HEADLINE NEWS

Wawako Ingatkan Apjakindo Jangan Sesekali Bermain-main Dalam Proyek APBD

By On 18.3.19


PRABUMULIH, PP - Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri SH, mengingatkan Asosiasi Pengusaha Jasa Konstruksi (APJAKINDO) untuk tidak bermain-main dalam penyelenggaraan Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Prabumulih. Hal ini diutarakan Fikri saat menghadiri acara Pelantikan dan pengukuhan jajaran pengurus DPC APJAKINDO Kota Prabumulih di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih Senin (18/03/2019).

"Saya ingatkan jangan sesekali bermain-main dalam pelaksanaan proyek APBD. Bila perlu Apjakindo dapat menjadi pionir dalam pengawasan pelaksanaan proyek Pemerintah yang lebih baik. Bekerjalah sesuai prosedur dan jangan terlalu berharap pekerjaan dari Pemerintah. Asosiasi Apjakindo ini diharapkan juga bdapat bersinergi dengan Lembaga Pemerintah lainnya di Indonesia, Sumsel pada khususnya" tegas Fikri.

Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) Asosiasi Pengusaha Jasa Kontruksi Indonesia (APJAKINDO) Kota Prabumulih masa bhakti 2019-2014 telah resmi dikukuhkan.


Alex Sahputra Didaulat sebagai Ketua DPC Apjakindo  Kota Prabumulih dan Nova Riyanto bertindak sebagai Sekretarisnya.

Dalam sambutannya Ketua APJAKINDO DPC Kota Prabumulih Alex Sahputra  menuturkan APJAKINDO bertujuan membangun masyarakat  jasa kontruksi yang Profesional. untuk mewujudkannya kata Alex, membutuhkan kerjasama yang baik sesama pengurus sehingga bisa berkontribusi dalam membangun kota Prabumulih kearah lebih baik.

"Kami sadar masih minim pengalaman.untuk itu kami mohon bimbingan dari para senior  sehingga APJAKINDO Prabumulih bisa berkembang dan menjadi besar",Ujar Alex.

Senada,Ketua APJAKINDO Sumsel, Jimmy David mengapresiasi atas terbentuknya APJAKINDO di Prabumulih. Untuk itu dirinya berharap agar organisasi ini dapat dikelola dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

"Terimakasih ,Saya bangga atas kehadiran APJAKINDO di Prabumulih,jalankan amanah ini,tunjukkan bahwa kita bisa bekerja dengan baik",tegasnya.


Sementara itu Wawako  Prabumulih,Andriansyah Fikri mengatakan,pemerintah kota Prabumulih menyambut baik kehadiran APJAKINDO  dan dia berharap APJAKINDO dapat bergandeng tangan sebagai mitra dalam membangun Prabumulih.

Disisi lain Fikri juga minta agar organisasi ini bukan hanya sebagai alat untuk mendapatkan proyek di Pemkot Prabumulih saja,namun menurutnya kehadiran APJAKINDO dapat bermanfaat bagi masyarakat dengan cara meningkatkan kualitas pekerjaan dalam membangun Prabumulih.



"Jangan cuma untuk dapat proyek,mari berbenah dengan bekerja mengedepankan kualitas.jangan belum habis tahun anggaran sudah rusak"pungkasnya.

Kasus Foto Syur Bidan AY Berakhir Pemecatan

By On 13.3.19

PRABUMULIH, PP - Kasus foto syur oknum bidan AY yang menghebohkan jagat Prabumulih belakangan ini berakhir pada pemecatan. Sanksi tegas pun dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Prabumulih terhadap AY. Meski AY berstatus sebagai korban, tentu Pemerintah punya alasan tersendiri dalam mengambil kebijakan.

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM yang dikonfirmasi seputar kasus tersebut mengatakan, kalau AY saat ini sudah di pecat dan tidak lagi bekerja. 

"Dalam hal ini sebenanrnya kita merasa iba apalagi yang bersangkutan masih muda dan masih banyak peluang jabatan yang bisa diraih dalam pekerjaan. Tapi apa boleh buat. Pemerintah harus mengambil kebijakan dan langkah tegas demi kebaikan insitusi dan setidaknya juga menjadi shok teraphi kepada yang lain agar lebih hati-hati dan mawas diri dalam hal apapun termasuk dalam menjalin hubungan" ujar Ridho Yahya.

BACA :




Dikatakan, langkah tegas tersebut merupakan pemecatan terhadap AY. Hal ini dilakukan semata-mata karna yang bersangkutan telah membuat malu Kota Prabumulih termasuk juga keluarganya sendiri. "Dengan ini kita berharap kiranya yang viral-viral tentang Prabumulih berikutnya bukanlah menyangkut kasus namun lebih kepada prestasi" imbuhnya.

Dalam kasus ini, Ridho yahya tidak lupa mengingatkan seluruh pegawai baik PNS maupun honorer dan PHL untuk lebih meningkatkan kembali ilmu keagamannya. "Perbanyak ibadah. Kita ingatkan jangan muda terpengaruh bujuk rayu, apalagi sampai melakukan hal yang dilarang agama. Terimakasih kepada pihak Kepolisian dengan waktu yang singkat pelaku penyebar foto-foto syur AY berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku" pungkasnya.

Terpisah Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travolta SIK MH menambahkan, saat ini handpone pelaku penyebaran sudah diperiksa oleh tim digital forensik untuk diolah. " Handpone pelaku nanti akan dibedah oleh digital forensik. Saat ini sudah diserahkan ke kominfo pusat. Nanti kita lihat perkembangannya selanjutnya. Nah apakah ada video mesumnya, saat ini handpone pelaku masih dibedah oleh tim digital forensik," 

Gegara Waria, Suami Siram Cuka Para ke Isteri

By On 13.3.19


PRABUMULIH, PP - Jejak penelusuran kasus penganiayaan penyiraman cuka para ke korban MI (17) yang tidak lain isteri muda dari tersangka Evan Zaputra (32) terkuak ada sosok wanita pria (Waria) di tengah hubungan kedua suami isteri itu.
Fakta tersebut diakui oleh tersangka meski ia menolak memiliki hubungan intim dengan sang waria misterius tersebut. Hubungan tersangka dengan Waria itupun terendus oleh korban hingga akhirnya di suatu hari mereka bertengkar dan berakhir mulai acuh tak acuh hingga akhirnya korban harus rela mengalami cacat seumur hidup akibat dianiaya sang suami dengan menyiramkan cuka para (air keras-red) ke seluruh tubuhnya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (11/03/2019) sekitar pukul 07.00 wib. 
Saat itu korban baru saja pulang ke rumahnya dan langsung menuju kamar untuk istirahat. Mengetahui istrinya baru pulang, Evan pun lantas bertanya kepada korban. Namun, korban tidak menggubris pertanyaan suaminya itu dan memilih tiduran di dalam kamar. Pelaku pun kesal dan mengambil satu botol cuka para yang telah disiapkannya di dapur. 
Saat istrinya tengah tidur itulah kemudian pelaku langsung menyiramkan air keras itu ke tubuh istrinya. Sontak saja, korban langsung terjerit kepanasan. Bukannya iba dengan istrinya yang merintih kesakitan, pelaku malah kabur meninggalkan rumah. 
"Aku kesal kareno dio dak balek-balek. Waktu ditanyoi dio dak galak jawab. Kareno kesal makonyo aku langsung ambek cuka para itu dan langsung kusiram ke tubuhnyo," ujar pelaku dihadapan wartawan. 
Pria yang bekerja sebagai buruh tani ini mengaku keharmonisan rumah tangganya belakangan memang kerap bermasalah. Pasalnya istri korban mengetahui jika pelaku punya hubungan gelap dengan seorang waria. 
 "Mungkin dio nak balas perbuatan aku, soalnyo dio tau kalau aku ado hubungan samo waria. Tapi hubungan itu cuma main-main bae, aku cuma nak memanfaatkan waria itu be," katanya. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK melalui Wakapolres, Kompol Arris Barata didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH menjelaskan, usai melakukan aksinya itu pelaku langsung kabur. 
Namun pelaku berhasil diringkus setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban. Pelaku diringkus Selasa (12-03-2019) sekitar pukul 17.00 wib. Pelaku ditangkap di Jalan Maskrebet, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang. 
"Pelaku bersembunyi di salon Kiki tempat selingkuhannya yang merupakan seorang waria. Tanpa perlawanan pelaku langsung kita bawa ke Polres Prabumulih untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," terangnya. 
Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 355 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan berat yang sudah direncanakan. "Pelaku diancam hukuman paling lama 12 tahun penjara," pungkasnya.

Pelaku Penyebar Foto Syur Mengaku Kerap Tidur Seranjang dengan AY

By On 9.3.19

PRABUMULIH, PP - Edodi Mandala (30), pelaku penyebar foto syur bidan puskesmas gunung kemala mengakui kalau dirinya meniduri bidan AY seminggu sekali dalam kurun waktu 5 bulan lamanya. Hubungan intim itu dilakukan berdasarkan suka sama suka tanpa ada paksaan.

"Seminggu sekali saya tiduri AY, selama 5 bulan lamanya. Saya lakukan itu ditempat kosan saya. Hubungan itu kami lakukan atas dasar suka sama suka," ujar Edodi saat press release yang digelar Satreskrim Polres Prabumulih, Senin (11/3/2019) pukul 07.30 WIB.

Edodi yang merupakan warga Gang Swis Kelurahan Kemuning Kecamatan Lubuk Linggau Utara kota Lubuk Linggau menjelaskan, nekat menyebarkan foto-foto syur mantan pacar di media sosial dilakukan lantaran ingin mengikat korban jangan kemana mana, dan untuk memanfaatkan korban mengambil uangnya.

"Sudah 16 kali berhubungan intim sama AY. Perbuatan yang ke 9 direkam atas persetujuan AY juga. Selain itu, saya juga pernah meminjam uang korban Rp 800 ribu. Saya sendiri yang menyebarkan foto syur tersebut melalui akun saya dan atas nama AY," tegasnya.

Edodi Mandala menambahkan, kenal sama bidan AY dari Facebook. Dan selama berpacaran saya mengaku bekerja sebagai pegawai kejaksaan. Hal ini dilakukan supaya AY terpikat dan cinta sama saya. "Pekerjaan saya hanya sales. Saat ini saya juga sudah ada 3 wanita yang mulai dekat sama saya di Linggau, dan rencananya akan saya buat seperti itu juga. Ngaku sama AY saya pegawai kejaksaan," ungkapnya.


Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travolta SIk MH didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH mengatakan, Edodi Mandala ditangkap di Desa Tegalrejo kota Lubuk Linggau, Sabtu (9/3/2019) pukul 23.00 WIB dikosannya.

"Anggota 3 hari di Linggau melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil tertangkap. Memang cukup sulit menangkapnya karena pelaku sering berpindah-pindah. Dalam beraksi pelaku ngakunya pengacara, polisi dan pengusaha. Akan dilakukan pemeriksaan ke kominfo untuk mengecek akun pelaku," tegasnya.

Masih kata Kapolres, untuk pelaku akan dikenakan pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun kurungan penjara. "Dari pengakuannya baru satu kali korban di Prabumulih. Pelaku dikenakan UU ITE dengan ancaman 6 tahun penjara," pungkasnya. AYJ

AKP Aan Sumardi Jabat Kasat Intelkam Polres Prabumulih

By On 8.3.19


PRABUMULIH, PP - AKP Aan Sumardi, S.E., M.M Resmi menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Prabumulih setelah menerima penyerahan tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan mengantikan AKP Adi Sapril, HS S.H.

AKP Aan Sumardi, S.E., M.M sebelumnya bertugas di SPN Polda Sumatera Selatan (Sumsel), sedangkan AKP Adi Sapril HS, S.H, nantinya akan bertugas sebagai perwira di Subdit 5 Dit Intelkam Polda Sumsel.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan Fakta integritas  ini berlangsung dihalaman upacara Polres Prabumulih dan dipimpin langsung Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.I.K., M.H, Jumat (8/3/2019). 

Dalam amantnya, Kapolres  mengatakan serah terima jabatan merupakan realisasi dari rangkaian mutasi personel yang didasari atas kebutuhan organisasi juga sebagai promosi dan penyegaran bagi personil Polri pada umumnya.

"Kepada AKP Adi Sapril, Saya ucapkan terima kasih telah melaksanakan tugas pengabdian sebagai Kasat Intelkam Prabumulih, dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru sebagai perwira di Subdit 5 Dit Intelkam Polda Sumsel," Ujar Kapolres.

Kapolres menyampaikan bahwa tantangan tugas Polri kedepan semakin berat. Sehingga pejabat baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri terlebih lagi saat ini Polres Prabumulih telah menyandang Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi. 

"Kepada AKP Aan Sumardi, selamat datang di Zona Integritas (ZI) Polres Prabumulih, dan berusahalah menyesuaikan diri. Apalagi, Polres Prabumulih saat ini merupakan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)," jelasnya.

Diakhir amanatnya, Kapolres menyampaikan bahwa jabatan bukanlah sebuah kekuasaan. Melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.  Untik iti dimana pun bertugas atau ditempatkan disyukuri dan dijalankan amanat dengan baik. 

"Dimanapun kita bertugas, Jadikan jabatan yang diberikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja," Pesannya. 

Penadah Barang Curian Diringkus Polsek Barat

By On 8.3.19

PRABUMULIH, PP - Seorang laki laki berinisial AL (49) warga jalan Payu Putat RT. 01 RW. 01 Kelurahan Payu Putat Kecamatan Prabumulih Barat diringkus Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat, Jumat (8/3/2019) sekitar pukul 02.30 WIB.

Ia ditangkap lantaran diduga sebagai penadah hewan hasil curian yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh korban Rosit (43) warga Dusun II Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat.

Keterlibatan tersangka AL (49) berhasil diungkap setelah Polisi menangkap pelaku Mentri (40) warga Dusun I, Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat pada Sabtu lalu (2/3/2019) sekitar Pukul 21.00 WIB. 

Dari proses interogasi, Metri mengaku melakoni aksi pencurian bersama dua rekanya berinisial IR dan IS. Kepada Polisi, Dirinya juga mengatakan telah menjual Tiga ekor kambing hasil curian itu ke wilayah Payu Putat kepada Tersangka AL (49).

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Prabumulih barat yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Hendra Jaya langsung melakukan penyelidikkan ke wilayah payu putat dan berhasil mengamankan tersangka AL.

Tanpa ada perlawanan tersangka berhasil diringkus, dari tangan AL petugas menyita satu unit sepeda motor honda blade warna hitam dan 2 keranjang ikan yang diduga sebagi alat untuk mengangkut kambing hasil curian tersebut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi, S.E. M.M mengatakan, tersangka AL ditangkap atas kasus 480 KUHP tentang pertolongan tindak kejahatan.

"Tersangka berhasil kita amankan saat tengah berada di kediamnnya. Kini tersangka masih menjalani proses pemeriksaan pihak penyidik kita," Ujar Kapolsek AKP Mursal Mahdi.

Informasi yang dikumpulkan, terang AKP Mursal, Pihaknya sudah mengantongi dua nama pelaku lain yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan ini.

"Kita terus melakukan pengejaran terhadap 2 rekan pelaku yang masih buron. Saat ini identitas keduanya sudah kami ketahui semoga dalam waktu dekat bisa kami tangkap," Tandasnya.

Ada Rara. Minggu Besok, Jalan ini Ditutup

By On 6.3.19

PRABUMULIH, PP - Mohon maaf kepada seluruh warga Kota Prabumulih pada Minggu (10/03/2019) jalan yang biasa anda lalui yakni Jalan Jend.A.Yani kawasan Taman Kota Prabujaya akan dialihkan atau ditutup sementara. Penuutupan ini dilakukam sehubungan dengan diselenggarakanya," Millenial Road Safety Festival" oleh Polres Prabumulih.

Penutupan juga diselarasakan Dengan agenda Kegiatan Jalan Santai dan Pungut Sampah, dengan rute Jalan Ahmad Yani, Jl. Mayor Iskandar, Jl. Pandean, Jl. Jend.Sudirman dan kembali ke Jl. Ahmad Yani.

Penutupan sendiri dilakukan sejak Pukul 05.00 Wib sampai dengan pukul 11.00 wib. Bagi warga yang berminat bergabung dalam kegiatan tersebut, Pemerintah dengan bangga menerima demi terciptanya Kota Prabumulih yang bersih dan asri. Di penghujung acara nantinya akan ada penampilam artis Ibuk Kota siapa lagi kalau bukan artis Dangdut RARA DA Asia

Mengingat adanya penutupan jalan sebagaimana disebutkan diatas, dimohon dengan hormat kepada seluruh pengguna jalan yang akan melewati Taman Prabujaya, pada hari dan jam dimaksud, agar mengambil jalur alternatif lainnya. (Humas Protokol/Dishub)

Hindari Tabrakan, Honda BR-V Nyungsep ke Sungai

By On 6.3.19



PALEMBANG, PP - Malang nasib Syamsiah (48) warga jalan cahaya Abadi Mata Merah saat melintas di Jalan Veteran Simpang Rajawali Palembang. Gugup mengetahui Mobil yang dikenderainya menabrak pembatas jalan, Syamsiah bukannya menginjak rem, Wanita itu malah menginjak gas dan akhirnya Mobil Honda BR-V warna putih yang dikemudikannya terjun ke sungai, Rabu (06/03/2019)

Mobil yang belakangan diketahui ber type transmisi otomatis yang dikendarai korban tenggelam perlahan ke dasar sungai dan beruntung dalam peristiwa tersebut Korban bersama dua anaknya Rica Fajarila Sahara (10) dan Aman (8) berhasil diselamatkan warga sekitar. 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menyita perhatian sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.

Peristiwa bermula ketika Syamsiah usai menjemput kedua anaknya dari sekolah, berkendara melintasi pinggir sungai untuk menemui clien bisnisnya. Kemudian dari arah berlawanan melintas sepeda motor dan menyalip mobil korban, lantas korban tiba-tiba hilang kendali dan langsung menabrak pagar pembatas hingga akhirnya masuk ke sungai di Kawasan 9 Ilir.

Warga yang melihat peristiwa itu langsung memberi pertolongan untuk mengeluarkan Hamsiah dan dua anaknya dari dalam mobil.

Mereka berhasil dievakuasi, sementara mobilnya perlahan tenggelam ke dasar sungai. 

Seorang saksi mata, Rian (34), mengatakan mobil jenis Honda BR-V itu melintas bersamaan dengan pengendara motor yang melaju berlawanan arah. Kemudian mobil itu hilang kendali dan tercebur ke sungai.

"Mungkin mobil ini ingin menghindari motor, tetapi terjadi kesalahan karena mobil ini berjenis tranmisi otomatis, mungkin saja korban berpikir telah menginjak rem dak taunya  tertekan pedal gas," kata Rian.

Mobil itu sempat menabrak pembatas jalan, namun tidak dapat menghentikan laju kenderaan. 

Saksi mata lainnya, Rodia, mengatakan Syamsiah merupakan warga yang pernah tinggal di sekitar daerah tersebut dan dikenal dengan sapaan 'Nok'.

"Alhamdulillah semuanya selamat, tetapi mobilnya tenggelam di dasar sungai," kata Rodia.

Sementara itu, anggota Satlantas Polresta Palembang, Brigadir Toto, menjelaskan mobil itu ingin keluar dari sebuah lorong di lokasi kejadian karena menghindari pengendara sepeda motor. 

Namun, Syamsiah kehilangan kendali. Syamsiah dan kedua anaknya langsung meninggalkan lokasi kejadian usai berhasil diselamatkan.

"Kami masih mencari korban ini karena setelah kejadian korban langsung pergi meninggalkan mobilnya," kata Toto

Suaranya Yang Merdu Hantarkan Sherly Juarai FLS2N Prabumulih Timur

By On 6.3.19


PRABUMULIH, PP - Sherly. Begitu gadis kecil siswa kelas 5 SD Negeri 13 Prabu Jaya Prabumulih Timur Kota Prabumulih biasa disapa. Suaranya yang merdu membuat para juri terkagum-kagum menyaksikan penampilannya di lomba menyanyi solo festival lomba seni siswa nasional (FL2SN) 2019 tingkat SD Prabumulih Timur Kota Prabumulih yang digelar di SDN 54 Muara Dua Kota Prabumulih Rabu, (06/03/2019).

Bakat menyanyi siswa bernama lengkap Sherly Atika Sridevi tak diragukan lagi. Penghayatan dan penguasaan panggung juga menjadi penilaian tersendiri oleh juri memilihnya menjadi juara I lomba menyanyi solo FLS2N Kecamatan Prabumulih Timur.

Saking merdunya, tidak sedikit yang meyakini Sherli adalah sosok pengganti Rara DA Indosiar sesi berikutnya. Lagu Daerah berjudul "Seinggok Sepemunyian" seperti dalam video diatas sukses mengalahkan puluhan peserta lainnya yang turut dalam lomba.

"Ia, sejak kelas 1 bakat bernyanyi sherli sudah terlihat. Sherly juga merupakan murid kesayangan kita. Selain pintar dalam bernyanyi ia juga pintar di sekolah. Mudah-mudahan kedepan dengan apa yang didapatkan Sherly hari ini bisa menjadi penyemangat untuk terus berlatih mengikuti lomba ke tingkat yang lebih tinggi lagi seperti FLS2N tingkat Kota Prabumulih bahkan tingkat Provinsi Sumsel nantinya, Amin" ujar Herawati salah seorang guru SDN 13 Prabumulih Timur.

Ratusan Nasabah BSB Antusias Ganti ATM Baru

By On 5.3.19


PRABUMULIH, PP - Ratusan masyarakat dan sejumlah PNS yang menjadi nasabah Bank Sumsel Babel (BSB) berbondong-bondong melakukan pergantian kartu Anjungan Tunai Mandiri BSB. Hal ini dilakukan untuk menghindari kartu ATM mereka yang lama tertelan saat melakukan transaksi di sejumlah mesin ATM.

Pimpinan cabang BSB Kota Prabumulih Robert Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh nasabahnya. Katanya sesuai regulasi dan arahan BI perihal penggunaan kartu ATM debet dengan chip sudah di sosialisasikan jauh-jauh hari.

"Nasabah diwajibkan mengganti model kartu ATM dengan membawa kelengkapan kartu ATM, buku tabungan dan KTP. Karena kartu lama sudah tidak bisa digunakan lagi. Untuk menghindari kartu tertelan mesin ATM maka kartu Debit Magnetic Strip yang lama harus diganti ke Chip," ujarnya belum lama ini.

Bahkan sambung Robert, untuk memaksimalkan pelayanan kepada seluruh nasabah, pihaknya juga masih melayani nasabah di hari libur, tepatnya pada Sabtu lalu. Antusias masyarakat pun cukup tinggi untuk mengganti kartu ATM tersebut.

"Tujuannya agar seluruh nasabah bisa dilayani. Sehingga seluruh kartu ATM yang lama sudah beralih ke ATM Chip," terangnya seraya mengaku pergantian kartu ATM tersebut tidak dipungut biaya.

Pergantian kartu ATM dinilai sangat penting. Selain untuk memberikan pelayanan maksimal kepada nasabah juga bertujuan untuk menjaga keamanan saldo di rekening para nasabahnya.

Cara membobol informasi ini dengan menggunakan alat yang dipasang pada mesin ATM atau disebut skimmer. Dengan teknik tersebut, si pelaku bisa menggandakan data yang terdapat dalam pita magnetik di kartu kredit maupun debit, kemudian memindahkan informasi ke kartu ATM kosong. Akhirnya, si pelaku bisa dengan mudah menguras saldo rekening nasabah.

"Dengan kata lain untuk menghindari terjadinya pembobolan rekening milik nasabah. Untuk itu hal ini perlu dilakukan demi kenyamanan dan keamanan saldo yang ada di rekening para nasabah," bebernya.

Sementara itu, Walikota Ir H Ridho Yahya MM saat meninjau ke BSB turut mensuport kinerja BSB dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh nasabahnya. Mengingat BSB merupakan mitra Pemkot Prabumulih yang sebagian besar PNS serta PHL merupakan nasabah BSB.



"Tujuannya bagus, bisa menghindari kejahatan skimming demi keamanan uang nasabah," pungkasnya. (LN 01)

Polisi Gerebek Home Industri Narkoba di Kelurahan Prabumulih

By On 5.3.19

PRABUMULIH, PP - Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih berhasil mengungkap Home Industri pembuatan Pil Ekstasi diwilayah Jalan Srikandi, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Jumat (1/3/2019).

Dari penggerbekkan itu, Polisi mengamankan satu tersangka atas nama Rismadi (38) warga jalan tromol Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan. Sementara pemilik rumah berinisial B belum tertangkap karena tidak berada ditempat pada saat proses penggerbekkan. 

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH Saat melakukan Press Release mengatakan, Produksi Ekstasi jenis inex tersebut terbongkar setelah masuknya laporan dari masyarakat sekitar.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kita melakukan penyelidikkan. Setelah dinyatakan akurat, Kita melakukan penggerbekkan dan berhasil mengamankan tersangka Rismadi pembuat Narkotika Golongan 1 jenis Ekstasi," Ujar Kapolres, Selasa (5/3/2019).

Kapolres menyampaikan, Polisi menemukan 27 butir saat melakukan penggeledahan di TKP. Dalam pengembangan lanjutan, petugas kembali menemukan seperangkat alat pencetak pil ekstasi, 2 alat cetak logo butterfly dan Pink Love serta satu unit HP Nokia.

"Kita juga menemukan satu piring serbuk warna pink berbahan procold seberat 33.94 gram yang digunakan ebagai salah satu bahan baku untuk pembuatan narkoba pil ekstasi tersebut," katanya.

Dari pengakuan tersangka, Lanjut Kapolres, Dalam satu jam tersangka mampu menghasilkan 27 butir pil ekstasi siap edar. Jika di kalkulasi, Tersangka mampu mencetak lebih dari 300 butir perhari. 

"Dari rincian uji laboratorium Forensik, Bahan baku yang digunakan tersebut di Positif mengandung  Metaphetamine dan zat kimia lainnya," Ungkapnya.

Atas tindakkan tersebut, Tersangka diancam pasal 112 ayat 2 dan 113 No 35 tahun 2019 karena tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan dan menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 jenis Pil Ekstasi.

"Tersangka Rismadi diancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda maksimum  sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditambah 1/3. Sementara tersangka berinisial B masih dalam pengejaran petugas," Tandasnya.  

Sementara itu, Rismadi yang juga Resedivis kasus Inek ini berdalih, aktivitas pembuatan ekstasi tersebut baru berjalan 1 hari. Ia lembali membuat Ekstasi lantaran menerima pesanan 50 butir dari tersangka B.

"Saya pernah ditahan tahun 2007 karena kasus Inek, Di penjara aku belajar membuat inek. Pasca bebas aku diajak B untuk membuat ekstasi 50 butir dirumahnya. Baru selesai 27 butir polisi datang, Aku ditangkap sementara B lagi beli rokok diluar rumah," Sesalnya. 

Memalukan, Tiga Aparat Adu Jotos di Muka Umum

By On 5.3.19

PRABUMULIH, PP - Sungguh Perilaku memalukan. Tiga orang aparat negara yang digaji dari pajak rakyat melakukan tindakan tak terpuji di tengah umum. Mereka seolah lupa dengan jati diri selaku prajurit yang senantiasa siap membela negara dan bertindak sebagai patriot juga selaku pengayom masyarakat.

Perilaku mereka tak lebih dari preman jalanan yang bertikai merebut lapak parkiran demi mempertahankan eksistensi Premanisme. Pukulan dan terjangan serta jurus-jurus ala prajurit dipertontonkan tanpa pertimbangan matang di depan khalayak.

Iya pemandangan ini terjadi ditengah pasar Jalan Diponegoro Kota Gunung Sitoli Provinsi Sumatera utara. Bahkan perilaku tidak terpuji ini sudah menyebar ditengah umum melalui video streaming yang disebar oleh warga ke media sosial.

Peristiwa yang melibatkan dua orang okunum Polisi dan Satu Pria diduga Oknum TNI terjadi tepat di depan Shorum Yamaha Jln. Diponegoro Kel. Ilir Kec.Gunungsitoli Kota Gunungsitoli siang tadi Selasa (05/03/2019) sekitar pukul 13.10 Wib.

Belum diketahui motif dibalik perkelahian tiga putra bangsa ini. Hanya saja dari video yang menyebar menyebutkan motif perkelahian diduga disebabkan salah faham. Dari rekaman video berdurasi 1.13 menit itu diawali dengan seorang oknum Polisi sedang berkomunikasi melalui telepon seluler didampingi salah seorang rekannya berbaju kaos kuning bercelana coklat.

Ketiganya seolah menggambarkan ada permasalahan yang belum terselesaikan sehingga si oknum Polisi menghubungi seseorang meminta petunjuk.

Diduga kuat, sebelum rekaman video dimulai, ketiganya sudah ada persoalan dan tidak menemukan solusi.

Selanjutnya, Pria berjaket hijau diduga oknum TNI itu pergi meninggalkan kedua oknum polisi itu menuju sepeda motornya dan bermaksud meninggalkan lokasi. Namun oknum polisi yang menelpon tadi melarang dan mencabut paksa kunci kontak motor pria diduga oknum TNI tersebut.

Tak senang diperlakukakan seperti itu, si Pria berjaket hijau ini pun berontak melakukan perlawanan. Jadilah pertikaian tiga oknum beda insitusi itu menjadi tontonan gratis warga sekitar. Bab, bib bub, pukulan demi pukulan dilayangkan. Seketika terjangan secepat kilat datang tanpa aba-aba. Tiga lawan satu demikian pemandangan dialapangan. Prak, bogem mentah merubuhkan satu oknum polisi.

Meski sebahagian warga takut melerai perkelahian, namun beberapa warga terlihat tampak mencoba menenangkan ketiganya.

Data yang dihimpun portal ini dari berbagai sumber menyebutkan bahwa peristiwa tersebut berawal ketika pria berjaket hijau dalam perjalanan menyalip kedua oknum Polisi. Merasa tersinggung atau bagaimana, Sepeda motor Pria itupun dihentikan. Pria yang diketahui bernama AK Mendrofa itu pun bertanya alasan apa dirinya dihentikan.

"Kenapa kamu tadi berkendara menyalip-nyalip" demikian kedua oknum Polisi bertanya.

Namun untuk tidak memperpanjang masalah, AK Mendrofa meminta untuk tidak dibahas. "Sudahlah Bang, Saya buru-buru mau ke pasar" ujarnya seperti dikutip dari laman Youtube Aceh Tamiang News.

Namun begitu, oknum Polisi itu langsung mencabut kunci kontak motor AK dan dimulailah pertikaian tiga aparat beda satuan. Informasi yang dapat dihimpun, kedua oknum polisi tersebut adalah BW dan MAS. Saat ini, Anggota Unit Intel dan Provost Dim 0213/Nias beserta Dansubpom 1/2-5 Nias langsung menuju ke TKP dan membawa AK ke Kantor Unit Intel Dim 0213/Nias untuk dimintai keterangan.

Tiga Ekor Kambing Seret Metri, IR dan IS ke Kantor Polisi

By On 3.3.19

PRABUMULIH, PP - Kasus pencurian Tiga ekor Kambing milik Rosit (43) warga Dusun II Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat yang terjadi pada Sabtu (23/2/2019), Akhirnya berhasil diungkap Team Opsnal Polsek Prabumulih Barat.

Terungkapnya kasus ini bermula Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang mencurigai dalang dibalik pencurian tersebut adalah Mentri (40) warga Dusun I, Desa Tanjung Telang, Kecamatan Prabumulih Barat.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikkan dan mempelajari keterangan Korban. Petugas Akhirnya menetapkan Metri sebagai tersangka kuat yang terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan tersebut.

Dibantu masyarakat setempat, Polisi akhirnya melakukan penangkapan. Dari Introgasi awal, Metri mengakui kejahatan itu dilakoninya bersama dua rekanya berinisial IR dan IS.

Selanjutnya tersangka diamankan ke Polsek Prabumulih barat guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Bersamanya, Petugas juga mengamankan 1 unit sepeda motor yamaha RX KING warna biru dan sebilah pisau.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi, S.E. M.M mengatakan, Pihaknya berhasil menangkap salah satu tersangka atas nama Metri pada Sabtu (2/3/2019) sekitar Pukul 21.00 WIB. 

"Tersangka berhasil kita amankan di lapangan bola Desa Tanjung Telang saat ia akan pulang kerumahnya. Dari penggeledahan,  Kita mendapati sebilah pisau yang terselip di pinggang kirinya," Ujar AKP Mursal Mahdi.

Diterangkan Mursal, Masyarakat Desa Tanjung Telang sudah lama resah dengan kejadian pencurian hewan ternak didaerah mereka. Terakhir Tiga hewan ternak milik Rosit yang hilang saat di tinggal beribadah. 

"Saat itu korban sedang melaksanakan salat zuhur kemudian ketika korban selesai Shalat, 2 ekor kambing miliknya sudah tidak ada lagi. Atas kejadian itu korban langsung melapor ke pihak kita," Jelasnya.

Usai melakukan serangkaian penyelidikkan, lanjut Mursal, pihaknya berhasil mengamankan tersangka Metri. Dari interogasi awal tersangka mengakui ada 2 tersangka lagi yang terlibat. 

"Kita terus melakukan pengejaran terhadap 2 rekan pelaku yang masih buron. Saat ini identitas keduanya sudah kami ketahui semoga dalam waktu dekat bisa kami tangkap," Tandasnya. 

Pelaku Penembakan Pasutri di Lubai Dibekuk

By On 3.3.19

LUBAI, PP - Masih ingat kasus penembakan dan pembacokan Papasangan suami isteri (Pasutri) yang dilarikan ke RS Ar Bunda February lalu? Sabtu kemarin Aparat Kepolisian Polsek Rambang Lubai Resort Muara Enim berhasil membekuk pelaku di tempat persembunyiannya hutan Pagar Dewa.

Pelaku diketahui bernama Rahman alias Kholik (27) yang merupakan warga Desa Pagar Dewa Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim.

Ia ditangkap polisi saat berada dalam hutan yang berlokasi di Talang 87 Desa Pagar Dewa Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muara Enim, Sabtu sore (2/3/2019) sekitar pukul 13:30 WIB.

Petugas pun terpaksa menghadiahi dua butir timah panas yang bersarang di bagian kaki kanan tersangka akibat mencoba melarikan diri dan melawan polisi saat penangkapan berlangsung.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIk MH melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Indra Kusuma SH membenarkan pihaknya telah berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut.

“Pelaku sempat melarikan diri ,dan kemudian anggota melakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali namun tersangka tetap mencoba melarikan diri,” ujar AKP Indra, Minggu (3/3/2019).

Selain pelaku, kata Kapolsek, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api (senpi) laras panjang jenis locok dan sebilah golok dari tangan tersangka.


Tersangka dan barang buktinya saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidikan di Polsek Rambang. Atas perbuatannya dapat kita kenakan Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana selama 6 tahun penjara,” tegasnya.

Beredar Foto Syur mirip Bidan AY di Media Sosial

By On 3.3.19

PRABUMULIH, PP - Masyarakat Kota Prabumulih dihebohkan dengan penampakan foto tak senonoh yang diduga seorang bidan yang bertugas di puskesmas gunung kemala beredar di media sosial Facebook. Akun FB atas nama Ami Yanti tersebut memasang beberapa foto syur pribadinya tanpa busana dengan seorang laki-laki diduga pacarnya.

Terlihat jelas di dalam foto syur tersebut mirip sekali dengan wajah Ami Yanti. Sementara sang laki-laki wajahnya ditutup dengan gambar garis-garis warna. Beberapa foto syur itu diambil seperti di dalam sebuah kamar yang dimana terdapat kasur bewarna merah. Bahkan, sang pelaku di dalam foto terlihat tidak mengenakan pakaian sembari berpelukan dan berciuman dengan seorang laki-laki.

Tak hanya itu tampak juga foto yang diduga bidan puskesmas sembari tiduran tanpa busana dan hanya ditutupi selimut diatas sebuah kasur. Dan didepannya tampak gambar sebuah kaki seorang laki-laki seperti sedang mengambil foto sang bidan. Sedangkan didinding FB nya Ami Yanti terdapat tulisan yang mengataman "Melepaskan Hasratku Bersamamu".

Dengan beredarnya foto-foto syur yang diduga bidan puskesmas gunung kemala itu di media sosial FB, membuat resah warga. Bahkan warga bisa melihat langsung foto sang bidan lewat akun FB Ami Yanti, yang hingga kini foto-foto tersebut belum dihapus oleh sang pemilik akun.

Menanggapi adanya foto syur diduga bidan puskesmas gunung kemala di akun FB Ami Yanti, jajaran Polres Prabumulih langsung bertindak cepat. Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk Travolta SIk MH ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi tetapi pihaknya sudah mengetahui beredarnya foto syur di akun FB Ami Yanti. "Kalau untuk laporan belum ada," terang Kapolres, Minggu (3/3/2019).

AKBP Tito Hutauruk menjelaskan, akun FB atas nama Ami Yanti diduga sepertinya bukan akun palsu. "Akunnya FB nya bener. Tapi saat ini masih kita lakukan penyidikan. Sebab bisa saja ada kemungkinan akun tersebut di hack atau digunakan orang karena tau pasword nya. Tapi masih tetap kita dalami," tegasnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, dr Happy Tedjo ketika dikonfimasi mengatakan pihaknya belum mengetahui beredarnya foto-foto syur bidan puskesmas gunung kemala atas nama Ami Yanti tersebut. "Belum tahu karena belum ada laporan. Informasi dari kepala puskesmas handpone yang bersangkutan tidak bisa dikuasai karena di hack orang. Kalau soal foto kata keterangan kepala puskesmas adalah editan. Tapi memang yang bersangkutan seorang bidan PHL di puskesmas gunung kemala. Kalau Jika terbukti dengan sengaja menyebar foto syur pribadinya secara sengaja, yang bersangkutan akan kita berikan sanksi tehas karena sudah memalukan," pungkasnya.

Galuh Budak Prabu Luncurkan Singel Terbaru “Ku Tak Ingin”

By On 2.3.19

PRABUMULIH, PP - Blantika musik Indonesia kembali diramaikan oleh penyanyi pendatang baru. Penyanyi yang satu ini hadir di kancah musik tanah air datang di sebuah kota di wilayah Sumatera Selatan, yaitu Prabumulih. Adalah Galuh Adiwinata yang hadir dengan single perdananya berjudul “Ku Tak Ingin” dibawah naungan musik distribusi Stoodio Indonesia.

Lagu bernuansa pop jazz akustik yang diberi judul “Ku Tak Ingin” diciptakan oleh Harry Toledo diambil dari debut albumnya Galuh yang berjudul ‘18’. 

Nama Harry Toledo sudah sangat dikenal di industri musik Indonesia dan juga internasional. Pemain bass dari band Cherokee ini pernah bekerja sama dengan grup musik dan musisi nasional dan internasional antara lain Ireng Maulana n' Friends, Cherokee, Bali Longe 1 & 2, Bob James, Phil Perry, Kenny Rankin, Harvey Mason, Jack Lee, Asia Beat, Incognito dan Akira Jimbo.

Galuh Adiwinata yang kelahiran Prabumulih, 27 Juni 2000 ini sudah mempunyai banyak pengalaman tampil di berbagai acara dan event di Sumatera Selatan terutama di kota kelahirannya, Prabumulih. Bahkan terakhir dia bernyanyi disalah satu venue jazz terkemuka Motion Blue Jakarta.


Empat Anak Prabumulih ini Dipercaya Mampu Tembus Timnas

By On 1.3.19

PRABUMULIH, MS - Empat anak sekolah sepak bola (SSB) Kota Prabumulih ini diayakini bisa tembus masuk timnas. Bakat sepakbola mereka terbukti mampu menarik minat mata pelatih coaching clinic Alex Noerdin Football Academy (ANFA) yang digelar di Lapangan Sepakbola PT Pertamina, Prabumulih, Kamis (28/02/2019) siang kemarin. Mereka terpilih mewakili Kota Prabumulih menjadi pemain terbaik Alex Noerdin Cup 2019.

Keempatnya ialah, Nabil Pratama dari SSB Simpati. Sedangkan pemain lainnya dari SSB Prabu Soccer yakni Fadli Darmadi, Sulaiman Harahap dan Muhammad Ryan Pratama. Ketiga pemain ini usia 14 tahun. 

"Dari segi permainan, mereka yang terpilih telah banyak menguasai tehnik dasar permainan sepakbola seperti Dribbling, kicking, passing, stopping, heading dan lainnya. Itu telah mereka kuasai. Namun begitu tentu belum cukup untuk dijadikan dasar sebagai pesebakbola. Saat ini dasar penilaian sementara mereka layak lolos terpilih masuk sekolah ANFA. Nantinya di ANFA tentu akan diberikan banyak ilmu lagi mewujudkan impian mereka masuk timnas atau club sepak bola papan atas" ujar Eddy Sofyan yang juga merupakan ketua Penyelenggara Alex Noerdin Cup 

Prabumulih sendiri menjadi kota ke-13 yang didatangi Timnas All Star Indonesia beserta rombongan untuk melakoni laga persahabatan melawan Prabumulih FC All Star.

“Sudah hampir dua bulan keliling, hari ini tiba di Prabumulih menjadi kota ke-13. Perjalanan yang sangat melelahkan, tapi kita tetap semangat demi sepakbola Sumsel,” Ujar Alex Noerdin.

Ia menyebutkan bahwa sebelumnya di 12 Kabupaten kota sumsel sudah didatangi mantan-mantan punggawa Timnas Indonesia ini . Tercatat ada sekitar lima ribu anak yang sudah diberikan coaching clinic tehnik dasar sepak bola modern oleh pemain sepakbola nasional.

“Awalnya hanya menargetkan 3 ribu anak, tetapi baru 12 kabupaten/kota yang didatangi sudah tembus 5 ribu anak yang diberikan pelatihan sepakbola oleh pemain-pemain nasional. Semua ini bentuk pengabdian kepada masyarakat Sumsel,” tambahnya.

Alex Noerdin selaku Pembina Alex Noerdin Cup 2019, mengaku terkejut tidak menyangka anak-anak yang mengikuti coaching clinic sudah tembus 5 ribu meski agenda belum rampung 100 persen. Tercatat, masih tersisa empat kabupaten/kota yang belum didatangi mantan timnas untuk menggelar coaching clinic.

 “Insya Allah, akan lebih dari 7000 anak yang mengikuti coaching clinic di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Akan terpilih 50 anak-anak terbaik yang akan mengikuti pelatih sepakbola yang akan diberikan oleh Ronaldinho di Jakabaring,” katanya.

Selain mendapatkan pelatihan sepakbola, lanjutnya, anak-anak yang terpilih ini akan menjadi siswa pertama Alex Noerdin Football Academy yang akan dilatih dua pelatih dari Chelsea dan Barcelona.

“Makan gratis, sekolah gratis, sekolah sepakbola gratis, semuanya tanpa biaya. Kegiatan ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Insya Allah tahun depan bukan lagi Ronaldinho, kita akan datangkan Lionel Messi,” tegasnya disambut aplause meriah para anak-anak SSB.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini akan muncul pemain sepakbola asal Sumsel yang bermain di Gelora Bung Karno (GBK) dengan lambang Garuda di dada. “Insya Allah empat sampai lima tahun mereka ada pemain dari Sumsel yang membela Timnas Indonesia,” tegasnya.

Di sisi lain, Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengatakan kegiatan Alex Noerdin Cup sangat baik untuk dilaksanakan. Apalagi dikelolah oleh orang-orang yang berpengalaman dan ahli di bidangnya.

“Kegiatan ini sangat bagus, baik karena dipegang oleh orang-orang yang berpengalaman dan ahli. Jadi bukan karena ada kepentingan. Sepakbola Sumsel akan menjadi terbaik, karena beliau (Alex Noerdin) sangat konsen di sini. Kita daerah akan membackup kegiatan seperti ini. Bayar lagi siap, apalagi gratis,” tutupnya sambil tersenyum.

Berikut Biodata pemain terbaik yang terpilih di ajang pencarian bakat ANFA 2019:

Nama : Nabil Pratama
Kelahiran : Prabumulih, 20 Januari 2007
Alamat : Gang Lala, Kelurahan Pati Galung, Kota Prabumulih, Sumsel.
Klub : SSB Simpati
Pendidikan : SMPN 4 Prabumulih
Nama orangtua
Ayah : Novrizal
Ibu : Mirza Indah

Nama : Fadhil Darmadi
Kelahiran : Prabumulih 2 April 2005
Alamat : Jalan Matahari, Kelurahan Gunung Ibul, Kota Prabumulih, Sumsel.
Klub : SSB Prabu Soccer
Pendidikan : SMPN I Prabumulih
Nama orangtua
Ayah : Dedi Darmadi
Ibu : Ervalinda Susannah

Nama : Sulaiman Harahap
Kelahiran : Tanjung Enim, 28 Januari 2005
Alamat : Jalan Jendral Sudirman, Perumahan Villa Cambai, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, Sumsel.
Klub : SSB Prabu Soccer
Pendidikan : SMPN I Prabumulih
Nama orangtua
Ayah : Tormanjata Harahap
Ibu : Rusmina

Nama : Muhammad Ryan Pratama
Kelahiran ; Prabumulih, 31 Mei 2005
Alamat : Jalan Padat Karya, Kota Prabumulih, Sumsel.
Klub : SSB Prabu Soccer
Pendidikan : SMPN 8 Prabumulih
Nama orangtua
Ayah : Antonius
Ibu : Rita Sulisti.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *