Metro Insident

Latest Post

20 Parpol Siap Rebut Kursi Parlemen Prabumulih 2019

Written By Posmetro Prabu on 21/04/18 | 21.4.18

PRABUMULIH, PP - Menyongsong satu tahun Pemilu Serentak 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih melaksanakan kegiatan Pagelaran Seni Budaya di Taman Kota Prabujaya pada Sabtu (21/04). Kegiatan tersebut digelar serentak di seluruh Indonesia mulai dari KPU RI sampai tingkatkan KPU kabupaten dan kota.

Ketua KPU Kota Prabumulih, M Tahkyul SIP mengatakan, selain untuk mensosialisasikan Pemilu serentak 2019, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa pagelaran seni budaya tersebut merupakan salah satu sosialisasi yang dilakukan pihaknya agar seluruh masyarakat mengetahui perhelatan akbar di 2019.

"Sebelumnya kita telah melakukan kegiatan seni budaya berupa kirab dan pawai dengan menampilkan marcing band, reog serta jenis kesenian daerah lainnya. Melalui kegiatan itu kita mensosialisasikan pemilu kepada masyarakat," ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, sambung Tahkyul, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan seluruh partai politik yang ikut serta dalam Pemilu serentak 2019. Tidak hanya diikuti oleh partai lama sejumlah partai baru yang lolos juga akan ikut meramaikan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

"Setidaknya sebanyak 20 parpol akan bertarung dalam pemilu mendatang.
Diantaranya yakni PKB, Gerindra, PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, Partai Garuda, Partai Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBNU dan PKPI," bebernya.

Lebih lanjut Takhyul mengatakan, dalam pagelaran seni budaya tersebut menampilkan berbagai atraksi dari para pelaku seni di Kota Prabumulih seperti gitar tunggal, tari-tarian tradisional, band serta pembagian doorprize kepada masyarakat.

"Kita berharap pemilu serentak ini bisa berjalan dengan baik dan mendapat sambutan serta partisipasi dari seluruh masyarakat," tandasnya.

Terkuak, Irma Suryani Lindungi Kasus Zinah Oknum DPRD Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 19/04/18 | 19.4.18

PRABUMULIH, PP - Fakta baru kasus dugaan perbuatan Zinah dan Nikah tanpa izin yang dilakukan oleh H salah seorang oknum DPRD Prabumulih mulai terkuak. Belum adanya tindakan Partai terhadap H diduga akibat di back up oleh Ketua DPP Irma Suryani yang juga Anggota DPR RI Partai Nasdem Dapil 2 Sumsel.

Hal ini terkuak dari data rekaman pembicaraan antara Irma Suryani dengan salah seorang Pengurus DPC Nasdem Kecamatan Cambai. Irma dengan tegas meminta Pengurus sekaligus ketua DPC Nasdem Cambai untuk tidak mau terlibat jadi saksi dalam kasus dugaan tindak pidana perbuatan Zinah yang dilakukan oleh Ketua DPD Nasdem yang juga selaku anggota DPRD Kota Prabumulih terhadap salah seorang kadernya berinisial "E".

Dalam rekaman pembicaraan tersebut, Irma Suryani ternyata telah mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh H. Hanya saja ia berupaya untuk melindungi dengan alasan E adalah orang kepercayaan Irma Suryani dan H adalah timses saat pencalegan Irma pada pemilu 2014.

"Mohon Kak Lufi, sejauh ini kakak telah saya anggap sebagai kakak kandung. Biarlah kasus H nantinya menjadi urusan saya. Saya mohon untuk kasus ini kakak jangan mau terlibat jadi saksi. Kakak maunya apa dipartai tinggal ngomong saja. Biar saya nanti ajukan kakak menjadi sekretaris DPD Nasdem dan Isteri Kakak saya jadikan sebagai Ketua Srikandi Nasdem" ujar Irma dalam pembicaraan.

Maksud dari pembicaraan tersebut adalah, Lufianto dinilai menjadi saksi kunci dari nikah siri tanpa izin yang dilakukan oleh H terhadap E beberapa waktu yang lalu. Meski didesak oleh Irma untuk tidak mau menjadi saksi, namun Lufi bersikukuh untuk tetap mengungkap fakta yang sebanarnya karna ia merasa berdosa jika harus menutup-nutupi perbuatan yang tak pantas yang dilakukan oleh H selaku anggota DPRD Kota Prabumulih.

Dengan terkuaknya rekaman data pembicaraan antara Irma Suryani dengan ketua DPC Nasdem Kecamatan Cambai, semakin menguatkan dugaan simpatisan dan 6 pengurus DPC Partai Nasdem bahwa Irma Suryani melindungi Ketua DPD Nasdem yang jelas-jelas melanggar AD/ART Partai namun tidak melakukan tindakan.

Irma Suryani juga dituding melakukan presure terhadap pengurus Partai Nasdem Tingkat Provinsi untuk tidak menghakimi dan memberi sanksi terhadap H. Maka dengan data rekaman tersebut seluruh pengurus Partai Nasdem berencana mengadukan Irma Suryani terhadap mahkamah partai dan bila perlu langsung menghadap Surya Paloh di Jakarta.

Jika dalam pemberitaan sebelumnya (baca "Ketua Terjerat Kasus Zinah, 6 DPC Nasdem Prabumulih Layangkan Mosi Tak Percaya" Irma Suryani ketika dikonfirmasi menyebut bahwa surat pengunduran diri yang dilayangkan oleh 6 Pengurus Partai adalah Palsu, maka tidak demikian halnya ketika rekaman data yang dikirimkan melalui aplikasi Whatsapp (WA). 

Ketika dimintai tanggapan mengenai rekaman data pembicaraan tersebut, Irma Suryani justru diam seribu bahasa. Bahkan DP Profil WA miliknya tak lagi mengunakan foto. Meski dimintai tanggapan berkali-kali tentang pembenaran rekaman tersebut, Irma Suryani  lebih memilih bungkam.

KPU Tetapkan DPT Pemilukada Prabumulih Sebanyak 125.866

PRABUMULIH, PP - Jumlah Data Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Serentak yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Prabumulih mengalami pengurangan, jika dibandingkan jumlah Data Pemilih Sementara (DPS) yang berjumlah 128.585.

Dari DPT yang telah diplenokan dari tingkat Panitia Pemilihan Suara (PPS), Panita Pemilih Kecamatan (PPK) dan akhirnya ditetapkan KPU. Jumlah data pemilih Pilkada Serentak pada 2018 telah ditetapkan sebanyak 125.866.

“DPT yang kita tetapkan berkurang sekitar 2.719 dari DPS dan DPSHP. DPT kita tetapkan berjumlah 125.866, terdiri dari 62.109 pemilih laki-laki dan 63.757 pemilih laki-laki yang tersebar di 445 Tempat Pemilihan Suara (TPS) atau 37 kelurahan/desa di kota ini,” ujar Ketua KPU, M Takhyul Hamid di Aula Hotel Gran Nikita, Kamis (19/4/2018).

Ditambahkan Takhyul, setelah melakukan validasi dan pemuktahiran data mulai dari tingkat PPS, PPK, dan akhirnya kota, pengurangan jumlah pemilih tersebut disebabkan banyaknya data ganda pemilih dan juga invalid (tidak terdata di Disdukcapil).

“Lalu, banyaknya warga yang tidak memiliki e-KTP atau Suket sebagai syarat sah untuk mencoblos ataupun menyalurkan hak suaranya,” tuturnya.

“Setelah ini, pleno DPT akan dilanjutkan di tingkat KPU Provinsi pada 21 April mendatang. Telah ditetapkannya DPT inilah yang menjadi dasar pencetakan surat suara yang akan kita lakukan. Jumlah surat suara yang dicetak berjumlah 125.866 ditambah dengan 2,5% cadangan,” kata dia menambahkan.

Pihaknya sendiri berterima kasih atas kerja keras dan usaha PPS dan PPK, telah terus menerus melakukan validasi dan pemuktahiran data. Sehingga, dihasilkan data yang valid dan akurat DPT Pilkada Serentak tersebut.

“Ini kita lakukan supaya tidak menimbulkan masalah-masalah yang tidak diinginkan. Supaya penyelenggaraan Pilkada Serentak bisa berjalan sukses dan lancar,” ujarnya sambil menyebutkan jika data tersebut sudah disinkronisasikan dengan data Disdukcapil.

RCM Optimis Menang di Gugatan Maybank. Ini Alasanya

JAKARTA - PT Reliance Capital Management (“RCM”) melalui kuasa hukumnya menghadiri panggilan  sidang ke-2 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas gugatan yang dilayangkan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank”) kepada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang berkantor di Gedung Sovereign Plaza, TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Kuasa hukum RCM dan Anton Budidjaja, Marco Mengko dari kantor hukum Yang & Co, menegaskan bahwa kliennya tidak ada sangkut pautnya dengan perselisihan antara Maybank dan BANI dan gugatan yang dilayangkan kepada kliennya tidaklah tepat. Lanjutnya, kliennya tidak ingin mengambil posisi dalam pertempuran dua BANI dan sangatlah tidak adil jika ada pihak yang menggunakan sengketa ini untuk menggagalkan proses arbitrase yang sedang berjalan.

Diketahui RCM mengajukan permohonan arbitrase dengan itikad baik berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara yang telah mengakui keberadaan BANI yang beralamat di Gedung Sovereign. Marco justru melihat langkah Maybank mengajukan gugatan tandingan kemudian ke pengadilan merupakan tindakan yang bertetangan dengan apa yang telah disetujui dalam CSPA.

“Kami merasa bahwa terlalu banyak substansi dalam gugatan yang dilayangkan oleh kuasa hukum Maybank yang telah menyentuh isi dari CSPA sehingga seharusnya diselesaikan di forum arbitrase bukan pengadilan.” ungkapnya.

Marco menegaskan bahwa kliennya ingin menunjukan itikad baiknya  dengan tetap hadir di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan walaupun gugatan tersebut bertentangan dengan kesepakatan yang ada di dalam CSPA dan sebenarnya mungkin dirancang untuk menggagalkan proses arbitrase yang sedang berjalan. Sidang kedua pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda karena tergugat 10 yaitu Tony Budidjaja tidak hadir namun tergugat lainnya telah hadir diwakili oleh kuasa hukumnya.

Usai sidang Marco menambahkan “Kami hanya ingin dispute di dalam CSPA bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan apa yang telah diperjanjikan  di  dalam CSPA. Klien kami tidak ingin terjepit diantara perselisihan diantara 2 kepentingan BANI dan pada akhirnya menjadi korban.”

“Saya yakin pengusaha di Indonesia tentunya ingin kepastian hukum dalam berusaha dan berinvestasi. Saya berharap pemerintah dapat bertindak mengenai dualisme BANI ini agar ada kepastian hukum. Saya yakin ada solusi yang bisa diperoleh bagi perlindungan hukum terhadap warga yang memilih BANI dalam menyelesaikan sengketa. Kalau tidak, berkaca pada kondisi saat ini, masyarakat bisa saja lebih memilih penyelesaian sengketa di pengadilan atau arbitrase luar negeri untuk kepastian hukum.”

Maghrib Berdarah di Lorong Bersama

BATURAJA, PP - Sudarsono (50) yang baru tiba di rumah usai bekerja nyaris pingasan dan syok begitu masuk ke dalam rumah. Pria paruh baya itu seolah tak percaya apa yang disaksikan mata kepalanya sendiri di rumahnya. Ia mendapati sang isteri tercinta terbaring tewas dengan kondisi mengenaskan di dalam rumah, Rabu (18/04/2018).

"Astaghfirullahalazim, apa yang terjadi ya Allah" gumamnya dalam hati lantas berteriak sekencang-kencangnya minta tolong kepada warga sekitar. Teriakan yang mengalahkan kumandang Adzan Maghrib itu memaksa warga berhamburan keluar dari dalam rumah menghampiri pekikan suara Sudarsono.


Tak lama puluhan warga Lorong Bersama RT 02 RW 03 Kelurahan Air Paoh Baturaja Timur OKU Sumsel itu ramai memadati pekarangan rumah Sudarsono. Tak sedikit pula diantara tetangganya itu yang langsung masuk kedalam rumah. Suara Istighfar langsung terucap dari mulut mereka di iringi Innaillahi wa innailahirojiun.

Apa yang terjadi?

Hermin Widahyanti (51) isteri Sudarsono ditemukan tewas mengenaskan dalam rumah. Korban tewas dengan puluhan luka lebam di sekujur tubuh dan mulut di lakban. Percikan darah korban bertebaran di dekat pintu kamar. Luka robek juga terlihat di bagian kepala diduga akibat hantaman benda tumpul.

Warga yang mengetahui kejadian langsung menghubungi aparat kepolisian. Tak lama kemudian tim Reskrim Polres OKU tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dengan sigap langsung menggelar Police Line dan olah TKP.

Sembari petugas melakukan olah TKP, Mobil ambulance pun tiba di tempat kejadian dan korban dibantu warga sekitar langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk di otopsi.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui motif pelaku melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas mengenaskan. Aparat Kepolisian Polres OKU masih terus melakukan olah TKP guna melakukan penyidikan. Beberapa barang bukti juga telah dihimpun dari TKP demi kepentingan pengungkapan kasus yang menghebohkan Lorong bersama tersebut.

Informasi yang dapat dihimpun Posmetro Prabu, sejauh ini korban diketahui hanya tinggal seorang diri saat pagi hingga sore hari sebelum suaminya pulang dari bekerja. Tiga anak korban diketahui juga bersekolah di luar kota.

Ditempat terpisah Kapolres OKU yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.Kom membenarkan peristiwa kasus pembunuhan di Lorong Bersama Air Paoh tersebut. Namun begitu, Alex belum dapat menyimpulkan penyebab tewasnya korban akibat perampokan dengan alasan barang-barang berharga milik korban masih utuh.

"Untuk sementara ini belum dipastikan dan ketahui apa penyebab motif dari kejadian ini. Belum tentu ini perampokan dan jangan ber opini dulu, yang jelas dugaan sementara MD adalah korban pembunuhan, sebab barang-barang berharga seperti motor dan mobil beserta HP korban semua masih lengkap" tegasnya.

Sementara itu, warga sekitar maupun tetangga korban yang dimintai keterangan mengaku bahwa korban belum lama tinggal di Lorong Bersama. Korban bersama keluarga nya yang baru beberapa tahun tinggal di lingkungan terswbut dikenal baik dan ramah terhadap warga. Korban juga selalu aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakan. Tak sedikit pula warga yang merasa kehilangan dan seolah tidak percaya apa yang terjadi sebab korban diketahui tidak memiliki musuh di lingkungannya.

Ribuan Kawan SO Siap Kawal Kemenangan HDMY

Written By Posmetro Prabu on 18/04/18 | 18.4.18

MURATARA, PP - Mantan Gubernur Sumsel yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sumsel, H. Syahrial Oesman (SO) menegaskan ribuan kader Partai NasDem siap memenangkan dan mengawal kemenangan pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya (HDMY) dalam Pilkada Sumsel 27 Juni 2018 mendatang.

Sebagai salah satu partai politik pengusung HDMY, NasDem terus menggalang kekuatan bersama rakyat untuk kemenangan paslon nomor urut 1 tersebut.

“Sejak awal NasDem bersama HDMY. Seluruh kader NasDem tetap tegak lurus untuk mengamankan keputusan DPP Partai NasDem demi memenangkan HDMY menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel. Bersama rakyat Sumsel, NasDem terus menggalang kekuatan sampai ke desa-desa,’’ tegas Syahrial Oesman usai melantik pegurus DPD Partai NasDem Kabupaten Muratara,  yang dipusatkan di Desa Ketapat Bening, Kecamatan , Rawas Ilir, Selasa (17/4).

Pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Muratara tersebut dihadiri langsung Cagub H. Herman Deru yang sedang melakukan kampanye dialogis di sejumlah kawasan di Muratara. Kehadiran HD disambut antuasias oleh ribuan kader NasDem Muratara yang hadir memenuhi lokasi pelantikan. Tampak hadir pula bakal Caleg DPR RI Partai NasDem, Hj. Maphilinda Syahrial Oesman dan para petinggi DPW Partai NasDem Sumsel.

SO mengajak  seluruh kader dan simpatisan NasDem se Sumsel untuk bahu membahu bersama masyarakat untuk mensosialisasikan 9 program strategis HDMY kepada seluruh lapisan masyarakat. Sehingga program-program pro rakyat yang diusung HDMY tersebut dapat diketahui masyarakat.

“ Kita sangat sepakat dan mendukung program HDMY yang ingin melakukan pembangunan secara merata di 17 kabupaten kota di Sumsel ini.  Sumsel harus maju secara bersama-sama dan jangan ada lagi kesenjangan antar daerah. Pembangunan juga harus sampai ke pedesaan,’’ tegas SO yang dikenal sebagai pioner pembangunan desa di Sumsel ini.
Ditemui wartawan usai acara pelantikan, Herman Deru mengungkapkan, sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah dirintis Gubernur Syahrial Oesman akan dituntaskannya jika terpilih menjadi gubernur. Pasalnya, saat ini banyak proyek jalan dan jembatan yang dibangun semasa Gubernur Syahrial Oesman, antara lain di Muratara, Ogan Ilir dan Banyuasin tidak dilanjutkan alias mangkrak. Padahal keberadaan jalan dan jembatan tersebut sangat ditunggu masyarakat.

“Apa-apa yang sudah dirintis Pak Syahrial Oesman dulu akan kita tuntaskan. Banyak jembatan yang dibangun semasa Pak Syahrial yang saat ini ini mangkrak akan kita lanjutkan. Proyek-proyek itu sangat ditunggu masyarakat,’’ tegas HD.

Musridi, tokoh masyarakat Rawas Ilir menjelaskan, masyarakat Muratara mengharapkan Sumsel ke depan dipimpin oleh figur yang berpengalaman memimpin daerah, rajin turun ke bawah dan program-program memang berpihak kepada masyarakat.

“Kriteria itu ada pada pasangan HDMY. Pasangan HDMY adalah pasangan paling ideal karena berpengalaman menjadi bupati 10 tahun. Apalagi selama memimpin OKU Timur dan Ogan Ilir, HDMY adalah bupati sukses dan berprestasi. Keduanya juga dikenal dekat dengan masyarakat, terutama kalangan petani. Jadi sangat mengena bagi masyarakat Muratara yang mayoritas petani,’’ papar Musridi.

Dia mengaku sudah mendengar program-program HDMY , antara lain mempercepat perbaikan infrastryktur jalan yang saat ini kondisinya banyak yang rusak, membenahi program sekolah dan berbat gratis yang mati suri serta ingin membangun pabrik karet terbesar di Indonesia.

Digerbek Polisi, Pemain Dadu Kocar-Kacir

PRABUMULIH, PP - Puluhan warga yang main judi dadu kuncang Selasa (17/4) malam, lari pontang panting menghindari tangkapan anggota polisi dari Polsek Prabumulih Barat yang saat itu menggrebek arena judi tersebut. Para pemain dan termasuk bandar judi dadu kuncang berhasil lolos, lantaran berlari di kegelapan malam karena telah mengusai medan.

Dari penggrebekan arena dadu kuncang yang berada di tengah hutan di Desa Gunung Kemala, Kecamatan Prabumulih Barat, polisi berhasil mengamankan satu pemain judi yakni Andika Saputra (19), warga Desa Gunung Kemala, Kampung 1, Kelurahan Gunung Kemal, Kecamatan Prabumulih Barat.

Andika ini bertugas sebagai tukang kuncang dadu. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang Rp 147.000 ribu, lapak dadu, 4 buah buah dadu kuncang serta satu buah bokor dadu. Demi kepentingan penyelidikan pelaku dan barang bukti untuk sementara mendekam di hotel prodeo Polsek Prabumulih Barat.

Informasi yang dihimpun, terbongkarnya arena judi dadu kuncang yang telah 2 bulan  berjalan ini berkat adanya laporan masyarakat yang resah dengan kegiatan perjudian di wilayah tersebut. Berbekal informasi itu, anggota Reskrim Polsek Prabumulih Barat langsung melakukan pengintaian di lokasi.

Ternyata informasi itu benar dan petugas langsung melakukan penggrebekan. Rupanya kedatangan petugas diketahui pemain judi dadu kuncang dan seketika langsung lari kocar-kacir di tengah hutan di kegelapan malam. Polisi yang tidak menguasai medan dan minimnya penerangan akhirnya hanya mampu menangkap satu pemain judi.

Saat dibawa ke kantor Polsek Prabumulih Barat, Andika mengatakan dirinya hanya ditugaskan untuk menguncang dadu kuncang dan diberi upah oleh sang bandar Iyong. "Kalau semalam ada 20 orang warga yang ikut main judi. Judi dadu kuncang ini milik bandar bernama Iyong. Keberadaan arena judi dadu kuncang ini sudah 2 bulan lebih, dan baru ini digrebek polisi," ungkapnya, Rabu (18/4) siang.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandi SH menjelaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam untuk memberantas segala bentuk aksi perjudian. Mengingat judi merupakan penyakit masyarakat yang harus dihindari.

"Pelaku lain berhasil kabur, namun kita sudah mengantongi identitas bandar judi dadu kuncang ini. Kita harap masyarakat segera melapor jika ada aksi kriminal maupun bentuk kejahatan lainnya agar bisa kita tindak," pungkasnya.

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman H.Ilyas Berliyan

Written By Posmetro Prabu on 17/04/18 | 17.4.18

PRABUMULIH, PP-Ratusan pelayat, kerabat, warga sekitar dan Keluarga besar tampak hadir dalam pemakaman jenazah H. Ilyas Berliyan Bin H.Rozali RN Selasa (17/04/2018). Almarhum yang merupakan Keluarga Besar Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri tersebut meninggal dunia pada Senin (16/04/2018) di usia 90 Tahun. Ia dimakamkan di TPU Nusantara Jln A.Wahab Kelurahan Pasar, Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Selain kerabat dan Keluarga, juga terlihat Pjs Walikota Prabumulih, Kepala SKPD Kota Prabumulih, mulai dari Kepala Dinas, Kabag, Camat Hinggal Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih juga turut serta pada acara pemakaman.

Almarhum H. Ilyas Berlian meninggalkan satu orang isteri Hj.Sukemi Astuti, 11 orang Anak, 24 Cucu dan 5 orang Cicit. Alamarhum juga merupakan Ayah dari Ketua BPC Gapensi Kota Prabumulih Suherli Berlian. 

Pantauan portal ini dilapangan, proses pemakaman berjalan lancar. Sebelum dimakamkan jenazah almarhum masih sempat menunggu kedatangan Anak Tercinta  Zulfikar Berlian dari Padang Sumatera Barat untuk melihat sang Ayah untuk terakhir kalinya.

Ungkapan belasungkawa dalam bentuk karangan bunga juga turut menghiasi pekarangan rumah duka. Ada yang datang dari Pengadilan Negeri Pasaman Barat Sumbar, Pemerintah Kota Prabumulih, DPRD Prabumulih, Calon Walikota Prabumulih Ridho-Fikri, Kerabat hingga Timses Sahabat Ridho-Fikri.

Ketua Terjerat Kasus Zinah, 6 DPC Nasdem Prabumulih Layangkan Mosi Tak Percaya

PRABUMULIH, PP - Kasus dugaan tindak pidana Nikah tanpa Izin atau perbuatan Zinah yang menjerat Politisi sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Kota Prabumulih mulai berbuntut panjang. Desakan dan gelaran aksi damai pun telah disuarakan oleh simpatisan arus bawah Partai meminta pimpinan Partai untuk menindak dan memberhentikan Ketua Partai Nasdem (H) dari jabatan sebagai Anggota DPRD Kota Prabumulih.

H dinilai telah mencoreng citra Lembaga Negara tersebut terlebih etika Partai Nasdem yang dinilai selama ini baik ditengah masyarakat. Aspirasi demi aspirasi yang disampaikan Simpatisan Partai besutan Surya Paloh itu hingga kini belum menemukan titik terang. Baik dari aparat penegak hukum maupun dari internal Partai sehingga memaksa 6 kepengurusan partai tingkat kecamatan mengundurkan diri.

Bahkan surat pengunduran diri tersebut telah dilayangkan ke DPP Partai Nasdem di Jakarta maupun ke DPD, dan DPW Nasdem Sumatera Selatan untuk segera ditindak lanjuti. Dasar pengunduran diri dalam surat yang diterima posmetroprabu.com tidak lain akibat ulah Politisi Partai Nasdem yang telah merusak citra maupun reputasi partai ditengah masyarakat.

"Partai memilih lebih mempertahankan kadernya yang berkasus, kita sebaiknya mengundurkan diri saja. Sebab tidak ada gunanya partai ini dipertahankan jika para petinggi lebih memihak kepada satu orang ketimbang aspirasi beberapa pengurus di tingkat kecamatan" ujar 6 pengurus partai Nasdem tingkat kecamatan dengan kompak.

Enam orang ketua Pimpinan Prati tingkat Kecamatan di Kota Prabumulih itu ialah Edison, Denni, Zainuddin, Sugeng, Kamel, dan Luftyanto.

dalam surat tersebut dituliskan bahwa H sudah sangat tidak pantas lagi menakhodai dan menjadi ketua DPD Partai Nasdem Kota Prabumulih maupun sebagai kader partai karna perbuatannya berzinah dan merusak rumah tangga dengan menikahi isteri orang lain tanpa izin. Perilaku menikahi isteri orang lain merupakan perbauatn keji dan dapat merusak ruputasi Partai sebab yang bersangktan merupakan kader sekaligus anggota DPRD dari Partai Nasdem.

"Selama ini juga kami tidak pernah dilibatkan dalam berbagai kegitan Partai sehingga sulit mempercayai H sebagai Ketua DPD Partai yang tidak taat dengan AD/ART Partai. Sekaligus dalam hal ini kami sebenarnya ingin memperjelas bahwa tidak pernah sekalipun dana partai sampai ke DPC, baik biaya operasional kantor hingga pengadaan atribut Partai. Maka dengan ini kami ingin minta ketegas bagi elit partai untuk segera menjawab surat ini dan jika tidak kami akan mengundurkan diri sebab partai yang kami inginkan adalah Partai yang memliki komitmen bukan partai yang memihak ke satu orang" ujar Edison.

Petinggi Partai Nasdem yang juga Anggota DPR RI Irma Suryani saat dikonfirmasi enggan memberikan tanggapan sebelum dirinya melihat surat pengunduran diri yang dimaksud. Namun ketika Posmetro Prabu mengirimkan surat pengunduran diri dimaksud, justru Irma mengaku permasalahan pengunduran pengurus Partai Nasdem Tingkat Kecamatan adalah masalah pribadi bukan masalah partai.

"Saya menilai hala ini bukan urusan partai melainkan masalah pribadi. Kalau mereka (6 pengurus DPC Partai Nadem Prabumulih-red) mau mundur silahkan mundur, dengan syarat mengirimkan surat pengunduran diri ke DPD ditembuskan ke DPW. Kami Partai Nasdem tidak mengenal mosi tak percaya. Persoalan pribadi bukan urusan partai" ujar Irma

Namun begitu, Irma masih belum percaya dengan bukti surat pengunduran diri yang ia terima dari media ini. Justru ia menuding surat tersebut palsu. "Saya belum chek kebenarannya, bisa saja surat tersebut dipalsukan kita tidak tahu karna sejauh ini belum ada laporan yang masuk tentang pengunduran pengurus Partai Nasdem di tingkat kecamatan Kota Prabumulih" terangnya.

Bahkan Irma menegaskan jika surat tersebut benar palsu ia siap mengadukan hal tersebut ke pihak berwajib. "Jika surat tersebut palsu, yang tanda tangan juga palsu bukan yang bersangkutan maka akan kami laporkan ke Polisi dengan delik pemalsuan" katanya.

Disinggung yang melatarbelakangi pengunduran diri 6 pengurus DPC Nasdem adalah kasus dugaan tindak pidana perzinahan dan nikah tanpa izin yang membelit ketua DPD Nasdem Prabumulih, justru dibantah oleh Irma Suryani. Ia mengaku sebelum ada fakta hukum yang jelas pihaknya tidak mau berandai-andai apalagi untuk meberi tindakan terhadap kadernya.

"Tuduhan papun itu harus dibuktikan dulu secara hukum dan tidak boleh main hakim sendiri. Saya sudah baca suratnya, motifnya tidak lebih dari masalah pribadi. Memecat anggota partai itu tidak sembarangan. Ada aturannya sesuai AD/ART Partai" tegasnya.



Kompol Harris Batara Jabat Wakapolres Prabumulih

Written By Posmetro Prabu on 12/04/18 | 12.4.18

PRABUMULIH, PP - Gerbong mutasi di lingkungan Polres Prabumulih terus bergulir. Jika sebelumnya jabatan Kapolres Prabumulih yang disertijabkan dari AKBP Andes Purwanti, SE kepada AKBP Tito Hutauruk, SIK, kini giliran jabatan Wakapolres Prabumulih pun turut diserahterimakan, Kamis (12/04/2018).

Wakapolres Prabumulih yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Rocky Marpaung, SH, SIK, kini digantikan oleh Kompol Harris Batara, SIK. Kompol Rocky Hasuhunan Marpaung, SH, SIK, MH  dipercaya menjalankan tugas di tempat yang baru sebagai Waka Polres Musi Rawas. Sementara Kompol  Harris Batara, SIK sebelumnya menjabat sebagai Kabag OPS Polres Banyuasin.

Acara Serah terima Jabatan ini ditandai dengan prosesi pengambilan sumpah jabatan, dan penanda tanganan naskah serah terima. Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK, MH digelar di lapangan upacara Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK, MH dalam sambutannya mengungkapkan bahwa serah terima jabatan yang dilakukan merupakan realisasi rangkaian mutasi sekaligus penyegaran di ruang lingkup  Kepolisisan Resor Prabumulih.

"Upacara serah terima jabatan saat ini merupakan realisasi dari rangkaian mutasi personel yang didasari atas kebutuhan organisasi juga sebagai promosi dan penyegaran bagi personil Polri," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kapolres menyampaikan Apresisasi kepada Kompol Rocky Marpaung atas pengabdian yang baik selama menjalankan tugas sebagai wakapolres Prabumulih.

"Saya selaku pribadi dan pimpinan di Polres Prabumulih mengucapkan terima kasih kepada Kompol Marpaung SH MH yang telah melaksanakan tugas pengabdian sebagai Waka Polres Prabumulih dengan baik dan selamat menjalankan tugas ditempat yang baru sebagai Waka Polres Musirawas Polda Sumsel,"  Ungkapnya.

Lebih Lanjut kapolres mengajak Kompol Haris Batara, SIK untuk berinteraksi dan menyesuaikan diri serta memberikan inovasi baru dalam membangun citra kesatuan Polri yang lebih baik. Dirinya berharap agar tugas dan tanggung jawab yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh keikhlasan

"Saya ucapkan selamat bertugas kepada Waka Polres Prabumulih yang baru. Saya harap kewajiban yang diemban dapat dilasanakan dengan penuh tanggung jawab, Serta mengiplementasikan ide-ide dan inovasi baru demi membangun image kesatuan yang lebih baik lagi," tandasnya.

Ridho Yahya : Kesejahteraan Rakyat dan Tolak Tambang Batu Bara Harga Mati

PRABUMULIH, PP - Melanjutkan program kesejahteraan rakyat dan menolak tambang batubara di Kota Prabumulih adalah harga mati. Meski hitungan tinggal satu periode, bagi kami menolak tambang batubara adalah harga mati.

Demikian disampaikan oleh pasangan calon (Paslon) tunggal Walikota Prabumulih H, Ir Ridho Yahya MM dan Calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri, SH pada acara Debat Publik paslon yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Prabumulih di Aula Serbaguna RM Siang Malam Cambai, Kamis (12/04/2018).

Acara Debat Publik yang dimoderatori Ike Suharjo (Pal TV) ini juga turut menghadirkan empat panelis dari berbagai disiplin ilmu berbeda. Keempat panelis tersebut yakni Prof DR H Abdullah Idi, N.ED (Sosiolog), DR Markoni Badri, SE, MBA (Ekonom), Drs Bambang Bemgy SE, MA, P.HD (Ekonomi Pembangunan Penduduk
SDM dan Ketenagakerjaan) dan Andries Ronaldo, S.IP, M.Si (Kebijakan Publik).

Pada sesi pertama, Paslon tunggal diberi kesempatan untuk memaparkan rencama program kerja lima tahun kedepan. Para Panelis, tampak teliti mendengar dan menyaksikan tayangan visual Visi dan misi yang disampaikan Paslon.

Paslon tunggal yang biasa disebut Ridho-Fikri itu menjabarkan 11 program andalan membangun Kota Prabumulih yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera menuju Kota Prabumulih yang PRIMA. Keinginan itu dapat terwujud melalui tata kelola pemerintahan yang baik, prasarana dan sarana yang memadai, perekonomian yang berbasis kreativitas dan perdagangan, pegembangkan kualitas kehidupan masyarakat yang sehat, berakhlak dan inovatif.

"Bahkan hal ini sudah diwujudkan saat kami menjabat periode pertama. Dimana program cerdas, kreatif, maju dan sejahtera telah diwujudkan melalui program wajib BTA bagi anak usia dini agar kedepan memiliki akhlak yang mumpuni menghadapi perkembangan zaman" ujarnya.

Kemudian kata dia, Program yang disampaikan bukanlah sekedar janji melainkan telah terbukti. Dimana program kesejahteraan rakyat manfaatnya kini telah dirasakan masyarakat luas. Seperti peningkatan ekonomi kreatif dengan memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

"Kebutuhan dan kemampuan dalam arti, ketika masyarakat ingin mengembangkan usaha jahit diberi bantuan mesin jahit. Kemudian warga ingin mengembangkan usaha jasa bengkel diberi bantuan peralatan bengkel. Yang ingin jualan usaha kuliner diberi bantuan gerobak lengkap dengan peralatannya" terang Ridho Yahya dihadapan Panelis.

Acara debat publik pertama ini selain dihadiri Ketua KPU Prabumulih, M Tahkyul  Juga turut dihadiri Pjs Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi, Seluruh Komisoner KPU Prabumulih, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk, Wakil Ketua II DPRD Prabumulih, HM Daud Rotasi, Ketua Panwaslu Prabumulih, Herman Julaidi, simpatisan, partai pengusung dan pendukung serta ratusan undangan lainnya.

Usai sesi pertama debat digelar, salah satu panelis yakni Drs Bambang Bemgy, menanggapi program kerja bantuan peralatan dan modal usaha yang menjadi program unggulan Ridho-Fikri dimasa kepemimpinan sebelumnya. Menurutnya program tersebut sudah baik, namun masih perlu dievaluasi agar kesejahteraan masyarakat menjadi meningkat.

"Yang harus diperhatikan oleh paslon tidak hanya memberikan bantuan berupa peralatan usaha dan pinjaman modal dari bank kepada masyarakat. Namun juga pemerintah harus paham kondisi masyarakat di lapangan, khususnya mainset atau pola pikir masyarakat. Apa dan kemana arahnya harus diketahui. Sehingga bantuan yang diberikan tidak hanya tepat sasaran namun juga  tepat guna," ujarnya.

Yang menarik dari Debat Publik kali ini saat moderator mengeluarkan 4 amplop berisi pertanyaan pilihan. Salah satu pertanyaan menarik yang disampaikan yakni upaya yang akan dilakukan oleh paslon tunggal dalam meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negar (ASN).

Dengan gamblang, Ridho mengaku jika kesejahteraan ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih telah berjalan maksimal. Berbagai fasilitas dan tunjangan yang diberikan untuk ASN dinilai telah cukup. Bahkan tambahan gaji 13 dan 14 yang diterima ASN sudah bisa menutupi kekurangan. Sehingga ia menilai tidak perlu lagi untuk meningkat tunjangan ASN sebab Kota Prabumulih bukan hanya milik ASN.

"Saya rasa dengan apa yang telah diterima oleh ASN selama ini sudah cukup. Jangan sampai dengan meningkatkan tunjangan pegawai kita harus mengorbankan masyarakat kecil yang seharusnya lebih diperhatikan kesejahteraannya. Itu sama saja kita menzolimi mereka. Menari-nari diatas penderitaan rakyat. Jangan sampai seperti lagu Rhoma Irama, yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin. ASN makin kaya masyarakat makin miskin," ucapnya seraya disambut tepuk tangan penonton.

Kemudian moderator kembali bertanya seputar upaya penolakan batubara. Dengan jabatan yang tinggal satu periode lagi apakah masih mempertahankan untuk menolak tambang batubara di Kota Prabumulih.

Menjawab pertanyaan ini, Ridho Yahya dengan tegas mengatakan bahwa menolak tambang batubara di Kota Prabumulih adalah harga mati. "Mensejahterakan masyarakat dan menolak tambang batubara adalah harga mati bagi kami. Bahkan upaya penolakan kami siap menjadi terdepan ketika perizinannya direstui oleh Provinsi maupun pusat sebab kota kecil ini bukan untuk dieksplorasi" tegasnya.

Ridho Yahya juga menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin itu adalah ketika Dirinya mampu menggelar pembangunan dengan keuangan yang terbatas.

"Semua orang juga bisa jadi Walikota dan memerintah dengan APBD yang besar. Namun tidak banyak Kepala Daerah yang mampu menggelar pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan dengan dana yang terbatas dan APBD yang kecil" tandasnya.

Terpisah, Ketua KPU Prabumulih, M Takhyul Hamid mengatakan debat publik putaran pertama ini memang terkesan menuju visi dan misi serta program yang akan dijalani paslon jika  terpilih nanti. Masih ada debat publik kedua yang direncanakan akan berlangsung pada Juni 2018 mendatang.

"Untuk debat berikutnya lebih mengarah kepada sunstansi. Istilah lainnya penajaman serta mencari kekuatan dan kelemahan dari paslon. Disamping itu ada masukan atau saran yang nantinya bisa dijadikan sebagai bahan referensi paslon dalam menjalankan visi, misi serta program kerjanya jika kembali terpilih," tandasnya. (jun/adv)

Menjemput Kepingan Paris Van Java Di Matur

Written By Posmetro Prabu on 11/04/18 | 11.4.18

AGAM, PP - Jika Tuhan menciptakan Bumi Parahyangan saat sedang tersenyum, maka demikian pula halnya ketika Tuhan menciptakan Matur. Hamparan perbukitan dengan angin yang berhembus tenang, too good to be true.

Terletak di Kabupaten Agam Propinsi Sumatera Barat, Matur terletak tepat di puncak kelok 44 nan legendaris yang sudah lama ada mendahului kelok sembilan yang sedang viral saat ini. Ingin tahu bagaimana menantangnya kelok ini?

Sahabat sekalian bisa bertanya kepada pembalap sepeda peserta Tour De Singkarak yang kerap angkat topi dengan tantangan yang disediakan oleh kelok ini. Terdiri dari tikungan demi tikungan yang dimulai dari danau Maninjau, kelok ini membutuhkan kewaspadaan tingkat tinggi, namun… sangat sepadan dengan indahnya pemandangan dan sejuknya udara yang disediakan oleh kawasan ini.

Memasuki kelok ke 19, maka sahabat sekalian telah resmi memasuki kawasan Matur, dan seketika itu pula sahabat sekalian akan merasakan hawa sejuk. Pada banyak kesempatan, kabut akan menambah kesejukan dan keeksotisan kawasan ini. Melepaskan pandangan ke arah bawah akan memberikan sensasi yang tidak akan bisa terpuaskan dengan sekejap.

Hamparan danau dan bukit-bukit yang hijau memberikan keteduhan dan ketenangan yang luar biasa. Lupakan dulu hiruk dan pikuknya perkotaan. Nikmatilah dulu hamparan alam yang luar biasa indah yang masih alami dan asri. Pemandangan yang ditawarkan di kelok 44 ini membuat cukup banyak pedagang yang membuka warung kopi dengan view menghadap danau. Secangkir kopi, gorengan panas, hamparan danau dan perbukitan di depan mata, apa yang bisa salah dari itu ?

Sedikit berbeda dengan kawasan perbukitan di Bandung yang sudah mulai dipenuhi gedung-gedung modern, Matur masih tetap lestari dengan adat dan budaya lokalnya, yang bisa terlihat dari kehidupan sosial kemasyarakatannya, ladang-ladang yang terhampar bahkan dari bentuk bangunan-bangunan rumah yang masih terjaga kelestariannya sejak zaman dulu. Tidak jarang kita akan menemukan rumah gadang (rumah adat Minangkabau) sepanjang jalan di kawasan Matur.

Masyarakatnya pun masih setia dengan kegiatan bertani, seolah tidak terpengaruh banyak dengan perkembangan dunia yang sudah semakin serba kilat, cepat dan digital. Masyarakat di sini masih setia dengan proses menanam padi, merawat sawah, hingga panen tiba. Saat pagi dan siang hari, hampir semua penduduk akan beramai-ramai menuju sawah dan ladang, memanggul cangkul, topi caping. Tidak satupun dari mereka yang berjalan sambil melihat smartphone.

Sesampainya di puncak kelok 44, berarti sahabat sekalian telah berada di kawasan Ambun Pagi. Terdapat resort berkelas di areal ini, Nuansa Maninjau Resort. Bagi sahabat yang baru saja menikah dan akan berbulan madu, tempat ini layak untuk dipertimbangkan.

Siapkan sweater atau jaket tebal, karena hawanya sangat sejuk jika tidak bisa dikatakan dingin. Di resort yang sudah berpengalaman melayani ribuan tamu ini, sahabat sekalian akan mendapatkan semua fasilitas berkelas.

Cottage dengan 2 kamar di dalamnya, atau kamar dengan view menghadap kolam renang atau areal perbukitan. Suasana yang tenang memberikan relaksasi yang maksimal. Mengeluarkan keringat dengan berlari kecil di jogging track yang tersedia, dikelilingi taman bunga, atau sekedar bermain tenis pun bisa dilakukan.

Meneruskan perjalanan dari Ambun Pagi akan membawa anda tiba di alun-alun Matur. Setibanya di alun-alun Matur bukan berarti pemandangan indah telah usai. Lima menit berkendara lagi dengan hamparan sawah di kiri dan kanan akan membawa sahabat ke Kenagarian Lawang. Konon kabarnya wilayah perbukitan di nagari ini adalah tempat Paralayang nomor 2 terbaik di dunia setelah Selandia Baru.

Bersiap-siaplah menarik nafas panjang, karena masih begitu banyak pemandangan yang akan membuat terpana setibanya di sini. Langganan menjadi tuan rumah turnamen paralayang internasional, dengan angin yang berhembus dengan kadar yang tepat, dan pandangan yang akan terlalu sulit untuk dilupakan.

Polri -TNI Tingkatkan Patroli Pilkada Damai

PRABUMULIH, PP – Menghadapi situasi politik di Pilkada serentak khususnya di kota Prabumulih saat ini, berbagai antisipasi telah dilakukan oleh jajaran Polres Prabumulih dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban di Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.


Berbagai pengalaman dalam kerawanan konflik terjadi menjadi acuan pihak kepolisian dalam mengatur pola pengamanan dan antisipasi dampak kamtibmas yang ditimbulkan di kota nanas. Dalam hal ini, Polres Prabumulih sudah melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan patroli cyber.



“Kita telah mensosialisasikan kepada seluruh personel kita yang dibantu juga personel dari Polda untuk menjadi bagian dalam patroli cyber ini yang tugasnya kita ketahui untuk melakukan patroli di media sosial,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yusmanto SH MH, kemarin (6/4).



Menurutnya, peran cybertroop Polri atau tim cyber patrol tersebut sangat penting dalam memasuki tahun politik Pilkada seperti sekarang ini.



“Karena itu kita akan tingkatkan patroli di dunia cyber untuk mencegah beredarnya isu SARA maupun ujaran kebencian yang dapat menimbulkan gejolak politik yang berdampak terhadap kamtibmas terutama di wilayah kota Prabumulih ini,” kata dia.



Sementara, Kasat Shabara, AKP Toni Arman SH juga menambahkan, selain itu untuk mewujudkan Pilkada damai, pihaknya juga melakukan patroli bersama TNI dan personel Dinas DLLAJ Pemkot Prabumulih yang disebut Patroli tiga pilar.



“Iya jadi kita, TNI dan Pemkot Prabumulih dalam rangka cipta kondisi di wilkum Polres Prabumulih juga melakukan kegiatan patroli ke sejumlah wilayah yang ada di kota ini mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.



Dalam kegiatan tersebut, lanjut Toni juga dilaksanakan dialog bersama warga masyarakat terkait imbauan dan pencegahan dampak terjadinya tindak kriminal di masa Pilkada saat ini.



“Dalam pelaksanaannya, patroli tiga pilar ini mendatangi tempat-tempat hiburan, pangkalan ojek serta tempat-tempat keramaian, sekaligus melakukan dialogis dan memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada warga yang berdampak pencegahan terjadinya tindak pidana serta agar terciptanya situasi keamanan yang kondusif,” tandasnya

Program Senam Sehat Ridho Fikri Semakin Diminati Warga

PRABUMULIH, PP - Program senam sehat yang dibawakan oleh pasangan calon Walikota Ir, H Ridho Yahya MM dan Calon Wakil Walikota H, Andriansyah Fikri, SH saat menggelar kampanye dialogis di Kelurahan Muara Sungai Kecaatan Cambai Kota Prabumulih semakin diminati oleh Warga.

Seperti yang terlihat sore tadi, Rabu (11/04/2018). Ratusan Warga sungai medang tampak antusias mengikuti senam sehat yang dilaksanakan dilapangan Bola Volli Kelurahan Sungai Medang. Tidak hanya warga sekitar, warga kelurahan lain seperti Kelurahan Patih Galung juga terlihat memenuhi lapangan senam.

Irmayanti misalnya. Warga Kelurahan Patih Galung itu mengaku semakin menyukai program gaya hidup sehat yang dibawakan oleh pasangan Calon Walikota dengan jargon "Indahnya Kebersamaan" tersebut. 


Wanita berpostur bongsor itu mengaku telah berat badannya kini telah turun sebanyak 3 Kg pasca mengikuti kampanye Ridho-Fikri yang digelar diberbagai kelurahan Kota Prabumulih. Bahkan ia mengaku selalu hadir di setiap kesempatan kampanye yang digelar oleh kedua tokoh tersebut.

"Setiap ada kegiatan kampanye kami selalu ada. Itung-itung cari keringat dan pastinya yang dicari adalah sehat. Happy aja sih. Orang-orang disana juga baik-baik dan mudah diajak bicara" ujarnya.

Disinggung adakah perubahan berat badan sejak mengikuti kegiatan kampanye dan program hidup sehat Ridho-Fikri, Wanita yang mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna merah itu mengaku telah mendapatkan hasil yang maksimal.

"Sudah turun hampir 4 kilo. Kemarin itu berat badan mencapai 79. Mak ini ari lah 75 kilo. Alhamdulilah lah mas" ujarnya sumringah.

Pantauan posmetroprabu.com dilapangan, Senam sehat yang dibawakan oleh pasangan calon Walikota di Sungai Medang tampak diikuti dengan antusias oleh warga sekitar. Dalam orasinya kedua pasangan Calon tidak lupa menghimbau agar pada hari H Pemilihan Walikota Prabumulih 27 Juni 2018 nanti, seluruh warga Muara Sungai dapat hadir berbondong-bondong ke TPS guna memberikan hak suaranya dengan mencoblos pasangan bergambar Ridho-Fikri.

"Kami tidak sekedar berjanji. Kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan menjadi program unggulan pasangan Calon Ridho-Fikri selama ini. Pilihlah yang telah teruji dan terbukti sebab jika salah memberikan pilihan maka Program kesejahteraan rakyat akan semakin jauh sebab Prabumulih akan dipimpin oleh orang lain yang belum tentu mampu mewujudkan keinginan masyarakat seperti yang telah berjalan sejauh ini" ujar Ridho Yahya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Posmetro Cyber Group
Copyright © 2011. Posmetro Prabu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Jun Manurung
Proudly powered by Posmetro Prabu