Metro Insident

Latest Post

Menilik Sisi Lain Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel Dapil VI

Written By Posmetro Prabu on 14/12/18 | 14.12.18

PRABUMULIH, PP - Ibarat kata pepatah, Tak Kenal Maka Tak Sayang sangat tepat disematkan pada politisi muda Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel nomor urut 2 Partai PSI 11 Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim. Meniti usaha dari nol hingga beromset Puluhan Juta per bulan sungguh patut diberi apresiasi selaku pengusaha di usianya yang masih 28 tahun.

Bagi masyarakat Prabumulih, Sebahagian besar tentu sangat mengenal sosok Jhon (panggilan akrab Jhon Edwin Hasbullah-red). Pria kelahiran 2 Februari 1990 ini tidak lain adalah owner Pandean Printing yakni salah satu usaha jasa percetakan terbesar di Kota Prabumulih. 

Percetakan yang terletak di Jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Prabumulih Utara Kota Prabumulih miliknya itu menjadi tempat kami wawancara Sore tadi. Hujan yang lebat dihiasi kilat dan dentuman petir semakin menghangatkan obrolan kami sore menjelang malam hari ini.

Beruntung bagiku, wawancara kali ini sedikit lancar tanpa gangguan pesanan percetakan banner dari Pelanggan akibat hujan lebat. Biasanya, pelanggan pandean Printing selalu ramai dengan pesanan banner, baliho, spanduk dll. Terlebih di tahun Politik saat ini. Belum lagi kegiatan perayaan hari besar agama dan kegiatan akhir tahun yang cukup padat membuat Pandean Printing tidak pernah sepi orderan.

"Beguyur bae Bang. Nasib percetakan mak inilah. Kadang ramai, kadang sepi" ujar Jhon membuka pembicaraan seraya menghidangkan segelas kopi di atas meja tepat di depanku. 

Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Jhon berkisah sebelum mengeluti bisnis Percetakan ia pernah terlibat dalam lingkaran anak jalanan. Termasuk menjadi bagian dari anak-anak Punk. Masak iya sih?

"Iya. Ketika itu bisa dibilang sedang mencari jati diri disamping sedikit pengaruh lingkungan dan teman-teman sekitar. Proses itu tidak begitu lama dan yang pasti kita sudah pernah  mengalami bagaimana pahit getirnya kehidupan dan suka duka sebagai anak jalanan" ujar Jhon.

Pernah berbuat tindak kriminal? 

"Tidak, Sebab saya merupakan anak punk sholeh pada zaman itu" papar Jhon setengah bergurau.

Menyadari umur yang semakin tua, Jhon sendiri mengaku langsung  hengakang dari komunitas anak punk dan merantau ke Yogyakarta mencari kerja. Dari sana ia banyak mendapatkan pengalaman dan inspirasi untuk hidup maju. 

Pada 2008 silam ia kembali ke tanah kelahiran. Berbekal pengalaman di Yogya dulu, Pengurus Komunitas Slank Prabumulih ini langsung merintis usaha percetakan. "Awal bisnis dimulai dari menerima pesanan desain banner, baliho dan spanduk. Percetakan masa itu belum punya dan masih menumpang cetak di percetakan orang" ujar Ayah dua anak itu.

Jaman itu, usaha percetakan di Prabumulih masih sepi meski sebenarnya peluangnya cukup baik. Dari sana Jhon terus berbenah hingga akhirnya sukses mendirikan usaha di bidang jasa percetakan bernama "Pandean Printing" seperti sekarang ini.

Lantas apalagi yang dikejar oleh Jhon hingga terjun ke dunia politik ketika telah sukses menggeluti bisnis percetakan?

"Untuk sekedar kebutuhan hidup, Penghasilan dari percetakan sudah lebih dari cukup. Disamping terjun ke dunia politik merupakan panggilan jiwa, juga faktor dukungan dari keluarga untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur Politik" terang alumni SMKN 1 Prabumulih Angkatan ke 2 itu.

Anak Pertama dari tiga bersaudara ini menambahkan, faktor lain memilih mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumsel pada Pemilu 2019 tidak lain ingin mewujudkan kesejahteraan yang sebenarnya kepada masyarakat. 

"Sumsel yang kaya akan sumberdaya mineral dengan tanah yang subur sangat tidak pantas ketika masyarakatnya masih banyak berada di garis kemiskinan" beberny

Dalam kesempatan itu, kepada Posmetro, Jhon kembali menegaskan keputusannya untuk masuk dalam politik sudah bulat dan telah melewati berbagai proses tahapan seleksi bakal calon legislatif daerah pemilihan 6 Sumsel dari Partai PSI 11 pada Pemilu 2019.

"Sikap politik dengan maju sebagai caleg DPRD Sumsel melalui Partai PSI semata-mata untuk memperjuangkan Masyarakat Sumsel dibawah garis kemiskinan agar harkat dan martabatnya lebih baik," tegas Jhon.

Ia berujar, menetapkan pilihan pada PSI juga bukan tanpa alasan, tapi karena partai PSI memiliki visi dan misi yang jelas terhadap masyarakat dan NKRI, serta diyakini mampu memberikan solusi terbaik bagi setiap persoalan yang ada dimasyarakat.

"Untuk itu saya meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim terkait dengan pencalonan saya ini," tutup Jhon. (jun.m)

PBM Timur Sabet Medali Emas Futsal Porkot II Prabumulih 2018

Written By Posmetro Prabu on 13/12/18 | 13.12.18

PRABUMULIH, PP - Tim Futsal Prabumulih (PBM) Timur akhirnya keluar sebagai peraih Medali Emas pada pagelaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) Prabumulih 2018 yang digelar sejak, 11-13 Desember 2018 di Lapangan Futsal Joker Kelurahan Patih Galung Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Berada di Group B bersama Prabumulih Utara dan Prabumulih Selatan, Akil Reihan dan kawan-kawan sempat terseok-seok diawal babak penyisihan melayani permainan Prabumulih Utara. Pbm Timur Kalah tipis 0-1 menghadapi Pbm Utara. 

Memasuki partai kedua, tim asuhan yang dimanejeri oleh Hana Monica ini bertemu dengan Prabumulih selatan. Dewi Fortuna menghinggapi anak-anak Wawan dan Angga (Pelatih). Pbm Timur VS Pbm Selatan diajang Porkot II Kota Prabumulih 2018 berlangsung alot. Diakhir pertandingan Pbm Timur tercatat sebagai pemenang dengan skor 3-1 untuk Pbm Timur. Akil Cs  keluar sebagai juara group dengan agregat gol dari Pbm Utara. 

Hasil pertandingan melawan Pbm Selatan memabwa Akil Cs melaju ke semi final. Akil Reihan Cs bertemu dengan runner up group B, Kecamatan Cambai. Permaian yang konsisten dan terukur mengahantarkan anak asuh Hana Monica ini masuk ke Final. Cambai ditekuk 3-1 untuk kemenangan Pbm Timur.

Memasuki babak Final, Pbm Timur kembali dihadapkan dengan Pbm Utara yakni tim yang mengalahkan Akil Reihan Cs di Babak Penyisihan. Berbekal semangat yang tiada henti di babak pertama pertandingan, peluang dan umpan manis Akil Reihan berhasil dimanfaatkan Maidina Anjas Mara. Pemain bernomor Punggung 93 itu berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuka peluang kemenangan timnya dengan skor sementara 1-0.

Peluang kemenangan semakin terbuka lebar di pertengahan babak pertamam Akil Reihan berhasil membobol gawang kiper Julian. Lapangan Futsal Joker pun bergemuruh. Akil yang merupakan Pemain SFC U 16 itu mengubah skor sementara menjadi 2-0.

Skor 2-0 untuk Pbm Timur semakin menambah semangat anak-anak Wawan bertanding dilapangan. Babak Pertama benar-benar menjadi milik Pbm Timur. Diakhir pertandingan babak pertama, suhu permainan terlihat semakin memanas. Jual beli serangan begitu jelas terlihat dari kedua tim.

Menit terakhir, gol tercipta oleh Risky. Pemain Pbm Timur bernomor Punggung 10 itu kembali membobol jala gawang Pbm Utara. Babak pertama berhasil diselelasikan oleh Pbm Timur dengan skor 3-1.

Peluit wasit kembali berbunyi tanda pertandingan babak kedua Final Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 segera dimulai. Suhu pertandingan kembali memanas. Jual beli serangan kembali terjadi. Berbekal kerja keras, Gol balasan akhirnya tercipta di babak kedua. Umpan setengah lapangan dimanfaatkan dengan terukur oleh Kevin mengubah skor menjadi 3-1.

Permainan terus berlanjut. Meski banyak peluang tercipta, baik dari Pbm Utara Maupun Pbm Timur, namun tetap tidak mampu merubah skor hasil pertandingan hingga peluit wasit berbunyi mengehentikan permianan. Skor 3-1 berhasil menghantarkan Pbm Timur meraih medali emas di Cabor Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018. 

Ketua Panitia kejuaraan Futsal Porkot II Kota Prabumulih 2018 Nazzu yang dikonfirmasi Posmetro Prabu mengaku berterimakasih terhadap seluruh panitia penyelenggara, peserta dan penononton yang telah bekerjasama mensukseskan seluruh rangkayan acara. 

"Sejak dibuka oleh Walikota Prabumulih, Cabor Futsal langsung mengadakan pertandingan. Dengan demikian, hasil seluruh pertandingan akan segera di serahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Prabumulih untuk nantinya para pemain segera diseleksi guna mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumsel 2019 yang akan di gelar di Kota Prabumulih tahun depan" ujarnya.

Tidak lupa Nazzu juga berpesan kepada para tim yang belum berhasil meraih medali emas dalam pada Porkot yang baru saja digelar. "Tetap semangat dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuan diri" pungkasnya.

Gubernur Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

Written By Posmetro Prabu on 11/12/18 | 11.12.18

JAKARTA, PP - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019 kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. 

Selain penyerahan DIPA, Presiden Jokowi juga menyerahkan Dana Transfer tahun 2019 kepada menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/12/2018).

"Saya tegaskan perlunya fokus dalam belanja APBN, jangan sampai dana APBN keluar begitu saja," kata Jokowi 

Dia meminta belanja APBN tidak habis hanya untuk belanja rutin saja yang tidak ada bekasnya. 

"Jangan sampai habis untuk rutinitas saja, lupa mengukur kemanfaatan untuk masyarakat, harus money follow programme,"ungkap Presiden Jokowi. 

Presiden menyerahkan secara simbolis DIPA Tahun Anggaran 2019 dan Alokasi TKDD itu kepada 12 menteri/pimpinan lembaga. Sementara untuk dokumen TKDD diserahkan kepada seluruh gubernur. 

DIPA dan Alokasi TKDD merupakan dokumen yang menjadi dasar pengeluaran negara, pencairan atas beban APBN serta pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. 

Adapun, anggaran belanja pemerintah di 2019 sebesar Rp 2.461,1 triliun. Angka ini terdiri dari belanja pemerintah pusat yang dialokasikan melalui K/L sebesar Rp 855,4 triliun, non K/L sebesar Rp 778,9 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp 826,8 triliun.

Tingkatkan Produksi Migas, Pertamina Asset 2 Bor Sumur Baru DWS-18.1

PALI, DP - Sebagai langkah untuk meningkatkan produksi minyak dan gas, PT Pertamina Asset 2 Adera Field melakukan pengeboran sumur minyak DWA-18.1, yang terletak di wilayah Desa Persiapan Purun Selatan, Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dimana, dalam memulai kegiatan pengeboran, Pertamina Adera Selasa (11/12) mengumpulkan masyarakat sekitar untuk melakukan sosialisasi, serta membagikan santunan terhadap 100 anak yatim, 100 paket sembako untuk warga kurang mampu, satu ekor sapi, serta pembagian 100 batang bibit pohon buah-buahan.

Hermansyah, perwakilan Asset 2 General Manager menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk syukuran PT Pertamina Asset 2, lantaran telah dimulainya pengeboran sumur DWA-18.1 sejak lima hari lalu. Agar proses pengerjaan pengeboran bisa berjalan lancar dan menghasilkan minyak yang melimpah. 

"Kita santuni anak yatim dan bagikan paket sembako terhadap warga sekitar yang kurang mampu sebagai bentuk kepedulian kami. Kami juga meminta dukungan semua elemen masyarakat agar produksi Migas sesuai target yang diharapkan," ujarnya.

Petro Prabu Pastikan Semburan di Gria Akbar Berasal Dari Jargas

Written By Posmetro Prabu on 10/12/18 | 10.12.18

PRABUMULIH, PP - Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabu memastikan sumber semburan di kawasan perumahan Griya Akbar Cambai Kota Prabumulih yang sempat menggegerkan warga Senin siang (10/12/2018) bersumber dari pipa PE 63 mm milik perusahaan yang mengalami kerusakan. Pipa jaringan gas bumi yang juga merupakan pipa induk gardu Jalan Belitung kemungkinan bocor akibat penggalian yang dilakukan oleh pihak rekanan Pemerintah saat mengerjakan proyek Normalisasi Sungai Kelekar.


"Iya bisa kita pastikan sumber semburan yang terjadi di Perumahan Griya Akbar disebabkan pipa jaringan gas kota yang bocor akibat penggalian perusahaan kontraktor rekanan Pemerintah yang sedang mengerjakan proyek Normalisasi Sungai Kelekar" ujar HSE PD Petro Prabu Kurnia kepada posmetroprabu.com di lokasi kejadian malam tadi.


Dikatakan, pihaknya malam ini juga segera memutus aliran gas ke pipa yang mengalami kebocoran guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.


"Meski sebenarnya gas tekanan rendah namun perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan. Mohon maaf kepada warga yang berada di jalur pipa yang mengalami kerusakan dipastikan besok dalam beberapa jam akan mengalami pemadaman selama proses perbaikan berlangsung" ujarnya.


Sementara itu, pihak PT. Pertamina EP Asset 2 Kota Prabumulih yang dikonformasi melalui Koordinator pengawasan Trunk Line Bob Permana mengaku jika semburan yang terjadi di Perumahan Griya Akbar. 


"Sejauh pengamatan kita, bisa dipastikan bahwa semburan lumpur di kawasan Perumahan Griya Akbar Cambai tidak terkait dengan Pertamina" ujar Bob Permana.


Pasalnya lanjut Bob, berdasarkan tinjauan lapangan, di lokasi kejadian tidak berkaitan dengan eksplorasi maupun aktifitas seismik. Hanya saja di jalur tersebut diduga dialiri jaringan pipa gas bumi milik Pemerintah Kota Prabumulih. 


"Yang pasti di lokai kejadian ditemukan bekas galian baru oleh alat berat. Hal itu juga diakui warga bahwa lokasi kejadia baru saja dilintasi alat berat yang sedang melakukan pengerjaan proyek normalisasi sungai kelekar" ujarnya.


Bersama warga sekitar, Bob malam itu juga turun ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang sudah terlanjur viral di media sosial menyebut semburan di perum Griya Akbar diduga bersumber dari aktivitas ekplorasi.


"Ternyata tidak. Itu setelah kita chek di lapangan dan telah melakukan koordinasi dengan PD Petro Prabu menyebut bahwa sumber semburan berasal dari Pipa jaringan gas induk tekanan rendah milik peusahaan tersebut" pungkasnya. 

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Korban Penembakan

Written By Posmetro Prabu on 06/12/18 | 6.12.18

PRABUMULIH, PP - Ratusan warga Kelurahan Karang Jaya mulai memenuhi rumah duka korban penembakan oknum terduga TNI di rumah panggung bernomor 01 RT 03 RW 04 di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih siang tadi Jumat (07/12/2018).

Rumah tersebut merupakan rumah Hasyim mertua dari Zainal salah satu korban peristiwa berdarah di jalan Aroe RT 03 RW 05 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kota Prabumulih. Sebelum dikebumikan, jenazah almarhum Enal (sapaan akrab Zainal) disemayamkan di rumah tersebut.

Selain warga sekitar, dilapangan juga terpantau aparat kepolisian sektor Prabumulih timur, dan aparat TNI berada di kawasan rumah duka.

"Hari ini usai Sholat Jumat, Jenazah almarhum akan dikebumikan di TPU Karang Jaya. Yang Luken (Anggota Pol PP, Salah satu korban lainnya-red) tadi sebelum Jumatan sudah di kebumikan. Rumah kedua korban tidak berjauahan" ujar Anang (47) salah seorang pelayat kepada portal ini sembari mempersiapkan acara pemakaman.

Tak berselang lama, para pelayat satu persatu mulai keluar dari rumah duka. Menyusul kemudian keranda jenazah korban keluar dari rumah duka. Terpantau ratusan pelayat ikut mengantarkan jenazah korban ke tempat peristirahatannya yang terakhir. 

Di tempat terpisah, terpantau rombongan ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Ir. Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho Yahya didampingi  Wakil Ketua TP PKK Kota Prabumulih Reni Indayani SKM turut melayat di rumah Korban Penembakan lainnya yakni Luken.

Kedatangan Isteri Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih ini tidak lain untuk menyampaikan rasa turut berduka cita kepada keluarga Korban yang merupakan anggota Sat Pol PP Kota Prabumulih.

Almarhum Luken sendiri telah dikebumikan di tempat pemakaman umum sekitar sebelum Sholat Jumat pagi tadi. Keluarga korban baik warga sekitar kepada posmetroprabu.com berharap pihak berwajib dapat segera mengusut tuntas motif dibalik tindak pidana penembakan hingga menimbulkan korban jiwa tersebut.

"Sejauh ini keluarga maupun warga masih belum tau pasti apa alasan pelaku hingga melakukan pembunuhan secara sadis di rumah Almarhum Faisal Kamis kemarin. Agar tidak simpang siur, harapan kita aparat penegak hukum secepatnya mampu mengusut apa motif dibalik kasus pembunuhan ini" ujar Aldiran (51) salah seorang pelayat.

Tunjuk Sumsel Jadi Pilot Project Program Selamatkan Rawa

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di hadapan Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P menyatakan Pemerintah Provinsi Sumsel bersama seluruh rakyat Sumsel optimis akan mengembalikan kejayaan Provinsi Sumsel sebagai lumbung pangan. Hal tersebut tertuang dalam Rapat koordinasi Bidang Pertanian di Hotel Aryaduta Kamis (06/12). 

Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku bangga Provinsi Sumsel menjadi pilot project program yang di intruksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian, yakni program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi). 

"Kita terima dengan penuh tanggung jawab ini, dari 34 provinsi di Indonesia hanya Sumsel dan Kalsel yang menjadi pilot project. Maka keseriusan itu saya tunjuk jajaran Pemprov Sumsel yang membidangi pertanian juga kabupaten kota semua sudah sepakat bahwa kita terima program ini sebagai program yang tujuannya segera menekan angka kemiskinan, angka kemiskinan dalam waktu dekat sudah harus satu digit," ungkapnya 

Ia juga menyatakan Pemprov Sumsel berkomitmen menginisiasi semua daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap petani. Dimana Provinsi Sumsel sendiri, telah menyiapkan anggaran tertentu membeli langsung beras petani. 

"Ini bentuk perhatian terhadap petani, ini juga berguna menjaga semangat para petani bahwa mereka sejatinya tidak pernah diabaikan, karya petani kerja petani adalah bagian dari kontribusi mereka berjuang menurunkan angka kemiskinan," tuturnya 

"Pak Menteri bimbing kami, pak menteri kawal kami akan berjuang sekuat tenaga Sumsel harus kembali kepuncak kejayaannya menjadi lumbung pangan," tambahnya 

Yang paling maksimum di Banyuasin, OKI, dan OI sisanya di kabupaten/kota yang berkomitmen. Bahkan lahan kehutananpun ibu Menteri kehutanan sudah mempersilakan untuk produktif.

Ditemui usai acara, Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P menuturkan, Kementerian Pertanian membangunkan lahan tidur kurang lebih 500.000 hektare di Provinsi Sumsel. 

Untuk tahap pertama sebanyak 200.000 hektar, dimana ia yakin kalau program ini berhasil akan berpengaruh pada pendapatan petani di Provinsi Sumsel yang naik hingga mencapai 12 Triliun.

"Ini rencana besar kami focus atas perintah Bapak Presiden. Kami (Kementerian Pertanian) diperintahkan untuk membangun lumbung pangan baru di Sumsel. Ada 500.000 hektar, tahap pertama 200.000 hektar tahun ini," katanya

Dikatakannya, yang akan diterapkan adalah pertanian modern gagasan besar Presiden RI adalah koperasi di Koorporasikan. Pertanian modern yang dimaksud adalah bukan pertanian biasa yang selama ini traditional, konvensional dan sebagainya. Melainkan mentransformasikan pertanian traditional menjadi pertanian modern. 

"Pendapatan petani bisa naik tiga kali lipat, sudah dua tahun kita lakukan penelitian mempunyai varietas baru yang cocok untuk daerah rawa. Produksinya enam ton, dulu petani produksinya 2 ton dengan varietas baru itu bisa menyelesaikan daerah rawa produksi sebanyak enam ton, namanya Inpari, bisa tiga kali lipat pendapatan petani," ungkapnya.

Tingkatkan PAD, HD: Ubah Dulu Mindset Wajib Pajak

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri Deklarasi Program Optimalisasi Penerimaan Daerah Melalui Penertiban Reklame di Wilayah Kota Palembang bersama pimpinan KPK, di halaman Gedung DPRD Provinsi Sumsel Kamis (6/12). Penertiban ini diharapkan mampu meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah.

Hadir dalam deklarasi tersebut yakni Wakil Ketua KPK RI Saud Situmorang, Koordinator KPK Wilayah II Sumatera Adlinsyah M Nasution, Walikota Palembang Harnojoyo, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Drs. Denni Gapril SH, Staf Ahli Bidang OMSP II Sriwijaya Kolonel CZI Fachrudin.

Dalam sambutannya HD mengatakan sangat mengapresiasi langkah Pemkot Palembang mengadakan kerjasama dengan KPK RI, menertibkan reklame. Menurutnya jika bicara potensi pendapatan daerah sebenarnya masih sangat luas dan beraneka ragam.

"Potensinya masih luas sekali dan saya apresiasi sekali ini karena jadi pengingat wajib pajak.  Semoga dengan deklarasi ini timbul kesadaran wajib pajak membayar pajaknya. Mind set dulu yang harus diubah." jelas HD. 

Untuk menggugah kesadaran wajib pajak ini kata HD semua elemen masyarakat termasuk tokoh agama harus dilibatkan agar WP Badan atau perorangan berkontribusi membantu pembangunan. Khususnya untuk pajak restoran,
pendekatan yang dilakukan bisa secara represif dan representatif.

" Kalau di restoran inikan soal makan. Pajak makan nah inikan mengalir menjadi darah. Ada peran tokoh agama di sini untuk mengingatkan umatnya membayar kewajiban itu," jelas HD.

Lebih jauh dikatakan HD selain untuk meningkatkan PAD, penertiban seperti ini juga diperlukan untuk menjaga keindahan kota dan kesesuaian tata ruang wilayah yang sudah diatur dalam Perda masing-masing daerah. " Jika ini sukses penerimaan pendapatan daerah tentu akan bertambah juga," jelasnya.

Bukan hanya menekankan dari sisi pendekatan, untuk mendongkrak pendapatan suatu daerah pengawasan terhadap wajib pajak juga perlu ditingkatkan. Karena saat ini diakuinya masih banyak sekali wp yang belum melaporkan pajak dengan sebenarnya.

" Di Palembang parkir itu sangat memungkinkan menambah penghasilan daerah walaupun retribusi. Pajak rumah makan juga perlu diawasi agar melaporkan dengan benar. Karena kadang banyak yang punya dua buku," ujarnya.

Sementara itu Walikota Palembang Harnojoyo  mengatakan deklarasi ini sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2010. Tujuannya agar penyelenggara reklame lebih tertib, indah sesuai estetika dan tidak bertentangan dengan norma kesusilaan dan ketentraman umum.

"Pajak reklame ini potensial sekali menambah PAD  selain 10 jenis pajak lainnya.  Penertiban ini dilakukan karena beberapa hal seperti izin bangunan sudah habis dan wajib pajak belum membayarkan kewajibannya yang sudah jatuh tempo," jelas Harno.

Selain mendukung penataan Kota Palembang, penertiban ini juga sebagai peringatan bagi pemilik reklame.

"Sampai pemberian sanksi tidak diberi izin memasang reklame dalam kurun waktu tertentu," jelasnya.

Di tempat yang sama Wakil Ketua KPK RI Saud Situmorang, mengatakan aksi ini jangan dinilai sebagai sesuatu yang kecil karena bukan sekdar menertibkan reklame saja. Karena upaya ini bertujuan meningkatkan PAD Palembang sehingga mereka berani menaikkan target pajak mereka Rp500 miliar.

" Kalau DKI tidak berani naikan ini mestinga malu sama Pemkot Palembang. Ini upaya kita agar negara kita ini punya daya saing. dan ini adalah pekerjaan yang sangat mulia sekali," jelasnya.

Terlebih kata Saud, semua orang tahu bahwa potensi pajak ini sebenarnya  masih sangat besar dan banyak sekali. 

"Tidak ada negara di dunia ini yang hidup dan berkembang tanpa pajak. Di Inggris itu tax ratio terus dibagi PDRB sudah 40 persen, Jepang 30 persen sedangkan kita baru 11 persen," tutupnya.

Serbu Pelatihan Sekolah Pasar Modal Reliance Sekuritas

Foto Ilustrasi
JAKARTA, PP - Sebanyak 150 mahasiswa di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya mendapatkan edukasi mengenai seluk beluk pasar modal yang diadakan PT Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Acara bertajuk Sekolah Pasar Modal (SPM) yang digelar pada 28 dan 29 November itu dimaksudkan untuk mendorong agar inklusi keuangan di masyarakat semakin meningkat, termasuk di kalangan mahasiswa.

Pujo Setyo Basuki, Branch Manager RELI Surabaya Diponegoro, menjelaskan, sebelum pelatihan dimulai, para mahasiswa terlebih dahulu membuka rekening efek. Acara sekolah pasar modal, dilakukan rutin, dengan bekerjasama antara RELI, STIESIA dan BEI.

Pembicara dari BEI, dijelaskan Pujo Setyo, memberi informasi dan membahas pengertian dasar mengenai investasi pasar modal. Adapun pembicara dari RELI menjelaskan soal teknis dan cara investasi di bursa saham. 

Dalam sekolah pasar modal, juga dijelaskan mengenai seluk beluk dunia investasi mulai dari syarat, tata cara, dan teknis untuk berinvestasi di pasar modal. Termasuk juga soal risiko, keuntungan, dan potensi imbal hasil yang bisa diraih di masa depan dari pasar saham. Juga, berkaitan dengan kondisi fundamental perusahaan-perusahaan yang ada di bursa, berikut pergerakan harga sahamnya.  

“Kami juga menjelaskan mengenai analisa teknikal dan fundamental. Untuk memberi pemahaman yang lebih utuh kepada para mahasiswa. Diharapkan, setelah mengerti, mereka semakin terpacu untuk berinvestasi di pasar modal, melalui RELI,” ujar Pujo Setyo, dalam Siaran Pers, Kamis (6/12). 

Para mahasiswa yang hadir sangat antusias untuk bertanya mengenai dunia investasi baik dari sisi potensi keuntungan maupun risiko dan juga bagaimana mengelola risiko agar investasi dapat terus berkembang.  
?“Kami senang mahasiswa banyak mengajukan pertanyaan selama acara, ini menjadi bukti, generasi milenial semakin tertarik dengan investasi,” ujar Pujo Setyo.
Direktur RELI Sriwidjaja Rauf menambahkan, dalam investasi pasti ada tujuan, baik jangka pendek maupun panjang. Juga, berkaitan dengan tingkat risiko yang dapat diterima, andai kata investasi tengah turun. 

Dalam berinvestasi, kata Sriwidjaja, masyarakat harus memilih perusahaan atau sekuritas yang jelas, serta memiliki dasar yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dalam hal ini kontrak pembukaan rekening efek yang jelas. 

Menurut Sriwidjaja, sebagai perusahaan broker atau perantara saham/efek, RELI memiliki pengalaman dan jaringan luas di berbagai daerah. Sebagai perusahaan broker atau perantara saham atau efek, RELI memiliki pengalaman dan jaringan luas di berbagai daerah. 

RELI memiliki jangkauan kantor cabang yang tersebar di daerah, dengan beragam produk sesuai kebutuhan nasabah atau investor. Yang pasti, RELI akan berusaha maksimal mendampingi dan memberi saran. Juga, membantu nasabah mencapai target dan tujuan investasi yang sudah dirancang.

"RELI menggencarkan edukasi ke publik, dengan harapan semakin tumbuh kepercayaan terhadap perusahaan, sehingga publik tak ragu berinvestasi," kata Sriwidjaja.

Horor Siang Bolong di Kota Prabumulih, Tiga Pria Tewas Ditembaki

PRABUMULIH, PP - Warga Prabumulih hari ini dibuat geger oleh peristiwa penemuan tiga orang pria tewas dalam kondisi luka tembak di kepala di sebuah rumah di jalan Aroe RT 05 RW 03 Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 13.30.

Satu diantaranya merupakan tuan rumah yakni Faisal (45) dan dua orang lainnya merupakan rekan korban yakni Zainal (45) dan Luken (35). Keduanya merupakan warga Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Ptabumulih Timur Kota Prabumulih.

Hingga saat ini belum diketahui apa motif di balik peristiwa kasus pembunuhan tersebut. Namun informasi yang berhasil dihimpun, penyebab kematian korban diduga akibat tembakan senjata api.

Korban Zainal ditemukan tewas dalam kondisi terduduk di sofa teras rumah Faisal. Sementara Faisal tewas dalam kondisi tertelungkup dilantai tepat di kaki Zainal. Sedikit berbeda dengan Luken. Luken ditemukan bersimbah darah tidak jauh dari pintu pagar rumah. Diduga korban Luken berupaya melarikan diri sebelum tertembak oleh pelaku. Luken yang masih dalam luka parah akhirnya tewas setelah dilarikan ke RS Ar Bunda.

Setelah menghabisi ketiga korbannya, pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu langsung melarikan diri menggunakan Mobil Toyota Rush Warna Hitam.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti siapa pelaku pembunuhan dan apa motif di balik peristiwa berdarah ini.

Namun begitu, informasi yang dapat dihimpun, sebelum kejadian, Luken dan Zainal bersama terduga pelaku mendatangi rumah Faisal.


"Kejadiannya siang tadi sekitar pukul 13.30.  Kalau kata isteri beliau,  tadi itu sebelum kejadian ada mobil datang ke rumah bersama empat orang," ujar Dedi warga sekitar ketika dibincangi di tempat kejadian perkara, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, di TKP yang merupakan rumah istri muda Faisal, keempat pria diketahui Zainal, Luken dan pelaku diduga inisial C turun mengetuk pintu lalu korban Faisal keluar dan keempatnya sempat ngobrol di kursi teras samping rumah. 

"Awalnya ngobrol biasa saja. Namun tak lama kemudian nada obrolan mulai meninggi disertai cekcok mulut. Setelah itu, terdengar suara tembakan cukup keras, kemudian istri korban keluar dan pelaku kabur" papar Dedi.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa berdarah di siang bolong tadi. Namun begitu, Kaporles belum bisa menyimpulkan apa motif dibalik peristiwa tersebut. 

Gelorakan Semangat Peduli Disabilitas

Written By Posmetro Prabu on 03/12/18 | 3.12.18

JAKARTA, PP - Kegiatan Peningkatan Kompetensi TIK bagi Sekolah Garis Depan (3T) yang berlangsung di Jakarta 27-30 Nopember 2018 telah berakhir. Kegiatan ini menghadirkan pembicara yang merupakan pakar pendidikan Bapak Hasan Chabibie yang dikenal sebagai penulis seputar dunia literasi digital dan juga menjabat sebagai Kasubid Pengkajian dan Perancangan Bidang Pengembang Jejaring. Hasan Chabibie  menyampaikan materi THE ROLE OF ICT IN TODAY’S Open & On-Line Learning. 


Pada materi ini Hasan memaparkan terobosan yang telah dilakukan Kemdikbud dalam memberikan layanan TIK bagi pelaku pendidikan mulai dari siswa, orang tua, guru dan tenaga kependidikan (GTK), sekolah dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Bahkan Kemdikbud juga telah memfasilitasi teknologi pembelajaran bagi siswa disabilitas.



Hasan menjelaskan keberadaan siswa disabilitas merupakan suatu hal yang tidak dapat diprediksi. Oleh karenanya, seorang guru harus mempersiapkan diri untuk memfasilitasi siswa disabilitas untuk dapat ikut mengenyam pendidikan di sekolah. Pada bidang TIK, Pustekkom Kemdikbud telah mengeluarkan aplikasi bagi siswa tuna netra yang bernama Maju Netra. 



Menurutnya mempersiapkan pendidikan bagi siswa disabilitas di daerah 3T adalah sebuah hal yang penting. Karena kehadiran siswa disabilitas adalah hal yang tidak dapat diprediksi. Terlebih lagi di daerah 3T yang mana Sekolah Luar Biasa (SLB) berada di pusat kota dan cukup jauh untuk ditempuh.



“Kehadiran siswa disabilitas bukanlah sebuah hal yang dapat diprediksi dan bisa hadir kapan saja. Misalnya saat terjadi bencana atau kecelakaan yang menyebabkan keadaan seorang siswa menjadi disabiltas. Untuk itu, bapak/ibu sekalian perlu mempersiapkan diri agar pendidikan dapat dirasakan oleh setiap siswa,” papar Hasan. 



Dalam lanjutan materinya, Hasan menjelaskan jika pemanfaatan TIK dan pendidikan inklusi bagi guru 3T  yang dilakukan oleh Kemdikbud merupakan  sebuah bentuk optimalisasi fungsi pemerintah sebagai pihak pendukung dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik di era digital saat ini. Hal ini menandakan bahwa negara hadir dalam menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.  



Untuk itu, para guru 3T agar dapat memaksimalkan seluruh bantuan yang diberikan Kemdikbud untuk menciptakan lingkungan pembelajaran berbasis digital yang sesuai dengan kehidupan siswa pada saat ini termasuk kepada siswa penyandang disabilitas.



“Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga survei internasional menyatakan jika siswa yang berusia 11-16 tahun sangat menginginkan belajar di kelas dengan menggunakan gadget selama KBM di kelas, maka dengan itulah bapak dan ibu sekalian harus membangun lingkungan pembelaran digital di sekolah seperti yang disampaikan oleh Pak Kapustekkom pada sesi pembukaan kegiatan ini ”, ujar Hasan Chabibie.



Hasan juga memaparkan materi ini dalam pertemuan antar negara ASEAN yang bertajuk SEAMEO High Level Policy Forum on Open Educational Resource Global Digital Literacy 30 Nopember – 1 Desember 2018 di Bangkok, Thailand.



Hari Disabilitas Internasional



Sementara itu, Hari Disabilitas Internasional diperingati bersama pada 3 Desember 2018 sejak tahun 1992 yang didasari dengan Rsolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa Nomor 47/3 tahun 1992. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang disabilitas (Tribunnews.com).

Kepedulian terhadap kaum Disabilitas di Indonesia semakin meningkat. Hal ini terlihat dengan banyaknya kepedulian terhadap kaum disabilitas mulai dari pengadaan fasilitas umum yang ramah disabilitas hingga kesempatan berkarya. Salah satunya penyelenggaraan penerimaan CPNS bagi kaum disabilitas dan suksesnya penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Indonesia. 



Bahkan Kemdikbud sendiri telah membentuk Direktorat Khusus yang membidangi siswa disabilitas. 

Direktorat ini juga melakukan kolaborasi dengan satuan kerja termasuk Pustekkom untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap kaum disabilitas. Seperti yang dilakukan Hasan di hadapan 26 guru yang berasal dari sekolah penerima manfaat internet USO dari daerah 3T hingga forum pertemuan negara ASEAN.

Sumsel Terapkan Layanan Jemput Bola

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Herman Deru berkomitmen memperbaiki pelayanan kepada masyarakat di Sumsel dengan menerapkan pelayanan sistem jemput bola. Hal itu dikatakannya saat Launching Jaringan Inovasi Pelayanan Publik (JIPP) dan Simposium Pelayanan Publik di Griya Agung Palembang, Senin (3/12).

"Saya menginginkan pelayanan jemput bola, jangan hanya menunggu di loket atau sistem pelayanan yang hanya menantikan kedatangan orang yang minta dilayani atau masyarakat yang ingin dilayani. Sekarang kita harus jemput bola,
Waktu saya menjadi Bupati pernah saya terapkan. Jemput bola dengan membuat KTP, membuat akte kelahiran,"terangnya.

Di samping itu, mantan Bupati OKU Timur tersebut juga tidak menginginkan pelayanan yang begitu mahal akan tetapi melakukan pelayanan dengan ciri khas yang ramah kepada masyarakat.

"Yang penting lagi bagaimana menginovasi ini tidak harus berbiaya mahal, jangan atas nama pelayanan anggaran menjadi besar. Tapi bagaimana pelayanan yang berbudaya itu menjadi ciri khas daerah kita sebagai daerah yang ramah itu tidak harus berbiaya,"ungkapnya.

Yang jelas, Gubernur HD sangat mengapresiasi pelayanan yang berbasis digital dan internet. 

"Saya setuju pelayanan berbasiskan digital maupun internet. Akan tetapi ada saudara-saudara kita di wilayah yang berada di ujung Sumsel ini yang sinyal saja tidak ada, maka ini harus kerja komprehensif. Para provider kita kumpulkan, Telkom juga demikian. Yang paling penting adalah main set pelayananya, bagaimana Pegawai Negeri Sipil/ASN agar selalu punya jiwa melayani,"tutupnya.

Saat ini, kata Gubernur HD menyampaikan Provinsi Sumsel masuk dalam pelayanan terbaik Top 99 di Indonesia. Artinya paling tidak ada langkah konkrit dari Pemprov, Pemkot, Pemkab se Sumsel untuk berbuat memperbaiki dalam hal pelayanan. "Karena target kita harus penilaian tertinggi Top 40, target kita kedepan Top 10,"ucapnya.

Sementara itu, Deputi Pelayanan Publik Prof Diah Natalisa mengatakan launching ini sebagai wadah belajar dan berbagi pengetahuan tentang inovasi pelayanan publik bagi aparatur di lingkungan pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota di Sumsel.

Diah mengharapkan dengan adanya JIPP yang terbentuk di Sumsel akan dapat menumbuhkan inovasi, dan dapat dijadikan sarana penyebarluasan dan pembelajaran inovasi pelayanan publik yang dikembangkan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten-kota di Sumsel dan dapat memberikan pelayanan yang optimal dan efisien terhadap masyarakat.

Menurutnya, JIPP bertujuan untuk memotivasi dan mendorong pihak penyedia layanan agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas melalui berbagai inovasi pelayanan publik. 

"Di samping JIPP, kami juga mendorong dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan keluhan melalui saluran aspirasi dan pengaduan melalui SP4N-LAPOR!, dimana nantinya seluruh warga Sumsel dapat menyampaikan keluhan atas pelayanan publik yang diterima lewat aplikasi LAPOR!, karena memang dengan implementasi SP4N-LAPOR! dapat memperbaiki kualitas pelayanan publik,"tuturnya.

Sambangi OKUT, HD Ajak Warga Pelihara Silaturahmi dan Persatuan

Written By Posmetro Prabu on 02/12/18 | 2.12.18

MARTAPURA, PP - Kehadiran Gubernur Sumsel Herman Deru dielu-elukan ribuan warga yang mengikuti Pengajian akbar peringatan Maulid Nabi  Muhammad SAW 1440 Hijriah, DKM Darunnajah - Muslimat NU, di Desa Trantang Sakti Kecamatan Buay Pemuka Peliung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Minggu (2/12). Kesempatan itupun tak disia-siakan HD untuk mengajak warganya untuk terus memelihara silaturahmi dan persatuan.

Dikatakan HD, silaturahmi adalah tugas semua orang baik sebagai seorang muslim maupun warga NKRI. Silaturahmi ini harus dipelihara oleh semua lapisan masyarakat dan akan lebih baik dimulai oleh para pejabat hingga caleg.

Khusus di Desa Trantang Sakti HD mengakui keutuhan persatuan warga sudah sangat teruji. Hal ini bisa dilihat dari upaya masyarakat bahu membahu dan bergotong royong membangun masjid kebanggaan mereka Darunnajah. Meskipun  dalam perjalanannya pembangunan masjid ini masih membutuhkan banyak dana.

"Makanya dari dulu saya ingin masyarakat OKUT selalu bersatu. Karena dengan bersatu semua bisa diwujudkan termasuk membangun masjid sebesar ini dengan rukun. Ini liar biasa," ujar HD.

HD mengingatkan silaturahmi dan persatuan ini harus tetap dijaga bahkan ditingkatkan mengingat dalam waktu dekat Indonesia akan menghadapi proses politik yang besar yakni Pileg dan Pilpres. 

" Seringkali agama di seret dalam proses politik. Inilah kenapa kita harus utuh. Di desa juga begitu kadang 1 desa ada 8 caleg dan tidak mungkin semua caleg itu kita pilih. Makanya saya serukan ayo kita jadi "AC" , penyejuk dan pendingin di tengah situasi yang seperti ini sehingga kita menjalani proses ini dengan dewasa" jelasnya.

Menurut HD silaturahmi dan persatuan yang kokoh sangat sejalan dengan apa yang diajarkan Rasulullah. "Ini sesuai yang diajarkan suri tauladan kita Nabi Muhammad SAW. Bagaimana prilaku rasul yang selalu menghindari konflik," jelas HD.

Tak hanya ke Desa Trantang Sakti, Gubernur Sumsel beserta rombongan ini juga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama K.H. Ali IMron Syahid pengasuh Ponpes Darussalah Mesuji OKI di Masjid Jamik Nurul Iman Desa Banumas Buay Pemuka Peliung Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Di sini HD juga mengingatkan agat masyarakat terus menjalin silaturahmi karena silaturahmi merupakan salah satu syiar yang menggambarkan betapa indahnya Agama Islam.

"Momen maulid nabi ini penting untuk mengingatkan kita begitu besar teladan rasul. Betapa semua yang dicontohkan nabi sudah sempurna, cara berpakaian, tingkah laku dan perbuatan, berkegiatan ekonomi serta bersilaturahmi semua diatur," ujarnya.

Kesempatan itu juga dimanfaatkannya untuk kembali mengingatkan warga agar jangan mudah terpengaruh dan terpecah belah. "Kita afa gutu ada kiayi, kita ikuyi saja itu. Selalu wasoadai perpecahan," imbaunya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hasan Bisri mengaku sangat berterimakasih karena Gubernur Sumsel benar-benar hadir ke Desa Trantang Sakti. Selain mengobati kerinduan warga, kehadiran orang nomor satu di Sumsel tersebut diharapkan semakin menambah semangat warga untuk menyelesaikan pembangunan masjid Darunnajah.

"Ini suatu kehormatan yang tidak terhingga. Kepada yang menyumbang penyelenggaraan baik moril maupun materil terima kasih. Panitia pembangunan masjid masih punya PR karena pembangunannnya baru selesai 50 persen. Mohon doanya dibukakan hati banyak rezeki agar bisa selesaikan masjid ini," ujarnya.

Sementara itu Penceramah DR.KH. Ismail Marzuki peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan wujud terima kasih semua umat muslim. Karena dengan kehadiranNYA umat manusia selamat dari zaman kegelapan. "Semoga kita semua yang hadir disini mendapatkan syafaaatNYA," ujarnya.

Dalam kesempatan itu KH Ismail mengaku sangat terkesan dengan Gubernur Sumsel. Semangatnya memancing pejabat untuk urukan menyumbang pendanaan masjid benar-benar diacunginya jempol.

"Saya keliling ceramah baru ini lihat gubernur bijaksana sekali. Ia mau mengajak pejabat ramai-ramai menyumbang. Pantas ia jadi suri tauladan Gubernur se Indonesia. Pemimpin memang harus begitu berani dan mau mengajak pada kebaikan," ujarnya takjub melihat Gubernur memancing kepala OPD, dan pejabat untuk sumbangan hingga terkumpul ratusan juta rupiah.

Sementara itu Bupati OKUT Kholid Mawardi mengatakan, apa yang ingin disampaikannya tak jauh berbeda dengan apa yang katakan Gubernur Sumsel Herman Deru yang juga pernah menjabat bupati OKUT dua periode.

"Sama saja, kalau soal jalan Insya Allah tahun depan sudah bisa dibangun karena anggarannya sudah diketuk palu," ujar Kholid.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hasan Bisri mengaku sangat berterimakasih karena Gubernur Sumsel benar-benar hadir ke Desa Trantang Sakti. Selain mengobati kerinduan warga, kehadiran orang nomor satu di Sumsel tersebut diharapkan semakin menambah semangat warga untuk menyelesaikan pembangunan masjid Darunnajah.

"Ini suatu kehormatan yang tidak terhingga. Kepada yang menyumbang penyelenggaraan baik moril maupun materil terima kasih. Panitia pembangunan masjid masih punya PR karena pembangunannnya baru selesai 50 persen. Mohon doanya dibukakan hati banyak rezeki agar bisa selesaikan masjid ini," ujarnya

RELI Gelar Sekolah Pasar Modal di Dua Kampus

Written By Posmetro Prabu on 30/11/18 | 30.11.18

JAKARTA, PP - PT Reliance Sekuritas Indonesia (RELI) terus menggencarkan edukasi investasi pasar modal kepada generasi muda di berbagai daerah. Paling anyar, pada Selasa (27/11), RELI bekerjasasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Universitas Darul Ulum Jombang, mengadakan Sekolah Pasar Modal (SPM). 

Branch Manager RELI Surabaya Gubeng, Samsuri, menjelaskan,  SPM merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk mengedukasi publik seputar pasar modal.  Masyarakat umum, hingga mahasiswa mengikuti acara tersebut. 

Tercatat, ada 40 peserta yang hadir. Materi pasar modal disampaikan oleh perwakilan BEI dan RELI. Materi meliputi perkembangan pasar modal, dan juga peluang mendapatkan return dengan berinvestasi di pasar modal melalui RELI. 

“Acara digelar untuk memberi pemahaman mengenai pemahaman seputar pasar modal, juga memberi wawasan mengenai peluang investasi pasar modal. Sekaligus, di acara itu, ada sesi untuk membuka account dan transaksi. RELI juga memberi informasi sejumlah produk lain milik holding, yakni Reliance Capital Management (RCM),” ujar Samsuri, dalam siaran pers, Jumat (30/11). 

Ia menjelaskan, acara tersebut, merupakan agenda rutin RELI dengan BEI. Juga, sebagai komitmen RELI untuk terus memberi pemahaman pasar modal kepada masyarakat. Apalagi, masyarakat di Surabaya selama ini juga antusias dengan berbagai pilihan investasi terutama saham.  

Selain di Universitas Darul Ulum, RELI juga menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) di kampus Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta (APP).  Tercatat 50 mahasiswa mengikuti SPM. Kegiatan itu terlaksana, kolaborasi antara Master Mind Trader, RELI dan BEI. 

“Master Mind Trader dan RELI, bersama-sama menyampaikan meteri mengenai pengenalan produk pasar modal, dan cara prosedur berinvestasi di pasar modal,” ucap N.Mangachendrayani, Head of Branch Coordinator RELI. 

Acara SPM di kampus APP Jakarta, diadakan rutin setiap bulan. Tujuan utamanya, 
memberi pemahaman mendasar mengenai Investasi di pasar modal. Sehingga mahasiswa, maupun masyarakat, mampu menentukan dan memanfaatkan lembaga dan produk layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

“Kami senang, semua peserta tertarik dengan berbagai produk RELI, bahkan cukup banyak yang langsung melakukan Pembukaan Rekening Efek RELI,” ucap N.Mangachendrayani. 

RELI secara konsisten, mengajak generasi muda, untuk berinvestasi. Karena itu, RELI terus melakukan sosialisasi secara berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak agar pemahaman tentang literasi pasar modal kepada masyarakat dapat terus berkembang. 

Salah satu pemahaman yang terus disosialisasikan kepada generasi muda adalah investasi di pasar modal itu mudah dan murah. Misal, berinvestasi di RELI, melalui program Yuk Nabung Saham, cukup dengan Rp100 ribu. Jika rutin berinvestasi, dapat menikmati potensi return dari pasar saham.

Di sisi lain, usia muda merupakan waktu paling tepat untuk mulai mengalokasikan uang dalam skema investasi. Saat belum berkeluarga dan belum ada tanggungan berbagai cicilan, berarti masih ada nominal yang cukup besar yang bisa disisihkan dari penghasilan.

Perencana keuangan pada umumnya menyarankan, pada usia dibawah 30 tahun, sebaiknya seseorang agresif mencari instrumen investasi yang berisiko tinggi, dan menawarkan return tinggi, seperti saham. Barulah kelak 5 tahun menjelang pensiun, seseorang harus lebih berhati-hati untuk mencari instrumen investasi yang memiliki nilai risiko rendah, namun tetap menguntungkan.

Berinvestasi lewat instrumen saham secara tidak langsung menjadikan seseorang layaknya “pemilik” dari badan usaha atau perseroan yang beli sahamnya. Alhasil, ia akan mendapatkan 2 jenis keuntungan: capital gain dan dividen, serta berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham. 

Capital gain adalah keuntungan yang didapat pemegang saham saat melepaskan sahamnya ke pasar. Sedang dividen, adalah pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan pada pemegang saham setelah mencapai jangka waktu tertentu. Dividen bisa berupa dividen tunai yang diberikan dalam bentuk uang pada pemegang saham, atau bisa juga diberikan dalam dividen saham yang bisa meningkatkan kepemilikan saham seseorang di perusahaan tersebut.

Ini Besaran APBD Sumsel 2019

Written By Posmetro Prabu on 29/11/18 | 29.11.18

PALEMBANG, PP - Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) didampingi Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ( MY) menghadiri Rapat Paripurna LI (51), DPRD Provinsi Sumsel, di DPRD Provinsi Sumsel Kamis (29/11). Rapat ini berisi pengesahan RAPBD Sumsel Tahun Anggaran 2019.

Pengesahan RAPBD Tahun Anggaran 2019 ini ditandai dengan penandatanganan berita acara kesepakatan  dan keputusan  bersama antara Gubernur Sumsel dan pimpinan DPRD Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel Herman Deru dalam penyampaian pendapat akhirnya terhadap Rancangan  Peraturan Daerah tentang APBD Provinsi Sumsel 2019 mengatakan, agenda ini merupakan tahapan akhir dari serangkaian tahapan dalam penyusunan APBD Provinsi Sumsel  Tahun Anggaran 2019.

Selanjutnya kata HD Raperda tersebut akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri RI untuk dievaluasi sehingga pada saatnya dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

"Perkenankan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD yang tergabung dalam Badan Musyawarah, Badan Anggaran dan komisi-komisi yang telah meluangkan waktu, pikiran dan tenaga untuk melaksanakan pembahasan dengan mitra OPD/ Biro terkait sehingga APBD Provinsi Sumsel dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan," jelasnya.

Terkait catatan yang telah disampaikan oleh setiap komisi dalam laporannya kata HD akan ditindaklanjuti dalam penyempurnaan APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2019.

Adapun rincian Raperda tentang APBD Provinsi Sumsel 2019 yakni terdiri dari Pendapatan meliputi Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah berjumlah Rp9.660.923.645.962. 

Kemudian Belanja meliputi Belanja Tidak Langsung, Belanja Langsung berjumlah Rp9.713.373.244.482 (defisit Rp52.549.598.520) dan yang ketiga yaitu Pembiayaan meliputi Penerimaan Pembiayaan Rp52.549.598.520 dan jumlah pembiayaan (Surplus) Rp52.549.598.520.

" Dengan keyakinan dan niat yang tulus, ikhlas serta tekad yang kuat Insya Allah program/kegiatan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumsel  tahun 2019 dapat dilaksanakan secara  berhasil guna dan berdaya guna," ujar HD.

Sementara itu Juru bicara Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel Holda menjelaskan pembahasan RAPBD Provinsi Sumsel tahun Anggaran 2019 telah dilaksanakan melalui rangkaian dan tahapan dan beberapa mekanisme. Mulai dari penyampaian kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Provinsi Sumsel pada 5 November. Kemudian Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pemprov Sumsel dengan DPRD Provinsi Sumsel terhadap KUA dan PPAS APBD Provinsi Sumsel pada tanggal 14 November. Hingga terakhir rapat sinkronisasi antara pimpinan komisi-komisi dan Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel serta tim anggaran Pemda Sumsel pada tanggal 28 November 2018.

Sesuai dengan UU nomor 25 tahun 2004 agar terjadi sinergitas dan efektifitas kinerja, tahapan dan output yang dihasilkan dapat diperoleh secara maksimal, maka perlu adanya konsistensi pada perencanaan pembanginan daerah yang tertuang dalam dokumen rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dengan penganggaran pembangunan sebagaimana yang tertuang dalam dokumen anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Setelah dilakukan pembahasan terhadap RAPBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2019 oleh Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel dan tim anggaran pemerintah daerah provinsi Sumsel serta pembahasan komisi-komisi dan mitra kerja dapat disampaikan bahwa estimasi pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2019 direncanakan sebesar Rp9.713.473.244.482.

" Hasil pembahasan komisi-komisi bersama mitra kerja membahas APBD tahun anggaran 2019 disampaikan terlampir, selanjutnya Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel dapat memahami dan menyetujui terhadap RAPBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2019 dengan beberapa saran dan pendapat yang telah dikemukakan di atas," jelas Holdah.

HD Hadir Ditengah-Tengah Pendemo

PALEMBANG, PP - Guna menjaga keberlangsungan produksi kelapa di Kabupaten Banyuasin, Gubernur Sumsel Herman Deru menawarkan peremajaan (replanting) kebun kelapa kepada petani. Hal itu diungkapkannya saat menemui petani kelapa yang menggelar aksi demo di halaman gedung DPRD usai rapat Paripurna LI (51) DPRD Sumsel, Kamis (29/11).

Dikatakan HD sebelum menjadi gubernur ia paham betul potensi kelapa di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya permasalahan bukan terletak pada harga semata. Tapi perkebunan kelapa di daerah tersebut sebagian besar sudah berusia tua sehingga diperlukan peremajaan secara massal.

"Saya akan dorong dinas terkait melakukan replanting kelapa agar ini bisa tetap menjadi salah satu penghasilan bagi saudara-saudara kita di Banyuasin," jelas HD.

Selain itu HD juga mengakui pengolahan yang masih sangat kurang selalu menjadi sasaran utama pihak luar, sehingga harga kelapa sering ditekan semaunya bahkan dengan angka yang sudah tidak masuk akal.

"Dengan replanting akan kita anggarkan bibit-bibit kelapa yang kebunnya sudah tua. Kelapa ini,  ditanam awal 80an, dan pengolahan kopra pun masih sangat konvensional," jelasnya.

Dari fakta di atas menurut HD jelas belum ada perhatian khusus dari pemerintah untuk meningkatkan mutu sehingga industri kelapa dan turunannya punya nilai tambah.

" Lampung bisa, kenapa kita tidak. Padahal kita punya 67.000 hektare kebun kelapa di Sumsel. Cuma itu tadi dari memecah batok, sampai mengeluarkan isinya semua konvensional. Ini yang harus dibenahi " ucap HD.

Terkait hal ini HD berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menggunakan gedung yang ada di kawasan KEK TAA untuk keperluan pembinaan petani kelapa. Para petani akan dibimbing menciptakan industri kopra yang lebih modern.

"Inilah kenapa kita perlu kecerdasan untuk bermufakat. Jika ad pemuda yang mau menjadi wakil, saya akan  siap mentrigger ini dengan poermodalan. Saya pastikan ini jadi catatan bagi saya,  buatkan visibility study untuk bangun industri berkelanjutan berkaitan dengan industri kelapa," jelas HD.

Ia juga mengimbau kepada penegak hukum terkait dugaan kartel yanh dikemukakan petani kelapa " Saya mnta ditindak sesuai kewenangan di Kepolisian. Pertemuan ini akan menjadi bahan tindaklanjut kedepan," tambahnya.

Sementara itu Perwakilan Petani Kelapa Banyuasin, Muhammad Asri sempat berdialog langsung dengan Gubernur Sumsel, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, dan sejumlah anggota komisi II dan V. Dalam kesempatan itu Asri mengungkapkan kesedihan yang dirasakan petani kelapa sejak 4 bulan terakhir.

Menurutnya harga kelapa dan kopra yang anjlok gila-gilaan membuat daya beli petani kelapa di Banyuasin merosot. Jangankan untuk sekolah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja mereka sudah sangat kesulitan.

"Sebelumnya harga kelapa Rp2.000-3.000. Sekarang harganya jatuh Rp1000  sampai Rp700. Petani rata-rata hanya punya 3 hektare dan itu tidak bisa memenuhi kebuyujan petani. Begitu juga kopra sebelumnya Rp11.000 sampai Rp8000 sekarang hanya berapa ribu saja. Makanya kami kesini meminta kepada bapak gubernur untuk menaikkan harga kelapa ini bagaimanapun caranya," ujar Asri.

Menurut Asri, mereka menduga adanya kartel dalam penurunan harga kelapa ini. Indikasinya kata Asri bisa dilihat dimana kelapa yang dikelola industri tidak mengalami penurunan sama sekali.

" Kita minta ada pembangunan industri di daerah karena limpahan kelapa bisa sampai 40 kontainer ke Thailand dan China. Tapi kita sendiri tidak kelola. Kami sedih karena kadang kelapa itu kami jual Rp600," jelasnya.

Di tempat yang sama, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri mengatakan pada dasarnya mereka biaa menganggarkan bantuan untuk petani kelapa asalkan sesuai aturan.

" Kita sarankan petani kelapa ini membentuk asosiasi dan koperasi. Sehingga bantuan bisa disalurkan," tegasnya.

Tak hanya petani kelapa, aksi kemarin juga diikuti masaa yang mengatasnamakan dirinya Komite Aksi Untuk Kedaukatan Rakyat Palembang. Masa ini melakukan aksi terksit beberapa persoalan buruh di beberapa perusahaan.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu