Metro Update :

Trending Topik

PPP, Partai Golkar dan Partai Demokrat Kuasai Perolehan Kursi di Prabumulih

PRABUMULIH, PP--Rekapitulasi Penghitungan Suara Pileg 2014 di KPU Prabumulih berakhir tepat pukul 17.00 WIB, Sabtu (19/4). Rekapitulasi ini lebih cepat dari dugaaan sebelumnya, yang dijadwalkan hingga Minggu (20/4) besok.
Namun tampaknya Rekapitulasi Penghitungan KPU Prabumulih ini tak mengalami hambatan berarti.

Kadis PU Prabumulih : Alih Status Jalan Lingkar Timur Tinggal Tunggu SK

19 Apr 2014

PRABUMULIH, PP-Masalah alih status jalan lingkar timur yang ditukar statusnya dengan Jalan Jendral Sudirman, terjawab sudah. Kepala Dinas PU Kota Prabumulih Ir M Ardi Supratman, saat ditemui beberapa waktu lalu, menjelaskan bahwa kepastian alih status ini tinggal menunggu SK dari Kementrian PU Pusat.

"Pihak Kementrian PU akan keluarkan SK Alih Status ini pada Bulan Oktober 2014 mendatang, serempak seluruh Indonesia. Karena pihak Kementrian PU tinggal Survey dan memberikan SK. Jadi tidak ada masalah berarti," terang M Ardi Supratman.

Ardi melanjutkan pihak Kementrian PU memperbaharui aset setiap lima tahun sekali dan aset jalan negara di Prabumulih sudah disepakati untuk ditukar dengan jalan Lingkar Timur.

Pemerintah Kota Prabumulih dalam tahun anggaran 2014 ini akan membangun tiga taman kota dibeberapa titik diantaranya Taman Kota Prabujaya (eks Lapangan Prabujaya), Taman Kota Simpang Muara Dua dan Taman Kota Tugu Nanas Ujung Lingkar. (bmg)

Inilah Kelemahan Wong Prabumulih Berbisnis di Arab

PRABUMULIH, PP - Seorang manager sales minuman isotonik baru kembali pulang ke Prabumulih setelah kegagalan besarnya di Arab. Maka ia pun harus menghadap bosnya untuk menjelaskan alasan kegagalannya.

Bos: "Kau punya prestasi hebat di negara-negara lain, mengapa justru bisa gagal di Arab, yang negerinya panas dan justru banyak orang butuh kesegaran minum produk kita?"

Sales: "Saya juga berpikirnya dulu begitu bos, negeri itu pasti prospeknya sangat besar karena disana panas. Saya begitu yakin pasti akan sukses besar disana."

Bos: "Lalu apa yang sebenarnya terjadi?"

Sales: "Begini bos... saya membuat sebuah iklan poster, yang saya pasang di seluruh penjuru negeri itu.Isi poster itu ada tiga gambar, yang pertama orang yang kehausan tergeletak berbaring dipadang pasir. Gambar kedua orang tersebut minum Coca-cola, dan gambar ketiga, orang itu menjadi segar dan dapat berlari dipadang pasir.

Bos: Wah, ini ide yang luar biasa, iklan yang bagus, Lalu kenapa justru bisa gagal?"
Sales: "Tidak ada yang bilang sama saya, kalau mereka baca dari kanan ke kiri..."

Mahasiswa UNY Kembangkan Teknologi "hybrid" Pada Mobil Formula

YOGYAKARTA, PP - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam Garuda UNY Racing Team mengembangkan teknologi "hybrid" pada mobil balap formula yang akan digunakan pada International Student Green Car Competition 2014 di Korea Selatan, Mei 2014.

"Teknologi hybrid merupakan rekayasa teknologi yang memadukan daya listrik dan tenaga yang dihasilkan oleh bahan bakar pada sistem penggerak sebuah kendaraan," kata Ketua Garuda UNY Racing Team Bondan Prakoso di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, konsep mobil "hybrid" memang menjadi tren beberapa tahun terakhir bahkan seolah-olah menjadi primadona pada sistem kendaraan.

"Di negara-negara maju seperti Korea Selatan, Jepang, dan Jerman kendaraan dengan teknologi hybrid sudah banyak dikembangkan," katanya.

Ia mengatakan selain ramah lingkungan, penggunaan teknologi "hybrid" itu juga dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak sebagai sumber energi tidak terbarukan.

"Pada mobil hybrid, satu liter bahan bakar minyak mampu mencapai jarak hingga 35 kilometer," katanya.

Menurut dia, gagasan pembuatan mobil formula "hybrid" itu mendapat dukungan penuh dari Rektor UNY Rochmat Wahab.

Pembuatan mobil formula "hybrid" itu diambil setelah milihat pengalaman tahun lalu, yang sebenarnya selain dapat berjaya pada kategori mobil listrik, UNY juga mempunyai kesempatan besar dalam kategori mobil hybrid.

"Pada 2014 ada 15 kompetitor untuk kategori mobil hybrid dan 45 kompetitor untuk kategori mobil listrik pada International Student Green Car Competition (ISGCC) 2014," katanya.

Ia mengatakan para peserta kompetisi internasional tersebut berasal dari tim mobil beberapa perguruan tinggi yang tersebar di Asia.

"Mobil balap formula berteknologi hybrid itu merupakan salah satu karya dari mahasiswa UNY yang akan mewakili Indonesia untuk berlaga di kompetisi dunia tersebut," katanya. (ant)

PPP, Partai Golkar dan Partai Demokrat Kuasai Perolehan Kursi di Prabumulih

PRABUMULIH, PP--Rekapitulasi Penghitungan Suara Pileg 2014 di KPU Prabumulih berakhir tepat pukul 17.00 WIB, Sabtu (19/4). Rekapitulasi ini lebih cepat dari dugaaan sebelumnya, yang dijadwalkan hingga Minggu (20/4) besok.
Namun tampaknya Rekapitulasi Penghitungan KPU Prabumulih ini tak mengalami hambatan berarti.

Hingga berita ini diturunkan, para saksi Partai Politik, Panwaslu Prabumulih dan KPU Prabumulih sedang menunggu hasil cetakan form C dan D yang akan disampaikan kepada saksi Parpol untuk ditandatangani.

Dipastikan Partai Persatuan Pembangunan akan menduduki kursi Ketua DPRD Prabumulih karena memperoleh prosentase suara 14.000 disusul oleh Partai Golkar dengan prosentase suara mencapai 12,000, PDIP dengan perolehan suara mencapai 11.000 dan Partai Demokrat 10.000.

Kursi Wakil Ketua I akan diduduki oleh Partai Golkar, tapi tampaknya PDIP tidak akan menduduki kursi Wakil Ketua II karena hanya menempatkan masing-masing satu orang di Dapil II dan Dapil III, yaitu Ir Dipe Anom dan Hj Herawati Rachman Djalili.

Sedangkan Partai Demokrat berhasil menempatkan tiga orang di masing-masing Dapil yaitu Dapil I ditempati oleh H Erwandi Bsc, Dapil II H Erwansyah SH MM dan Dapil III Beni SH. Dan dipastikan Partai Demokrat akan menempati Kursi Wakil Ketua II. (bmg)

Ini Tanggapan SBY Soal Pencapresan Jokowi

JAKARTA, PP - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk pertama kalinya menanggapi keraguan sejumlah pihak terhadap prospek pemerintahan mendatang jika Gubernur DKI Joko Widodo yang menjadi Calon Presiden PDIP terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia 2014-2019.

Dalam laman Sekretariat Negara, dan Youtube yang disiarkan kemarin, SBY meminta rakyat tidak perlu buru-buru menilai Jokowi tidak mampu, namun dia menyarankan Jokowi bisa menyampaikan pikiran, solusi, dan kebijakan-kebijakan yang akan diambilnya untuk mengatasi permasalahan bangsa yang begitu kompleks.

"Dengan cara beliau menyampaikan itu, berdebat di sana sini, rakyat akan tahu apa yang dimiliki oleh Pak Jokowi dan dimiliki oleh capres-capres yang lain. Dengan demikian, pada saatnya nanti akan bisa menentukan siapa yang dianggap paling baik dan paling tepat untuk menjadi Presiden setelah saya nanti," kata SBY.

SBY juga menilai rakyat tidak keliru jika mengharapkan Jokowi akan mudah didikte pihak lain jika menjadi Presiden RI nanti, karena penting bagi Jokowi atau siapa pun yang terpilih menjadi Presiden nanti untuk tidak tunduk pada diktasi siapapun, entah pemilik modal, pihak-pihak tertentu, atau asing.

SBY menyebutkan, selama 10 tahun menjadi Presiden dia tidak bisa didikte siapa pun. "Itu amanat saya. Itu sikap saya, meskipun saya diawasi oleh DPR, oleh lembaga-lembaga negara, dan rakyat," katanya.

SBY menegaskan, tidak ada yang boleh mengontrol dan mendikte seorang Presiden dalam mengambil keputusan atau bersikap politik, baik urusan dalam negeri maupun luar negeri.

"Oleh karena itu, ini jadi tantangan dan harapan saya. Tentu pengganti saya nanti betul-betul mendengarkan apa yang hidup di kalangan rakyat sekarang ini," pesan SBY.

Dalam YouTube, SBY juga ditanyai pendapatnya soal saling serang antara kubu Prabowo Subianto dan kubu Megawati Soekarnoputri terkait perjanjian Batu Tulis, Bogor, yang menyangkut Calon Presiden 2014 yang akan didukung kedua kubu.

"Saya lebih bagus tidak berkomentar, yang lebih bagus yang menjelaskan Ibu Megawati sendiri. Kalau Pak Prabowo berbicara seperti itu, berikanlah penjelasan kepada publik dengan benar. Dengan demikian, rakyat mengetahui informasi yang sebenarnya," kata SBY.

SBY menambahkan, yang paling baik bagi dia dan rakyat adalah mendengar apa yang sesungguhnya terjadi terkait tudingan ingkar janji yang disampaikan Prabowo. ant

Ilmuan Temukan Planet Sepupu Bumi

Para ilmuwan untuk pertama kalinya menemukan planet seukuran Bumi mengelilingi satu bintang yang jauh di zona ramah kehidupan.

Planet Kepler-186f, yang merupakan planet terluar bintang Kepler-186, sampai saat ini merupakan planet yang paling mirip dengan Bumi.

Bintang Kepler-186 yang jauhnya 500 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus lebih kecil dan lebih merah dibandingkan matahari. 

Planet Kepler-186f mengelilingi bintang induknya setiap 130 hari sekali dan menerima sekitar sepertiga cahaya dari bintang induknya seperti yang didapat Bumi dari matahari.

Artinya, tengah hari di dunia ini kurang lebih sama dengan satu jam sebelum matahari terbenam di Bumi, kata astronom Thomas Barclay dari Ames Research Center Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Planet itu berada di jarak yang tepat dari bintang induk untuk keberadaan air bila memang ada. Dia berada pada jarak yang memungkinkan air berbentuk cairan pada permukaan, satu kondisi yang menurut para ilmuwan diperlukan untuk kehidupan. 

"Kepler-186f lebih bisa dianggap sebagai sepupu Bumi daripada kembaran Bumi. Planet ini punya banyak properti yang menyerupai Bumi," kata Barclay, anggota tim ilmuwan yang melaporkan temuan itu di jurnal Science pekan ini, di laman NASA.

NASA meluncurkan teleskop Kepler tahun 2009 untuk mencari sekitar 150.000 bintang-bintang target untuk melihat tanda planet-planet yang melintas atau transit dalam jangkauan penglihatan Kepler. 

Data hasil observasi Kepler menunjukkan, satu plabet dengan ukuran dan lokasi mirip Bumi mengelilingi bintang serupa matahari hanya akan tertutup 80-100 foton dari sekian juta saat transit.

Polanya berulang setiap 365 hari dan setidaknya tiga transit diperlukan untuk mengetahui kemungkinan yang lain sehingga pencarian membutuhkan waktu. 

Barclay mengatakan, para ilmuwan belum tahu apapun tentang atmosfer Kepler-186f dan selanjutnya akan menjadikannya sebagai target teleskop untuk mencari tanda-tanda keberadaan senyawa yang mungkin berhubungan dengan kehidupan.

"Planet ini berada di zona layak huni tetapi itu tidak berarti planet itu bisa dihuni," katanya.

Sejauh ini, ilmuwan telah menemukan hampir 1.800 planet di luar tata surya. 

"Tahun lalu ada banyak kemajuan dalam pencarian planet seperti Bumi. Kepler-186f signifikan karena merupakan eksoplanet pertama yang suhu dan ukurannya (nyaris) sama dengan Bumi," kata astronom David Charbonneau dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics lewat surel.

"Bagi saya dampaknya adalah membuktikan bahwa iya, planet seperti itu benar-benar ada. Sekarang kita bisa menunjuk ke sebuah bintang dan mengatakan, 'Di sana ada planet seperti Bumi," katanya kepada kantor berita Reuters.

Panwaslu Prabumulih Belum Hadir Rekapitulasi Ditunda 10 Menit

Prabumulih, PP-Sesuai jadwal istirahat pada rekapitulasi penghitungan di KPU Prabumulih pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB.

Namun begitu jadwal istirahat makan siang usai, Panwaslu Kota Prabumulih belum hadir.

M Takhyul Ketua KPU Prabumulih saat membuka skor, harus menunda pembukaan lanjutan Rekapitulasi, karena Panwaslu Kota Prabumulih belum hadir.
"Kita tunda skor Rekapitulasi ini karena dari Panwaslu Kota belum hadir, dan kita tunggukan hingga 10 menit," ujar M Takhyul kepada saksi Parpol dan PPK.

Tak lama kemudian, anggota Panwaslu Prabumulih Hudri, memasuki ruangan acara dan Ketua KPU Prabumulih langsung mencabut skor dan memulai lanjutan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pileg 2014. (bmg)

Penghitungan Suara KPU Prabumulih Dijaga Ketat Aparat

18 Apr 2014

Prabumulih, PP-Rekapitulasi Penghitungan Suara KPU Kota Prabumulih dijaga ketat aparat Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Denny Y Putra Sik hadir langsung mengawasi Rekapitulasi Suara yang digelar Sabtu (19/4) di Aula BLK Prabumulih Komplek Disnkertrans Prabumulih.

Rekapitulasi sendiri dihadiri dan dipimpin Ketua dan Komisioner KPU Prabumulih, serta saksi dari parpol peserta Pemilu 2014. (bmg)

Jalintim Indralaya - Palembang Lumpuh Total

INDERALAYA, PP - Jumat (18/04/2014) menjadi sejarah terparah dalam dunia kemacetan arus lalulintas di jalan lintas timur (Jalintim) Inderalaya-Palembang. Saking parahnya, tak sedikit para pengemudi kenderaan roda empat yang meninggalkan kenderaannya akibat tidak adanya peluang untuk bergeser walau hanya sejengkal selama berjam-jam. Alahasil, jalintim Indralaya-palembang mengalami kemacetan hingga mengakibatkan lumpuh total. 

Bahkan kemacetan bisa dipastikan kemacetan yang luar biasa dan baru kali ini terjadi dalam sejarah dimana, tumpukan kenderaan dari Pamulutan berderet dengan kondisi tidak beraturan hingga ke  Km 34 arah Kayuagung serta Payakabung arah Prabumulih. Tumpukan kenderaan juga terlihat di terminal timbang KM 32 Inderalaya dan SPBU dekat Universitas Sriwijaya.

Jalintim Indralaya - Palembang memang kerap mengalami kemacetan namun tidak pernah separah kali ini. Hal ini juga diakibatkan oleh kondisi jalan yang tidak sesuai dengan volume kenderaan. Ditambah banyaknya pengemudi yang enggan tertib berlalulintas alias main seruduk yang penting lewat tanpa memikirkan keselamatan penumpang yang dibawanya.

Informasi yang dapat dihimpun Posmetro Prabu, biang kemacetan diakibatkan adanya kendaraan truk yang patah as dan tabrakan beruntun yakni sebuah mobil pribadi dengan truk. Kejadian tersebut terjadi di jalan lurus rawa-rawa dekat SPBE Indralaya sekitar puk 23.00 Wib,Kamis (17/4).

"Banyak penyebab kemacetan ini, namun penyebab utamanya karena ada kecelakaan beruntun dijalan lurus dan ketidak disiplinan pengguna jalan sehingga macet sampai saat ini belum bisa diatasi, meski seluruh petugas polisi sudah kita kerahkan," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Asep Jajat Sudrajat yang tengah berada di tempat kejadian dan terpaksa naik sepeda motor untuk menembus jalan yang tengah macet tersebut.

Caleg Incumben Prabumulih Disinyalir Banyak Yang Parkir

PRABUMULIH, PP - Apa kabar pemilu legislatif 2014? Bagi sebahagian Caleg mungkin ada yang kurang baik lantaran perolehan suara tidak mencukupi untuk meraih kursi legislatif periode 2014-2019. Lantas bagaimana pula kabar Caleg Incumben yang berjuang mati-matian untuk mendapatkan simpati konsituen yang rela lompat pagar alias pindah Partai demi sebuah kursi di parlemen? Yang pasti sejumlah Caleg Incumben disinyalir banyak yang parkir pada pemilu legislatif 2014 yang baru saja dimulai.

Pantauan Posmetro Prabu pada penghitungan suara partai politik di Kota Prabumulih menunjukkan tanda positif. Pasalnya masyarakat Prabumulih diyakini telah melek poltik untuk menjatuhkan pilihannya mendudukkan wakil rakyat di parlemen mewakili aspirasinya. Alhasil banyak caleg incumben tahun ini disinyalir bakal terparkir dan hanya bisa duduk di kursi rumahnya saja lantaran perolehan suaranya tak mencukupi untuk mengantarkan mereka kembali menjadi wakil rakyat.

Berdasarkan hasil perhitungan suara sementara, Caleg incumbent yang perolehan suaranya dibawah Caleg lainnya kebanyakan berasal dari Komisi II. Dapat dipastikan, tak satupun dari anggota Komisi II, yang terpilih kembali menjadi anggota legislatif periode 2014-2019.
"Kalau berdasarkan hasil hitung-hitungan sementara, memang banyak anggota dewan kembali mencalonkan diri, perolehan suaranya tak mencukupi. Kebanyakan mereka berasal dari Komisi II," ujar pengurus parpol yang enggan disebutkan namanya.

Sekedar informasi, caleg incumben yang berasal dari Komisi II yang kembali mencalonkan diri itu adalah, H Indra Gunawan SKM (PPP) Habib Essilahuddin (PPP), Romudan (PDI Perjuangan), Marzuki SP (Golkar), TR Hulu SH (PKPI), Dra Muji Astuti MSi (PAN). Sementara dua orang lainnya maju sebagai caleg DPRD Provinsi Sumsel yaitu H Herisyam JR Kitama dan H Kesuma Irawan SH (Demokrat). Sumber Posmetro Prabu di lingkungan Komisi II juga pesimis jika keseluruhan anggota dewan yang masih aktif dan kembali mencalonkan tersebut bakal terpilih kembali. Menurutnya, perolehan suara seluruh caleg incumben asal Komisi II ini tidak mencukupi untuk meraih kursi di DPRD Kota Prabumulih.

Polres Prabumulih Bidik Proyek Bermasalah 2013

PRABUMULIH, PP - Terkait sejumlah proyek APBD 2013 Kota Prabumulih yang pengerjaannya bermasalah dan terindikasi korupsi kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum Polres Prabumulih. Polres Prabumulih berkomitmen mengungkap kasus tindak pidana korupsi pada sejumlah proyek bermasalah hasil temuan DPRD Kota Prabumulih beberapa waktu lalu. Sejumlah proyek yang menggunakan dana APBD 2013 tersebut menurut wakil rakyat tidak sesuai dengan bestek dan berakhir pada kerusakan di usia dini.

Kapolres Prabumulih AKBP Denny Yono Putro SIK ketika dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah fokus mendalami dugaan kasus tindak pidana korupsi pada pengerjaan proyek APBD 2013 hasil temuan DPRD Kota Prabumulih. Bahkan lanjut orang nomor satu di Polres Prabumulih ini, pihaknya tengah membentuk tim untuk menindaklanjuti temuan tersebut. 

Dikatakan, Kasus yang tengah disorot pihaknya kini adalah sejumlah proyek jalan lingkungan APBD 2013, Instalasi Pengolahan Tinja Lumpur (IPLT) dan perbaikan jalan lingkar. Kini tim khusus dari satuan tindak pidana korupsi ditugaskan mengumpulkan data dan bahan keterangan (Pulbaket) proyek-proyek diduga bermasalah, lantaran pengerjaannya tak sesuai bestek.

“Polres Prabumulih telah menerima sejumlah pengaduan dugaan tindak pidana korupsi proyek APBD 2013 dari masyarakat. Untuk tindaklanjutnya, saat ini kita telah membentuk tim khusus menelusuri proyek yang dinilai bermasalah sesuai pengaduan masyarakat,” ujar Perwira Menengah dua melati di pundaknya itu. Lebih lanjut Kapolres yang menggantikan AKBP Yerri Oskag ini mengungkapkan bahwa, pembentukan timsus dilakukan juga untuk menindaklanjuti pernyataan anggota dewan mengenai temuan 10 proyek bermasalah serta pernyataan Wali Kota terkait proyek IPLT dikawasan TPSA Sungai Medang, bermasalah.
UNY kembangkan teknologi "hybrid" pada mobil formula

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta yang tergabung dalam Garuda UNY Racing Team mengembangkan teknologi "hybrid" ...

Pojok Sport

 

© Copyright Posmetro Prabu 2010 -2011 | Design by Jun Manurung