumulih.

Dari Walikota, tinder obor kemudian diserahkan kepada Torch Bearer (Pelari Pembawa Obor) yang diawali oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih H Ahmad Palo SE. Api tersebut diarak lari maraton estapet yang dibawa oleh sebanyak 18 orang pelari.

Penjabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi AP MSI menyampaikan sambutannya dengan antusias dan penuh semangat. Menurutnya, semua lapisan masyarakat Sumsel harus menyambut pelaksanaan Asian Games dengan penuh suka cita.

“Pelaksanaan Asian Games sudah sangat dekat, dan masyarakat Prabumulih harus turut bangga karena api Asian Games juga turut melintasi Kota Prabumulih. Hal ini tentu menjadi kebanggan kita semua. Sebagai tuan rumah, kita masyarakat Sumael harus turut serta dalam memeriahkan perhelatan besar olahraga ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Prabumulih, Sri Prameswari SH menjelaskan. Adapun penyambutan api obor diterima pertamakali oleh Sekda Kota Prabumulih di perbatasan Muara Enim-Prabumulih.

"Diterima langsung oleh Sekda Kota Prabumulih. Kemudian api ini diarak menuju garis star yang berada di depan kantor DPRD. Selanjutnya api diserahkan kepada Walikota untuk dibawa oleh para pelari yang terdiri dari seluruh unsur muspida dan atlit," ungkapnya.

Adapun rute kirab api obor Asian Games berada di sepanjang jalan protokol Jendral Sudirman. Dimulai dari depan Kantor DPRD Kota, menuju Pasar Inpres Prabumulih, Simpang Tugu Kuda, Rumah Dinas Walikota Prabumulih.

"Api obor akan disambut ceremonial di rumah dinas walikota. Disana juga akan digelar sejumlah kegiatan, mulai dari tari sambut, pagelaran seni, pengalungan medali kepada pelari, serta sambutan dari ketua tim api obor dan Walikota. Selanjutnya api akan diserahkan kepada pelari berikutnya untuk kemudian diarak maraton menuju estapet selanjutnya," bebernya.

Di estapet akhir, sambung Sri, api obor akan dibawa lari oleh Penjabat Walikota menuju check point 18 yang merupakan titik akhir. Api selanjutnya diserahkan kepada ketua tim api obor untuk kemudian dibawa menuju Kabupaten Ogan Ilir (OI).

"Sambutan masyarakat sangat luar biasa. Kirab api obor ini juga disambut oleh ribuan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Ini merupakan momen langka yang patut kita banggakan. Karena Sumsel bersama Jakarta merupakan tuan rumah dalam penyelenggaraan Asian Games," tandasnya

Caleg Suara Banyak Tapi Tak Jadi Dewan, Ini Alasannya

Written By Posmetro Prabu on 03/08/18 | 3.8.18


JAKARTA, PP - Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI Inosentius Samsul menjelaskan bahwa parliamentary threshold atau ambang batas parlemen bersifat nasional. Artinya partai yang lolos ambang batas parlemen nasional, secara otomatis lolos masuk parlemen daerah. Sebaliknya, partai yang tidak lolos ambang batas parlemen nasional, tidak lolos untuk DPRD kabupaten/kota.

“Jadi suara sah yang ditetapkan itu harus 4 persen, seperti yang terdapat di Pasal 415 Undang-Undang Pemilu, apabila partai tidak memenuhi 4 persen, maka tidak diikutkan dalam penghitungan suara untuk kursi DPR. Ketentuan kedua juga terdapat pada Pasal 414 yang mengatakan semua partai politik itu diikutsertakan dalam penghitungan suara untuk DPRD kabupaten/kota,” jelas Inosentius, usai menerima audiensi DPRD Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, di Gedung Setjen dan BK DPR RI, Senayan, Jakarta belum lama ini.

Inosentius menekankan, dari rumusan pasal tersebut jelas mengatakan bahwa tidak ada ketentuan yang menyatakan perhitungan bagi partai politik yang tidak memenuhi 4 persen tidak diikutkan dalam perhitungan di DPRD kabupaten/kota.

“Yang ada adalah bahwa bagi partai politik yang tidak memenuhi 4 persen tidak diikutkan dalam perhitungan kursi DPR bukan perhitungan kursi di DPRD kabupaten/kota,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Inosentius mengilustrasikan apabila di suatu daerah pemilihan jumlah suaranya cukup untuk mendapatkan kursi di DPR, namun saat perhitungan suara nasional tidak mencapai 4 persen, maka partai tersebut dapat dikatakan gugur. 

“Jadi percuma kalau dia menang. Misalnya memperoleh perhitungan suara 100 persen di provinsi tertentu, sementara kumpulan suara secara nasional tidak sampai 4 persen, maka partai tersebut dianggap gugur untuk kursi di DPR,” imbuhnya. 

Sebelumnya pada audiensi tersebut, DPRD Kabupaten Enrekang mempersoalkan pengertian parliamentary threshold yang berlaku secara nasional. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Enrekang Arpan Renggong menyatakan terdapat perbedaan pandangan terkait masalah nomenklatur yang ada pada pengertian secara nasional. 

“Isu yang berkembang selama ini, parliamentary treshold berlaku secara nasional, artinya tidak berlaku di pusat apabila kursi-kursi yang tersedia hanya dimiliki oleh partai yang memenuhi syarat secara nasional,” jelasnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap perbedaan pandangan tersebut dapat disamakan. Sehingga nantinya pengertian tersebut dapat diteruskan untuk disampaikan kepada masing-masing kader partai. (tra/sf)

Yuniar SH Berniat Lanjutkan Jejak Karir Politik Sang Ayah

Written By Posmetro Prabu on 01/08/18 | 1.8.18

PRABUMULIH, PP - Memulai karir di dunia Politik tentu tak terlepas dari proses panjang, rumit dan tentu saja melelahkan. Belum lagi belakangan banyak suara yang mengatakan politik adalah hal kotor bagai air comberan semakin kencang tersuarakan. Itu karna Berkarir di Politik tidak seperti berkair di perusahaan multinasional dengan sistem gaji, dan fasilitas yang menggoda. 

Banyaknya problema di dunia politik ternyata tidak menyurutkan Yuniar SH untuk terjun dan memilih berkarir di dunia yang penuh dengan intrik ini. Putri H.Muhammad Suhel Indawan (Alm) ini justru lebih tertarik menjawab tantangan di Politik dan ingin meneruskan jejak karir politik Ayahnya yang semasa hidup menjabat sebagai Anggota DPRD Muara Enim.

Yuniar mengaku tak ingin melihat anak muda cerdas Prabumulih menjauhi karir di Parlemen. Sebab jika itu terjadi maka bisa dipastikan posisi politisi dan birokrat nantinya akan diisi kelas kedua. Maka dari itu, pemuda cerdas yang memutuskan untuk menjadi poitisi harus didukung oleh seluruh element masyarakat.

"Prabumulih dengan kekayaan yang begitu melimpah perlu diperlakukan dengan khusus. Dengan sumber daya alam yang begitu besar harus dijaga dan dikelola dengan baik. Bayangkan dengan hebatnya potensi alam Prabumulih yang melimpah harus dititipkan ke orang-orang yang kurang kompeten atau para pemangku kepentingan berpikiran sempit" ujarnya.

Yuniar sendiri mengenal politik sudah sejak dari kecil. Darah politik dan sikap kepemimpinan diwarisi dari sang ayah H.Muhammad Suhel Indawan (Alm). Ayahnya merupakan politikus sejak Prabumulih masih menginduk ke Kabupaten Muara Enim banyak menelurkan pemikiran-pemikiran dan ide-ide yang sangat cemerlang demi kemajuan dan kemakmuran Kota. Nama sang ayah masih tetap dikenang oleh masyarakat Kota Prabumulih dan Muara Enim tentunya.

Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Alumni SMAN 2 Prabumulih ini mengaku tertarik terhadap politik berawal dari kekagumannya terhadap sosok sang ayah. Menurutnya, dengan terjun ke dunia politik dirinya dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan tahu secara persis permasalahan yang dihadapi di lapangan. Sejak muda ia juga sudah terjun ke berbagai organisasi. Jadi sedikit banyaknya sudah tahu pahit getirnya hidup didunia Politik.

"Tujuannya mencalonkan diri sebagai Wakil Rakyat tentu ingin mengabdi kepada rakyat. Bertanggungjawab dan amanah terhadap mandat yang diberikan oleh rakyat. Berusaha dan berkarya sekuat tenaga demi kepentingan rakyat.  Mengisi diri dan meningkatkan potensi secara pribadi agar siap menyatakan usulan-usulan penting demi kepentingan rakyat. Untuk itu saya berharap dukungan semua pihak, terkhusus keluarga, teman-teman dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih pada umumnya" harap Yuniar yang maju sebagai Caleg 2019 melalui Partai PKS Dapil III Prabumulih Timur.

Dapat Bantuan Bus Air, Sungai Musi Kian Mempesona

PALEMBANG, PP - Menteri Perhubungan Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi menyerahkan langsung lima Bus Air kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, Rabu (1/8). Penyerahan Bus Air itu dilakukan di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).

Menhub Budi Karya Sumadi mengaku penyerahan Bus Air yang di serahkan langsung kepada Pemprov Sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin merupakan arahan dari Presiden RI Joko Widodo.

"Saya menjalankan perintah langsung oleh Presiden RI untuk menyerahkan Bus Air, kepada Pemprov sumsel, Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin,"ujarnya.

Lanjut Menhub, Pak Presiden selalu tidak lupa dengan Kota Palembang, dengan segala upaya-upaya oleh pak Gubernur Alex Noerdin dengan memberikan suatu suguhan dan layanan bagi masyarakatnya dan dunia untuk menjadikan salah satu Kota Palembang yang disegani.

Oleh karena itu, Menhub Budi mengharapkan penyerahan bantuan dari Presiden RI Joko Widodo bisa digunakan dengan baik, dan Insya Allah kapal-kapal itu bisa melengkapi keindahan dari Sungai Musi dengan berbagai kegiatan terutama wisata. 

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Gubernur, serta Walikota dan Bupati, Provinsi Sumsel lebih maju dan lebih maju. Selamat kepada Sumsel semoga Asian Games berlangsung degan baik,"tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang baik ini Gubernur Alex Noerdin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementrian Perhubungan dalam hal ini pak Menhub Budi Karya Sumadi.

"Terima kasih atas bantuannya, hari ini kami mendapatkan rezeki lagi yaitu 5 Bus Air. Ini semua untuk Asian Games,"ujar Alex.

Lanjut Alex, begitu banyak rezeki yang didapat dari Kementerian, ini semua didedikasikan rakyat Kota Palembang untuk Provinsi Sumsel dalam membela nama baik Republik Indonesia dalam perhelatan akbar yaitu Asian Games 2018 yang tinggal 17 hari lagi.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Menhub Budi. Mari semua rakyat Sumsel kita sambut Asian Games dengan antusias,"ucapnya.

DPRD Prabumulih Gelar Rapat Paripurna Pemenang Pemilukada Kota Prabumulih 2018

Written By Posmetro Prabu on 31/07/18 | 31.7.18

PRABUMULIH, PP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih
yang melaksanakan paripurna dengan agenda mengumumkan hasil pilkada kota Prabumulih. Paripurna tersebut dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota terpilih yakni Ir H Ridho Yahya MM dan Andriansyah Fikri SH.

"Berdasarkan ketentuan yang ada, setelah KPU menetapkan pemenang Pemilukada Kota Prabumulih 2018, dewan harus mengumumkan hasil pilkada walikota dan wakil walikota Prabumulih melalui paripurna," ujar Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo SE ketika diwawancarai, Selasa (31/7).

Dijelaskan Palo, setelah diumumkan melalui paripurna hasil penetapan KPU terkait Calon Walikota dan wakil walikota terpilih, itu nantinya akan disampaikan kembali ke Gubernur Sumsel.

"Meskipun paripurna ini sifatnya bukan mengambil keputusan yang meskipun tidak kuorum tetap masih bisa dilaksanakan," terangnya.

Selain itu, atas nama Pimpinan dan segenap jajaran DPRD Prabumulih, Ahmad Palo mengucapkan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Terpilih dan tak lupa mengapresiasi kinerja pihak keamanan dan KPU yang telah menciptakan Pemilukada yang damai, aman dan tertib di Kota Prabumulih.

"Selamat pada Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Semoga bisa menghadirkan kesejahteraan kepada masyarakat Prabumulih secara utuh. Terima kasih juga pada KPU dan Pihak keamanan yang telah membuat mengsukseskan pilkada," tutup Palo.

Turut hadir dalam sidang paripurna penetapan walikota dan wakil walikota yakni Pj Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi beserta seluruh kepala OPD. Pejabat instansi vertikal, seluruh ketua partai dan masyarakat Prabumulih.

Pertamina EP Asset 2 Segera Bor Sumur PMB-P23

PRABUMULIH, PP - Usaha pencarian minyak dan gas bumi demi memenuhi kebutuhan nasional terus dilakukan, ini merupakan pemenuhan tanggung jawab yang diamanatkan Pemerintah kepada para Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, secara khusus PT Pertamina EP Asset 2.

Hal ini dibuktikan dengan pengeboran sumur baru di semester kedua tahun 2018, yaitu sumur PMB P23 yang mulai ditajak tanggal 21 Juli 2018 lalu dan syukuran sumur bersama masyarakat dan pemerintah daerah setempat (31/07).

"Konsumsi minyak bumi yang cukup tinggi di Indonesia membuat kita harus melakukan impor yang tidak sedikit, dan target pencapaian produksi yang ditetapkan pemerintah harus kita kejar hingga akhir 2018" ujar Heragung Ujiantoro, Prabumulih Field Manager dalam sambutannya mewakili General Manager PT Pertamina EP Asset 2.

Dikatakan, penggunaan energi fosil ini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga usaha pencarian minyak dan gas bumi juga harus didukung secara penuh oleh semua pihak.

"Dukungan dari masyarakat dan pemerintahan sangat kita harapkan, agar usaha pencarian migas ini bisa berjalan tanpa adanya kendala yang berarti" pungkasnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Prabumulih, Drs. Alfian Herdi, M.Si dalam sambutannya menyampaikan mengenai pembangunan dan tanggung jawab sosial bagi masyarakat sekitar tempat berlangsungnya pengeboran.

Perusahaan diharapkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar, melalui program Corporate Social Responsibility maupun pemberian bantuan-bantuan lainnya seperti yang saat ini diberikan.

Alfian juga mengharapkan partisipasi dari perusahaan untuk masyarakat sekitar pengeboran dapat berlanjut secara kontinyu, tidak hanya saat pengeboran berlangsung tapi kerja sama yang baik agar terus dilakukan.

Pada kegiatan syukuran tersebut selain memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, diberikan juga bantuan 450 paket sembako kepada warga masyarakat dan beberapa realisasi bantuan yang telah diajukan sebelumnya seperti dua ekor sapi kurban dan bantuan lain.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat serta mengharapkan doa agar keberhasilan kegiatan perusahaan berjalan tanpa ada hambatan berarti" ujar Alfian.

Untuk diketahui, Sumur PMB P23 sendiri nantinya akan menjadi sumur PMB 40 yang rencananya akan memakan waktu pengeboran 66 hari dengan kedalaman 3.454 meter dan potensi minyak sebesar 150 bopd. 

Rapat Pleno KPU Tetapkan Pasangan Ridho - Fikri Sebagai Pemenang Pilkada Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 26/07/18 | 26.7.18

PRABUMULIH, PP - Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil  Walikota Prabumulih terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 secara resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih di Grand Nikita Hotel siang tadi, Rabu (25/07/2018).

Dalam rapat pleno terbuka tersebut KPU secara resmi menetapkan pasangan calon Walikota Ir, H Ridho Yahya MM dan calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri SH sebagai calon Wakil Walikota Prabumulih.

Penetapan ini digelar setelah tidak adanya gugatan terkait hasil Pilwako Prabumulih 27 Juni lalu.  Pantauan di lapangan, petugas gabungan TNI dan Polri menjaga ketat jalannya rapat pleno. Semua orang yang masuk ke ruang rapat harus menunjukan identitas yang dikeluarkan KPU.

Sejumlah tamu undangan juga terlihat hadir dalam rapat pleno tersebut. Mulai dari Penjabat Pemerintahan, Anggota DPRD Prabumulih, Partai Pengusung, Tokoh Masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Prabumulih M Takhyul menjelaskan rapat pleno digelar setelah diketahui tidak ada yang menggugat hasil Pemilihan. Diketahui pada Pilwako lalu pasangan Ridho - Fikri berhasil memenangi Pilwako 2018.

"Sekarang rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih. Ini kita gelar karena tidak ada yang menggugat (hasil Pilkada)," kata Takhyul.

Dia mengungkapkan sejumlah undangan datang pada rapat pleno kali ini. Mulai dari pejabat daerah hingga pimpinan partai politik di Prabumulih yang mengusung Pasangan Ridho Fikro.

"Kita undang semua pasangan calon, terus ketua partai politik pengusung, Pj Walikota, Ketua DPRD karena nanti akan menerima SK untuk diteruskan ke presiden, Bawaslu juga," ujarnya.

Sementara saat disinggung Pj Walikota tidak hadir, KPU menegaskan Bahwa kehadiran Pj Walikota telah di wakilkan ke Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Abdullah Abadi AP. Hanya saja dilapangan, mandat untuk menghadiri rapat pleno tersebut kembali diwakilkan ke Staf Ahli Pemerintah Kota Prabumulih HM Rasyid.

Ditempat terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Prabumulih Sri Paremeswari SH saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ketidakhadira Pj Walikota Prabumulih bertepatan dengan acara Rapat Kerja Nasional Asosiasiasi Penerintah Kota (Apeksi) di Tarakan Kalimantan Utara.

"Bapak Wali sedang dinas luar dalam rangka rapat kerja Nasional Apeksi di Tarakan Kalimantan Utara. Beliau disana hingga 26 Juni 2018" ujarnya.

Ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III sempat menjadi perbincangan di ruang rapat pleno. Namun demikian KPU mengungkapkan, ketidakhadiran pj Walikota tidak perlu dipersoalkan sebab undangan telah disampaikan.

Sementara itu, menyikapi ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih sangat disesalkan oleh Pengamat Politik Prabumulih Pohan Maulana.

Sebelumnya Pohan mengaku hal inilah yang ditakutkan terjadi ketika ASN terlibat politik praktis. Jika pun terlibat secara terang-terangan setidaknya harus mampu berjiwa besar karna sesunggunya konsekwensi keterlibatan dalam politik praktis di awal sudah tahu.

"Iya harusnya profesional. Kan konsekwensi dari politik praktis sudah tau diawal" pungkas Pohan. (adv/pp1)

Pj Walikota Berhalangan Hadiri Rapat Pleno Penetapan Walikota Terpilih

Written By Posmetro Prabu on 25/07/18 | 25.7.18

PRABUMULIH, PP - Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil  Walikota Prabumulih terpilih pada pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 secara resmi digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih di Grand Nikita Hotel siang tadi, Rabu (25/07/2018).

Dalam rapat pleno terbuka tersebut KPU secara resmi menetapkan pasangan calon Walikota Ir, H Ridho Yahya MM dan calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri SH sebagai calon Wakil Walikota Prabumulih.

Penetapan ini digelar setelah tidak adanya gugatan terkait hasil Pilwako Prabumulih 27 Juni lalu.  Pantauan di lapangan, petugas gabungan TNI dan Polri menjaga ketat jalannya rapat pleno. Semua orang yang masuk ke ruang rapat harus menunjukan identitas yang dikeluarkan KPU.

Sejumlah tamu undangan juga terlihat hadir dalam rapat pleno tersebut. Mulai dari Penjabat Pemerintahan, Anggota DPRD Prabumulih, Partai Pengusung, Tokoh Masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua KPU Prabumulih M Takhyul menjelaskan rapat pleno digelar setelah diketahui tidak ada yang menggugat hasil Pemilihan. Diketahui pada Pilwako lalu pasangan Ridho - Fikri berhasil memenangi Pilwako 2018.

"Sekarang rapat pleno terbuka penetapan pasangan terpilih. Ini kita gelar karena tidak ada yang menggugat (hasil Pilkada)," kata Takhyul.

Dia mengungkapkan sejumlah undangan datang pada rapat pleno kali ini. Mulai dari pejabat daerah hingga pimpinan partai politik di Prabumulih yang mengusung Pasangan Ridho Fikro.

"Kita undang semua pasangan calon, terus ketua partai politik pengusung, Pj Walikota, Ketua DPRD karena nanti akan menerima SK untuk diteruskan ke presiden, Bawaslu juga," ujarnya.

Sementara saat disinggung Pj Walikota tidak hadir, KPU menegaskan Bahwa kehadiran Pj Walikota telah di wakilkan ke Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih Abdullah Abadi AP. Hanya saja dilapangan, mandat untuk menghadiri rapat pleno tersebut kembali diwakilkan ke Staf Ahli Pemerintah Kota Prabumulih HM Rasyid.

Ditempat terpisah, Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota Prabumulih Sri Paremeswari SH saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa ketidakhadira Pj Walikota Prabumulih bertepatan dengan acara Rapat Kerja Nasional Asosiasiasi Penerintah Kota (Apeksi) di Tarakan Kalimantan Utara.

"Bapak Wali sedang dinas luar dalam rangka rapat kerja Nasional Apeksi di Tarakan Kalimantan Utara. Beliau disana hingga 26 Juni 2018" ujarnya.

Ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III sempat menjadi perbincangan di ruang rapat pleno. Namun demikian KPU mengungkapkan, ketidakhadiran pj Walikota tidak perlu dipersoalkan sebab undangan telah disampaikan.

Sementara itu, menyikapi ketidakhadiran Pj Walikota Prabumulih atau yang mewakili seperti Asisten III Pemerintah Kota Prabumulih sangat disesalkan oleh Pengamat Politik Prabumulih Pohan Maulana.

Sebelumnya Pohan mengaku hal inilah yang ditakutkan terjadi ketika ASN terlibat politik praktis. Jika pun terlibat secara terang-terangan setidaknya harus mampu berjiwa besar karna sesunggunya konsekwensi keterlibatan dalam politik praktis di awal sudah tahu.

"Iya harusnya profesional. Kan konsekwensi dari politik praktis sudah tau diawal" pungkas Pohan.


"Popularitas VS Uang Kertas" di Pileg Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 24/07/18 | 24.7.18

Catatan Redaksi
Oleh : Jun Manurung
Pemimpin Redaksi Posmetro Prabu

Tak terasa hiruk pikuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Prabumulih 2018 dan berbagai permasalahan didalamnya telah usai digelar dengan baik sesuai harapan Konsituen. Artinya, Pemilukada Prabumulih 2018 berlangsung tertib, aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Usai Pemilukada, Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 Segera kembali dihadapkan ke tengah masyarakat.

Partai politik secara resmi telah mendaftarkan Calon Legislatif (Caleg) nya ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bertarung merebut kuota kursi di Parlemen. Bahkan para caleg belakangan ini sudah mulai bersiap-siap. Sebagian sudah ada yang tebar pesona, sebagian lagi masih malu-malu kucing dengan alasan jadwal pemilu masih jauh.

Terkhusus di Kota Prabumulih, semua mereka (Caleg-red) sesungguhnya sudah mulai berkampanye, meski hanya sebatas di sosial media walaupun hakikatnya kampanye yang disampaikan ke konsituen masih sulit dicerna. Karna, tak sedikit dari para Caleg tersebut banyak menggunakan kata-kata atau istilah yang susah dimengerti secara umum. Tidak rasional dan terkesan memaksakan. 

Dengan demikian lantas timbul pertanyaan yang kira-kira bunyinya seperti ini. Ketika pengamat tidak mengerti apa yang disampaikan oleh Caleg dalam kampanye media sosial, bagaimana pula dengan konsituen?. Kemudian, banyak diantara Caleg pendatang baru yang belum percaya diri atas pencalonannya dengan sesekali menghimbau konsituen lewat akun sosial media untuk tidak menerima uang dari Caleg pada Pemilu 2019 mendatang.

Money Politic (Politik Uang) tentu bukan barang baru lagi di Kota Prabumulih. Bahkan tak sedikit korban yang nyaris Stroke usai Pemilu dan penghitungan suara digelar. Istimewanya Prabumulih, kasus money politik diajang pesta lima tahunan jarang menguap ke permukaan. Nah kok bisa? Jawabannya karna masyarakat Prabumulih maupun Calegnya berjiwa sportif. Tak sedikit Caleg yang mengangap pencalonan anggota legislatif ibarat bermain judi. Maka menjadi menang atau kalah itu soal biasa.

Mengandalkan popularitas untuk menjadi legislatif tentu tidak cukup tanpa dibarengi Elektabilitas dan finansial yang kuat. Istilah popularitas dan elektabilitas di Zaman NOW saat ini seringkali disamaartikan. Padahal keduanya mempunyai makna dan konotasi yang berbeda. Makna popularitas semua orang mungkin bisa dengan mudah memahami. Lantas bagaimana dengan elektabilitas? 

Elektabilitas yang sejatinya memiliki arti kesediaan orang memilihnya untuk menjadi anggota dewan malah diartikan setebal apa uang kertas yang dimiliki. Artinya Kemampuan ekonomi atau finansial si Caleg memiliki peluang besar untuk menaikkan elektabilitas. Maka jangan heran orang yang punya duit banyak, dianggap mempunyai elektabilitas yang tinggi. 

Di Kota Prabumulih, Popularitas dan elektabilitas tidak selalu seiring sejalan. Adakalanya berbalikan. Satu di siring Satunya lagi di Jalan. Karna Memang kedua konstatasi ini ada benarnya. Tapi tidak selalu demikian. Karna banyak Caleg yang popularitasnya tinggi punya ide kreatif dan gagasan yang briliant tidak terpilih karena keterbatasan finansial. Sebaliknya, tidak sedikit caleg yang tidak banyak dikenal justru terpilih karena kesiapan finansial.

Catatan ini menjadi perlu dikemukakan dengan maksud untuk memperjelas bagi mereka yang ingin maju sebagai calon legislatif maupun masyarakat selaku konsituen pemegang kedaulatan lebih sadar Politik demi terwujudnya legislatif yang elektabel dan berkualitas yang cinta dan peduli dengan derita rakyat.

Selain itu, perlu digarisbawahi bahwa tidak melulu Politik uang berhasil meningkatkan elektabilitas untuk meraih kursi legislatif. Pintar-pintarlah mencari simpati rakyat tanpa politik uang demi kelangsungan demokrasi yang cerdas dan berkualitas. 

Gubernur Sambut 120 Utusan Negara Peserta Konferensi Internasional UNESCO

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut dengan sukacita kedatangan semua delegasi dan peserta sesi ke-30 Man dan Biosfer Program International Coordinating Council (MAB-ICC) UNESCO dengan menggelar welcome dinner di Griya Agung, Senin (23/7).

Dirinya mengaku senang atas kehadiran utusan dari 120 Negara. Terlebih Provinsi Sumsel ditunjuk oleh UNESCO sebagai tuan rumah konferensi internasional yang bergengsi ini. Dirinya berharap kepada seluruh peserta untuk dapat menikmati Kota Palembang meskipun saat ini puncak musim kemarau dengan suhu relatif tinggi.

Di kesempatan itu Gubernur Alex Noerdin menceritakan sekilas bahwa Kota Palembang adalah kota tertua di Indonesia, dan memiliki sejarah sebagai ibu kota Kerajaan Sriwijaya. 

Lanjutnya, pada tahun 684, Raja Sriwijaya sebagaimana tertulis pada Prasasti TALANG TUWO, mengimbau umatnya untuk melestarikan lingkungan dan hutan mereka dengan menanam pohon dan tanaman, membangun drainase dan mengelola sumber air. "Dan ini adalah semangat kami dalam melestarikannya,"katanya.

Dijelaskannya, pada tahun 2015 di Provinsi Sumsel telah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang besar. Oleh karena itu mulai sejak tahun 2016, dengan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan mitra lainnya yang memulai Pengembangan Pertumbuhan Hijau - untuk mengundang semua pelaku untuk menjalankan P4 (Public Private People Partnership) untuk melestarikan hutan dan lahan gambut. 

"Saat ini kami sedang mengembangkan kemitraan kami dalam pengelolaan lanskap berkelanjutan yang memfokuskan kegiatan perlindungan, rehabilitasi dan pemulihan di 11 situs yang bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah, sektor swasta, bahkan Internasional serta didukung oleh pemerintah kabupaten, dan pada bulan Mei 2017 yang lalu, kota Palembang dipercaya sebagai tuan rumah The 1st Asia Bonn Challenge High Level Roundtable Meeting,"katanya.

Disamping itu, kata Alex Provinsi Sumsel merupakan salah satu Provinsi yang zero konflik. Itu merupakan salah satu syarat utama Provinsi Sumsel dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games 2018. "Kami harap para peserta untuk dapat melihat Kota Palembang dengan menikmati makan khas seperti Pempek, Mie Celor dan lainnya,"tutupnya.

Cegah Karhutla, Panglima TNI Minta Modifikasi Cuaca

PALEMBANG, PP - Mengingat event olahraga international bangsa-bangsa Asian Games akan berlangsung Agustus mendatang, tidak terganggu kabut asap, Selasa (24/07) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka mengupas tuntas terkait Posko Satgas Siaga Darurat Bencana Asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumsel. 


Panglima TNI Marsekal  TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menuturkan, penyelenggaraan Asian Games Agustus nanti bertepatan dengan puncaknya kemarau. Karena Asian Games merupakan pertaruhan nama baik Republik Indonesia, tentu saja penindakan untuk tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) menjadi perhatian semua pihak. 

Ia menerangkan, tekhnologi identifikasi sesuai dengan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, 
(BMKG) khususnya wilayah Provinsi Sumsel sudah diprediksi bahwa hampir sebagian masuk wilayah merah, yang artinya berpotensi terjadi karhutla. 

"Hari ini tanggal 24 Juli warna merahnya sudah hampir seluruhnya masuk warna merah. besok pun sudah diprediksi tapi warna merah nya sudah berkurang, kemungkinan terjadi kelembaban (hujan)," tuturnya 

"Sehingga kita bisa menarik kesimpulan kecil bahwa melihat dari pertama karakter tanah adalah gambut, tanah tidak akan terbakar apabila Kondisi basah. Sehingga salah satu cara untuk pencegahan kita harus mempertahankan tanah gambut itu tetap basah," ungkapnya 

Menurutnya, dengan modifikasi cuaca dan bisa hujan di wilayah Palembang, mampu mencegah karhutla dalam waktu singkat sesuai dengan debit airnya. 

" Tekhnologi sangat penting untuk kita bisa menghindari kebakaran. Untuk itu pencegahan yang pertama yang harus kita laksanakan adalah upaya membuat modifikasi cuaca, 3 minggu adalah waktu yang singkat untuk kita mencari potensi-potensi awan untuk dibuat hujan buatan," terangnya 

Dikatakannya pula, enam hari kedepan akan potensi terjadinya kebakaran sangat tinggi, sehingga mencegah akan lebih susah. Oleh sebab itu Ia menghimbau seluruh elemen terkait memerlukan power yang ekstra. 

Lanjut Panglima TNI, strategi Gabungan TNI dan Polri sangat efektif dalam rangka pencegahan karhutla. Ia menganggap apabila ada masyarakat yang diduga melakukan tindakan pidana terhadap membakar, agar langsung bisa diambil oleh kepolisisan untuk diproses. Selain itu pula mendapat bantuan dari kepolisian apabila terjadi karhutlah. 

"Strategi yang kedua Saya berterimakasih 
Komandan Korem (Danrem)  sudah bisa mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan penyumbang asap terbesar apabila terjadi karhutla. Sehingga strategi pencegahannya gabungan antara tni dan polri tongkrongi desa yang teridentifikasi karhutlah. Semua itu dilakukan demi harga diri bangsa," pungkasnya 

Sementara Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam laporannya menuturkan, posko Satuan tugas siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan provinsi sumatera selatan tahun 2018, merupakan posko pemandu yang sangat strategis karena bersebelahan dengan landasan udara dan di belakang juga ada landasan helikopter sendiri.

" Selamat datang Panglima TNI di Bumi Sriwijaya, ini adalah salah satu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 
terbaik di Indonesia," tambahnya 

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara mewakili Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi,  Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis danKaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi, Asops Kapolri Irjen Pol Drs. Deden Juhara, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah,Dankorps Brimob Irjen Pol. Rudi Sufahriadi,  Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairul Lubis danKaskoops AU 1 Marsma TNI Henri Alfiandi, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara.

Terlibat Kasus Penggelapan Motor, Mamah Muda Dibekuk Polisi

PRABUMULIH, PP - Ninik Asriyani (24) terpaksa mendekam di tahanan Polsek Prabumulih timur, lantaran terlibat kasus tindak pidana penggelapan dengan melarikan motor milik Samsiar (46) warga asal Tanjung raya, Kelurahan Tanjung raya, Kecamatan Rebang tangkas, Kabupaten way kanan.

Pelaku yang merupakan warga wilayah jalan kelekar, Kelurahan sukaraja, Kecamatan Prabumulih selatan ini, harus pasrah di hadapan Satgas Kejahatan Jalanan Polsek Prabumulih timur saat diringkus di stasiun Kereta api Prabumulih, Senin (23 /7) sekitar pukul 21.00 WIB

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membeli pulsa, tanpa ada rasa curiga korban meminjamkan motornya kepada pelaku. Namun rupanya itu modus pelaku untuk mengelabui korban.

Kecurigaan korban muncul, saat motor yang dipinjamkanya tidak pernah dikembalikan. Bahkan diketahuinya motor tersebut telah digadaikan pelaku. Karena merasa dirugikan, Korban langsung melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Polsek Prabumulih timur pada minggu 22 juli 2018. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai delapan juta rupiah.

Usai melakukan proses pengusutan kasus ini, Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa tersangka akan melarikan diri menggunakan kereta api. Tanpa menunggu waktu lama, petugas Gabungan yang di pimpin Kanitres Aiptu Eem Supriyatna  langsung meluncur ke Stasiun Prabumulih dan berhasil mengamankan tersangka. Selanjutnya  tersangka dibawa ke Polsek Prabumulih Timur guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk S.I.K., M.H saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih timur, AKP Hernando S.H.,M.H mengatakan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan atas kasus penggelapan dan penipuan tersebut.

"Anggota kita berhasil menangkap pelaku Ninik Asriyani (24) saat akan melarikan diri. Kita juga saat ini masih melacak keberadaan barang bukti 1 unit sepeda motor merk Yamaha RX king BG 6527 DM Warna hitam," Ungkap AKP Hernando, Selasa (8/7).

Masih Kata Hernando, pelaku masih diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti pengganti 1 heandphone Oppo A37 warna gold.

"Dari pengakuan tersangka, Uang Hasil penjualan motor ia belikan Handphone dan sebagian telah dihabiskanya untuk keperluan Pribadi. Akibat ulahnya tersangka dikenai pasal 372 KUHP tentang pengelapan dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara ," Tandasnya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu