News Update :

Jembatan Seperti ini Akan Segera Tegak di Tugu Air Mancur

22 Apr 2016

PRABUMULIH, PP - Kota Prabumulih tampaknya terus berbenah mempercantik diri. Setelah tugu patung kuda, tugu selamat datang, taman tugu kecil, tugu adipura dan lainnya, kini akan segera hadir bangunan megah mirip Gapura yang akan di tegakkan di pertigaan Tugu Air Mancur Kota Prabumulih.

Sumber posmetroprabu.com mengungkapkan proyek tersebut sedang digarap dan jika tidak ada aral melintang tahun 2016 akan terealisasi.  Besaran biaya untuk pembangunan proyek ini menurut sumber telah mendapat persetujuan oleh Pemerintah Kota Prabumulih.

"Ketinggian jembatan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan akan dibuat sedemikian rupa sehingga terkesan megah dan terlihat menarik. Selain untuk mempercantik kota ada tujuan utama dalam pembangunan jembatan ini. Tujuannya sangat baik dan perlahan nantinya masyarakat akan tahu sendiri manfaat dan tujuan utama proyek tersebut. Mudah-mudahan akan terwujud" ujar sumber.


Pelatihan Pemandian dan Pengkafanan Jenazah Dinsos Prabumulih Terinfeksi KKN

PRABUMULIH, PP - Program pelatihan pemandian dan pengkafanan Jenazah di Dinas Sosial Pemerintah Kota Prabumulih kini mendapat sorotan dari element masyarakat. Bukan soal menfaatnya, melainkan pelaksanaan dari program itu sendiri yang diduga kuat terinfeksi KKN. Mengapa tidak, kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2014-2015 itu hanya menguntungkan orang-orang dilingkungan dinas itu sendiri.

Setengah dari peserta pelatihan didapati berasal dari lingkungan Dinas Sosial dan sebahagian lainnya diduga fiktif. Lantas dimana dugaan Korupsinya? Indikasi KKN dari kegiatan pelatihan ini adalah bagi setiap peserta yang mengikuti pelatihan mendapatkan uang saku sementara pesertanya kebanyakan hanya diatas kertas yang tidak hadir sama sekali dalam pelatihan.

Informasi adanya Korupsi pada kegiatan Dinas Sosial langsung mendaptkan tanggapan dari aktivis pemerhati Korupsi Kota Prabumulih Mulwadi. Ketua LSM LAKI Kota Prabumulih ini mengungkapkan bahwa pihaknya telah memintai klarifikasi secara kelembagaan terhadap Dinas Sosial Kota Prabumulih melalui surat resmi.

Menurutnya, ia mengetahui hal tersebut dari beberapa masyarakat yang mengaku dalam daftar namanya tertera tetapi dalam pelaksanaannya tidak ikut sama sekali. Selain itu, beberapa pegawai dilingkungan Dinas Sosial juga terlihat dimasukkan dengan cara nama disamarkan. Dari situ lanjut Mulwadi, telah menyalahi aturan dan mengarah pada tindak pidana penipuan.

" Sudah kita surati. Tujuannya untuk mengkonfirmasikan saja. Jangan sampai informasi dugaan Korupsi yang beredar salah dan bisa merusak citra Dinas Sosial dan Pemerintah Kota Prabumulih menjadi rusak. Tepatnya surat tersebut dikirimkan 2 hari yang lalu Kamis (19/04/2016). Sebenarnya sudah ada kecurigaan karna hingga saat ini belum ada tanggapan atau balasan dari surat yang kita layangkan" ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Yacub yang dikonfirmasi posmetroprabu.com di ruang kerjanya seputar kegiatan pelatihan pemandian dan pengkafanan jenazah yang diduga pesertanya fiktif membantah. Yakub mengungkapkan bahwa peserta yang diikutsertakan dalam pelatihan berdasarkan undangan yang dikirimkan melalui Desa dan Kelurahan.

"Tidak ada Panitia yang menjadi peserta. Kita melayangkan undangan ke desa dan kelurahan, jadi Kades dan Lurah yang mengirimkan pesertanya. Kami juga mengikut sertakan PHL di Dinsos sini sebagai peserta yang mewakili kelurahan dan desa tempat tinggal mereka masing-masing. Kalau tidak salah pelatihan ini digelar pada bulan April atau Mei tahun 2014, dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang yang kita kasih honor setiap pesertanya Rp. 100 ribu,” ungkapnya.

Tidak lupa ia juga melarang LSM untuk mengaudit atau melaporkan jika ada temuan. Karna menurutnya kegiatan yang dilaksanakan oleh pihaknya tersebut sudah sesuai dengan prosedur.

"Tidak melarang atau menyarankan. Bukan pula untuk menantang. Namun jika benar ada temuan silahkan saja" tegasnya.

Sementara itu hal berbeda datang dari sumber posmetroprabu.com. Sumber yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan ini justru menyarankan kasus-kasus di Dinsos untuk diadukan. Pasalnya menurut sumber, di Dinas Sosial Kota Prabumulih saat ini justru banyak kasus termasuk proyek-proyek pengadaan. Dikatakan, selain kasus pelatihan pemandian dan pengkafanan jenazah program atau proyek pengadaan di Dinas ini juga terindikasi Korupsi.

Datangi Rumah Suami, Bini Muda Digocoh

PALEMBANG, PP - Nasib sial yang dialami Fitri Anisya (23) warga Jalan Prajurit Kemas Ali Lorong Seni‎ Kelurahan 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II, lantaran harus menahan rasa sakit diwajahnya usai menjadi korban penganiayaan oleh Sudarmin alias Doddy (36) yang tak lain adalah suami sirihnya.

Kejadian tersebut berawal, Jumat malam kemarin (21/4) Fitri menelpon pelaku Doddy karena rindu setelah lama tak berjumpa. Namun, pada saat itu telpon dari korban tak diangkat, sehingga memutuskan Fitri menemui suami yang dia nikahi selama lima tahun silam di kawasan Kelurahan Silaberanti Kecamatan Seberang Ulu (SU) I.

Sesampai disana, bukan kerinduan yang didapatkan, tetapi kepalan tinju Doddy langsung mendarat diwajah Fitri hingga menyebabkan dia luka lebam.

“Malam itu saya sangat rindu dengan suami saya, jadi nelpon. Tapi tak diangkat, langsung saya putuskan datang ke rumah istri pertamanya di TKP”kata Fitri didampingi orang tuanya saat melapor di Polresta Palembang, Jumat (22/4).

Selama lima tahun menikah, Fitri mengaku sering mengalami kekerasan oleh Dody.

“Tapi kali ini saya tak tahan lagi. Jadi melapor” tandasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede kini telah menerima kasus tersebut untuk segera menangkap tersangka.

“ Sekarang keterangan korban masih kita ambil,”singkat Kasat. 



rmol.com

Walhi Seluruh Indonesia "Serbu" Palembang

PALEMBANG, PP - Ratusan anggota Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), bersama masyarakat peduli kondisi bumi menyerbu Kota Palembang Jumat (22/4/2016). Kedatangan pemerhati lingkungan ini untuk melakukan pawai memperingati Hari Bumi di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.

Walhi di Sumatera Selatan bersama perwakilan dari Jambi, Aceh, Medan, Lombok hingga Papua, mensosialisasikan pentingnya menyelamatkan lingkungan. Mereka mengajak masyarakat mengurangi sampah plastik, dan membersihkan sungai, gunung, serta alam lainnya.

Dalam acara peringatan Hari Bumi tersebut, Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda membuka langsung karnaval yang diikuti ratusan masyarakat kota Palembang.

"Mari kita jaga, sayangi, pelihara bumi kita dengan baik," kata Giri.
Ia mengatakan semoga dengan adanya karnaval ini dapat membangun kesadaran masyarakat kota Palembang untuk menjaga bumi.

Dikatakan, kejadian kebakaran lahan tahun lalu cukup membuat warga Sumsel berduka. Tidak hanya kerugian materil, imbas dari terbakarnya hutan, banyak pula nyawa anak-anak hingga orangtua melayang.

"Kita harus serius mencintai dan merawat bumi. Jangan sampai kebakaran lahan kembali terulang tahun ini nantinya," tegasnya.

Koordinator karnaval, Chandra Agung mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata pihaknya dalam menjaga bumi. Walhi juga mengajak masyarakat banyak agar membantu merawat bumi tercinta dengan cara mengurangi sampah plastik dan membersihkan sungai, gunung serta alam lainnya.

"Ini wujud nyata kita, memang tidak banyak kita perbuat untuk bumi. Tetapi paling tidak kita telah ikut andil dalam menjaga dan merawat bumi," ujarnya.
Tidak hanya sekadar membuang sampah plastik, pihaknya juga memiliki wacana agar pemerintah memperingati hari bumi dengan diadakannya Car Free Day atau hari bebas kendaraan bermotor.

"Itu usulan kita. Semoga setiap tanggal 22 April akan ada Car free Day," harap Chandra.

Tabrak Lari, Mr X Tewas dengan Otak Terburai

20 Apr 2016

LOROK, PP - Peristiwa mengenaskan terjadi di Jalan Lintas Tengah Prabumulih - Palembang tepatnya di Desa Lorok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir atau sekitar seratus meter dari Gereja HKBP Efrata Lorok. Seorang pria yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu tewas mengenaskan dengan kondisi otak terburai ketanah akibat kecelakaan tabrak lari Rabu (20/04/2016). Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti kronologis peristiwa kecelakaan. Pasalnya tidak ada saksi dalam peristiwa tersebut.

Polisi dari satuan Lalulintas Polres Ogan Ilir yang mengetahui kejadian langsung melarikan korban ke puskesmas Timbangan selanjutnya melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP). Menurut warga sekitar kejadian diduga sekitar pukul 19.00 wib. Tidak adanya saksi dalam peristiwa tersebut disebabkan kondisi jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman membuat warga tidak mengetahui kejadian. Selain itu kata Anton Warga sekitar, jalan juga tidak memiliki lampu penerangan.

Data yang dapat dihimpun portal ini, Mr X diduga berkisar 40 Tahun berkulit hitam, rambut ikal, mengenakan celana warna coklat muda berbahan dasar dan kemeja bercorak hitam dan putih mengenderai kenderaan roda dua jenis Honda Vario warna Hitam bernomor Polisi BG 5446 TO

Polisi menghimbau bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat menghubungi Polres Ogan Ilir atau menjemput jenazah korban di Puskesmas Timbangan Indralaya. 

Pemerintah Apresiasi Program Bedah Rumah Kodim 0404 Muara Enim

18 Apr 2016

GELUMBANG, PP - Nopi Hartono (40) warga Rt 05/02 Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang ini tidak bisa memberikan kata-kata maupun kalimat, kecuali ucapan terima kasih dan rasa bersyukur atas nikmat yang diterimanya kini. Dimana rumah yang dulu reot tersebut kini telah berubah dengan signifikan berkat program bedah Rumah Kodim 0404 Muara Enim.

‘’Saya ucapkan terimakasih kepada pak Dandim 0404/ME,dan semoga beliau diberikan kesehatan serta kesuksesan dalam bertugas ,Tidak ada kata-kata yang bisa kami utarakan atas kepedulianya dalam membantu membedah rumah kami yang kini menjadi layak huni ,semoga alloh memberikan beliau kesuksesan ,’’ucap Nopi dengan nada terharu kala rumahnya secara resmi diresmikan oleh Dandim 0404/ME pada Jum at (15/04)lalu.

Dalam baktinya kepada rakyat tersebut , Kodim 0404/ME melalui program bedah rumah tepat sasaran atau yang berhak untuk dibantu diwilayah Terotorialnya tersebut, Kodim 0404/MPP (Muara Enim,Prabumulih,Pali ),mentargetkan satu bulan pembedahan rumah menjadi layak huni melalui dana sodakoh para Prajurit TNI Kodim 0404/ME segera ditempati ,dan terbukti dikediaman Sdr.Nopi Hartono warga Kelurahan Gelumbang yang memang layak untuk dibantu tersebut ,kini kediamanya melalui program bedah rumah layak huni oleh Kodim 0404/ME,ternyata bukan hanya menjadi layak huni ,namun kini menjadi nyaman untuk dihuni .

Pada kegiatan penyerahan rumah layak huni dan penyerahan kunci serta penandatangan prasasti oleh Dandim 0404/ME, Letkol .Inf.Jamaludin SH ,turut hadir juga di kegiatan tersebut,anggota DPRD Dapil 3 Muara Enim,Mukarto,Vera Erika Nawawi ,dan Ali Hanafiah ,Danramil Gelumbang Kapten.Inf.Agus Sonjaya.Sekcam GLB Syarkowi,Kapolsek GLB,Lurah GLB,Tokoh masyarakat Jauhari Hanafi,tokoh agama,dan unsur lainya .

Pemerintahan Kecamatan Gelumbang Kab.Muara Enim melalui Sekcam Gelumbang Syarkowi Sos, mengungkapkan ucapan terimaksihnya serta ucapan aprisiasinya atas telah suksesnya program bakti untuk rakyat ,yakni bedah rumah yang menjadi layak huni dari Kodim 0404/ME, Dan semoga bantuan bagi rakyat yang tidak mampu di Kelurahan Gelumbang ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,’’ungkapnya.

Dikesempatanya tersebut,Dandim 0404/ME,Letkol.Inf.Jamaludin SH ,menerangkan kegiatan yang kita laksanakan tersebut ,yakni bakti dan kepedulian kita untuk rakyat ,serta ikut mendukung program Pemerintah guna saling berbagi dalam memberikan yang terbaik untuk rakyat, Kita juga dalam kegiatan bedah rumah menjadi layak huni ini  juga melibatkan, serta  mengajak para Prajurit TNI di Kodim 0404/ME,untuk senantiasa bersedekah dan saling berbagi kepada sesamanya ,Diharapkan bedah rumah ini,nantinya bukan hanya menjadi  layak  huni ,namun diharapkan menjadi nyaman untuk dihuni ,’’terang Dandim.

Dikatakan Dandim,dalam pembedahan rumah bakti kita untuk rakyat serta kepedulian kita pembedahan rumah yang tepat sasaran tersebut,Kegiatan ini sudah berjalan diwilayah Kodim 0404/ME,dan mentargetkan satu bulan satu rumah yang kini tengah dilakukan ,yakni Gelumbang,Prabumulih,Gunung Megang,dan Pali, ‘’Semoga kegiatan yang kita lakukan ini dapat bermanfaat maupun amal ibadah ,dan  menjadi inspirasi semua pihak ,’’harapnya,(JN)

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Prabumulih Canangkan Kampung KB

6 Apr 2016

PRABUMULIH, PP - Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, Pemerintah Kota Prabumulih kini dengan gencarnya melakukan sosialisasi keluarga berencana (KB) serta menggelar pencanangan Kampung KB di Kota Kecil bagian dari Sumatera Selatan ini. Menurut Ketua Pelaksana Pencanangan Kampung KB Hj Suryani Ngesti Rahayu yang juga sekaligus ketua Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih, Keluarga Berencana adalah salah satu usaha mencapai kesejahteraan.


"Kampung KB akan membangun masyarakat yang sejahtera dari tingkat keluarga. Kita harus memperkuat dan merevitalisasi program KB dan keluarga sejahtera. Jangan hanya berhenti pada pencanangan, tapi harus ada aksi dan gerakan," ujar Istri Walikota Prabumulih itu disela-sela acara peresmian pencanagan Kampung KB di RT 13/06 Kelurahan Mangga Besar Prabumulih Utara Kota Prabumulih Rabu 06/04/2016.


Dikatakan, pelaksanaan pencanangan Kampung KB Kota Prabumulih bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan Kampung KB. Selain itu Kampung KB juga merupakan salah satu Inovasi strategis dalam rangka meningkatkan kualitas hidup Masyarakat melalui program kependudukan keluarga berencana dan Pembangunan keluarga serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir H, Ridho Yahya MM dalam kesempatan tersebut dihadapan ratusan warga Kelurahan Mangga Besar serta masyarakat Kota Prabumulih pada umumnya mengungkapkan bahwa, hal terpenting dari pencanangan Kampung KB adalah gerakan dari program-program KB yang mampu bersinergi dengan program pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan lainnya. Antara lain dengan sosialisasi, komunikasi, edukasi tentang program KB kepada masyarakat, serta pelayanan KB di tingkat desa.

Apalagi beberapa tahun ke depan, lanjutnya, Indonesia akan mengalami bonus demografi, yakni kondisi jumlah usia produktif lebih tinggi dibanding yang tidak produktif. Kondisi tersebut akan menjadi bencana jika kualitas hidup manusia Indonesia rendah. Namun sebaliknya, bonus demografi akan menjadi anugerah jika kualitas hidup manusia Indonesia tinggi.

"Kita saat ini tengah menghadapi suatu persoalan yang rumit yakni masalah kemiskinan. Masalah kemiskinan ini sangat dan sangat sensitif. Maka dari itu, program KB diharapkan menjadi pintu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kota Prabumulih kedepan. Miskin itu sungguh tidak enak. dan saya pribadi pernah mengalaminya" ujar Ridho Yahya.

Dikatakan, Agar masyarakat Kota Prabumulih tidak sampai mengalami nasib orang miskin seperti yang pernah dialami oleh dirinya, Walikota Ridho Yahya mengungkapkan telah mengeluarkan formula yakni program bedah rumah masyarakat miskin bekerjasama dengan Baznas Kota Prabumulih melalui infaq pegawai negeri sipil untuk menghilangkan masyarakat miskin.

"Jika didaerah lain bantuan bagi masyarakat miskin hanya berupa bahan bangunan, di Kota Prabumulih langsung mendirikan satu rumah. Dan hanya Kota Prabumulih satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang memiliki program bedah rumah dari infaq pegawai" tegasnya.

Dalam pencanangan Kampung KB yang diresmikan secara langsung oleh Walikota Prabumulih ini juga disejalankan dengan acara Kegiatan, Pelayanan KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang IUD dan Implan dengan target pelayanan 100 akseptor KB Baru. 

Selain itu ada juga Pelayanan Papsmear dengan target pelayanan 100 pasangan usia subur, Pameran UPPKS yang di ikuti oleh Kelompok UPPKS Kota Prabumulih, Pemberian penghargaan kepada Bidan praktek Swasta Rumah sakit dan Puskesmas terbaik pelayanan KB 2016, Pemberian makanan tambahan bagi anak balita sebanyak 100 paket, pemberian penghargaan terhadap 22 akseptor KB dan Vaksetomi dan lain sebagainya.

Ngaku Anggota Polsek Timur, Ari Dibekuk Buser

1 Apr 2016

PRABUMULIH, PP - Ada ada saja ulah warga Jalan Sunda Kelapa Kelurahan Gunung Ibul Prabumulih timur Kota Prabumulih bernama Ari Anggara berusia 25 tahun ini. Ia terpaksa berurusan dengan Kepolisian lantaran ulahnya yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polisi Polsek Prabumulih Timur dan melakukan pemalakan terhadap sopir angkutan truk yang melintas di jalan Kota.

Dalam menjalankan aksinya, Ari mengaku anggota Polisi dan menghentikan truk yang melintas di Jalan Sudirman. Ia memaksa sopir untuk mengeluarkan sejumnlah uang untuk jasa pengawalan. Apesnya saat itu, sopir yang berhasil dihentikannya di depan tugu patung kuda tidak mau mengabulkan permintaan pelaku dan lebih memilih menancap gas meninggalkan pelaku.

Kesal tidak di indahkan, pelaku lantas melakukan pegejaran terhadap sopir yang belakangan diketahui bernama Ujang Paris (40) warga Muara Maung Merapi Barat Kabupaten Lahat. Bahkan pelaku nekat memepet sepeda motor Yamaha RX King yang ditungganginya ke mobil Ujang dan meneriakinya untuk berhenti seraya melemparkan batu ke arah mobil.

Ketakutan, sang sopir lantas menambah laju kenderaanya dan berhenti di depan Polsek Timur untuk menyeleatkan diri. Anehnya, pelaku bukan malah kabur dan justru mendatangi si sopir dengan mengatakan dirinya adalah anggota Polisi seraya meminta sejumlah uang kepada korban.

Tak Butuh waktu lama bagi Kepolisian untuk menangkap pelaku pemalakan terhadap sopir angkutan di Jalan Sudirman itu. Pelaku pun di bekuk saat itu juga.

Kapolres Prabumulih AKBP Adiharsa SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Sugeng Pranoto membenarkan peristiwa penangkapan tersebut. Dikatakan, pelaku dalam menjalankan aksinya mengaku sebagai seorang anggota Polisi untuk memeras sopir truk yang melintas di jalan Sudirman. Beruntung aksi pelaku dapat di hentikan oleh Petugas, ujar Sugeng. Kini lanjutnya pelaku telah diamankan di Polsek Timur dan atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman dengan ancaman hukuman penjara selama 9 tahun, tegasnya.

Beberapa PNS Satpol PP Prabumulih Mengundurkan Diri? Benarkah

27 Mar 2016


PRABUMULIH, PP - Beberapa anggota Satuan Polisi Pamong Praja dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya dikarenakan adanya diskriminasi dan penggunaan anggaran yang tidak transparan. Pengunduran diri tersebut menurut salah seorang oknum Satpol PP telah disampaikan kepada atasannya yakni Kepala Satuan. 


Menurut oknum yang meminta namanya ini untuk tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa ada sejumlah orang anggota golongan II yang mengajukan mengundurkan diri dari jabatan komandan Regu (Danru). Bahakan pengunduran diri tersebut telah sampai ke meja atasannya Ibrahim Cik Ading. Namun sayangnya lanjut Oknum Pol PP itu, Pengunduran diri yang mereka ajukan tidak mendapat tanggapan dari atasan.

Dikatakan, dasar pengunduran diri ini diajukan berawal dari tidak jelasnya status yang mereka sandang sebagai Komandan regu. Artinya penempatan tersebut tanpa didasari surat Keterangan (SK) sehingga mereka bingung dengan jam kerja serta tupoksi yang harus mereka laksanakan sebagai Danru. Anehnya lanjut sumber, saat masalah ini dipertanyakan ke atasan justru jawaban yang tidak mengenakan yang mereka terima.

"Alasan atasan saat kita tanya soal SK saat itu, dibilang bahwa SK berada ditangan bendahara sekretariat, tidak masuk akal" ujarnya.

Beberapa poin penting lainnya adalah yang dinilai tidak transparan adalah soal pemberian tunjangan yang tidak transparan. Ada diskriminasi. "Bukan hanya kami saja, mungkin pegawai yang lain juga demikian. Dan hal ini pulalah yang membulatkan niat kami mengundurkan diri dari jabatan Danru di Satpol PP" tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pol PP Kota Prabumulih hingga berita ini diturunkan belum dapat memberikan tanggapan. Saat dikonfirmasi seputar pengunduran diri anggota Satpol PP melalui telepon selulernya terdengar nada tidak aktif.

Pernah Melihat Pesawat Melintas di Jalan Umum? Ini Liputannya

25 Mar 2016

CHINA, PP - Pernahkah anda melihat peristiwa pesawat melintas di jalan umum? Di Indonesia, Kejadian seperti ini jarang terjadi apalagi di Kota Prabumulih Sumatera Selatan. Jika jalanan Kota Prabumulih macet lantaran pesawat mengambil alih jalan umum, seperti apa iya kira-kira reaksi masyarakat pengguna jalannya?

Yang pertama dan yang pasti pengguna jalan akan mengabadikan moment tersebut dengan kamera ponselnya. Atau bisa jadi melakukan selfie saat pesawat sedang melintas di dekat pasar PTM.

Namun di Kota ini, Xian (China-red). Peristiwa pesawat melintas di tengah kota sudah menjadi hal biasa ditengah masyarakatnya. Bahkan mereka terkadang resah karna pesawat tanpa sayap yang diangkut oleh truk ini kerap membuat kemacetan yang panjang.

Pesawat sepanjang 30 meter dengan bobot 13 ton sempat terhenti selama satu jam di Xi'an Yanling Districk karna terjebak di persimpangan jalan saat melakukan pemutaran arah. Menurut otoritas setempat, kejadian ini sudah sering terjadi karna sebuah perusahaan di daerah tersebut menggunakan jasa angkutan untuk mengangkut badan pesawat.






Meski Dibuang ke Dalam Toilet, Bayi Malang ini Tetap Hidup


TIONGKOK, PP - Sungguh tragis, bayi baru lahir dibuang ibunya di lubang toilet sebuah rumah sakit di Tiongkok. DIlansir Shanghaiist, untungnya bayi ini masih hidup, tim penyelamat berusaha mengeluarkan bayi perempuan ini selama tiga jam.


Bayi malang ini ditemukan tanggal 20 Maret 2016 di toilet umum lantai dua Xinping County Hospital, Kota Yuxi. Bayi ini berlumur darah, tersangkut di saluran pipa pembuangan. Untungnya bayi ini masih bernafas dan hidup. Polisi kini mencari tahu orangtua bayi ini.

Berawal dari staf rumah sakityang melapor karena mendengar suara tangisan dari pipa toilet.
Saat tim penyelamat datang, bayi tersebut dalam keadaan kritis, terjepit erat di lubang toilet.
Jika tak segera dibongkar, bayi itu bisa mati.

Petugas menggunakan palu untuk memecah pipa sehingga bayi itu bisa terbebas dan menghirup udara segar. Bagian pipa dicongkel sedikit demi sedikit. Petugas menutup pintu dan mengevakuasi area sekitar agar tak seorang pun masuk toilet.

Selam tiga jam penyelamatan, bayinya menangis terus, petugas menjadi cemas. Bayi itu selamat dan diambil staf medis untuk dirawat.

Kasus seperti ini juga pernah terjadi di Tiongkok pada September 2014, seorang bayi perempuan ditemukan di saluran pembuangan di sebuah universitas.
 

© Copyright Posmetro Prabu 2010 -2011 | Design by Jun Manurung